Baca Juga
Ketika membeli suatu barang kita harus selalu berhati – hati agar tidak salah memilih. Terutama era sekarang ini dengan semakin banyaknya para oknum yang memanfaatkan ketidaktahuan seseorang.
Hampir seluruh jenis barang pasti ada versi palsunya atau sering disebut KW. Tidak terkecuali barang elektronik termasuk microSD sebagai tempat penyimpanan baik itu untuk smartphone atau perangkat lainnya.
BACA JUGA:
MicroSD
palsu akan memberikan kapasitas penyimpanan yang tidak sesuai dengan
label yang tertera. Bahkan terkadang memiliki kinerja yang sangat buruk,
sehingga dapat merusak data yang tersimpan di dalamnya.- Cara Menembus Internet Positif di Chrome dan Firefox
Nah pada tips dan trik dari Gadgetren kali ini akan memberikan hal – hal yang harus diperhatikan ketika membeli microSD yang dirangkum dari PhoneArena.
Tampilan
(Kiri Asli – Kanan Palsu)
Kemasan
(Kiri Palsu – Kanan Asli)
Harga
Peraturan utama ketika membeli suatu barang adalah jangan langsung tergiur dengan harga murah. Sebuah microSD palsu berkapasitas 512GB dijual hanya seharga Rp 140.000, padahal microSD berkapasitas 200GB dari SanDisk dihargai sekitar Rp 1.500.000.Cek Kapasitas Sebenarnya
Saat ini para pemalsu pun semakin pintar dengan membuat sebuah firmware khusus, sehingga smartphone akan
membaca besaran kapasitas sesuai dengan keinginan penjual. Untuk
mengetahui kapasitas maupun informasi sebenarnya bisa menggunakan
aplikasi SD Insight di Play Store.
Walaupun aplikasi SD Insight bisa diandalkan, namun bisa saja tidak mengetahui seluruh microSD yang beredar di pasaran. Jika microSD tersebut dari merek terkenal, maka seharusnya akan lebih mudah diketahui oleh SD Insight.
Sumber: gadgetren.com
Walaupun aplikasi SD Insight bisa diandalkan, namun bisa saja tidak mengetahui seluruh microSD yang beredar di pasaran. Jika microSD tersebut dari merek terkenal, maka seharusnya akan lebih mudah diketahui oleh SD Insight.
Sumber: gadgetren.com
loading...
Bagaimana Sih Cara Membedakan MicroSD Asli dan Palsu
4/
5
Oleh
oxfrod