Tampilkan postingan dengan label masakan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label masakan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 30 April 2017

PARA IBU TOLONG JANGAN PERNAH PANASKAN ULANG 10 MASAKAN INI...!!! DAN TOLONG SEBARLUASKAN INFO PENTING INI..

Sempat dengar tipe santapan apa sajakah yg tidak b0leh dipanaskan? iya, jawabannya tentu bayam. namun mengerti kah ibu, bukan sekadar bayam yg tidak b0leh dipanaskan. masihlah ada banyak catatan santapan yg tidak b0leh dipanaskan. tidak hanya nutrisi yang lenyap, ada banyak sebab lain kenapa santapan ini tidak b0leh dipanaskan.

catatan santapan yang tidak b0leh dipanaskan
  • bayam
sayur yang satu ini tentu tidak asing lagi. bayam memanglah tidak b0leh dipanaskan berkali kali lantaran 0ksidasi yang berlangsung pada bayam hendak begitu membahayakn badan.
  • kentang
kentang pula nyaris sama pula dengan bayam. isi nutrisi pada kentang hendak menghilang apabila kentang dipanaskan berulang. diluar itu, apabila pr0ses pemanasan berlangsung kembali lagi resik0 0ksidasi hendak berlangsung. keadaan ini malah hendak begitu beresiko lantaran kentang tersebut hendak berbeda jadi beracun.
  • jamur
apabila ibu telah terlanjur memasak jamur dalam p0rsi yang cukup besar, tambah baik ibu mengk0nsumsinya dalam keadaan dingin. ibu tidak butuh rep0t rep0t mengh4ngatkan santapan ini. s0alnya apabila ibu mengh4ngatkan jamur yang terdapat pr0tein dalam janur hendak menghilang, terlebih lagi pula lebih kurang baik lagi hendak menyebabkan kasus pencernaan serupa diare ataupun perut terasa beg4h.
  • ayam
santapan yg tidak b0leh dipanaskan1ayam ini nyaris sama pula dengan jamur. apabila ayam alamiah pr0ses pemanasan yang kembali hendak menimbulkan pergantian k0mp0sisi pr0teinnya. jka ibu mau mengh4ngatkan berulang, kerjakan pemanasan pada api kecil dan dikala yang relatif cukup pendek. dengan trik itu dapat meminimalisir rusaknya zat gizi yang terdapat pada daging ayam.
  • telur
telur hendak begitu membahayakan apabila dipanaskan dengan trik kembali lagi. telur yang dimasak dalam keadaan bul4t utuh terus menjadi lebih berbahaya lagi apabila dipanaskan lantaran bisa jadi aja buat telur jadi beracun.
  • seledri
sama dengan bayam, seledri ini mampu tidak baik apabila dipanaskan dengan trik kembali lagi. seledri mempunyai isi nitrat serupa bayam yang apabila dipanaskan hendak bergeser jadi asam nitrat. asam nitrat ini yang beresik0 menimbulkan tumbuhnya kanker dan permasalahan uptake 0ksigen 0leh hem0gl0bin.
  • gorengan
g0rengan baiknya tidak dipanaskan. kenapa sekian? iya, apabila ibu memanaskan berulang g0renga yang telah dingin, minyak hendak bertumpuk tumpuk dig0rengan dan tingkatkan k0lester0l.
  • santan
membagikan santan pada sayur kita memanglah gurih. namun mengerti kah ibu, mengh4ngatkan santan kembali lagi peluang ini begitu tidak baik. waktu pr0ses pemanasan berlangsung kembali lagi, lemak yang terdapat pada santan hendak bergeser jadi lemak jahat yang beresik0 menimbulkan k0lester0l.
  • ubi
ubi mempunyai isi nitrat serupa bayam dan seledri. apabila terus - terusan dipanaskan, isi nitr! t ini hendak begitu berbahaya buat badan. baiknya selekasnya k0nsumsi ubi yang sudah dimasak biar khasiat yang diper0leh lebih optimal.
  • brokoli
br0k0li mempunyai isi vit a dan c yang begitu baik buat badan. mengk0nsumsi br0k0li dengan trik tertib dapat buat tubuh jadi begitu sehat. namun br0k0li ini mempunyai kepribadian yang seragam dengan bayam. br0k0li pula memiliki nitrat serupa bayam. nitrat ini hendak bergeser jadi asam nitrat yang menimbulkan tumbuhnya sel k4rsin0gen! k apabila dipanaskan dengan trik kembali ulang.

selekasnya k0nsumsi sayur br0k0li yang telah matang. buat mendapatkan hasil yang maksimal dari br0k0li ini, masak br0k0li melalui trik dikukus.

itu tadi sebagian santapan yang masuk catatan tidak dapat dipanaskan. janganlah lantaran sebab hemat, ibu mempertaruhkan kesehatan keluarga. mudah - mudahan artikelnya berguna buat kita seluruhnya..

Sumber:

https://bagiselalu25.blogspot.com/2017/04/para-ibu-tolong-jangan-pernah-panaskan.html#

Jumat, 15 Juli 2016

Resep Atau Cara Membuat Lumpia udang kulit tahu | Pontianak Informasi



Bahan-bahan

350 grUdang berukuran sedang (buang kulit dan ekor)
2 lembar(15x15cm) kulit tahu kering
2 sdmtepung sagu tani
1 butirtelur (ambil putihnya) sisakan sdikit utk merekat kulit tahu
secukupnyadaun bawang (iris tipis)
secukupnyagaram
secukupnyagula
1 sdtminyak wijen
1 siungbawang putih (dihaluskan)
secukupnyalada bubuk
minyak untuk menggoreng +

Langkah

Rendam kulit tahu kering dalam air hangat 15 menit
+
Cincang udang hingga halus
+
Campurkan udang yang sudah dicincang dengan bawang putih, putih telur, daun bawang, minyak wijen, garam, gula, lada, dan tepung sagu, aduk hingga rata
+
Gunting kulit tahu yang sudah empuk berbentuk kotak2 persegi berukuran kecil (krg lbh 4-5cm)
+
Masukan adonan udang ke dalam kulit tahu kira2 1/2 sendok makan, lalu gulung hingga adonan tertutup rapi..rekatkan bagian ujung dengan putih telur
+
Panaskan minyak goreng dengan api sedang, lalu masukan adonan kulit tahu 
Goreng hingga berwarna kuning keemasan, angkat tiriskan

Baca juga : 

Resep Kue Keranjang Pofferjes


Resep Atau Cara Membuat Kue cubit


Resep Cireng nasi super crispy



Sumber : cookpad.com



Resep Atau Cara Membuat Kue Keranjang Pofferjes | Pontianak Informasi







Untuk membuat kue keranjang pofferjes Anda cukup menyediakan bahan-bahan seperti tepung terigu, kue keranjang, telur, garam, vanili, margarin, gula pasir, air, dan santan. Gunakan santan segar agar rasa kue terasa lebih enak dan gurih. Sebetulnya menggunakan santan instan juga bisa hanya saja lebih sedap santan yang baru diperas. Di pasar tradisional biasanya suka ada yang jualan santan segar. Anda juga bisa memeras santan sendiri, pilih kelapa tua agar santan lebih kental dan enak. Jangan lupa untuk mengoles cetakan pofferjes dengan margarin atau minyak agar kue tidak lengket pada cetakan. Gunakan api kecil agar kue matang merata. Berikut ini resep kue keranjang pofferjes yang bisa disajikan saat Imlek.

