Tampilkan postingan dengan label breaking news. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label breaking news. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 27 Mei 2017

Ruko di Jalan Alianyang Dekat Asrama Polisi, Terbakar

PONTIANAK - Kebakaran rumah toko (ruko) terjadi di Jalan Alianyang Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar), Sabtu (27/05/2017) sekitar pukul 01.00 WIB. Ruko yang terbakar tersebut, berada di dekat Asrama Polisi (Aspol).  Hingga berita ini diturunkan, proses pemadaman masih berlangsung. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, sementara jumlah ruko yang terbakar atau kerugian material lainnya belum diketahui.
Sumber:http://pontianak.tribunnews.com/2017/05/27/ruko-di-jalan-alianyang-dekat-asrama-polisi-terbakar

Rabu, 17 Mei 2017

BREAKING NEWS: Rumah Terbakar, Tak Ada yang Bisa Diselamatkan, Aliadi Shock Berat

Muhammad Aliadi (39) yang merupakan pemilik rumah yang terbakar di Dusun Pesayangan, Desa Raja, Kecamatan Ngabang pada Selasa (16/5/2017) sekitar pukul 22.00 WIB, terlihat shock atas bencana yang menimpanya.
Rumah milik Muhammad Aliadi (39) yang berada di RT 08/RW 04, Dusun Pesayangan, Desa Raja, Kecamatan Ngabang dilahap sijago merah,  Selasa (16/5/2017) sekitar pukul 20.00 WIB.
Belum diketahui pasti apa penyebab dari kebakaran tersebut. Hanya keterangan yang didapat, api muncul dari kamar belakang yang terdapat kabel listrik terbakar.
Saat kejadian, rumah tersebut hanya ada mertua dari pemilik rumah yang sudah berusia 85 Tahun. Kemudian anak pemilik rumah kelas enam SD dan sepupunya yang duduk di kelas 1 SMP.
Oleh pihak keluarga yang mengetahui kejadian tersebut, api baru bisa dipadamkan sekitar pukul 01.30 WIB dengan cara manual. Karena untuk ke lokasi, mobil pemadam tidak bisa masuk.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun barang-barang hanya sedikit yang dapat diselamatkan. Kerugian materi juga belum bisa ditaksir, namun untuk bangunan diperkirakan hangus sekitar 70 persen
Ditemui di rumah keluarganya, wajah Aliadi terlihat sedih dan sesekali menundukkan kepalanya.
"Saya baru tadi siang pulang dari Singkawang, karena baru tadi pagi di kasi tau sama abang saya," ujarnya kepada Tribun dengan nada sedih.
Diceritakan Aliadi, awalnya tidak ada firasat akan terjadi kebakaran tersebut. Hanya pada malam itu dirinya sudah mulai gelisah.
Karena anak paling tua bernama Susi (12) sendiri di rumah, hanya ditemani mertua dan anak abangnya.
"Saya baru berangkat ke Singkawang, istri saya ke Pontianak dengan dua anak saya. Jadi malam itu sekitar jam 8 saya telepon anak saya, tapi hp nya ndak aktif. Lalu saya telepon abang saya, minta dia cek rumah dan memastikan apakah anak saya sudah tidur," ceritanya.
Dijelaskannnya lagi, anak paling besar memang ditinggal di rumah. Karena masih kelas enam SD dan lagi ujian.
"Hp anak saya tidak aktif katanya ngedrop, karena mati lampu. Itu jak informasi yang saya dapat setelah telfon abang saya," terangnya.
Atas kejadian itu Aliadi merasa terpukul, dan belum tau langkah apa yang akan diambil.
"Kain habis semua, tidak ada yang bisa diselamatkan. Ndak tau saya mau ngapain masih binggung. Tidur jak masih ndak tau juga mau tidur di mana," ucapnya lirih.

Sumber:
http://pontianak.tribunnews.com/2017/05/17/breaking-news-rumah-aliadi-hangus-terbakar

Jumat, 12 Mei 2017

BREAKING NEWS: Mayat yang Ditemukan di Sungai Kapuas Warga Boyan Tanjung

KAPUAS HULU - Sosok mayat yang ditemukan di Pinggir Sungai Kapuas, di Desa Teluk Sindur, Kecamatan Bika Kapuas Hulu, bernama Mulyadi (40) warga Dusun Tanjung Lanyan Rt001 Rw001, Desa Sriwangi, Kecamatan Boyan Tanjung.
Mayat ditemukan pertama oleh warga setempat yaitu Nopvianto dan Sidit. Keduanya tidak sengaja menemukan ada mayat dipinggir sungai, saat mereka hendak pergi ke Danau Baru, untuk mengecek pukat, dengan menggunakan sampan, melihat ada badan tergeletak di pinggir sungai kapuas.
Kemudian mereka mendekat, dan berteriak sambil bertanya kepada warga lainnya yang sedang memindahkan sapi. Setelah itu memanggil warga sekitar untuk melihat mayat tersebut.
"Mayat itu ditemukan sekitar pukul 16.30 WIB, dan sekitar pukul 17.00 WIB anggota Polres Kapuas Hulu, dan Polsek setempat bersama warga langsung melakukan evakuasi terhadap mayat," ujar Kasat Reskrim Polres Kapuas Hulu AKP Muhammad Aminuddin , Kamis (11/5/2017).
Setelah itu, pukul 17.35 WIB mayat tersebut langsung dibawa ke Rumah Sakit Achmad Dipenogoro Putussibau.

