Senin, 08 Agustus 2016

Warga di Sekadau Digigit Anjing Gila, Bawa ke Puskesmas Malah Tak Dikasih Vaksin

Warga di Sekadau Digigit Anjing Gila, Bawa ke Puskesmas Malah Tak Dikasih Vaksin

Baca Juga


SEKADAU - Sumarni (52) seorang ibu rumah tangga di daerah Simpang Kayu Lapis Dusun Gonis Butun Desa Gonis Tekam Kecamatan Sekadau Hilir, terbaring lemah saat ditemui Tribun di kediamannya, pada Senin (8/8/2016).

Sumarni adalah korban gigitan anjing yang diduga rabies yang mengakibatkan dirinya harus menderita dua gigitan pada bagian lengan kiri dan paha kanannya. Dengan kondisi tubuh yang lemah dan menggigil, ia sedikit bercerita kepada Tribun. Ia terkena gigitan anjing dengan tiba-tiba saat ia sedang menampi beras di depan rumahnya, pada Sabtu (6/8/2016) pagi. “Biasa tiap pagi saya nampi beras didepan, saya duduk di pintu. Lalu tiba-tiba ada anjing menyerang saya dari belakang langsung menggigit,” ujarnya dengan suara lirih.

Setelah mengalami gigitan, ia langsung dibawa oleh pihak keluarga dan juga warga ke Puskesmas pembantu terdekat. Namun, di puskesmas tersebut ia hanya mendapat penanganan biasa, tidak diberikan VAR kepadanya karena sedang kosong. “Hanya diperiksa biasa, tidak dikasih vaksinnya karena kosong katanya,” imbuhnya. Norman tokoh masyrakat setempat, yang juga ikut membawa Sumarni pada saat itu mengatakan, seelumnya korban terlebih dahulu dibawa ke Puskesmas induk Kayu Lapis, namun tidak ada petugas.

“Awalnya kami larikan ke puskesmas induk, tapi tidak ada orang. Lalu kami bawa ke puskesmas pembantu. Disitu dia hanya diperiksa biasa, tidak diberikan vaksin atau obat rabies karena memang sedang koson kata petugas puskesmasnya,” ujar Norman yang juga Kepala BPD Desa Gonis Tekam ini, yang juga ditemui dirumah korban. Untuk mengaantisipasi hal-al yang tidak diinginkan, ia pun langsung bergegas ke Dinas Pertanian Prikananan dan Peternakan (Distankanak) Kabupaten Sekadau untuk melaporkan hal tersebut, guna mendapatkan penanganan serius kepada korban Sumarni. “Saya langsung ke dinas, untuk melaporkan dan meminta petugas untuk melihat kondisi bu Sumarni,” imbuhnya.

Kemudian, tim Distankanak langsung mendatangi rumah korban, dan memberikan penanganan medis kepada Sumarni. Norman juga mengatakan, anjing yang menggigit Sumarni telah dibunuh oleh warga untuk menghindari bertambahnya korban akibat gigitan anjing tersebut. Tak hanya manusia, dikatakannya anjing tersebut juga telah menggigita anjing-anjing peliharaan warga lainnya.

Sumber:
http://pontianak.tribunnews.com/2016/08/08/warga-di-sekadau-digigit-anjing-gila-bawa-ke-puskesmas-malah-tak-dikasih-vaksin
BACA JUGA :
loading...

Related Posts

Warga di Sekadau Digigit Anjing Gila, Bawa ke Puskesmas Malah Tak Dikasih Vaksin
4/ 5
Oleh