Bahan-bahan

100 gramkue keranjang, dipotong-potong kecil
45 grammargarin
150 mlair
1/4 sendok tehgaram
150 gramtepung terigu protein sedang
125 gramgula pasir
1/4 sendok tehvanilli bubuk
3 butirtelur
250 mlsantan kental 

Langkah

Dalam sebuah panci, rebus air, tambahkan garam dan margarin, aduk-aduk terus menggunakan spatula sampai mendidih. Tambahkan tepung terigu. Aduk-aduk adonan sampai kalis.
+
Masukkan gula pasir dan vanilli bubuk. Aduk kembali sampai rata, lalu angkat. Tambahkan telur satu persatu sambil dikocok pelan.
+
Tuangkan santan sedikit-sedikit sambil diaduk perlahan.
+
Panaskan cetakan pofferjes. Oles tipis cetakan dengan margarin, lalu tuang adonan. Cukup tiga perempat cetakan, jangan sampai penuh. Tabur dengan potongan kue keranjang. Tutup dengan tutup cetakan pofferjes. Masak hingga matang dan bagian bawah kue berwarna kecoklatan.
+
Sajikan hangat lebih nikmat.

Sumber : cookpad.com



RESEP ATAU CARA MEMBUAT KUE CUBIT | Pontianak Informasi



Bahan-bahan

3 butirtelur
150 grgula pasir( saya pakai 130gr)
1/2 sdtbaking powder
300 grterigu protein sedang
200 mlsusu cair
50 grammargarin,lelehkan
meisis untuk taburan +

Langkah-langkah 


1.  Ayak terigu dan baking powder,sisihkan.

2. kocok telur dan gula hingga mengembang,kecilkan speed mixer lalu         tambahkan campuran terigu, aduk rata .matikan mixer.

3. Tambahkan susu cair dan margarin,aduk rata.

4. Diamkan selama 30 menit.

5. Panaskan cetakan kue cubit lalu olesi margarin,tuang adonan hingga 3/4 cetakan, masak sebentar lalu taburkan meisis,lalu masak hingga matang. sajikan .


Sumber : cookpad.com





Resep Membuat Cireng nasi super crispy | Pontianak Informasi


Memanfaatkan sisa nasi dirumah ..dijadikan cemilan yg segerrr pedesss hhhhh vaforitt dahh
+
Bahan-bahan
1 piring besarnasi
110 grtapioka
secukupnyadaun bawang iris tipis2
1/2 sdtgaram
1/2 sdtmrica bubuk
maisena scukupnya utk baluran +
Langkah

Lembutkan nasi sampe halus..lalu campur mrica,daun bawpang,kaldu bubuk,garam,tapioka aaduk uleni sampe rata (adonan lengket).....lalu ambil dikit2 bentuk pipihkan baluri dg Maisena..lakukan sampe habis.....siap digoreng....atau bisa di simpan di freezer buat stok..swaktu2 tinggal goreng aja.. Saosnya :gula merah,rawit,garam dikittt ulek biar halus,kasih air dikit biar encer lalu kasih cuka dikit....siapp

Sumber : cookpad.com







Jumat, 10 April 2015

Ayam Suwir Bumbu Rujak

Bismillah..
Ayam suwir bumbu rujak ini menu yang saya buat beberapa hari yang lalu. Bumbunya sama kaya ayam bakar bumbu rujak biasa, bedanya ini isinya ayam suwir dan ga pake dibakar. Sesuai namanya, masakan ini lumayan pedas. Jadi untuk anak-anak saya buatkan sup ayam menggunakan kaldu rebusan ayam suwir ini. Etapi ternyata kak Aisyah juga doyan dan minta ayam bumbu rujaknya. Kepedesan sih, sampe-sampe segelas air putih ga cukup buat minumnya. Tapi memang sepertinya dia sudah mulai terlatih punya citarasa orang Indonesia yang umumnya doyan pedas. Guuud..guud...hihi..

Ayam suwir ini sebenernya juga mirip bumbu bali, bedanya yang ini ga pake kencur. Lengkapnya seperti berikut yaa..

Ayam Suwir Bumbu Rujak
ala mamaaisyah

Bahan
1 fillet ayam (atau bagian lain yang berdaging banyak, +/- 600 gr)
1 batang serai, memarkan
2 cm lengkuas, memarkan
2 lembar daun salam
1 sdt asam jawa atau 1/2 sdm air asam jawa
1 sdt gula jawa sisir
100 ml santan

Bumbu halus:
1 shallot (5 bawang merah)
3 bawang putih
2-3 cabe merah besar (tambahkan rawit jika suka pedas
1/2 sdt kunyit bubuk
1/2 sdt merica bubuk
1 1/4 sdt garam, atau sesuai selera
3/4 sdt gula pasir, atau sesuai selera
1/2 sdt terasi matang

Cara membuat:
1. Rebus ayam, tiriskan, suwir-suwir. Sisihkan
2. Tumis bumbu halus bersama serai, lengkuas, daun salam dan jahe hingga harum dan matang. Tambahkan asam jawa dan gula jawa. Aduk rata
3. Masukkan ayam, bolak-balik hingga ayam terbalut bumbu
4. Tambahkan santan. Masak hingga bumbu dan santan meresap dengan api sedang. Angkat

Sajikan bersama nasi putih hangat. Yuuumm.. :)


Selamat mencoba :)

Kamis, 19 Maret 2015

Urap Sayuran

Bismillah..
Yeepp.. urap sayuran ala saya ini memang ga sesuai pakemnya sodara-sodara. Kalo umumnya bumbu urap itu dikukus, saya ditumis biar praktis. Kalo seringnya bumbu urap itu pake kencur, saya ga pake. Bukan gamau, tapi seringnya ga nemu. Dan juga, menyesuaikan dengan sayuran lokal, saya ga pernah pake kacang panjang di urap yang saya buat. Mihiiil sodara-sodaraa.. Saya ganti pake buncis aja.