Sumber:
http://pontianak.tribunnews.com/2017/05/11/breaking-news-mayat-yang-ditemukan-di-sungai-kapuas-warga-boyan-tanjung

Sabtu, 22 April 2017

Astaghfirullah!! Laki-laki Di Nias ini berani Menghina Nabi Muhammad

Mulutmu adalah harimaumu. Pepatah ini patut disematkan kepada Natalius Telaumbanua di Silima Banua. Pemuda asal Nias Utara, Sumatera Utara itu ditangkap polisi lantaran telah menista agama Islam, dengan menghina Nabi Muhammad SAW di akun Facebook milik kerabatnya, Hendri Agustinus Telaumbanua.

Lewat akun Facebook milik Hendri yang diketahui sudah tidak terpakai sejak Februari lalu, Natalius memposting konten hate speech yang menghina Nabi Muhammad SAW di grup Facebook "Debat Islam vs Kristen Mencari Kebenaran".

Dipimpin Kepala Subdit Cyber Crime Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri, Kombes Pol Himawan Bayu Aji, pelaku tanpa perlawanan diamankan di rumahnya di Silima Banua RT 03/RW 05, Kelurahan Silima Banua, Kecamatan Tuhemberua, Kabupaten Nias Utara, Sumatera Utara, Kamis malam (20/4).

"Tersangka dikenakan pasal 28 ayat 2 UU ITE terkait penyebaran kebencian berbasis SARA di dunia maya," kata Direktur Tindak Pidana Cyber Serse Kriminal Bareskrim Polri, Kombes Pol Fadil Imron melalui siaran elektronik, Jumat (21/4).

Selain mengamankan tersangka, polisi juga menyita barang bukti berupa satu buah handphone merek Advan S4T. Selanjutnya tersangka dibawa ke rutan Polda Metro Jaya untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut.

Hingga saat ini, pemerintah melalui pihak Siber Reserse Kriminal Polri terus melakukan pelacakan terhadap sejumlah akun media sosial yang tergolong melakukan hate speech untuk segera dilakukan penindakan sesuai ketentuan hukum yang berlaku sebagai dasar dan upaya penegakkan etika dalam beraktifitas di dunia maya. [ipk]

Sumber:
http://www.rmoljakarta.com/read/2017/04/21/46205/Penghina-Nabi-Muhammad-Diringkus-Di-Nias-

Polisi Tangkap Dua Tersangka Pencurian di Pontianak Timur, Ternyata Malingnya adalah....

PONTIANAK - Polisi dari Polsek Pontianak Timur berhasil mengamankan dua pemuda yang kuat diduga sebagai pelaku tindak pidana pencurian, yang melakukan aksi pencurian di sebuah toko di Jalan Swadaya RT 003/ RW 007, Kelurahan Tambelan Sampit, Pontianak Timur, Senin (10/4/2017) sekitar pukul 21.00 WIB.
Kapolsek Pontianak Timur, Kompol Abdul Hafidz mengungkapkan, penangkapan kedua tersangka AM (15) dan AP (18) berdasarkan laporan kepolisian yang diterima pihaknya dari korban.
"Korban atas nama Fitriadi Agustomo (36), pemilik toko di Jalan Swadaya, Kelurahan Tambelan Sampit, Pontianak Timur. Yang pertama kali diamankan adalah tersangka AM, tersangka ini masih anak dibawah umur. Barang bukti yang turut diamankan dari tersangka, yakni satu unit sepeda motor Yamaha Mio GT warna putih," ungkapnya, Jumat (21/4/2017).




Sepeda motor yang digunakan kedua tersangka sebagai sarana saat melakukan aksi pencurian setelah diamankan ke Mapolsek Pontianak Timur
Sepeda motor yang digunakan kedua tersangka sebagai sarana saat melakukan aksi pencurian setelah diamankan ke Mapolsek Pontianak Timur.

Kapolsek menguraikan kronologis aksi pencurian yang dilakukan kedua tersangka. Pada Senin (10/4) sekitar pukul 21.00 WIB, kedua tersangka sedang mengendarai sepeda motor Yamaha Mio GT warna putih.
Saat melintas di depan toko korban, kedua tersangka melihat toko milik korban dalam keadaan sepi, tak ada satu pun yang menjaga toko tersebut.
"Melihat kondisi toko yang kosong tanpa dijaga, kedua tersangka kemudian menghentikan sepeda motor yang dikendarai di depan toko tersebut. Tersangka AP langsung turun dan masuk ke dalam toko tersebut, sedangkan tersangka AM menunggu di atas sepeda motor," jelas Kapolsek.
Toko yang terlihat sepi, ternyata ada yang menjaga. Pemilik toko memergoki tersangka AP, namun tersangka AP berhasil melarikan diri, sementara tersangka AM tak sempat memacu kendaraannya untuk melarikan diri.
"Tanpa sepengetahuan tersangka AP, pemilik toko yakni Fitriadi (pelapor), memergokinya saat tengah melakukan pencurian. Namun, saat itu tersangka AP berhasil melarikan diri. Sedangkan tersangka AM, saat akan melarikan diri dapat ditangkap oleh pelapor (korban) dan langsung diamankan pelapor. Menurut keterangan pelapor, uang miliknya sebesar Rp 800 ribu dibawa kabur tersangka AP," terang Kompol Abdul Hafidz.
Atas aksi pencurian di toko miliknya tersebut, korban kemudian membawa tersangka AM ke Mapolsek Pontianak Timur, sekaligus membuat laporan kepolisian.
Setelah menerima laporan kepolisian dari korban, personel Polsek Pontianak Timur terus memburu tersangka AP yang sempat melarikan diri.
Pada Rabu (12/4), personel Polsek Pontianak Timur mendapatkan informasi dari masyarakat, bahwa tersangka AP sedang berada di Gang Daur Kencana, Jalan Tanjung Raya 1, Kelurahan Dalam Bugis, Pontianak Timur.
"Mendapatkan informasi tersebut, anggota Polsek Pontianak Timur langsung mengejar tersangka di Gang Daur Kencana, Jalan Tanjung Raya 1, dan berhasil menemukan tersangka AP. Tersangka AP langsung dibekuk dan diamankan, beserta barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp 400 ribu. Dan langsung dibawa ke Mapolsek Pontianak Timur guna proses lebih lanjut," sambung Kapolsek.
Saat diinterogasi, kedua tersangka yang merupakan warga Pontianak Timur ini, mengakui perbuatannya. Keduanya kini mendekam di sel tahanan Polsek Pontianak Timur untuk mempertanggungjawabkan aksi pencuriannya.
Sumber:
http://pontianak.tribunnews.com/2017/04/21/polisi-tangkap-dua-tersangka-pencurian-di-pontianak-timur

