Baca Juga
SAMBAS - Keberadaan anak-anak yang gemar mengenduslem atau biasa dikenal ngelem di Tebas mulai meresahkan, Rabu (28/9/2016).
Kapolsek Tebas AKP Supriyadi pihaknya secata rutin dan berkala melakukan giat patroli di lokasi-lokasi yang biasa dimanfaatkan untuk ngelem.
"Kita pernah menggerebek salah satu tempat yang biasa dipakai anak ngelem. Yakni tau jauh dari Puskesmas Tebas. Kami menemukan bekas kaleng-kaleng lem yang diduga sisa digunakan," ujarnya.
Ia memaparkan pihaknya telah memetakan lokasi mana saja di Kecamatan Tebas yang biasa digunakan untuk ngelem. Lokasi tersebut diantaranya Jembatan Sungai Kelambu, Bekut dalam dan lokasi sekitaran Puskesmas Tebas.
"Beberapa anak yang pernah diantara anak yang pernah kita ciduk, merupakan anak-anak yang masih berada di Sekolah dasar dan beranjak SMP. Ada juga yang kita ciduk anak-anak dibawah umur yang putus sekolah," ujarnya.
Hingga saat ini, Supriyadi mengakui kesulitan untuk memberikan penanganan hukumnya. Karena belum ada UU yang mengatur mengenai sanksi terhadap pecandu lem.
"Kebanyakan anak-anak yang kita ciduk hanya didata. Setelah itu diserahkan kepada orangtua yang bersangkutan untuk dilakukan pembinaan," ujarnya.
Namun demikian, Polsek Tebas meminta masyarakat juga aktif memberikan laporan jika melihat ataupun mencurigai adanya aktivitas ngelem.
Sumber:
http://pontianak.tribunnews.com/2016/09/28/bocah-ngelem-di-tebas-mulai-meresahkan
loading...
SAMBAS NEWS: Bocah Ngelem di Tebas Mulai Meresahkan
4/
5
Oleh
pengertians