Tampilkan postingan dengan label breaking news. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label breaking news. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 27 Mei 2017

Ruko di Jalan Alianyang Dekat Asrama Polisi, Terbakar

PONTIANAK - Kebakaran rumah toko (ruko) terjadi di Jalan Alianyang Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar), Sabtu (27/05/2017) sekitar pukul 01.00 WIB. Ruko yang terbakar tersebut, berada di dekat Asrama Polisi (Aspol).  Hingga berita ini diturunkan, proses pemadaman masih berlangsung. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, sementara jumlah ruko yang terbakar atau kerugian material lainnya belum diketahui.
Sumber:http://pontianak.tribunnews.com/2017/05/27/ruko-di-jalan-alianyang-dekat-asrama-polisi-terbakar

Rabu, 17 Mei 2017

BREAKING NEWS: Rumah Terbakar, Tak Ada yang Bisa Diselamatkan, Aliadi Shock Berat

Muhammad Aliadi (39) yang merupakan pemilik rumah yang terbakar di Dusun Pesayangan, Desa Raja, Kecamatan Ngabang pada Selasa (16/5/2017) sekitar pukul 22.00 WIB, terlihat shock atas bencana yang menimpanya.
Rumah milik Muhammad Aliadi (39) yang berada di RT 08/RW 04, Dusun Pesayangan, Desa Raja, Kecamatan Ngabang dilahap sijago merah,  Selasa (16/5/2017) sekitar pukul 20.00 WIB.
Belum diketahui pasti apa penyebab dari kebakaran tersebut. Hanya keterangan yang didapat, api muncul dari kamar belakang yang terdapat kabel listrik terbakar.
Saat kejadian, rumah tersebut hanya ada mertua dari pemilik rumah yang sudah berusia 85 Tahun. Kemudian anak pemilik rumah kelas enam SD dan sepupunya yang duduk di kelas 1 SMP.
Oleh pihak keluarga yang mengetahui kejadian tersebut, api baru bisa dipadamkan sekitar pukul 01.30 WIB dengan cara manual. Karena untuk ke lokasi, mobil pemadam tidak bisa masuk.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun barang-barang hanya sedikit yang dapat diselamatkan. Kerugian materi juga belum bisa ditaksir, namun untuk bangunan diperkirakan hangus sekitar 70 persen
Ditemui di rumah keluarganya, wajah Aliadi terlihat sedih dan sesekali menundukkan kepalanya.
"Saya baru tadi siang pulang dari Singkawang, karena baru tadi pagi di kasi tau sama abang saya," ujarnya kepada Tribun dengan nada sedih.
Diceritakan Aliadi, awalnya tidak ada firasat akan terjadi kebakaran tersebut. Hanya pada malam itu dirinya sudah mulai gelisah.
Karena anak paling tua bernama Susi (12) sendiri di rumah, hanya ditemani mertua dan anak abangnya.
"Saya baru berangkat ke Singkawang, istri saya ke Pontianak dengan dua anak saya. Jadi malam itu sekitar jam 8 saya telepon anak saya, tapi hp nya ndak aktif. Lalu saya telepon abang saya, minta dia cek rumah dan memastikan apakah anak saya sudah tidur," ceritanya.
Dijelaskannnya lagi, anak paling besar memang ditinggal di rumah. Karena masih kelas enam SD dan lagi ujian.
"Hp anak saya tidak aktif katanya ngedrop, karena mati lampu. Itu jak informasi yang saya dapat setelah telfon abang saya," terangnya.
Atas kejadian itu Aliadi merasa terpukul, dan belum tau langkah apa yang akan diambil.
"Kain habis semua, tidak ada yang bisa diselamatkan. Ndak tau saya mau ngapain masih binggung. Tidur jak masih ndak tau juga mau tidur di mana," ucapnya lirih.

Sumber:
http://pontianak.tribunnews.com/2017/05/17/breaking-news-rumah-aliadi-hangus-terbakar

Jumat, 12 Mei 2017

BREAKING NEWS: Mayat yang Ditemukan di Sungai Kapuas Warga Boyan Tanjung

KAPUAS HULU - Sosok mayat yang ditemukan di Pinggir Sungai Kapuas, di Desa Teluk Sindur, Kecamatan Bika Kapuas Hulu, bernama Mulyadi (40) warga Dusun Tanjung Lanyan Rt001 Rw001, Desa Sriwangi, Kecamatan Boyan Tanjung.
Mayat ditemukan pertama oleh warga setempat yaitu Nopvianto dan Sidit. Keduanya tidak sengaja menemukan ada mayat dipinggir sungai, saat mereka hendak pergi ke Danau Baru, untuk mengecek pukat, dengan menggunakan sampan, melihat ada badan tergeletak di pinggir sungai kapuas.
Kemudian mereka mendekat, dan berteriak sambil bertanya kepada warga lainnya yang sedang memindahkan sapi. Setelah itu memanggil warga sekitar untuk melihat mayat tersebut.
"Mayat itu ditemukan sekitar pukul 16.30 WIB, dan sekitar pukul 17.00 WIB anggota Polres Kapuas Hulu, dan Polsek setempat bersama warga langsung melakukan evakuasi terhadap mayat," ujar Kasat Reskrim Polres Kapuas Hulu AKP Muhammad Aminuddin , Kamis (11/5/2017).
Setelah itu, pukul 17.35 WIB mayat tersebut langsung dibawa ke Rumah Sakit Achmad Dipenogoro Putussibau.