Selasa, 18 April 2017

BREAKING NEWS: Terjadi Kebakaran di Kom Yos Sudarso Komp UKA

PONTIANAK - Kebakaran kembali terjadi di Jl. Kom Yos Sudarso Komp UKA jalur 4 Kelurahan Sungai Beliung (Jeruju), Pontianak Barat, Selasa (18/4/2017) pukul 18.30 WIB. 

Namun kebakaran yang menghanguskan rumah warga, telah dipadamkan oleh tim pemadam kebakaran yang ada di Kota Pontianak.
Sampai berita ini diturunkan belum diketahui korban jiwa , jumlah rumah, dan  kerugian yang diderita korban. 

Senin, 10 April 2017

BREAKING NEWS: Mobil Pikap Terbalik di Husen Hamzah, Belasan Orang Masuk Rumah Sakit

PONTIANAK - Satu mobil pikap bernompol KB 8121 AI yang mengangkut satu rombongan keluarga mengalami kecelakaan lalu lintas di Jl Husen Hamzah, pal IV,  sebelum simpang Jl Tabrani Ahmad, Minggu (9/4/2017) sekitar pukul 13.00 WIB.
Akibatnya satu rombongan keluarga, yang diperkirakan berjumlah belasan orang harus dilarikan ke RS Sultan Sy Muhammad Al Kadrie.
Seorang warga tidak jauh dari lokasi insiden mengatakan sontak kaget saat mendengar suara rem mobil, dan seketika melihat pikap berwarna biru yang melaju dari arah Pontianak mengalami kecelakaan tidak jauh dari lapak jualanya.
"Saya tidak tahu persis. Cuma diperkirakan kecelakaan tunggal. Saya dengan suara rem, mobil sudah terbalik," ungkapnya.
Satu di antara keluarga dari korban insiden kecelakaan mobil pick up,di Jl Husen Hamzah PAL 4 Pontianak mengatakan, para penumpang berisi satu keluarga, yang baru pulang dari acara pernikahan.
"Dari mengantar penganten. Semuanya satu keluarga," kata Jun warga Nipah Kuning.
Ia mengatakan keponakanya bernama Amin kini masih dalam perawatan di RS Sultan Sy Muhammad Al Kadrie karena mengalami luka lecet di tubuhnya.
"Dia tidak terlalu parah. Yang parah di rujuk ke RS Antonius. Ada dua orang," ungkapnya.

sumber:

http://pontianak.tribunnews.com/2017/04/09/breaking-news-mobil-pikap-terbalik-belasan-orang-masuk-rumah-sakit
http://pontianak.tribunnews.com/2017/04/09/breaking-news-usai-hadiri-pernikahan-pikap-bawa-rombongan-keluarga-kecelakaan-di-husein-hamzah

