Tampilkan postingan dengan label amalan sunnah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label amalan sunnah. Tampilkan semua postingan

Rabu, 22 Juni 2016

APA YANG RASULLAH KERJAKAN DI 10 AKHIR RAMADHAN? - PI


Bulan Ramadhan merupakan momentum peningkatan kebaikan bagi orang-orang yang bertaqwa dan ladang amal bagi orang-orang shaleh. Terutama, sepuluh hari terakhir Ramadhan. Sebagian ulama kita membagi bulan ini dengan tiga fase: fase pertama sepuluh hari awal Ramadhan sebagai fase rahmat, sepuluh di tengahnya sebagai fase maghfirah dan sepuluh akhirnya sebagai fase pembebasan dari api neraka. Sebagaimana diriwayatkan oleh sahabat Salman Al Farisi: �Adalah bulan Ramadhan, awalnya rahmat, pertengahannya maghfirah dan akhirnya pembebasan dari api neraka.�

Dari ummul mukminin, Aisyah ra., menceritakan tentang kondisi Nabi saw. ketika memasuki sepuluh hari terakhir Ramadhan: �Beliau jika memasuki sepuluh hari terkahir Ramadhan, mengencangkan ikat pinggang, menghidupkan malamnya dan membangunkan keluarganya.�

Apa rahasia perhatian lebih beliau terhadap sepuluh hari terakhir Ramadhan? Paling tidak ada dua sebab utama:

Sebab pertama, karena sepuluh terkahir ini merupakan penutupan bulan Ramadhan, sedangkan amal perbuatan itu tergantung pada penutupannnya atau akhirnya. Rasulullah saw. berdo�a:

 

�????? ???? ??? ???? ???? ???? ???? ?????? ???? ????? ??? ?????�

�Ya Allah, jadikan sebaik-baik umurku adalah penghujungnya. Dan jadikan sebaik-baik amalku adalah pamungkasnya. Dan jadikan sebaik-baik hari-hariku adalah hari di mana saya berjumpa dengan-Mu Kelak.�

Jadi, yang penting adalah hendaknya setiap manusia meangakhiri hidupnya atau perbuatannya dengan kebaikan. Karena boleh jadi ada orang yang jejak hidupnya melakukan sebagian kebaikan, namun ia memilih mengakhiri hidupnya dengan kejelekan. Sepuluh akhir Ramadhan merupakan pamungkas bulan ini, sehingga hendaknya setiap manusia mengakhiri Ramadhan dengan kebaikan, yaitu dengan mencurahkan daya dan upaya untuk meningkatkan amaliyah ibadah di sepanjang sepuluh hari akhir Ramadhan ini.

Sebab kedua, karena dalam sepuluh hari terakhir Ramadhan di duga turunnya lailatul qadar, karena lailatul qadar bisa juga turun pada bulan Ramadhan secara keseluruhan, sesuai dengan firman Allah swt.

 

??? ??????? ?? ???? ?????
Sesungguhnya Kami telah turunkan Al Qur�an pada malam kemulyaan.�

Allah swt. juga berfirman:
??? ????? ???? ???? ??? ?????? ??? ????? ?????? ?? ????? ????????

�Bulan Ramadhan,adalah bulan diturunkan di dalamnya Al Qur�an, sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan dari petunjuk dan pembeda -antara yang hak dan yang batil-.�

Dalam hadits disebutkan: �Telah datang kepada kalian bulan Ramadhan, bulan di dalamnya ada lailatul qadar, malam lebih baik dari seribu bulan. Barangsiapa diharamkan darinya maka ia diharamkan mendapatkan kebaikan seluruhnya. Dan tidak diharamkan kebaikannya kecuali ia benar-benar terhalang -mahrum-.�

Al qur�an dan hadits sahih menunjukkan bahwa lailatul qadar itu turun di bulan Ramadhan. Dan boleh jadi di sepanjang bulan Ramadhan semua, lebih lagi di sepuluh terakhir Ramadhan. Sebagaimana sabda Nabi saw.:

�???????? ?? ????? ??????? ?? ?????�.
�Carilah lailatul qadar di sepuluh terakhir Ramadhan.�

Pertanyaan berikutnya, apakah lailatul qadar di seluruh sepuluh akhir Ramadhan atau di bilangan ganjilnya saja? Banyak hadits yang menerangkan lailatul qadar berada di sepuluh hari terakhir. Dan juga banyak hadits yang menerangkan lailatul qadar ada di bilangan ganjil akhir Ramadhan. Rasulullah saw. bersabda:

�???????? ?? ????? ??????? ??? ???????�
�Carilah lailatul qadar di sepuluh hari terakhir dan di bilangan ganjil.�
�?? ???? ??? ??? ?????�
�Sesungguhnya Allah ganjil, menyukai bilangan ganjil.�

Oleh karena itu, kita rebut lailatul qadar di sepuluh hari terakhir Ramadhan, baik di bilangan ganjilnya atau di bilangan genapnya. Karena tidak ada konsensus atau ijma� tentang kapan turunya lailatul qadar. Di kalangan umat muslim masyhur bahwa lailatul qadar itu turun pada tanggal 27 Ramadhan, sebagaimana pendapat Ibnu Abbas, Ubai bin Ka�ab dan Ibnu Umar radhiyallahu anhum. Akan tetapi sekali lagi tidak ada konsensus pastinya.
Sehingga imam Ibnu Hajar dalam kitab �Fathul Bari� menyebutkan, �Paling tidak ada 39 pendapat berbeda tentang kapan lailatul qadar.�

Ada yang berpendapat ia turun di malam dua puluh satu, ada yang berpendapat malam dua puluh tiga, dua puluh lima, bahkan ada yang berpendapat tidak tertentu. Ada yang berpendapat lailatul qadar pindah-pindah atau ganti-ganti, pendapat lain lailatul qadar ada di sepanjang tahun. Dan pendapat lainnya yang berbeda-beda. Untuk lebih hati-hati dan antisipasi, hendaknya setiap manusia menghidupkan sepuluh hari akhir Ramadhan.