Sumber:
http://pontianak.tribunnews.com/2017/05/11/breaking-news-mayat-yang-ditemukan-di-sungai-kapuas-warga-boyan-tanjung

Sabtu, 22 April 2017

Astaghfirullah!! Laki-laki Di Nias ini berani Menghina Nabi Muhammad

Mulutmu adalah harimaumu. Pepatah ini patut disematkan kepada Natalius Telaumbanua di Silima Banua. Pemuda asal Nias Utara, Sumatera Utara itu ditangkap polisi lantaran telah menista agama Islam, dengan menghina Nabi Muhammad SAW di akun Facebook milik kerabatnya, Hendri Agustinus Telaumbanua.

Lewat akun Facebook milik Hendri yang diketahui sudah tidak terpakai sejak Februari lalu, Natalius memposting konten hate speech yang menghina Nabi Muhammad SAW di grup Facebook "Debat Islam vs Kristen Mencari Kebenaran".

Dipimpin Kepala Subdit Cyber Crime Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri, Kombes Pol Himawan Bayu Aji, pelaku tanpa perlawanan diamankan di rumahnya di Silima Banua RT 03/RW 05, Kelurahan Silima Banua, Kecamatan Tuhemberua, Kabupaten Nias Utara, Sumatera Utara, Kamis malam (20/4).

"Tersangka dikenakan pasal 28 ayat 2 UU ITE terkait penyebaran kebencian berbasis SARA di dunia maya," kata Direktur Tindak Pidana Cyber Serse Kriminal Bareskrim Polri, Kombes Pol Fadil Imron melalui siaran elektronik, Jumat (21/4).

Selain mengamankan tersangka, polisi juga menyita barang bukti berupa satu buah handphone merek Advan S4T. Selanjutnya tersangka dibawa ke rutan Polda Metro Jaya untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut.

Hingga saat ini, pemerintah melalui pihak Siber Reserse Kriminal Polri terus melakukan pelacakan terhadap sejumlah akun media sosial yang tergolong melakukan hate speech untuk segera dilakukan penindakan sesuai ketentuan hukum yang berlaku sebagai dasar dan upaya penegakkan etika dalam beraktifitas di dunia maya. [ipk]

Sumber:
http://www.rmoljakarta.com/read/2017/04/21/46205/Penghina-Nabi-Muhammad-Diringkus-Di-Nias-

Polisi Tangkap Dua Tersangka Pencurian di Pontianak Timur, Ternyata Malingnya adalah....

PONTIANAK - Polisi dari Polsek Pontianak Timur berhasil mengamankan dua pemuda yang kuat diduga sebagai pelaku tindak pidana pencurian, yang melakukan aksi pencurian di sebuah toko di Jalan Swadaya RT 003/ RW 007, Kelurahan Tambelan Sampit, Pontianak Timur, Senin (10/4/2017) sekitar pukul 21.00 WIB.
Kapolsek Pontianak Timur, Kompol Abdul Hafidz mengungkapkan, penangkapan kedua tersangka AM (15) dan AP (18) berdasarkan laporan kepolisian yang diterima pihaknya dari korban.
"Korban atas nama Fitriadi Agustomo (36), pemilik toko di Jalan Swadaya, Kelurahan Tambelan Sampit, Pontianak Timur. Yang pertama kali diamankan adalah tersangka AM, tersangka ini masih anak dibawah umur. Barang bukti yang turut diamankan dari tersangka, yakni satu unit sepeda motor Yamaha Mio GT warna putih," ungkapnya, Jumat (21/4/2017).




Sepeda motor yang digunakan kedua tersangka sebagai sarana saat melakukan aksi pencurian setelah diamankan ke Mapolsek Pontianak Timur
Sepeda motor yang digunakan kedua tersangka sebagai sarana saat melakukan aksi pencurian setelah diamankan ke Mapolsek Pontianak Timur.