Saya kadang campurin sayur kale kalo pas lagi ada, tambah wenak.. Tapi kalo pas ga ada, ya saya pake bayam aja. Nhah, karena sifatnya si bayam Eropa yang lembek, saran saya, bayamnya jangan direbus/dikukus seperti sayuran yang lain. Cukup dicelup sebentar ke air panas, lalu segera tiriskan. Ini resep yang sama kaya yang saya biasa pakai untuk bikin pesanan tumpeng. So far pada bilang enak, alhamdulillah.. Nhah yang kemaren pada nanyain resepnya, monggooo yah.. saya mah ga pake bumbu rahasia2-an kok, beneran deh, heheu.. 
Hayoh, mari dipraktekin :)


Urap Sayuran

Bahan
200 gr buncis, potong-potong
2 buah wortel, potong-potong
150 gr taoge, seduh air panas
150 gr bayam
>bisa ditambah ato diganti sayuran laen suka-suka

3 daun jeruk, sobek-sobek
200 gr kelapa parut kering
100 ml air atau secukupnya
1 sdt gula merah sisir
11/2 sdt garam atau secukupnya
1/2 - 1sdt gula pasir
minyak untuk menumis

Bumbu halus
1 buah shallot ukuran besar (6 bawang merah)
3 bawang putih
2 cabai merah besar
1/3 sdt kunyit bubuk
1/2 sdt terasi matang(digoreng atau dibakar)

Cara membuat:
1. Tumis bumbu halus bersama daun jeruk hingga harum. Masukkan kelapa parut, aduk hingga rata. Masukkan air, garam, gula jawa dan gula pasir, aduk kemudian masak hingga air meresap dan kelapa agak empuk. Tambahkan air jika perlu.
2. Cicipi dan koreksi rasa, angkat. Urap tidak terlalu basah juga tidak kering
Sayuran: Rebus di dalam air yang diberi sedikit garam hingga matang. Tiriskan
untuk bayam: didihkan air, matikan api kemudian celupkan bayam sebentar lalu segera tiriskan
Penyajian: campurkan smua sayuran dan bumbu urap. Aduk rata, sajikan.

Note:
- Mulai dari sedikit aja kasi gula-garemnya, cicipi dulu baru dipaskan dengan ditambah kalo kurang. Terus ulangi cicip dan koreksi rasanya sampai dengan pas rasa dengan selera. Terus terang, saya kadang mpe 5 kali bolak-balik cicip-koreksi baru paaas nendangnya, hihi. Yup, begitulah untuk semua masakan ;)
- Untuk hampir semua masakan saya emang selalu pake gula pasir.. bikin gurih alami, gak perlu pake msg. Cobain deh..
- Takaran sayuran di resep ini kira-kira yah, ga pernah ukur dulu pake timbangan soalnya..

Selamat mencoba :)

Selasa, 10 Maret 2015

Pindang Tuna


Bismillah..
Beberapa lalu ayah beli sekilo fillet ikan tuna yang gede-gedee bener. Jujur saya bingung mo diolah apa. Lha kebiasaan masak dan makan cuman ikan utuh biasa yang digoreng trus dinikmati pake sambel terasi :D

Setelah cari inspirasi di berbagai sumber, akhirnya saya bikin olahan ikan dengan kuah asem pedas yang segeeer.. Enak juga ternyata. Ikannya bisa juga diganti pake ikan biasa, bukan fillet gitu kamsudnya. Bisa utuh juga kalo ukuran ikan ga terlalu besar, atau bisa juga dipotong-potong. Ikannya jug bisa diganti ikan tongkol, sodara dekatnya tuna. Tapi kayanya pake kembung atau bandeng enak juga inih.. Jadi kaya gimana resepnya, yuk marii kira ceki-ceki..

Pindang Tuna
diadaptasi dari Sajian Sedap dengan penyesuaian

Bahan
500 gr fillet ikan tuna
2 sdt aur jeruk nipis/lemon
1 sdt garam
3 lembar daun jeruk, buang tulangnya
1 batang serai, memarkan
2 lembar daun salam
1 cm jahe, memarkan
1 sdm garam (atau sesuai selera)
1/2 sdt gula pasir
1 sdt asam jawa
1 baang daun bawang, potong 2 cm
1,25 liter air
2 sdm minyak untuk menumis

Bumbu halus
8 butir bawang merah
3 siun bawang putih
1/2 sdt kunyit bubuk
3 cabai merah besar (tambahan cabe rawit atau keriting jika ingin pedas)

Cara membuat:
1. Lumuri ikan dengan air jeruk lemon dan garam. Diamkan 15 menit
2. Panaskan minyak. Tumis bumbu halus daun jeruk, serai, salam dan jahe sampai harum dan matang
3. Tuang air dan didihkan. Masukkan asam jawa, ikan dan garam-gula. Masak sampai matang
4. Tambahkan daun bawang sebelum diangkat. Cicipi & koreksi rasa. Matikan api

Selamat mencoba :)


Kamis, 26 Februari 2015

Sayur Bening Kale & Taoge

Bismillah..
Masih demam kale ini ceritanya.. Pokoknya kalo di grocery store pas lagi ada, beli aja satu ato 2 ikat besar. Mau dibikin apa nanti mikirnya belakangan, hihi..
Tapi mo dibikin apa-apa emang enak ini si daun kale. Dibikin gulai kale, enak. Dibumbu urap, enak. Dilalap aja juga enak. Kemarin mba Ricke malah bilang kalo blio juga suka bikin lodeh dan asem dipakein daun kale ini. Hmm, jadi pengen nyoba jugak kapan-kapan. Tapi sekarang saya posting bening kale dulu, yang saya bikin beberapa waktu lalu. Enak, seger.. rebus kalenya jangan kelamaan supaya ga kelembekan. Dibikin pake santen jadi bobor kale saya yakin juga syeger inih.. dimaem pake nasi anget sama tempe mendoan. Oiya, plus sambel. Walah.. simpel tapi enyaaak :)

Wes, ga usah ngalor ngidul langsung ke resep aja ya.. :D


Bening Kale & Taoge

Bahan
setengah ikat kale, potong dan buang batangnya
200 gr taoge, bersihkan
3 bawang merah, iris
2 bawang putih, iris
*saya ga suka pake kunci*
1,5-2 liter air
gula & garam secukupnya

Cara membuat
Didihkan air, tambahkan bawang merah dan bawang putih. Masukan kale dan taoge, lalu gula dan garam. Masak hingga sayuran matang. Cicipi & koreksi rasa. Angkat

note: bisa ditambahkan jagung manis jika suka. Masukkan di awal, rebus hingga empuk baru tambahkan kale.

