Baca Juga
TARAKAN - Penyidik Reskrim Polres Tarakan akhirnya menggelar rekonstruksi penganiayaan terhadap Zaskia Ramadani bocah berusia 3 tahun hingga membuat korban meninggal dunia, Rabu (27/7/2016) di salah satu ruangan di Kantor Polres Tarakan.
Dalam rekonstruksi ini ada 27 adegan yang diperagakan tersangka
berinisial RS. Selama dilakukan rekonstruksi tersangka yang juga ibu
angkat dari Zaskia, terlihat biasa saja.
Dalam rekonstruksi terlihat di adegan 8 sampai 10 yang membuat korban
meninggal, karena dipukul berulang kali pakai kayu di bagian kepala dan
dicubit.
Tampak tersangka yang hamil lima bulan ini menganiaya Zaskia secara
sadis dengan emosi dan kejengkelan terhadap bocah yang tidak bersalah
ini.
RS berulang kali memukul hingga korban tidak berdaya hingga akhirnya meninggal dunia.
Selama rekonstruksi melibatkan dua orang saksi. Yaitu saksi pertama,
yang pertama kali dipanggil oleh tersangka untuk memastikan korban
meninggal dunia.
Saksi kedua, orang yang dititipkan tersangka, maksudnya tersangka
menitipkan korban yang telah meninggal dunia kepada saksi kedua.
Selama korban dititipkan pada saksi kedua, tersangka tidak pernah
muncul lagi dan ternyata melarikan diri ke Parepare Sulewesi Selatan
(Sulsel).
Kapolres Tarakan AKBP Dani Hamdani melalui Kasat Reskrim AKP Satya Chusnur mengungkapkan, berdasarkan hasil autopsi RSUD Tarakan, penyebab meninggalnya Zaskia ini, karena adanya pembekuaan darah di bagian kepala depan dan belakang sebelah kanan.
Sumber:http://pontianak.tribunnews.com/2016/07/28/ibu-tiri-sadis-ini-pukuli-anaknya-3-tahun-hingga-tewas
loading...
Ibu Tiri Sadis ini Pukuli Anaknya 3 Tahun Hingga Tewas
4/
5
Oleh
pengertians