Sabtu, 01 April 2017

Lantamal XII Pontianak Ledakkan 8 Kapal di Perairan Pulau Datok

PONTIANAK - Sebanyak 82 kapal pelaku illegal fishing dimusnahkan secara serempak di 12 lokasi berbeda di sejumlah wilayah di Indonesia, Sabtu (1/4/2017).
Delapan diantaranya ditenggelamkan oleh Lantamal XII Pontianak dengan cara diledakan di kedalaman sekitar 43 meter di perairan pulau Datu, yang berjarak kurang lebih 47Nm dari Dermaga Lantamal XII Pontianak, Kalimantan Barat, sekira pukul 15.11 WIB.
8 kapal pelaku illegal fishing asal Vietnam ditenggelamkan oleh Lantamal XII Pontianak dengan cara diledakan di perairan pulau Datu, Kalbar, Sabtu (1/4/2017) pukul 15.00 WIB
8 kapal pelaku illegal fishing asal Vietnam ditenggelamkan oleh Lantamal XII Pontianak dengan cara diledakan di perairan pulau Datu, Kalbar, Sabtu (1/4/2017) pukul 15.00 WIB.
"Untuk daya ledaknya cukup ya, yang dilaksanakan oleh prajurit kita yang sudah profesional yaitu prajurit kopaskha. Kapal-kapalnya juga sudah kita lubangi kemudian ditambah dengan beban yang kita taruh dalamnya supaya mempercepat proses penenggelamannya," Jelas Komandan Lantamal XII Pontianak, Brigjen TNI (Mar) M Hari.
8 kapal pelaku illegal fishing asal Vietnam ditenggelamkan oleh Lantamal XII Pontianak dengan cara diledakan di perairan pulau Datu, Kalbar, Sabtu (1/4/2017) pukul 15.00 WIB
8 kapal pelaku illegal fishing asal Vietnam ditenggelamkan oleh Lantamal XII Pontianak dengan cara diledakan di perairan pulau Datu, Kalbar, Sabtu (1/4/2017) pukul 15.00 WIB.
Pemusnahan delapan kapal nelayan asal Vietnam ini berdasarkan Surat Kalakhar Satgas 115 nomor B-24.14/Satgas 115/III/2017 tanggal 24 Maret 2017 tentang kegiatan pemusnahan dan penenggelaman barang bukti kapal pelaku illegal fishing serta penetapan izin pemusnahan barang bukti kapal dari ketua Pengadilan Perikanan pada Pengadilan Negeri Pontianak nomor 01 sampai dengan 8/Pen.Pid.Sus-Prk/2017/PN PTK tanggal 2 Februari 2017.
8 kapal pelaku illegal fishing asal Vietnam ditenggelamkan oleh Lantamal XII Pontianak dengan cara diledakan di perairan pulau Datu, Kalbar, Sabtu (1/4/2017) pukul 15.00 WIB
8 kapal pelaku illegal fishing asal Vietnam ditenggelamkan oleh Lantamal XII Pontianak dengan cara diledakan di perairan pulau Datu, Kalbar, Sabtu (1/4/2017) pukul 15.00 WIB
Sebanyak 8 kapal dengan Gross tonage variatif dari 29 GT sampai dengan 94 GT tersebut antara lain, BV 92455 TS Gross tonage 57, BV 4984 TS Gross tonage 58, BD 97583 TS Gross tonage 33, BV 4985 TS Gross tonage 93, BD 95377 TS Gross tonage 29, BV 92421 TS Gross tonage 75, BV 4984 TS Gross tonage 94, BD 95377 TS Gross tonage 81.
8 kapal pelaku illegal fishing asal Vietnam ditenggelamkan oleh Lantamal XII Pontianak dengan cara diledakan di perairan pulau Datu, Kalbar, Sabtu (1/4/2017) pukul 15.00 WIB
8 kapal pelaku illegal fishing asal Vietnam ditenggelamkan oleh Lantamal XII Pontianak dengan cara diledakan di perairan pulau Datu, Kalbar, Sabtu (1/4/2017) pukul 15.00 WIB.
Sedangkan pemusnahan di sebelas lokasi lainnya di Merauke 1 kapal, Sorong 1 kapal, Ambon 3 kapal, Bali 1 kapal, NAD 3 kapal, Bitung 9 kapal, Ternate 4 kapal, Tarakan 6 kapal, Belawan 7 kapal, Tarempa 10 kapal dan Natuna 29 kapal.
Sumber:
http://pontianak.tribunnews.com/2017/04/01/lantamal-xii-pontianak-ledakkan-8-kapal-di-perairan-pulau-datok

Seorang Siswa SMA Taruna Nusantara Ditemukan Tewas dengan Leher Terluka

Seorang siswa SMA Taruna Nusantara (TN) Magelang ditemukan meninggal dalam keadaaan berdarah, Jumat (31/3/2017).
Dudung Abdurrahman, kerabat korban kepada Tribunjogja.com mengungkapkan, korban atas nama Krisna Wahyu asal Jakarta. "Kejadian  tidak tahu, cuma tadi pagi kelihatan meninggal dengan kondisi berdarah," kata pria yang memajang foto profilnya mengenakan baju Mabes TNI berpangkat bintang satu ini, Jumat (31/3/2017).
Menurut Dudung, Krisna adalah siswa kelas 10 di SMA Taruna Nusantara yang lokasinya tak jauh dari Akmil Magelang.
"Keluarga belum ke sana, saya rencana jam satu ke sana, tapi anggota saya ada di sana," kata Dudung Abdurrahman.
Pantauan Tribunjogja.com, gerbang pintu masuk ke SMA dijaga sejumlah petugas dan ada beberapa tamu yang masuk ke wilayah sekolah.
Ada informasi setelah Jumat kepolisian akan merilis informasi soal temuan siswa yang meninggal di barak dengan luka tusukan benda tajam di leher.
Info awal menyebutkan, kejadian itu diketahui pukul 04.00 WIB TKP di barak G 17 komplek SMA Taruna Nusantara (TN) Mertoyudan, MagelangJawa Tengah.
Krisna Wahyu Nurachmad ditemukan meninggal oleh saksi saat akan dibangunkan menjalankan ibadah shalat Subuh.
Sumber:
http://lampung.tribunnews.com/2017/03/31/seorang-siswa-sma-taruna-nusantara-ditemukan-tewas-dengan-leher-terluka