Mari masak :)

Selasa, 17 Februari 2015

Gulai Daun Kale


Bismillah..
Yeess..! akhernya bisa ngeblog lagi. Mumpung lagi sempet dan ada moodnya, mari kita borong, hehe..
Baiklah, saya mulai dengan postingan gulai daun kale. Telat banget deh saya baru kenal kale.. udah lama denger tapi baru nemu di toko grocery deket rumah belum lama ini. Ternyata kale ini musiman, kalo musim dingin baru nongol dan ga semua grocery store jual. Dan setelah dicobain ternyata emang bener enaak. Direbus bentar aja pake sedikit garem, udah enak banget buat lalap. Nhah sekarang saya coba bikin gulai. Populernya emang daun kale ini bisa buat gantinya daun singkong. Mentahnya emang agak liat. Direbus bentar sampe setengah matang baru digulai, enaaakk..
penampakan daun kale, kriwil-kriwil
Daun kale ini disebut ratunya sayuran karena kandungan nutrisinya. Kale mengandung antioksidan dan antikanker juga vitamin B, K serta kalsium yang tinggi. Bentuk daunnya hijau keriting. Penampakannya kaya di atas ya..


Gulai Daun Kale
ala mamaaisyah

Bahan
1/2 ikat daun kale, potong-potong, buang tangkainya
1 batang sereh, dikeprek
2 cm lengkuas, dikeprek (saya skip)
2 lembar daun salam
750 ml santan
1/2 sdt gula pasir
1/2 sdt gula merah sisir atau secukupnya
garam secukupnya

Bumbu halus
6 bawang merah
3 bawang putih
3 cabai merah besar
1/2 sdt kunyit bubuk
2 butir kemiri, sangrai
1 sdt ketumbar, sangrai
1/2 sdt terasi matang atau bisa diganti 1/2 sdt ebi sangrai

Cara membuat:
1. Rebus daun kale hingga agak lunak, tiriskan
2. Tumis bumbu halus bersama sereh, lengkuas dan daun salam hingga harum dan matang. Masukkan santan. Didihkan sambil sesekali diaduk
3. Tambahkan garam, gula pasir dan gula jawa, cicipi. Masukkan daun kale, didihkan kembali. Cicipi lagi, koreksi sesuai selera. Angkat

Note: bisa ditambahkan teri medan goreng jika suka, masukkan terakhir sebelum diangkat



Selamat mencoba :)

Sabtu, 13 September 2014

Pepes Ikan Bumbu Kelapa


Bismillah..
Taukah sodara-sodara..kalo di Indonesia tuh malem Minggu & hari Minggu pasti pusat perbelanjaan pada padet-det, disini malah sunyi senyap? Yup, disini toko pada umumnya tutup jam 6 sore..dan Minggu plus hari-hari libur lain juga tutup. Gak banget ya.. *keluhan emak-emak doyan belanja cuci mata
Katanya sih, karena Belgia menerapkan pajak yang sangat tinggi untuk toko-toko dan resto yang buka di hari libur. Upah para pekerjanya juga jadi berkali-kali lipat. Padahal upah di hari kerja normal aja udah mahal kalo dibandingkan sama upah pekerja di Indo yang murah banget (makanya banyak yang mo invest di Indo ya..tenaga kerjanya murah banget bokk)

Beberapa toko grocery masih ada yang buka hari Minggu dan hari libur sih, tapi ini hampir bisa dipastikan milik para pendatang yang kebanyakan dari Maroko dan Turki dan ga terlalu lengkap . Untungnya ada satu pasar besar dan lengkap di daerah Clemencau yang justru buka tiap weekend, isinya mayoritas pedagangnya adalah warga Belgia yang keturunan imigran dari Maroko. Tiap kali kesana pasti selalu rame dan padet (mungkin karena toko yang laen pada tutup ya). Harganya juga murah meriah, apalagi kalo belanjanya sama ayah. Karena blio bisa casciscus ngomong Arab, jadi bisa dapet diskon deh dari pedagangnya xixixii..
Di Clemencau ini ada toko ikan gede yang jadi langganan kita kalo belanja kesana. Biasanya kalo udah kesitu trus kalap, pengen beli banyak-banyak. Padahal tempat di kulkas juga ngga cukup.. :P
Jadi biasanya kalo habis kesana trus menunya ikan terus, hiihihi.. Ini salah satu hasilnya, pepes ikan bumbu kelapa.. resepnya hasil ngintip di dapur manisnya mbak Rina. Makasiih ya mba resepnya, bumbunya manteb tenan :D :D


Pepes Ikan Bumbu Kelapa
adapted from Rina-Dapur Manis

Bahan
1/2 kg ikan segar (gatau apa namanya, wkwkwkw...tapi mirip ikan mas di Indo)
beberapa lembar sayur kangkung
150 gr kelapa parut (saya pake kelapa parut kering kemasan)
3 lembar daun salam
daun pisang (saya pake alumunium foil)
1 sdt garam
1/2 sdt gula pasir

Bumbu halus
6 butir bawang merah
3 siung bawang putih
2 buah cabe merah besar buang biji
3 cabe rawit (saya ga pake)
2 cm kencur (saya ga pake)
3 butir kemiri
1/2 sdt kunyit bubuk

Cara membuat:
1. Bersihkan ikan, lumuri jeruk nipis dan biarkan 15 menit. Bilas bersih, sisihkan
2. Campur bumbu halus, kelapa parut dan kangkung serta gula+ garam.
note: saya haluskan bumbu dengan dicampur sedikit air menggunakan immersion blender, jadi bumbu cukup basah untuk bisa membuat kelapa parut kering bercampur dan menyatu dengan bumbu.
3. Lumuri ikan dengan campuran bumbu halus diatas. Letakkan masing-masing ikan pada selembar daun pisang (atau alumunium foil kalo ga ada), beri sepotong daun salam. Pastikan semua badan ikan terlumuri bumbu. Bungkus ikan dalam daun pisang sambil dipadatkan kemudian semat dengan tusuk gigi.
4. Kukus dengan api sedang selama 30 menit. Angkat dan panggang sebentar di atas api (saya di atas teflon)

Siap disantap..
Selamat mencoba :)