Kapolsek menguraikan kronologis aksi pencurian yang dilakukan kedua tersangka. Pada Senin (10/4) sekitar pukul 21.00 WIB, kedua tersangka sedang mengendarai sepeda motor Yamaha Mio GT warna putih.
Saat melintas di depan toko korban, kedua tersangka melihat toko milik korban dalam keadaan sepi, tak ada satu pun yang menjaga toko tersebut.
"Melihat kondisi toko yang kosong tanpa dijaga, kedua tersangka kemudian menghentikan sepeda motor yang dikendarai di depan toko tersebut. Tersangka AP langsung turun dan masuk ke dalam toko tersebut, sedangkan tersangka AM menunggu di atas sepeda motor," jelas Kapolsek.
Toko yang terlihat sepi, ternyata ada yang menjaga. Pemilik toko memergoki tersangka AP, namun tersangka AP berhasil melarikan diri, sementara tersangka AM tak sempat memacu kendaraannya untuk melarikan diri.
"Tanpa sepengetahuan tersangka AP, pemilik toko yakni Fitriadi (pelapor), memergokinya saat tengah melakukan pencurian. Namun, saat itu tersangka AP berhasil melarikan diri. Sedangkan tersangka AM, saat akan melarikan diri dapat ditangkap oleh pelapor (korban) dan langsung diamankan pelapor. Menurut keterangan pelapor, uang miliknya sebesar Rp 800 ribu dibawa kabur tersangka AP," terang Kompol Abdul Hafidz.
Atas aksi pencurian di toko miliknya tersebut, korban kemudian membawa tersangka AM ke Mapolsek Pontianak Timur, sekaligus membuat laporan kepolisian.
Setelah menerima laporan kepolisian dari korban, personel Polsek Pontianak Timur terus memburu tersangka AP yang sempat melarikan diri.
Pada Rabu (12/4), personel Polsek Pontianak Timur mendapatkan informasi dari masyarakat, bahwa tersangka AP sedang berada di Gang Daur Kencana, Jalan Tanjung Raya 1, Kelurahan Dalam Bugis, Pontianak Timur.
"Mendapatkan informasi tersebut, anggota Polsek Pontianak Timur langsung mengejar tersangka di Gang Daur Kencana, Jalan Tanjung Raya 1, dan berhasil menemukan tersangka AP. Tersangka AP langsung dibekuk dan diamankan, beserta barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp 400 ribu. Dan langsung dibawa ke Mapolsek Pontianak Timur guna proses lebih lanjut," sambung Kapolsek.
Saat diinterogasi, kedua tersangka yang merupakan warga Pontianak Timur ini, mengakui perbuatannya. Keduanya kini mendekam di sel tahanan Polsek Pontianak Timur untuk mempertanggungjawabkan aksi pencuriannya.
Sumber:
http://pontianak.tribunnews.com/2017/04/21/polisi-tangkap-dua-tersangka-pencurian-di-pontianak-timur

Selasa, 18 April 2017

BREAKING NEWS: Terjadi Kebakaran di Kom Yos Sudarso Komp UKA

PONTIANAK - Kebakaran kembali terjadi di Jl. Kom Yos Sudarso Komp UKA jalur 4 Kelurahan Sungai Beliung (Jeruju), Pontianak Barat, Selasa (18/4/2017) pukul 18.30 WIB. 

Namun kebakaran yang menghanguskan rumah warga, telah dipadamkan oleh tim pemadam kebakaran yang ada di Kota Pontianak.
Sampai berita ini diturunkan belum diketahui korban jiwa , jumlah rumah, dan  kerugian yang diderita korban. 

Senin, 10 April 2017

BREAKING NEWS: Mobil Pikap Terbalik di Husen Hamzah, Belasan Orang Masuk Rumah Sakit

PONTIANAK - Satu mobil pikap bernompol KB 8121 AI yang mengangkut satu rombongan keluarga mengalami kecelakaan lalu lintas di Jl Husen Hamzah, pal IV,  sebelum simpang Jl Tabrani Ahmad, Minggu (9/4/2017) sekitar pukul 13.00 WIB.
Akibatnya satu rombongan keluarga, yang diperkirakan berjumlah belasan orang harus dilarikan ke RS Sultan Sy Muhammad Al Kadrie.
Seorang warga tidak jauh dari lokasi insiden mengatakan sontak kaget saat mendengar suara rem mobil, dan seketika melihat pikap berwarna biru yang melaju dari arah Pontianak mengalami kecelakaan tidak jauh dari lapak jualanya.
"Saya tidak tahu persis. Cuma diperkirakan kecelakaan tunggal. Saya dengan suara rem, mobil sudah terbalik," ungkapnya.
Satu di antara keluarga dari korban insiden kecelakaan mobil pick up,di Jl Husen Hamzah PAL 4 Pontianak mengatakan, para penumpang berisi satu keluarga, yang baru pulang dari acara pernikahan.
"Dari mengantar penganten. Semuanya satu keluarga," kata Jun warga Nipah Kuning.
Ia mengatakan keponakanya bernama Amin kini masih dalam perawatan di RS Sultan Sy Muhammad Al Kadrie karena mengalami luka lecet di tubuhnya.
"Dia tidak terlalu parah. Yang parah di rujuk ke RS Antonius. Ada dua orang," ungkapnya.

sumber:

http://pontianak.tribunnews.com/2017/04/09/breaking-news-mobil-pikap-terbalik-belasan-orang-masuk-rumah-sakit
http://pontianak.tribunnews.com/2017/04/09/breaking-news-usai-hadiri-pernikahan-pikap-bawa-rombongan-keluarga-kecelakaan-di-husein-hamzah