Jumat, 31 Maret 2017

REAKING NEWS: Polisi Dibacok Dua Warga di Beting, Kepala dan Tangan Korban Luka

PONTIANAK - Anggota Polsek Pontianak menderita luka parah nyaris kristis karena cidera serius pada kepala dan tangan kanan pada Jumat (31/3/2017) dini hari di Pontianak Timur, hingga harus mendapatkan perawatan medis secara intensif.
Bripka Reza Maulana bertugas di Unit Sabhara Polsek Pontianak Utara menderita luka bacok di kepala dan tangan sekitar pukul 04.00 WIB di Tanjung Pulau Kampung Beting Gang Daboribo/Gang Stabil Kelurahan Dalam Bugis Kecamatan Pontianak Timur.
Kapolsek Pontianak Utara Kompol Ridho Hidayat membenarkan peristiwa yang dialami anggota jajaran tersebut saat ini, Bripka Reza sedang mendapatkan perawatan medis intensif di RSU St Antonius Pontianak.
"Pelaku penganiaya berjumlah dua orang yakni Deri dan Kuba warga Jl Tanjung Pulau Beting Pontianak Timur, tak butuh 24 jam saat ini keduanya sudah berhasil di ringkus jajaran Polsek Pontianak Utara gabungan Polsek Pontianak Timur didukung Unit Jatanras Satreskrim Polresta Pontianak,"kata Ridho

Sumber:
http://pontianak.tribunnews.com/2017/03/31/breaking-news-polisi-dibacok-dua-warga-beting-kepala-dan-tangan-korban-luka

Kamis, 30 Maret 2017

BREAKING NEWS: Kebakaran Hanguskan Toko Mebel di Jl Adisucipto

KUBU RAYA - Kebakaran menghanguskan sebuah rumah toko meubel Jl Adisucipto Sungai Raya, Kubu Raya, Kamis (30/3/2017) sekitar pukul 06.00 WIB pagi.
Atau tepatnya tak jauh dari Pasar Parit Baru.
Kebakaran tersebut tampak menghanguskan isi toko Sinar Raya mebel.
Sejumlah petugas damkar bahkan masih melakukan pemadaman hingga pukul 08.40. WIB.
Menurut warga dari Informasi api mulai membesar dilantai atas bangunan sekitar pukul 05.00 si uh
"Informasinya tadi api dari atas rumah," Kata seorang warga.
Kendati demikian sejumlah kendaraan masih dapat melintas meski padat merayap.
Kebakaran inipun sempat memicu kerumunan warga yang ingin melihat dari dekat. Sejumlah petugas damkar masih melakukan memadamkan barak api yang tersisa.
Tampak pula anggota kepolisian mengamankan TKP kebakaran.
Hingga berita ini diturunkan belum diketahui pasti penyebab kebakaran. Namun dipastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. (zul).
Sumber:
http://pontianak.tribunnews.com/2017/03/30/breaking-news-kebakaran-hanguskan-toko-mebel-di-jl-adisucipto

PONTIANAK NEWS: Sebelum Akhiri Hidup, Korban Diduga Makan Racun Nyamuk Baygon

PONTIANAK -  Kapolsek Pontianak Timur, Kompol Abdul Hafidz mengatakan, sebelum melakukan aksinya, mahasiswa asal Kapuas Hulu yang ditemukan tewas dengan cara gantung diri di Gang Tengkawang II No 05, Perum III, Jalan Nyi Ageng Serang, RT 02/ RW VI, Kelurahan Tanjung Hulu, Pontianak Timur, Rabu (29/3/2017) sekitar pukul 16.30 WIB menulis sebuah curahan hatinya di dalam laptop miliknya.
"Yang intinya korban sudah tidak kuat lagi menanggung beban tanggungjawab, yang diberikan oleh orangtuanya. Sebelum gantung diri, korban terlebih dahulu memakan obat nyamuk bakar merek Baygon sebanyak 1 kotak," paparnya, Rabu (29/3/2017)
Sekitar pukul 18.30 WIB, korban diturunkan dari tali gantungan dengan seizin tim Identifikasi Polresta Pontianak. Kemudian sekitar pukul 18.45 WIB, korban di evakuasi ke Biddokkes RS Bhayangkara Anton Soedjarwo, untuk dilakukan Visum et Repertum.
"Pihak keluarga korban menolak untuk diadakan otopsi dan menganggap kejadian tersebut adalah musibah. Langkah yang telah kami ambil, mengamankan TKP, mencari saksi dan bahan keterangan, mengamankan barang bukti serta memintakan hasil Visum et Repertum jenasah korban," tandas Kapolsek.
Sumber:
http://pontianak.tribunnews.com/2017/03/29/breaking-news-sebelum-akhiri-hidup-korban-diduga-makan-racun-nyamuk-baygon

Rabu, 29 Maret 2017

BREAKING NEWS: Identitas Mahasiswa yang Ditemukan Tewas Tergantung, Umur 22 Tahun

PONTIANAK - Mahasiswa yang ditemukan gantung diri di satu rumah, di Jalan Nyi Ageng Serang, Gang Tengkawang 2, Pontianak Kota, Kalimantan Barat (Kalbar), Rabu (29/3/2017) bernama Yohanes Franky Delmas.
Ia lahir di Kota Pontianak 18 Agustus 1995 silam. Artinya korban sudah berumur 22 tahun di 2017 ini.
KTP korban beralamat di Nanga Entibab, Kelurahan Desa Dangkan, Kecamatan Silat Hulu, Kabupaten Kapuas Hulu.
Identitas Kartu Tanda Penduduk Yohanes Franky Delmas
Identitas Kartu Tanda Penduduk Yohanes Franky Delmas (TRIBUN PONTIANAK/DOI)
Beberapa waktu lalu, jenazah korban telah diturunkan tim identifikasi Polresta Pontianak.
Tangisan sejumlah kerabat pun pecah.
Sumber:
http://pontianak.tribunnews.com/2017/03/29/breaking-news-identitas-mahasiswa-yang-ditemukan-tewas-tergantung-umur-22-tahun

