Baca Juga
KETAPANG - Dua siswi SDN 19 Tanah Merah Desa Sungai
Kelik dicabuli temannya yang juga masih berstatus pelajar SD di dalam
hutan setelah menyeberang menggunakan perahu kecil melalui Sungai Pawan
Hulu, Kamis (18/8/2016). Kapolres Ketapang, AKBP Sunario melalui Kapolsek Nanga Tayap, Iptu
Bambang, mengatakan, dugaan pencabulan ini terjadi pada 18 Agustus lalu. Lokasi kejadian terletak di Dusun Tanah Merah Desa Sungai Kelik Kecamatan Nanga Tayap, tepatnya di hutan di seberang sungai.
"Kejadiannya tanggal 18 Agustus. Baru diadukan oleh orangtua korban
pada 22 Agustus. Sementara hasil visum baru keluar pada 24 Agustus
lalu," kata Bambang ketika ditemui di sela-sela koordinasi dengam Unit
Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Ketapang, Senin (29/8/2016)
sore. Bambang menjelaskan, peristiwa ini terjadi setelah jam belajar di SDN
19 Tanah Merah usai. Korban, YW (12) dan U (11), serta satu teman
perempuannya lagi bermain dengan teman laki-lakinya S (14) dan E (11).
Mereka berlima menaiki perahu kecil menyeberangi Sungai Pawan Hulu
menuju hutan. Setelah sampai, mereka langsung turun dari perahu dan
bersama-sama masuk ke hutan. Di dalam hutan, ternyata S dan E melakukan tindakan yang tidak di sangka. S tiba-tiba merangkul YW, dan E merangkul U.
Sedangkan satu anak perempuan lagi berhasil melarikan diri dengan
menuju tepian sungai. Di dalam hutan itulah, kedua anak itu diduga telah
mencabuli YW dan U. Kejadian itu pun terdengar oleh salah satu orangtua korban. Tidak
terima anaknya diperlakukan demikian, kedua orangtua korban melaporkan
kejadian itu ke Polsek. Namun, karena tidak disertakan dengan alat bukti, maka disarankan
untuk divisum. "Dari hasil visum memang ada bekas luka luar di bagian
kemaluan kedua korban," tutur Bambang.
Sumber:
http://pontianak.tribunnews.com/2016/08/29/miris-dua-siswi-sd-dicabuli-temannya
loading...
KETAPANG NEWS: Miris, Dua Siswi SD Dicabuli Temannya di KalBar
4/
5
Oleh
pengertians