Minggu, 22 Mei 2016

Menyedihkan, Gadis dan Balita Ini Jadi Korban Pemerkosaan Sadis, Diikat Hingga Kemaluan di Cangkul

Menyedihkan, Gadis dan Balita Ini Jadi Korban Pemerkosaan Sadis, Diikat Hingga Kemaluan di Cangkul

Baca Juga





PONTIANAK INFORMASI - Akhir-akhir ini kasus pemerkosaan yang menimpa sejumlah korban cukup menyita perhatian publik. Bagaimana tidak, kasus pemerkosaan ini teramat sadis dan biadab. Mulai dari diikat hingga kemaluannya ditancap sebuah gagang cangkul.
Untuk itu, Pontianak Informasi telah merangkum sejumlah kasus pemerkosaan tersadis yang pernah terjadi selama dua bulan terakhir ini, seperti dikutip TribunnewsBogor.com.
1.Yuyun, siswi SMP diperkosa oleh 14 ABG
Daftar kasus pemerkosaan tersadis yang pertama datang dari pelajar SMP asal Bengkulu, yakni Yuyun. Yuyun dikabarkan menghilang sejak 2 April 2016 lalu. saat itu korban diketahui dalam perjalanan dari sekolah menuju rumahnya di Desa Kasie Kasubun, Bengkulu.
Nahas, saat diperjalanan korban dihadang dengan para pelaku yang berjumlah 14 orang dan kemudian diperkosa secara bergiliran di areal perkebunan yang berjarak 500 meter dari rumah korban.
Korban diperkosa dalam kondisi tangan dan kaki terikat di kebun karet hingga tewas. Tak hanya itu, jasad korban juga ditinggalkan para pelaku dengan cara ditutup dengan dedaunan. Jasad korban baru ditemukan dua hari setelah kejadian, atau tepatnya pada 4 April 2016.
2.Laila Nurhidayah, balita 2,5 tahun yang tewas setelah diperkosa oleh tetangganya sendri
Laila Nurhidyah adalah korban pemerkosaan yang dilakukan oleh tetangganya sendiri, Budiansyah (26). Korban diketahui diperkosa sebanyak dua kali sebelum akhirnya meninggal dunia. Pertama di kamar mandi, dan keduanya di kamar tidur pelaku.
Saat itu, korban sedang bermain di rumah pelaku bersama empat orang temannya yang berusia sebaya. Namun saat temannya pulang, tinggalah korban sendirian. Saat itulah pelaku memulai aksinya.
Korban berhasil ditemukan pada Rabu, 11 Mei 2016. Saat ditemukan, kondisi korban sangat mengenaskan. Tangannya terlihat ada bekas ikatan, tubuhnya memar, dan luka-luka.
3.SM (14)
Keesokan harinya, Kamis 12 Mei 2016, kasus pemerkosaan juga terjadi di Desa Gandoang, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Di mana seorang sisiwi SMP, SM (14) diperkosa oleh pamannya sendiri yang berinisial EN.
Kasubah Humas Polres Bogor AKP Ita Puspitalena mengatakan, pemerkosaan ini terjadi karena EN tidak kuat menahan nafsunya saat melihat keponakannya sedang tertidur di kamar.
“Nafsunya EN memuncak saat melihat ponakannya lagi tidur di kamar sendirian,” katanya, seperti dikutip TribunnewsBogor.com.
4.Gadis Surabaya yang diperkosa bocah SD dan SMP
Di tanggal yang sama, Kamis, (12/5/2016), kasus pemerkosaan juga terjadi di Surabaya. Namun kali ini pelakunya di bawah umur.
Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polrestabes Surabaya meringkus 12 siswa yang masih duduk di bangku SD dan SMP karena diduga telah memperkosa gadis berusia 12 tahun.
“Korban ini sejak balita sering digagahi salah satu pelaku, dan akhirnya berlanjut pada 7 teman lainnya yang masih bertetangga,” kata Kanit PPA Polrestabes Surabaya, AKP Ruth Yeni.
5.Enno Parinah (18), korban pembunuhan sadis
Selanjutnya, Enno Parinah (18), seorang karyawan PT Polyta Global Mandiri yang menjadi korban pembunuhan sadis.
Korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan, di mana kemaluannya tertancap sebuah gagang cangkul dengan panjang 65 sentimeter.
Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti mengatakan, pihaknya sudah menetapkan tiga tersangka dalam kasus pembunuhan sadis yang menimpa Enno.
“Ada 3 orang yang sudah kami tingkatkan statusnya menjadi tersangka. Ketiga tersangka berinisial RA, RAF, IH,” kata Krishna di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Senin (16/5/2016).
6.CS (7)
Hampir sama dengan Laila Nurhidayah, CS warga Desa Kembang Kuning, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, ini juga menjadi korban pemerkosaan yang dilakukan tetangganya sendiri yang berinisial AH (60).
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus menjelaskan, saat itu orangtua CS menitipkan putrinya kepada AH selama empat hari untuk dimintai tolong menjaga putrinya.
Namun, saat dijemput pada Rabu (4/5/2016) sekitar pukul 11.00 WIB, korban mengaku kalau dirinya diperlakukan tidak senonoh oleh AH.
“Korban bercerita kalau kemaluannya sering dipegang-pegang,” terang Yusri.


sumber: palingseru.com
BACA JUGA :
loading...

Related Posts

Menyedihkan, Gadis dan Balita Ini Jadi Korban Pemerkosaan Sadis, Diikat Hingga Kemaluan di Cangkul
4/ 5
Oleh