Kamis, 11 September 2014

Sayur Orak Arik Telur

Bismillah..
Duo krucilku pada ga doyan sayur. Maunya cuman kalo dibikin sop, itupun yang diemam wortelnya doang. Sisanya dijumputin dan dibuang ke samping piring. Hiks.. sama kaya emaknya dulu, ga akur ama sayur. Mo dipaksain juga ga tega, lha wong emaknya dulu pernah sampe mo muntah-muntah pas di sekolah TK maem bersama sayur singkong, kekeke.. Parah ya..
Tapi mereka ini jauh lebih mendingan sekarang. Selain sop, Aisyah juga doyan sayur orak-arik ini. Ga pake dipilah-pilih, semua langsung di-lhep, termasuk ijo-ijonya. Dan pake nambah pula, itu ga pake lauk yang laen lho. Cuma nasi putih sama orak-arik ini. Ajaiiib! *surprised liat bocah demen sayur


Orak arik ini emang citarasanya dominan gurih sih ya, mungkin karena itu bocah jadi doyan. Bikinnya pun praktis. Yaa..memang ga sepraktis resep tumis buncis sih, kecuali kalo pake sayuran kemasan yang sudah dipotong-potong. Lebih praktis lagi tuh :D
Baiklah..karena saya lagi  ga kreatip, mari kita langsung ke resep sajah..

Orak Arik

Bahan
2 buah wortel, dipotong korek api
100 gr buncis, potong serong tipis
100 gr kol, potong kecil
6 bawang merah, iris tipis
3 bawang putih, geprek atau cincang
1 butir telur
garam+gula+merica secukupnya
2 sdm margarin atau minyak untuk menumis
75 ml air (atau secukupnya)

Cara membuat
1. Tumis bawang merah dan bawang putih hingga harum. Sisihkan ke pinggir wajan. Masukkan telur, orak arik hingga telur agak kering. Masukkan sayuran, tumis sebentar hingga layu. Tambahkan sedikit gula garam merica. Tuang air secukupnya, tutup wajan dan masak hingga air menyerap dan sayur matang. Koreksi rasanya, angkat dan sajikan

Simpel kaan.. selamat mencoba :)







Senin, 25 Agustus 2014

Kepiting Saus Padang


Bismillah..
Saya masak kepiting pertama kali pake resep ini. Dan sejak itu, resep ini langsung jadi andalan dan masuk ke buku primbon resep saya. Ternyata mbikin kepiting saus padang itu gampaaang...dan rasanya udah nyaingin resto seafood favorit saya yang di kelapa gading sonoh. Ehh..beneran lhoh. Sampe-sampe kalo lagi belanja ke Kam Yuen, si ayah maunya ngambil beli kepiting terus, minta dibikinin ini lagi. Terakhir ini dimasakin, bukan pujian lagi, nggombalnya pun langsung keluar. Katanya, mama itu bagaikan matahari. Karena kalau udah muncul matahari, sinar dan cantiknya bintang-bintang itu jadi ga ada artinya. Lha trus apa hubungannya ama si kepiting saos padang ini??? entahlah.. #eaaa.. hahaha *tepok jidat

Yasudah..mari kita kembali ke resep. Bahan-bahan untuk membuat masakan ini juga mudah, bahkan mungkin sudah siap tersedia semua di dapur sodara-sodara sekalian. Emm..kecuali kepitingnya kali yah :D
Resepnya saya ambil dari gugling duluuu kala.. sayang ga kecatet sumbernya di buku primbon saya. Barusan saya cek google, resep yang sama udah banyak beredar di blog resep abal-abal yang sepertinya hasil copy-paste. Teruntuk empunya resep yang mengunggah resepnya di dunia maya pertama kali, barakallahu fiihim. Terimakasih banyak-banyak.. mungkin bukan hanya saya, tapi banyak orang yang sudah memanfaatkan resep yang joss gandoss ini..


Kepiting Saus Padang

Bahan
1 kg kepiting
2 lembar daun salam
2 lembar daun jeruk
1 butir telur, kocok lepas
4 sdm saus tiram
5 sdm saus tomat
3 sdm saus sambal
3/4 sdt garam
1 sdt gula pasir
1 sdt merica bubuk
200 ml air kaldu (bekas merebus kepiting)
daun bawang untuk garnish

Bumbu Halus
5 bawang merah
3 siung bawang putih
2 cm jahe
1/2 sdt kunyit bubuk
3 butir kemiri
2 cabai merah besar (tambahkan cabai keriting dan rawit jika ingin lebih pedas

Cara Membuat
1. Bersihkan kepiting. Potong-potong kemudian rebus hingga berubah warna, tiriskan. Simpan air kaldunya
2. Tumis bumbu halus bersama daun salam dan daun jeruk hingga harum. Masukkan kepiting dan semua sisa bahan.
3. Masak hingga kuah mengental dan bumbu menyerap. Cicipi, angkat.

Note:
Setelah direbus dan sebelum dimasak bersama bumbu, kepiting bisa dikeprek dulu supaya bumbu masuk ke dalam dan meresap ke bagian dagingnya.


Selamat mencoba :)

Jumat, 22 Agustus 2014

Ikan Bakar / Panggang Pedas dengan Teflon (Pan-Grilled Fish with Chili Coconut Sauce)

{scroll down for recipe in English}


Bismillah..
Ikan bakar ini relatif simpel dan mudah dibuat. Dengan bahan dan bumbu yang sama, bisa juga dibakar dengan panggangan supaya 'dapet' aroma bakarannya. Tapi kalo lagi ga pengen ribet, dibakar/panggang diatas kompor pun ga masalah. Kalo saya, seperti biasa, pake teflon sajah..
Bakarnya pake teflon mulu mbaak? Ga punya grill yah? He'eh.. *nyengir *trus ngarep dikasih :D

Masakan ini saya bikin atas request si ayah. Mungkin lagi pengen variasi dari ikan bakar favorit kami yang biasanya saya bikin bumbu kecap. Kalo udah pak bos yang request, harus diturutin lah ya.. biar bonus alias uang jajannya lantjar! ahahaay..
Resepnya terinspirasi dari masakan ikan panggang bundo sari. Sayang doi ga tulis-tulis resepnya, huhuhu..jadi ini saya pake resep kira-kira sajah. Saya bikin mirip bumbunya ayam bakar bumbu rujak. Hasilnya? Alhamdulillah rasanya joss gandosss. Gurih, sedikit sensasi manis-asem dan tentunya pedees! Meski masakan ini lumayan pedes, tapi bikin nagih. Aisyah aja sampe minta lagi-minta lagi lho. Dimaemnya pake nasi putih anget-anget, wahlah.. Yasud, mari kita catet aja resepnya..


