Baca Juga
PONTIANAK - Mantan Rektor Universitas Tanjungpura (Untan) periode 2003 - 2007, Prof Hj Asniar Subagyo SE MM juga mengaku kehilangan sosok sahabat karibnya, dr Buchary A Rahman.
"Kesan kami sangat kehilangan beliau sebagai tokoh masyarakat, dua periode menjabat Wali Kota Pontianak, dokter senior dan sahabat juga. Selain itu juga kepeduliannya terhadap rumah sakit, terutama RS Untan, beliau pernah menjabat di rumah sakit ini," ujarnya saat berada di Unit Gawat Darurat (UGD) RS Universitas Tanjungpura, Minggu (25/12/2016) malam.
Menurut Asniar, atas peran almarhum dr Buchary semasa hidupnya, bersama tokoh-tokoh lainnya. Sehingga dapatlah berdirinya Fakultas Kedokteran Untan dan RS Pendidikan Untan.
"Peran beliaulah sampai RS Untan ini juga didirikan, karena beliau selama ini bekerjasama. Terus sewaktu saya menjadi rektor juga, bekerjasama yang baik dan sering memotivasi, dari yang muda-muda untuk lebih membimbing anak-anaknya," jelasnya.
Beberapa waktu lalu, menurut Asniar, Ia sempat mengajak dr Buchary kembali mengajar di Untan.
"Mungkin beliau sudah lelah, padahal pemikiran-pemikiran beliau masih dibutuhkan. Pak Rektor ( Prof Dr Thamrin Usman DEA) waktu itu sempat mengatakan sempat bertemu beliau, dia (Rektor) bilang, bu saya ada ketemu tapi belum ada jawaban dari beliau untuk beliau mengabdi kembali ke rumah sakit maupun di Fakultas Kedokteran Untan," terangnya.
dr Buchary menurutnya adalah sosok dokter yang cukup senior, dan telah memiliki banyak pengalaman di dunia kedokteran.
"Saya agak lama nggak ketemu, karena saya sudah hanya ngajar saja di Fakultas Ekonomi Untan, jadi jarang ketemu. Dulu sewaktu jadi rektor sering ketemu beliau, begitupula sewaktu membangun rumah sakit ini dan fakultas kedokteran," ujarnya.
Ia mengenang saat awal mendirikan Fakultas Kedokteran Untan, Asniar dan dr Buchary kerap pergi kunjungan ke sejumlah tempat bersama-sama.
"Untuk dalam rangka mendirikan Fakultas Kedokteran itu, ke Jakarta, Surabaya, kemana-mana selalu berdampingan dengan beliau karena pengalaman beliau. Saya jadi rektorkan tapi tidak dokter, jadi pengalaman beliau tersebut untuk study banding ke beberapa daerah, bersama beliau dan almarhum dr Bambang," tukas Asniar.
Sumber:
http://pontianak.tribunnews.com/2016/12/26/breaking-news-hj-asniar-kehilangan-pendiri-fakultas-kedokteran-dan-rs-untan
http://pontianak.tribunnews.com/2016/12/26/breaking-news-hj-asniar-kehilangan-pendiri-fakultas-kedokteran-dan-rs-untan
loading...
BREAKING NEWS: Hj Asniar Kehilangan Pendiri Fakultas Kedokteran dan RS Untan
4/
5
Oleh
pengertians