Tampilkan postingan dengan label mayat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label mayat. Tampilkan semua postingan

Jumat, 12 Mei 2017

BREAKING NEWS: Mayat yang Ditemukan di Sungai Kapuas Warga Boyan Tanjung

KAPUAS HULU - Sosok mayat yang ditemukan di Pinggir Sungai Kapuas, di Desa Teluk Sindur, Kecamatan Bika Kapuas Hulu, bernama Mulyadi (40) warga Dusun Tanjung Lanyan Rt001 Rw001, Desa Sriwangi, Kecamatan Boyan Tanjung.
Mayat ditemukan pertama oleh warga setempat yaitu Nopvianto dan Sidit. Keduanya tidak sengaja menemukan ada mayat dipinggir sungai, saat mereka hendak pergi ke Danau Baru, untuk mengecek pukat, dengan menggunakan sampan, melihat ada badan tergeletak di pinggir sungai kapuas.
Kemudian mereka mendekat, dan berteriak sambil bertanya kepada warga lainnya yang sedang memindahkan sapi. Setelah itu memanggil warga sekitar untuk melihat mayat tersebut.
"Mayat itu ditemukan sekitar pukul 16.30 WIB, dan sekitar pukul 17.00 WIB anggota Polres Kapuas Hulu, dan Polsek setempat bersama warga langsung melakukan evakuasi terhadap mayat," ujar Kasat Reskrim Polres Kapuas Hulu AKP Muhammad Aminuddin , Kamis (11/5/2017).
Setelah itu, pukul 17.35 WIB mayat tersebut langsung dibawa ke Rumah Sakit Achmad Dipenogoro Putussibau.

Sumber:
http://pontianak.tribunnews.com/2017/05/11/breaking-news-mayat-yang-ditemukan-di-sungai-kapuas-warga-boyan-tanjung

Sabtu, 08 April 2017

MERINDING!! Tempat Ini Dijadikan Peternakan Mayat untuk Tujuan Seperti Ini... Berani Baca!!

Seandainya mendengar kata “peternak”, yang terbesit dipikiran tentu adalah sekumpulan jenis-jenis hewan. Namun hal ini justru berbeda saat anda mengunjungi peternakan yang berada di Texas.


Ditempat peternakan itu bernama Freeman Ranch. Freeman Ranch sendiri adalah sebuah wilayah seluas 3.500 hektare yang digunakan sebagai tempat peternakan mayat.

Bukan tanpa tujuan, adanya pembangunan peternakan mayat di antara San Marcos dan Wimberley, Texas ini adalah untuk penelitian, lebih tepatnya pusat antropologi forensik para peneliti di Texas State University, melansir Tribuntravel.com.
Ditempat ini, mayat-mayat tersebut akan digunakan sebagai materi penelitian untuk memahami lebih lanjut proses dekomposisi (pembusukan) dan membantu investigasi forensik pada kasus kriminal.Untuk mayatnya sendiri merupakan mayat yang disumbangkan, atau mayat tanpa identitas.

Selain meneliti proses dekomposisi, para ilmuwan juga mengidentifikasi penyebab kematian, termasuk mati akibat dehidrasi atau kepanasan yang setiap tahun terjadi di perbatasan di Texas.Freeman Ranch merupakan tempat penelitian mayat yang penting.


Bahkan tempat ini juga menjadi lembaga penelitian terkemuka dan terbesar ke-5 di dunia.
Meski disimpan di peternakan, namun kebersihan juga diperhatikan oleh para peneliti. Sebelum menyimpan mayat ke peternakan, para peneliti lebih dahulu membersihkan dan mengklasifikasikan mayat baru.

Sesudah itu barulah mayat tersebut disimpan, dan dibiarkan di tempat terbuka hingga hewan liar bisa merusaknya.Satu hal lagi, ternyata, peternakan mayat ini boleh dikunjungi lho. Nah hayo siapa yang berminat datang ke sini?

Sumber:
http://www.beradab.com/2017/01/merinding-tempat-ini-dijadikan.html