BREAKING NEWS: Mahasiswa di Pontianak Tewas Gantung Diri, Ditemukan Adik Kandung

PONTIANAK - Seorang mahasiswa ditemukan gantung diri di Jalan Nyi Ageng Serang, Gang Tengkawang 2, Pontianak Kota, Kalimantan Barat (Kalbar), Rabu (29/3/2017).
Korban ditemukan adik kandungnya dalam kondisi tergantung sekitar pukul 16.30 WIB. Saat ini petugas identifikasi Polres sedang menuju ke Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Hingga berita diturunkan, korban masih dalam kondisi tergantung. Garis polisi pun dipasan di lokasi.

Baca Juga:

BREAKING NEWS: Identitas Mahasiswa yang Ditemukan Tewas Tergantung, Umur 22 Tahun

Sumber:
http://pontianak.tribunnews.com/2017/03/29/breaking-news-mahasiswa-ditemukan-gantung-diri

Selasa, 28 Maret 2017

BREAKING NEWS: Tepergok Hendak Mencuri di Toko Perak, Pria Ini Nyaris Dihakimi Massa

PONTIANAK - Seorang pria berinisial ID (33) nyaris dihakimi massa, usai tepergok hendak mencuri di toko perak Dewi Silver di Jalan Tanjung Raya II, Kelurahan Saigon, Pontianak Timur, Senin (27/3/2017) sekitar pukul 11.00 WIB.
Kapolsek Pontianak Timur, Kompol Abdul Hafidz mengungkapkan, personel Polsek Pontianak Timur mengamankan tersangka ID, atas dugaan sebagai pelaku tindak pidana pencurian di toko perak Dewi Silver.
Kompol Abdul Hafidz kemudian menguraikan kronologis aksi pencurian yang dilakukan tersangka ID.
Pada Senin (27/3/2017) sekitar pukul 11.00, saat korban tengah berada di dapur, korban mendengar suara pintu depan toko terbuka. Mendengar suara tersebut, korban kemudian langsung keluar, dan melihat tersangka sudah mengambil satu unit handphone yang berada di atas dispenser.
"Pelaku menoleh melihat korban datang, karena ketahuan, tersangka langsung melarikan diri dan meletakkan handphone yang hendak dicuri tersebut di atas etalase perhiasan perak," ungkapnya, Selasa (28/3/2017).
Sumber:
http://pontianak.tribunnews.com/2017/03/28/breaking-news-tepergok-hendak-mencuri-di-toko-perak-pria-ini-nyaris-dihakimi-massa

BREAKING NEWS: Kabar Duka di Dunia Hiburan, Komedian Eko Dj Meninggal Dunia


Kabar duka kembali menyelimuti dunia hiburan tanah air. Kali ini berita duka tersebut datang dari komedian senior Eko DJ. Anggota grup lawak Srimulat ini meninggal di usia 65 tahun pada hari Senin (27/3/2017) malam.
Eko Dj merupakan seorang komedian sekaligus aktor. Namanya semakin dikenal luas berkat aktingnya saat membintangi sinetron Jinny Oh Jinny pada tahun 1997 sebagai Pak Baroto.
Dilansir dari Warta Kota TribunNews.com, Eko Dj menghembuskan nafas terakhirnya karena menderita penyakit gagal ginjal.
Pelawak Eko DJ meninggal dunia di kediamannya di kawasan Pondok Kelapa, Jakarta Timur, Senin (27/3/2017) malam.
Tak hanya dunia hiburan saja yang berduka, para netizen pun turut merasa kehilangan sosok Eko Dj.
Hal tersebut diketahui berdasarkan pantauan TribunStyle.com dalam akun Instagram Lambe Turah.
Selasa (28/3/2017) akun gosip di salah satu sosial media ini mengungkapkan ucapan belasungkawa atas meninggalnya komedia senior tersebut.
(Instagram/lambe_turah)
"Innalillahiwainnailaihirojiun...Selamat jalan om Eko Dj semoga arwah beliau dtempatkan bersama hamba Allah yg beriman aamminn...al fatihah," tulis akun tersebut.
Tak sedikit netizen yang mengucapkan belasungkawa dan merasa kehilangan.
@maharanishalviaa, "Yaallah pak baroto,innalillahi wainna ilaihi raji'un."
@annist_tyasInna, "illahi wainnaillahirajiun, selamat jalan Pak Bos Baroto."
@nirmalapermadanii, "Selamat jalan bapaa ekoooo .. terimakasih sudah menghibur saya saat saya masih kecilll dijinny oh jinny tontonan fav saya jaman duluuu."
Sebelum meninggal, Eko DJ juga sempat menderita diabetes.
Kondisi itulah yang membuat dirinya harus cuci darah akibat penyakit jantung dan gagal ginjal.
Sumber:
http://pontianak.tribunnews.com/2017/03/28/kabar-duka-di-dunia-hiburan-komedian-eko-dj-meninggal-dunia?page=2

