Jumat, 01 Juli 2016

Parah, Anak Kecil Menyanyikan Lagu Dewasa yang Menghina Ayahnya dan Menjadi Kontroversial. Pantaskah? | Pontianak Informasi

Parah, Anak Kecil Menyanyikan Lagu Dewasa yang Menghina Ayahnya dan Menjadi Kontroversial. Pantaskah? | Pontianak Informasi

Baca Juga



Akhir-akhir ini sosial media digemparkan dengan klip video, dimana penyanyinya yaitu bocah wanita berumur 12 th. yang menyanyikan lagu dangdut berjudul �Lelaki Kardus�. Lirik lagu ini menceritakan mengenai seseorang bapak yang menikah lagi sampai meninggalkan keluarganya serta berbuat kasar pada istrinya. 

Diambil dari Merdeka. com, video diupload Rampak Naong Rec, Rabu (29/6). Lagu itu di ciptakan oleh Ahmad Sawadi serta dinyanyikan Nova Rizqi. �Penyanyinya itu artis kami, � tutur Nurul istri Ahmad. 

Ahmad sendiri di ketahui mempunyai As-Surur Group yang umum di panggil untuk isi acara. Nama group ini telah cukup di kenal lantaran kerap memperoleh order di malang serta Probolinggo. 
Nurul menyatakan bila lagu itu murni karya suaminya. Lirik lagu di inspirasi dari cerita hidupnya semasa kecil. �Itu cerita riil saya waktu kecil, maka dari itu penyanyi anak kecil, � katanya. 

Yang begitu disayangkan dalam lagu itu yaitu lirik dari lagunya yang bermuatan persoalan rumah tangga yang berlangsung pada orang dewasa yang harusnya belum dipahami oleh anak-anak. 

Diluar itu, dalam lirik itu mengandung banyak kalimat kasar yang harusnya tidak layak untuk disampaikan seseorang anak, terlebih dinyanyikan. 
Tetapi, tentang lirik lagu bermuatan dewasa itu, Nurul lihat itu tidaklah satu permasalahan. Menurut dia, lagu itu adalah album serta telah di jual di Madura.  

Lantas apakah dalam video klip itu yaitu dianya? �Bukan itu asisten saya, � kata Nurul. Menurut dia, perusahaan rekaman yang mengunggah lagu itu yaitu rekannya. 

berikut videonya : 




Memanglah miris rasa-rasanya saat anak-anak sekecil itu telah diajari mengatakan kalimat makian yg tidak layak. Disini, orang dewasa lah yang bertindak utama dalam soal itu. Mudah-mudahan hal semacam ini jadi evaluasi untuk kita semuanya untuk menghindari anak-anak kita dari tontonan atau lagu-lagu bertopik dewasa supaya mereka tidak jadi dewasa sebelumnya waktunya. Biarlah mereka jadi anak yang polos serta tumbuh berkembang sesuai sama usianya.
BACA JUGA :
loading...

Related Posts

Parah, Anak Kecil Menyanyikan Lagu Dewasa yang Menghina Ayahnya dan Menjadi Kontroversial. Pantaskah? | Pontianak Informasi
4/ 5
Oleh