Baca Juga
PONTIANAK - Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Ermin Elviani, berduka atas jatuhnya korban yang meninggal dunia akibat rabies. Ia pun meminta pemerintah provinsi dan kabupaten, lebih giat lagi memusnahkan anjing-anjing gila yang terinveksi rabies.
"Masyarakat satu per satu jadi korban. Bayangkan dari 2014 hingga
2016 ini sudah 24 orang meninggal dunia karena penyakit rabies. Kita
berharap, tidak ada lagi korban-korban selanjutnya," ujar Ermin Elviani
kepada Tribunpontianak.co.id, Sabtu (6/8/2016). Penangganan bagi pemberian VAR baik kepada manusia dan binatang,
menurut Ermin, harus ditingkatkan lagi dan melakukan penyuluhan kepada
masyarakat, supaya masyarakat juga mengetahui bahaya terkena gigit
anjing gila.
"Pemkab dan Pemprov, harus bekerjasama dalam penangganan masalah
rabies di Kalbar. Bisa bekerjasama dengan TNI, Polri, masyarakat, tokoh
agama, dan pihak lainnya. Kita tidak ingin rabies meluas ke seluruh
kabupaten," katanya. Kepada masyarakat, Ermin Elviani mengimbau supaya tetap berhati-hati.
Ketika merasa tergigit segera pergi ke Puskesmas terdekat untuk
divaksin."Jangan ditunggu sudah parah barulah dibawa ke rumah sakit. Saya juga
minta, pemerintah terus tingkatkan sosialisasi bahayanya rabies,"
katanya.
loading...
Wakil Ketua DPRD Kalbar Desak Musnahkan Anjing Gila
4/
5
Oleh
pengertians