Mahasiswi Hamil 7 Bulan Tewas Mengenaskan di Tangan Pacarnya, Jasad Dibuang

KULONPROGO - Tega benar Sunarto (21), warga Dusun Balak, Desa Pendoworejo, Kecamatan Girimulyo.
Ia tega membunuh kekasihnya, RA (20) yang tengah hamil tua dan membuang jasadnya di parit begitu saja.
Sang kekasih, RA berstatus mahasiswi semester 4 AMIKOM Yogyakarta.
Tindak kriminal itu terungkap, Sabtu (25/3/2017) lalu, ketika warga Dusun Kamal, Pendoworejo menemukan sesosok mayat perempuan tanpa identitas tergeletak di parit irigasi setempat.
Beberapa jam sebelumnya, ditemukan juga sepeda motor matik warna putih bernomor polisi AB 6549 EG di wilayah Nanggulan yang berjarak sekitar tiga kilometer dari lokasi penemuan mayat korban.
Polisi yang mendapat laporan penemuan mayat ini langsung melakukan olah tempat kejadian perkara dan pendalaman.
Hasilnya, mayat perempuan itu akhirnya teridentifikasi sebagai RA yang masih berstatus mahasiswi semester 4 AMIKOM Yogyakarta.
Warga Tamantirto, Kasihan, Bantul itu juga merupakan pemilik sepeda motor tersebut berdasar pengecekan database kendaraan di SAMSAT oleh petugas.
Pihak kepolisian lalu menelusuri riwayat korban hingga akhirnya berhasil mengidentifikasi pelaku yang tak lain adalah kekasihnya sendiri yakni Sunarto.
Tak butuh waktu lama, Sunarto yang bekerja sebagai karyawan sebuah rumah makan di Yogyakarta itu akhirnya dicokok polisi di rumahnya pada Minggu (26/3/2017).
Pengakuan tersangka di depan petugas, tersangka mengajak korban berkencan dan berkeliling wilayah Girimulyo pada Jumat (24/3/2017)
Sesampainya di Dusun Kamal, Sunarto langsung mencekik korban hingga tewas karena kehabisan nafas. Jasad korban lantas dibuang ke parit.
“Setelah didalami, motif tersangka adalah karena kalut setelah terus didesak korban untuk menggugurkan kandungannya. Korban sudah mengajukan permintaan itu sejak umur kandungan dua bulan. Terakhir, korban mengulang permintaannya di hari kejadian,” kata Kapolres Kulonprogo, AKBP Irfan Rifai.
Tersangka sebetulnya sudah berniat menikahi korban.
Hanya saja, keluarga korban tidak merestui hubungan keduanya sehingga korban terus meminta Sunarto untuk menggugurkan janin di rahimnya.
Pun korban saat itu beralasan malu telah hamil di luar nikah namun masih harus berkuliah.
Karena itulah, korban terus memaksa tersangka agar kandungannya digugurkan.
Irfan mengatakan, diduga karena terus didesak kekasihnya, Sunarto menjadi kalut dan gelap mata hingga muncul niat untuk menghabisi nyawa kekasihnya sendiri.
Tersangka diamankan di Mapolres Kulonprogo.
Petugas juga mengamankan barang bukti sepeda motor dan pakaian korban. Polisi masih terus mendalami kasus ini dan menghimpun keterangan dari pelaku dan para saksi.
“Tersangka kami kenakan dengan pasal berlapis sesuai peraturan di KUHP tentang pembunuhan berencana,” kata Irfan.
Sementara itu, Sunarto mengaku sudah berpacaran dengan korban sejak tiga tahun terakhir dan sudah mengenal dekat keluarga kekasihnya.
Namun, karena hamil di luar nikah, niat baiknya tak bergayung sambut. Pihak keluarga tak merestui hubungan itu meski Sunarto sudah mengutarakan ingin menikahi RA.
Di sisi lain, karena adanya penolakan dari keluarga, RA juga terus berupaya menggugurkan kandungan dan menuntut Sunarto untuk mengiyakan permintaannya.
Tak jarang, keduanya selalu terlibat cekcok akibat permasalahan itu.
Setiap kali bertemu, RA selalu meminta Sunarto bertanggungjawab menggugurkan janin di perutnya.
Setidaknya, tiga kali sudah RA meminta pertanggungjawaban kepada Sunarto, yakni sejak trimester pertama kehamilannya atau pada usia dua bulan dan kembali diulangi pada beberapa bulan setelahnya.
Pada akhir pekan kelabu itu, keduanya kembali bertemu di Kulonprogo. RA mendatanginya dan kembali mengajukan permintaan yang sama.Sunarto pusing bukan kepalang dengan keinginan kekasihnya itu dan kehilangan akal sehatnya. Karena terus didesak, ia pun menjadi kalap dan nekat menghabisi nyawa kekasihnya.
Saat itu, menurut Sunarto, RA sempat berontak melawan dan memukul kepalanya dua kali namun kalah tenaga karena kehabisan nafas.
“Saat kedua kalinya memukul, dia sudah lemas. Saya terus mencekiknya sampai tak bergerak lagi. Setelah itu, tubuhnya saya sembunyikan di parit,” kata Sunarto.
Dalam keterangan Kapolres, disebutkan bahwa korban saat ditemukan dalam keadaan setengah telanjang dan pakaiannya tergeletak beberapa meter di tepi parit.
Diduga, tubuh korban sempat terkena arus air parit dan membuat pakaiannya terlepas. Apalagi, menurut pengakuan tersangka, kondisi korban masih berpakaian lengkap dan utuh saat ditinggalkannya di dalam parit.
"Waktu sama saya masih berpakaian lengkap. Masih pakai celana, kaos, jaket, dan sepatu," imbuh Sunarto. 
Sumber:(tribunjogja.com)

