Baca Juga
MEDAN - Ivan Armadi Hasugian, pelaku pembawa bom ke
Gereja Santo Stasi Yosep Medan yang melukai Pastor Albert Pandiangan,
menurut para warga yang tinggal di Gg Sehati, Jl Setia Budi, Kecamatan
Medan Selayang, berkepribadian tertutup. "Tertutup orangnya. Ngak pernah mau nyapa kami. Sering kali itu
keluar sendiri-sendiri. Diam-diam ajalah kerjanya. Kami pernah sapa dia
itu, cuma dia bilang ngak kenal kami," ujar Siagian, tetangga pelaku,
Minggu (28/8/2016).
Sejak kecil anak tersebut sudah bertetangga dengan mereka namun menurutnya pelaku tidak pernah bersahabat dengan warga. "Ibunya si boru Purba saja paling yang mau ngomong sama warga sini.
Dia sama ayahnya jarang terlihat kami bicara sama warga," ujarnya. Menurut Siagian ayah Ivan bekerja sebagai pengacara dan ibunya PNS di
Puskemas. "Anak ketiga dari tiga bersaudara dia itu. Abangnya sudah ada
yang menikah. Ayahnya pengacara. Ibunya PNS," ujarnya.
Menurut warga Gg Sehati, Ivan mengenyam pendidikan di SMA 4 Medan
namun tidak tamat, dan menamatkan pendidikan di SMP N 1 Sunggal. Saat ini rumah pelaku sedang digeledah polisi. Tampak para polisi
masih berjaga-jaga di lokasi. Orangtua maupun pelaku saat ini sudah
diamankan Polresta Medan. Ivan adalah pelaku pembawa bom yang menyerang pastor di Gereja Stasi
Santo Yosep Medan saat kebaktian. Kejadian ini sempat membuat jemaat
ketakutan dan berteriak ke luar gereja
Sumber:
http://pontianak.tribunnews.com/2016/08/28/breaking-news-begini-sosok-pembawa-bom-bunuh-diri-di-gereja-santo-yosep
loading...
MEDAN NEWS: Begini Sosok Pembawa Bom Bunuh Diri di Gereja Santo Yosep
4/
5
Oleh
pengertians