Minggu, 07 Agustus 2016

Mahasiswa IKIP PGRI Pontianak Meninggal Dunia Akibat Terkena Rabies Anjing Gila

Mahasiswa IKIP PGRI Pontianak Meninggal Dunia Akibat Terkena Rabies Anjing Gila

Baca Juga

PONTIANAK - Anjing gila kembali memakan korban. Kali ini seorang mahasiswa semester VII IKIP PGRI Pontianak asal Kabupaten Sintang, Santrosto usia 23 tahun meninggal dunia di Rumah Sakit Mitra Medika Pontianak, akibat penyakit rabies yang bersumber dari gigit anjing gila, Jumaat (5/8/2016) sore. Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Kalimantan Barat, Abdul Manaf Mustafa merasa sangat prihatin korban meninggal dunia, akibat penyakit rabies terus bertambah. Santrosto terkena gigitan anjing saat ia pulang kampung. Tergigit sekitar pertenggahan Juli 2016 kemarin. Karena tidak tahu, dan tidak paham sehingga yang bersangkutan tidak dikasih VAR.

"Kira-kira tanggal 31 Juli 2016 kemarin, korban mulai demam, sakit kepala, tanggan bekas gigitan anjing gila dia merasa semutan dan sakit. Setelah itu dilarikan ke rumah sakit Antonius, dibawa lagi ke rumah sakit mitra medika. Dimana dirawat dalam ruangan isolasi dengan kondisi koma. Gejala penyakit itu mirip dengan rabies, dimana takut air, cahaya, dan sesak napas. Jumat sore ia harus meninggal dunia," ujarnya kepada wartawan, Sabtu (6/8/2016). Korban meninggal dunia juga dari Desa Nangga Menyadak, Kecamatan Nangga Suhaid Kabupaten Sintang. Tergigit anjing gila sekitar pertenggahan Juni 2016, nama korban adalah Ade Bahtiar usia 50 tahun. "Kemarin sore (Jumat) yang bersangkutan juga meninggal dunia di rumah sakit Sintang. Jadi korban meninggal dunia terkena penyakit rabies, akibat tergigit anjing gila bertambah menjadi 24 orang. Jumlah meninggal sejak Desember 2014 kemarin," katanya.

Manaf menjelaskan, sekarang ini ada delapan kabupaten tertular penyakit rabies. Dari 120 kecamatan yang ada delapan kabupaten itu, yang terkena rabies 56 kecamatan. Dengan jumlah gigitan anjig gila sebanyak 1530 kasus. Sedangkan yang sudah dikasih VAR ada 1350 orang. "Jadi masih ada sekitar 170 orang belum dikasih VAR," ucapnya. Hasil rapat evaluasi kemarin kata Manaf, populasi anjing di Kalbar saat ini sebanyak 85970 ekor. Anjing yang sudah divaksin sekitar 4300 ekor. "Kami juga sudah mendistribusikan vaksin ke daerah kabupaten. Stok vaksin masih cukup, kalau memang kurang kita akan minta ke pemerintah pusat," ungkapnya.
Sumber:
http://pontianak.tribunnews.com/2016/08/06/terkena-rabies-anjing-gila-mahasiswa-fkip-pgri-pontianak-meninggal-dunia
BACA JUGA :
loading...

Related Posts

Mahasiswa IKIP PGRI Pontianak Meninggal Dunia Akibat Terkena Rabies Anjing Gila
4/ 5
Oleh