BREAKING NEWS: Sambaran Petir Diduga Bermula dari Perangkat Radio di Pondok

MEMPAWAH - Tiga orang warga Desa Sambora, Kecamatan Toho, Kabupaten Mempawah dikabarkan tewas tersambar petir saat berteduh di sawah mereka, di Desa Salatiga, Kecamatan Mandor, Kabupaten Landak, Minggu (26/3/2017).
Kabar duka tersebut dibenarkan Kades Sambora, Efendi,  Senin (27/3/2017).
"Benar itu, tiga warga meninggal tersambar petir. Mereka satu keluarga semua, kejadiannya di pondok sawah di Desa Salatiga Kecamatan Mandor," ujar Efendi.
Menurut dia, tak berapa lama tiba-tiba terjadi petir yang menyambar pondok di tempat mereka berteduh.
Seketika 3 anggota keluarga yang terdiri dari Slamet, dan putrinya Melodi serta tetangga mereka Wiji tewas di tempat.
"Dolin juga sempat pingsan, dan dibawa kerumah sakit Mempawah, tapi tadi sudah dibawa pulang," katanya.
Ketiga  korban meninggal lainnya sudah dikebumikan Senin pagi.  "Tadi sudah dikebumikan, sebelumnya mereka dishalatkan di Mesjid terdekat," tambahnya.
Efendi menuturkan diduga penyebab sambaran petir adalah perangkat radio yang terdapat di pondok mereka saat kejadian.
"Infonya seperti itu, ada radio di pondok di sawah itu," ujarnya.

Sumer:
http://pontianak.tribunnews.com/2017/03/27/breaking-news-sambaran-petir-diduga-perangkat-radio-di-pondok

BREAKING NEWS: Sekeluarga Tewas Disambar Petir di KalBar

MEMPAWAH  - Tiga  warga Desa Sambora, Kecamatan Toho, Kabupaten Mempawah dikabarkan tewas disambar petir saat berteduh di kawasan sawah mereka di Desa Salatiga, Kecamatan Mandor, Kabupaten Landak, Minggu (26/3/2017).
"Benar, tiga warga Desa Sambora meninggal disambar petir. Ketiganya satu keluarga, kejadiannya di pondok sawah di Desa Salatiga, Kecamatan Mandor, Landak," kata Kepala Desa (Kades) Sambora, Efendi,  Senin (27/3/2017).
Ia mengatakan kejadian tersebut berlangsung singkat, satu keluarga tersebut melakukan aktivitas seperti biasa di sawah.
Tak lama kemudian tiba-tiba hujan. Mereka di antaranya 5 anggota keluarga Slamet dan istrinya dan anaknya yang masih kecil, kemudian Dolin yang merupakan mertua Slamet dan istrinya serta tetangga mereka satu orang berteduh ke dalam pondok di sawah bernama Wiji.
"Mereka berenam ke sawah, karena di sawah itu ada pondok, maka mereka berteduh di situ," katanya.
Sumber:
http://pontianak.tribunnews.com/2017/03/27/breaking-news-tiga-warga-sambora-meninggal-disambar-petir

Senin, 27 Maret 2017

Beredar di Medsos, Sepasang Remaja Mesum di Masjid

KETAPANG - Sepasang remaja diduga mesum di lokasi Masjid Agung Al-Ikhlas Ketapang bahkan di depan teman-temannya. Perbuatan tak pantas itu kemudian beredar di kalangan masyarakat khususnya di media sosial (Medsos). Di antaranya yang dipostingkan oleh pemilik akun facebook Zunaidi Nawawi Tuan-tuan.
"Nauzubillah summanauzubillah mizalik..Ni yang dak senonoh keragam anak biak Kabupaten Ketapang yang tah menganut paham hidup dari mane. (Nauzubillah summanauzubillah mizalik. Ini yang tidak senonoh perbuatan anak remaja Ketapang yang entah menganut paham dari mana)," kata pemilik akun facebook Zunaidi dalam diposting, Minggu (26/3/2017) pukul 23.36 WIB.
Zunaidi menegaskan bahwa perbuatan sekelompok remaja tersebut mencederai marwah Masjid Agung Al-Ikhlas Ketapang.
Padahal menurutnya masjid tersebut menjadi tempat wisata religius dan bukan dijadikan tempat berbuat maksiat.
"Ini menciderai marwah tempat ibadah Masjid Agung Al-Ikhlas Ketapang. Seharusnya jadi wisata relegius bukan hal- hal maksiat," tegasnya.
Ia berharap sekolompok remaja tersebut agar dibina oleh orang tua, guru, ulama dan tokoh masyarakat.
"Ini Gengs anak-anak baju putih-putih mohon binaan orang tua, guru, ulama, tokoh masyarakat. Teman- teman udah datangin pada bubar. Bagus hadiri majelis pengajian atau shalat dan itikaf di masjidnya," sarannya. 
Sumber:
http://pontianak.tribunnews.com/2017/03/27/beredar-di-medsos-sepasang-remaja-mesum-di-masjid