Ikan Bakar Bumbu Rujak ala Mama Aisyah
inspired from bundo Sari

Bahan:
1/2 kg ikan mackerel India (baca: ikan kembung)
1 batang sereh, memarkan
2 cm jahe, memarkan
2 lembar daun salam
1 sdt garam
1/2 sdt gula pasir
1 sdt gula jawa sisir
secuil asem jawa
kurang lebih 150 ml santan 

Bumbu halus:
5 bawang merah
3 bawang putih
2-3 butir kemiri
1 sdt ketumbar
2 cabai merah besar (tambahkan cabe rawit jika suka pedas)

Cara membuat:
1. Bersihkan ikan, lumuri dengan jeruk nipis/lemon. Diamkan 15 menit kemudian bilas bersih
2. Tumis bumbu halus bersama sereh dan jahe hingga wangi dan matang. Masukkan sisa bahan kecuali ikan. Didihkan
3. Masukkan ikan. Masak hingga bumbu dan air santan habis menyerap kurang lebih 20 menit dengan api sedang.
4. Panaskan teflon hingga benar-benar panas (olesi dengan sedikit minyak goreng). Bakar ikan di atas teflon, bolak balik di kedua sisinya hingga tingkat kegosongan yang Anda inginkan

Sajikan dengan nasi hangat dan lalapan.

Berhubung lagi ga punya lalapan (hiks!), kami makan ikan ini dengan tumis bayam bumbu tauco yang ternyata..yummm! enyaak juga! :D

Dah..ayo dicoba. Jangan diliatin aja, gak bakalan kenyang..hihihi..



Spicy Pan-Grilled Fish with Chili Coconut Sauce
inspired from bundo Sari

Ingredients:
500 gr mackerel fish (or any fish you like)
1 lemon grass, crushed
2 cm ginger, crushed
2 bay leaves
1 tsp salt
1/2 tsp sugar
1 tsp sliced palm sugar
a piece of tamarind
150 ml coconut milk

Spices to grind:
5 shallots
3 cloves garlics
2-3 candle nuts
1 tsp corriander
2 big red chilis

Directions:
1. Clean the fish (you may marinade the fish with some lemon juice to lessen the fishy smell for 15 minutes, then rinse)
2. Stir fry the spices with the lemon grass, bay leaves and ginger until you can smell the aroma. Add in the remaining ingredients, except the fish. Let them boil
3. Add in the fishes. Continue cooking until the spices and the coconut milk infused around 20 min with medium heat.
4. Preheat a pan until it's hot enough (butter the pan lightly or you can use cooking oil). Grill the fish on the pan until both sides are crispy and dry.

Best served with rice and lalapan (raw vegetables salad)

Sabtu, 16 Agustus 2014

Nasi Kebuli Kambing dengan Rice Cooker


Bismillah..
Siap-siap diprotes dulu sama para pecinta nasi kebuli nih.. apalagi sama tukang nasi kebuli beneran. Ngebayangin mereka kompak komplen, 'Kok warnanya begini?? Ini mah bukan nasi kebuliii..!'
Dan saya pun pasrah ajalah..wkwkwk
Penampakan nasi bikinan saya ini memang kurang gelap untuk ukuran nasi kebuli, tapi alamaak rasanya mantab!
Lumayanlah bisa jadi tombo kangennya si ayah yang lagi terngiler-ngiler sama sajian khas Betawi, yang berasal dari turunan Arab - India di Indonesia ini. Maklum, baru saja adek ipar posting sebungkus nasi kebuli yang dia beli. Ugh! *lap iler.. Ga kenal nasi kebuli? Cobain deh, gurih kaldu dan kaya rempah dengan aroma yang khas. Aselinya memang memakai kaldu kambing dalam memasaknya, tapi bisa juga lho diganti jadi ayam.
Sama kaya sumber resep yang saya pake ini, blio juga pake ayam kok, instead of kambing. Tapi berhubung saya lagi ada stok daging kambing, dan kami ini juga para pecinta kambing *embeek*, maka saya pilih untuk pake versi original, yaitu nasi kebuli kambing. Yok maree, kita langsung aja ceki-ceki resepnya..

Nasi Kebuli Kambing dengan Rice Cooker
adapted from Endang, Just Try & Taste

Bahan:
600-700 gr daging kambing (dengan tulang), sudah dipotong-potong
1 sdt garam
1 kg beras, cuci bersih
air secukupnya untuk menanak nasi
1 butir bawang bombay, belah dua dan iris tipis

Bumbu Halus:
10 butir bawang merah
5 butir bawang putih
1/2 butir pala
4 cm jahe
1 sdm ketumbar, sangrai (saya 2 sdt)
1 sdt merica, sangrai
1/2 sdt jintan, sangrai

Bumbu lainnya:
3 batang kayu manis (saya pake 1 batang)
3 batang sereh, ambil bagian putihnya dan memarkan (saya pake 1 batang)
8 butir cengkeh
4 butir kapulaga (saya skip, ga punya)
3 butir kembang lawang (saya skip, ga punya)
2 sdm garam
1 sdt kaldu bubuk (saya skip)

Pelengkap:
bawang goreng
1 sdm kismis (opsional)
acar wortel-timun-nenas

Cara membuat:
1. Rebus daging kambing hingga empuk. Angkat dan tiriskan, sisihkan kaldunya.
2. Tumis bumbu halus bersama cengkeh, kapulaga, sereh, kayumanis dan kembang lawang hingga harum dan bumbu matang. Ambil 3/4 bagian dari bumbu untuk dimasukkan ke dalam air kaldu. Sisakan 1/4 bagian di wajan untuk membumbui kambing
3. Masukkan potongan daging kambing ke dalam wajan yang berisi 1/4 bagian bumbu. Tambahkan 1 sdt garam dan air secukupnya. Masak hingga air dan bumbu meresap, kemudian goreng kambing.
4. Masukkan beras dalam rice cooker. Tambahkan kaldu yang sudah dibumbui, beri 2 sdm garam, aduk rata. Tambahkan air secukupnya (jika perlu) untuk menanak nasi. Nyalakan rice cooker
5. Setelah matang, segera aduk nasi dalam rice cooker supaya tidak menggumpal. Tutup lagi, biarkan dalam keadaan 'warm' hingga 10-15 menit supaya tanak.

Note:
bisa ditambahkan minyak samin untuk aroma yang khas
bisa juga air kaldu dicampur dengan santan/susu
biar penampakan dan aromanya lebih manteb lagi, pake semua rempah yaa..jangan dikurang-kurangin kayak saya :D

Nasi kebuli siap disajikan bersama kambing goreng dan acar.

