Selain Stan dari Kalbar, ada juga yang Unik Lampu Hias Terbuat dari Bonggol Jagung dari Bogor
Berita unik-aneh
Selain stan dari Kalbar hadir juga stan-stan luar Kalbar dengan
berbagai produk khas daerahnya. Salah satu peserta alainnya Ibnu
Sulardi, dengan Batik Jogja Pada Suatu Ketika.
Ia mengatakan pada pameran yang sudah-sudah ia bisa membidik transaksi hingga Rp 10 juta per harinya.
"Kalo saat ini transaksi hanya mencapai Rp 5 juta itu pun sudah
diskon. Untungnya produksi jahit sendiri, harga yang kami jual pun sama
dengan di jogja. Tadinya kejar omzet tapi tidak masuk. Berbagai jenis
batik kami jual disini, ada baju, daster, baju anak, blouse dan mukena.
Barang yang paling diminati dewasa dan anak-anak. Kisarannya Rp 35 - Rp
150 ribu,"ujarnya pada Jumat (13/5/2016).
Stan lainnya dengan produk yang cukup unik adalah stan Kota Bogor.
Edie Juandie D yang merupakan Owner Natural Handycraft Ethnic mendesain
berbagai produk unik seperti lampu, kotak tisu dan beberapa produk lain menggunakan limbah organik bonggol jagung. Berbagai produk desain interior ini dibanderol mulai dari Rp 100 ribu hingga Rp 5 jutaan.
Produk lainnya yang ikut serta dalam PUKD 2016 dari Kota Bogor adalah alat pengolah makanan.
Direktur Prima Teknik, Ramadhan Aditama
mengatakan sudah keempat kalinya mengikuti pameran se-Indonesia. Hanya
ia mengatakan biasanya pameran digelar jika di mall. Sehingga lebih
meriah.
Pada pameran PUKD 2016 ini ia memperkenalkan berbagai alat
penggoreng, alat pemasak, alat pengemas, alat pelapis dan pencampur yang
di desain dengan teknologi modern.
"Disini yang datang bukan hanya satu kota tetapi berbagai daerah.
Saya fokus menyediakan peralatan di industri makanan seperti mxer
horizontal atau watt membuat adonan yang kalis yang dibanderol dengan
harga Rp 6 juta," ujarnya.














