Tampilkan postingan dengan label ngeri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ngeri. Tampilkan semua postingan

Selasa, 02 Mei 2017

NGERIIII..!! DETIK-DETIK SEBELUM SEKUMPULAN WANITA INI DI TABRAK OLEH PENGUNA JALAN LANTARAN EMOSI... BACA SELENGKAPNYA

Sebenarnya, trend dari Pegasus Geng ini memiliki resiko jelek, cuma untuk mencari ketenaran, mereka yakin diri untuk lakukan hal ataupun tindakan bodoh yang seperti di ulas di artikel sebelumnya 
Jika Anda sebagian pengguna Instagram, pasti Anda pernah saksikan walau cuma sepintas dengan nama IG Pegasusgens. Serta selanjutnya pegasus gengs jadi fenomena dikalangan netizen, terlebih anak-anak ABG yang tidak mau dimaksud alay. 
Akibat Tertalu Alay 
Dalam akun instagram Pegasusgens itu memanglah benar mengajak siapapun untuk kirim photo narsisnya dengan memakai hastag #pegasusgens. Sejenis video dubsmash jika tetapi ini berbentuk dengan gambar. Mereka yang tergerak
hatinya, pastinya ramai-ramai foto narsis bersamaan beberapa rekannya supaya dapat eksis di account itu. Ya, mereka ikhlas malu serta untuk disebut narsis atau alay jika tidak mau dimaksud hilang ingatan agar bisa sebatas eksis. 
Namun Bodohnya di sini, kumpulan-kumpulan Wanita Berhijab jadi ikuti gerakan aksi komune konyol ini, dengan kenakan seragam sekolah, mereka jadi eksis tidak ada mempunyai rasa malu di zebra cross. Pastinya itu demikian mengganggu beberapa pengguna jalan lainya. 
Akibat tindakan ini mereka peroleh kecaman keras dari netizen, lantaran ini tidaklah hal yang diduga lumrah. Pada generasi lebih dulu, kumpulan-kumpulan pemuda jadi lakukan tindakan sholat. Namun ini jika dilihat tidaklah tindakan sholat yang perlu dikerjakan umumnya, namun lebih dikritik dalam penistaan agama yang di mana anda dapat saksikan pada tulisan terlebih dulu.


Sumber:
http://bidadari-penghuni-surga.blogspot.com/2017/04/ngeriiii-detik-detik-sebelum-sekumpulan.html?m=1

Kamis, 13 April 2017

Warga Tak Bisa Tahan Tangisan, Saat Perut Buaya Dibelah Isinya ...

Suasana jadi gempar dan sangat horor meliputi desa Mushumbi Pools, Zimbabwe, ketika seekor buaya besar pemangsa seorang bocah laki-laki berumur 8 tahun ditembak mati, Jumat (17/3/2017).
Buaya yang sudah terkapar mati oleh terjangan peluru polisi itu kemudian posisinya dibalik agar bagian perutnya menghadap ke atas.



Warga yang berkerumun dalam suasana tegang dan penuh horor saling berbisik satu sama lain dengan pandangan ketakutan. Menurut repoter media lokal, Simbarashe Sithole, ketika perlahan-lahan perut buaya dibedah dan tampak potongan-potongan tubuh bocah yang dimangsa buaya, suasana makin tegang dan heboh.


Potongan-potongan tubuh bocah malang itu kemudian ditaruh secara hormat di atas lembaran kain berwarna abu-abu untuk kemudian dimakamkan.
Sejumlah warga desa Mushumbi, terutama ibu-ibu memilih menyingkir, menangis, sambil menutupi mukanya.

Demi rasa kemanusiaan dan turut prihatin kepada keluarga korban, nama bocah yang malang itu tidak diungkap oleh media massa. Pada bulan Maret ini semua kawasan Zimbabwe kerap diguyur hujan lebat dan permukaan air serta danau meluap ke daratan yang kerap dilintasi manusia.
Buaya-buaya pun terpancing naik ke daratan akibat luapan air itu. Manusia jadi korban dimangsa buaya sebenarnya merupakan kejadian yang tidak asing.

Sebelum bocah 8 tahun itu dimangsa buaya, seorang pemancing di kawasan provinsi Mashonaland East, juga tewas dimangsa buaya. Menurut para pengamat lingkungan di Zimbabwe, buaya sampai naik ke daratan yang merupakan habitat manusia sebenarnya tidak salah. Sebab, luapan air sungai dan danau secara tak sengaja telah membuat para buaya berenang ke sana. Apalagi buaya tidak bisa membedakan manusia atau binatang untuk dijadikan mangsanya. (Intisari-Online)

Sumber:
http://beritaviral11.blogspot.co.id/