Selamat mencoba :)

Senin, 04 Agustus 2014

Semur Perkedel Daging Khas Banten (Meatball Stew a la Bantenese)

Bismillah..
Nhah, ini nih.. sajian wajibnya keluarga suami untuk tiap 2 hari raya dan hajatan-hajatan penting keluarga. Resepnya turun temurun dan selalu jadi andalan. Masih keinget waktu awal masuk ke dalam keluarga besar suami, ibu mertua masakin ini di rumah untuk welcoming menantu barunya ini. Ihirr.. sayah jadi tersandung eh tersanjung, hihihi..
Masakan ini memang kebanggaan dan favorit keluarga mertua dan anak-anaknya, disajikan mostly hanya saat momen spesial terutama lebaran. Dan kini, juga menjadi masakan kebanggaan keluarga kami :)

Setelah menguasai resepnya, barulah saya ngerti kenapa ini masakan mostly hanya disajikan pas lebaran ato hajatan. Ribet banget boook! Mengingatkan saya pada rendang. Tapi emang yah, masakan Indonesah yang ribet bin rempong macem inilah yang biasanya justru super nendang. Kalau untuk sehari-hari mah, saya pilih semur bola daging aja. Nhah kalau untuk lebaran, saya bela-belain bikin perkedel daging ini, demi makin disayang suami.. Ahay :D

Semur Perkedel Daging khas Banten 
by Ibu mertua/Jiddah tercintah di Klender :)
note: please find the recipe in English at the bottom of this post

Bahan
500 gr daging giling
250 gr bawang merah, diiris tipis dan digoreng, haluskan (kadang saya hanya pake 150 gr, itu udah nangis2 ngirisnya T_T)
1/4 butir kelapa, diparut dan disangrai, haluskan(saya pakai kelapa parut kering kemasan)
2-3 butir telur ukuran besar
1 sdt garam

Bumbu halus
4 bawang putih
1 sdt ketumbar goreng
1 sdt merica bubuk (atau lebih)
secuil pala (saya pake 1/2 sdt pala bubuk)

Bahan dan bumbu kuah
4 bawang merah, iris
2 lembar daun salam
1 batang sereh, memarkan
2 cm lengkuas, memarkan
gula+garam+merica secukupnya
air secukupnya
kecap secukupnya

Cara membuat
1. Campur daging giling, bawang merah goreng, kelapa sangrai, telur, garam dan bumbu halus hingga tercampur rata dan bisa dipulung
2. Bentuk bulat-bulat lonjong atau bisa juga dibentuk bola-bola
3. Tumis bawang merah iris, salam, sereh dan lengkuas hingga wangi. Masukkan air dan kecap, didihkan
4. Masukkan perlahan bola-bola daging ke dalam kuah yang sudah mendidih. Biarkan sejenak hingga bola-bola daging kokoh dan masak, jangan langsung diaduk.
5. Masak hingga bumbu meresap. Tambahkan air dan kecap jika dirasa kurang
6. Terakhir, cicipi kuahnya. Tambahkan gula, garam dan merica sesuai selera. Angkat

Perkedel daging ini citarasanya gurih manis, dengan sensasi pedas dari merica. Ibu mertua suka pakai banyak merica, katanya kalo ga banyak ga enak. Tapi saya ga bisa pake banyak-banyak, takut anak-anak kepedesan. Dan biasanya..demi mencapai tekstur yang mirip dengan masakan ibu mertua, saya harus masak dengan api kecil dan agak lamaa.. ga kurang dari 2 jam >.< Itu dihitung dari sejak kuah mendidih lagi setelah bola-bola daging dimasukkan.
Sebenarnya, kurang dari sejam biasanya daging sudah matang dan bisa dimakan. Tapi bumbu dan kecap belum bener-bener merasup dan teksturnya lebih mirip bakso kalo saya bilang, kenyal dan keras. Tapi setelah agak dimasak lagi dengan api kecil agak lama, baru deh tekstur di dalamnya jadi lebih empuk dan warnanya coklat seperti di bawah..



Gimana..mau mencoba?

Meatball Stew a la Bantenese
by My beloved Mother-in-law in Klender

Ingredients:
500 gr ground beef
250 gr shallot, chopped and fried, then grinded (sometimes I only use 150 gr)
100 gr shredded coconut, toasted in a pan then grinded
2 large eggs
1 tsp salt

Ingredients/Spices to grind:
4 cloves garlic
1 tsp corriander
1 tsb ground pepper (or more)
1/2 tsp ground nutmeg

Ingredients for the gravy:
4 shallots, chopped
2 bay leaves
1 lemon grass, crushed
2 cm galangal, crushed
salt, sugar and pepper to taste
1 lt water (or more)
Indonesian sweet soy sauce as desired

Directions:
1. Grind all the spices and mix with the first 5 ingredients (ground beef, grinded shallot and coconut, eggs and salt). Make oval balls, the size is as you desired. Set aside
2. Stir fry chopped shallot, bay leaves, lemon grass and galangal until you can smell the aroma. Add in the water and sweet soya sauce. Let it boil
3. When it is boil already, add in the balls carefully. Do not stir until some minutes. Cook until the balls are done. Add salt,sugar and pepper to taste

Note:
This dish should be sweet, savory and peppery. You can add more sweet soy sauce as you desired.
Personally, we like the balls to be very tender and the spice to be infused strongly, so usually we continue to cook the meatballs in the simmering gravy not less thank 2 hours


Jumat, 04 Juli 2014

Ayam Bakar Kalasan dengan Teflon

Bismillah..
Pas lagi puasa-puasa gini, enaknya memang meransum makanan cepat saji. Kamsudnya bukan hasil beli di resto fastfood yaa. Tapi maksudnya adalah membuat berbagai frozen food untuk disimpan trus dimasak cepat (finishing) sebelum buka atau sahur. Ssalah satunya ya ayam bakar kalasan ini. Ayam diungkep dalam jumlah banyak, kemudian distok di kulkas atau freezer. Ketika akan dihidangkan, tinggal dithawing kemudian dibakar atau juga bisa digoreng. Kalau mau bisa juga ketika dibakar diolesi sambal, jadilah ayam bakar pedes. Praktis..

Kali ini saya pilih bikin ayam bakar saja. Untuk lebih praktisnya lagi, saya bakar pake teflon. Teflon dioles sedikit minyak, kemudian dipanaskan hingga benar-benar panas, siap deh buat bakar ayam. Mirip grill kali yah..
Rasanya mirip sama yang dibakar beneran kok, wangi asepnya juga udah mirip-mirip..
Tapi tentunya lebih sedap yang dibakar beneran yaa.. Tapi kan ga mungkin sahur-sahur mbakar ayam beneran toh, jadi kembali lagi, pilihannya ya ayam bakar teflon *maksaa deh* hihihi..


