Baca Juga
![]() |
PONTIANAK - Rektor Universitas Tanjungpura (Untan) Pontianak, Prof DR Thamrin Usman, mengaku bangga lulusan Untan bisa menangani kasus Wayan Mirna Salihin yang diduga tewas karena racun sianida.
Prof Thamrin menyebut nama Iptu Helmiady, jebolan Fakultas MIPA Untan jurusan Kimia, yang kini menjadi penyidik di Puslabfor Mabes Polri. Sebelumnya, ditulis Helmi Yahdi. Seperti apa saat dia kuliah? Iptu Helmiady mengaku masuk MIPA Untan pada Tahun 2005. "Saya masuk 2005 dan lulus 2010 akhir," kata Helmiady kepada Tribunpontianak.co.id, Minggu (25/9/2015) malam.
Saat menyelesaikan studinya, Iptu Helmiady mengangkat skripsi tentang Analisis Proksimal dan Asam Amino. "Lulus dengan IPK (Indeks Prestasi Kumulatif), gak sampe 3,5, tapi tiga lebih," ujarnya sambil tertawa. Iptu Helmiady makin keras tertawanya saat digoda, IPK sebesar itu, sudah termasuk luar biasa untuk kategori aktivis kampus. "Hahahaha," ujarnya.
Selain kuliah, Iptu Helmi mengaku aktif di beberapa organisasi kemahasiswaan. Baik itu intra maupun ekstra kampus. Urusan turun ke jalan, sudah tak asing lagi baginya. "Sering turun ke jalan (demontrasi)," imbuhnya. Ia lantas mengingatkan betapa pentingnya menimba pengalaman dan pengetahuan non akademik melalui organisasi di kampuas maupun di luar kampus.
"Pengalaman di organisasi kemahasiswaan, banyak membantu saya dalam menjalankan tugas- tugas sebagai penyidik Puslabfor Mabes Polri. Saya tak lagi canggung jika harus maju dan berhadapan dengan orang banyak," paparnya. Untuk itulah, ia berpesan kepada mahasiswa untuk tak sekadar sibuk kuliah. Sebab, pengalaman di organisasi kemahasiswaan, akan sangat membantu pasca lulus kuliah atau menyandang predikat sarjana.
Sumberhttp://pontianak.tribunnews.com/2016/09/25/ini-sosok-iptu-helmiady-lulusan-untan-yang-tangani-kopi-sianida-mirna:
loading...
Ini Sosok Iptu Helmiady, Lulusan Untan Yang Tangani Kopi Sianida Mirna
4/
5
Oleh
pengertians