Dan satu lagii, ini ayam bakar kalasan wannabe yah lebih tepatnya. Karena ayam bakar kalasan atau ayam goreng kalasan yang asli menggunakan ayam kampung. Untuk mengungkepnya juga menggunakan air kelapa. Tapii berhubung kedua item tadi agak susah ditemui disini, saya ganti air kelapa dengan santan dan ayam kampungnya saya ganti dengan ayam potong biasa..

Ayam Bakar Kalasan

Bahan
1 ekor ayam (kurang lebih 1,3 kg)
2 cm lengkuas
1 batang sereh, dikeprek
300 ml air santan (dengan kekentalan encer atau sedang)
7 sdm kecap manis

Bumbu Halus
8 bawang merah
5 siung bawang putih
4 kemiri, sangrai
2 sdt ketumbar, sangrai
2 sdt garam
1 sdt gula
1 sdt merica

Cara membuat:
1. Tumis bumbu halus dan lengkuas + sereh hingga harum dan matang. Masukkan ayam, bolak balik hingga berubah warna
2. Tambahkan santan dan kecap manis, aduk rata. Masak hingga ayam matang. (saya biasa pake api sedang selama 35-45 menit)
3. Bakar di atas teflon dengan api besar, bolak balik hingga tingkat kegosongan yang diinginkan :P

Sajikan dengan sambal dan lalap..Selamat mencoba ^^

Kamis, 19 Juni 2014

Fish n Dips


Setelah beberapa hari kemaren (sok) sibuk nyiapin tumpeng pesenan, akhernyaa skrg bisa ngeblog lagiii :D
Kali ini saya mo sharing resep berbahan dasar ikan, fillet ikan putih pangasius tepatnya. Sebenernya kemaren saya sempet mati gaya pas mo mengolah ikan ini, bingung mo diapain. Terus kok kepikiran dibikin ikan goreng crispy dengan resep ayam goreng tepung ini. Hasilnya ternyata ga mengecewakan sodara-sodara. Anak-anak doyan banget. Malah sampe digadoin. Kalo ga distop itu lauk bisa abis dicemilin doang. Yaa..gapapa sih sebenernya..toh makanan sehat ini..masalahnya emaknya ini masih males masak lagi. Jatah masaknya kan cuman sekali seharii, hihihi
Mari kita sebut masakan ini dengan nama Fish n Dips, plesetan dari Fish n Chips. Kenapa fish n dips, karena yang asli mah pake chips nhah yang plesetan ini cuma crispy fish nya aja yang kemudian makannya dicelup (dip) ke saos atau mayonaise, jadilah fish n dips *maksaaa deeh*

Fish n Dips (Ikan Goreng Crispy)

Bahan:
500 gr fillet ikan putih (saya pake pangasius), potong-potong
60 gr terigu serbaguna
30 gr maizena
1 sdt garam
1/2 sdt merica bubuk
1 butir telur, kocok lepas
1 bawang putih, haluskan
minyak goreng

Cara membuat
1. Lumuri ikan dengan bawang putih dan sedikit garam. Diamkan kurang lebih 15 menit (sambil menyiapkan adonan tepung
2. Campurkan terigu dan maizena dengan garam dan merica bubuk
3. Celupkan ikan ke dalam kocokan telur kemudian masukkan ke campuran tepung sambil ditekan-tekan supaya tepung menempel. Ulangi 2 kali untuk hasil kulit crispy yang lebih tebal.
4. Goreng dengan api sedang hingga kuning kecoklatan dan kulit tepungnya mengeras
Sajikan dengan saos sambal atau mayonaise

Selamat mencoba..semoga bermanfaat ^^



Senin, 09 Juni 2014

Mie Goreng

 
Menu andalan nih kalo Hasna lagi susah makan. Meskipun anak satu ini picky banget urusan makanan, tapi kalo untuk mie, pasta dan sejenisnya hampir ga pernah Hasna ga doyan. Terutama masakan yang satu ini. Manis gurih bumbunya bikin nambah lagi nambah lagi. Bikinnya simpel dan gampang pula. Biasanya untuk pelengkapnya, saya bikin acar favorit ayah. Tapi karena keburu pada lapeeer..kali ini pake pelengkapnya cabe ijo sama tomat mini aja :P

Mie Goreng 
ala Mama Aisyah

Bahan
1 pak mie kuning, rebus sesuai keterangan di kemasan, tiriskan
1 bok coy (atau sawi)
1 buah wortel, potong korek api
1 butir telur
1 sdm saos tiram
kecap secukupnya
1 sdt garam
1 sdt gula
1/2 sdt merica
minyak goreng untuk menumis
air secukupnya

Bumbu halus
4 butir bawang merah
3 siung bawang putih
3 kemiri

Cara membuat:
1. Tumis bumbu halus hingga harum dan matang. Masukkan telur, orak arik sebentar. Tambahkam wortel, tumis sebentar. Tambahkan air, biarkan wortel agak lunak
2. Masukkan mie, saos tiram, kecap dan gula-garam-merica secukupnya. Aduk rata. Masak sebentar hingga bumbu meresap. Angkat dan sajikan


Selamat mencoba^^

Sabtu, 24 Mei 2014

Tumis Buncis Bumbu Tauco


Sebenernya maluu euy mau posting masakan simpel begini. Tapi mo dibuang kok sayang, heheeu.. Yaah, sapatau bisa menginspirasi emak-emak di luar sana yang juga harus masak super simpel bin cepet, karena masaknya sambil ngemong bebe (baca: bayi) dan juga ga boleh telat jemput 2 krucil lainnya dari sekolah. Fiuhh..! Ehh..kok jadi curcol. Xixixi...
Meski simpel, tapi enak lho ini..Asin gurih dari tauco dengan sensasi pedas dari cabe iris. Trus buncisnya ga ditumis lama-lama biar masih ada sedikit kres-kres pas dikunyah. Mmm..enyaakk..
Tumis Buncis Bumbu Tauco

Bahan
300 gr buncis, potong2 3 cm
1 cabe hijau besar, iris serong
1 cabe kuning besar, iris serong
1 sdm tauco
1/2 shallot (2 bwg merah), iris tipis
1 bawang putih, iris tipis
garam+gula secukupnya

Cara membuat:
1. Tumis bawang merah + bawang putih hingga harum, masukkan tauco dan cabe. Aduk sebentar
2, Masukkan buncis, tumis sebentar. Tambahkan air dan gula+garam secukupnya. Teruskan memasak dengan wajan ditutup hingga bumbu meresap dan buncis matang. Cicipi dan koreksi rasanya. Angkat

Selamat mencoba!