Apa yang disunnahkan untuk dikerjakan pada sepuluh hari akhir Ramadhan?
Adalah qiyamullail, sebelumnya didahului dengan shalat tarawih dengan khusyu�. Qira�atul qur�an, dzikir kepada Allah, seperti tasbih, tahlil, tahmid dan takbir, istighfar, do�a, shalawat atas nabi dan melaksanakan kebaikan-kebaikan yang lainnya. Lebih khusus memperbanyak do�a yang ma�tsur:

?????? ????????? ?????? ??????? ??????? ??????? : ????? : ??? ??????? ??????? ? ????????? ??? ??????? ????? ???????? ???????? ????????? ? ??? ??????? ?????? ? ????? : ?????? : ?????????? ????? ??????? ??????? ????????? ??????? ??????

Seperti yang diriwayatkan oleh Aisyah, bahwa beliau berkata: �Saya berkata: Wahai Rasul, apa pendapatmu jika aku mengetahui bahwa malam ini adalah lailatul qadar, apa yang harus aku kerjakan? Nabi bersabda: �Ucapkanlah: �Allahumma innaka afuwwun tuhibbul afwa fa�fu �anni.� (Ya Allah, Engkau Dzat Pengampun, Engkau mencintai orang yang meminta maaf, maka ampunilah saya.�(Ahmad dan disahihkan oleh Al-Albani)

Patut kita renungkan, wahai saudaraku muslim-muslimah: �Laa takuunuu Ramadhaniyyan, walaakin kuunuu Rabbaniyyan. Janganlah kita menjadi hamba Ramadhan, tapi jadilah hamba Tuhan.� Karena ada sebagian manusia yang menyibukkan diri di bulan Ramadhan dengan keta�atan dan qiraatul Qur�an, kemudian ia meninggalkan itu semua bersamaan berlalunya Ramadhan. Kami katakan kepadanya: �Barangsiapa menyembah Ramadhan, maka Ramadhan telah mati. Namun barangsiapa yang menyembah Allah, maka Allah tetap hidup dan tidak akan pernah mati.�

Allah cinta agar manusia ta�at sepanjang zaman, sebagaimana Allah murka terhadap orang yang bermaksiat di sepanjang waktu. Dan karena kita ingin mengambil bekalan sebanyak mungkin di satu bulan ini, untuk mengarungi sebelas bulan selainnya. Semoga Allah swt. menerima amal kebaikan kita. Amin

???? ???? ??? ????? ???? ???????.



Sumber: http://www.dakwatuna.com

Rabu, 15 Juni 2016

PERHATIKAN 3 HAL PENTING INI SELAMA SAHUR "JANGAN SALAH PERSEPSI" - PI


Menjalani rutinitas di bulan puasa tentu dibutuhkan nutrisi penunjang agar tubuh tetap bugar dan tidak lemas setiap harinya. Seorang ahli gizi yang juga seorang muslim di Amerika Serikat, Nour Zibdeh memberikan tips secara rinci tentang apa saja yang harus dimakan dan diminum terutama saat sahur agar tubuh tetap sehat dan berenergi selama bulan Ramadhan ini.

Dilansir Buzzfeed, ada tiga hal penting yang harus diperhatikan dalam mengonsumsi makanan dan minuman di waktu sahur. Apa saja?

1. Sebenarnya Anda tidak benar-benar membutuhkan makanan sebanyak yang Anda pikirkan

Pada dasarnya tidak ada aturan universal tentang berapa banyak makanan yang harus dikonsumsi karena kebutuhan kalori tergantung pada masing-masing individu. �Itu cukup sulit untuk makan banyak makanan saat pukul 03.00 dan tubuh Anda hanya dapat memproses makanan satu kali. Jika Anda makan sebanyak 400�1.000 kalori pada saat sahur, maka setelah 6�8 jam perut Anda akan kosong dan tubuh akan merasa lapar,� tutur Zibdeh yang sekaligus menyimpulkan bahwa tidak perlu berlebihan dan terlalu banyak mengonsumsi makanan saat sahur.

2. Idealnya, makanan Anda harus 40�50% karbohidrat, 25�30% protein, dan lemak 25�30%

Protein dan lemak akan membantu Anda tetap kenyang lebih lama, sementara karbohidrat merupakan sumber energi yang baik, dan karbohidrat tertentu adalah sumber serat yang baik. Namun And aharus pintar dalam memilih karbohidrat yang Anda konsumsi agar tidak membuat tubuh lemas dan mengantuk saat beraktivitas di pagi hari. Zibdeh merekomendasikan makanan yang tinggi serat, karbohidrat yang tidak melalui banyak proses, seperti oatmeal dan ubi jalar.

3. Selalu minum dua gelas air bersama dengan makanan Anda

Zibdeh mengatakan bahwa minum adalah hal yang sangat penting dilakukan saat sahur, tapi jika Anda memilih jus sebagai minuman sahur Anda, itu bukanlah pilihan terbaik karena kandungan gula yang cukup banyak di dalamnya. Selain jangan lupa untuk meminum dua gelas penuh air, ada baiknya untuk mengonsumsi buah dan sayuran segar yang mengandung air seperti semangka, mentimun, tomat, dan jeruk.

KEUTAMAAN 10 HARI KEDUA RAMADHAN - PI


Banyak kaum muslimin yang tidak mengetahui keutamaan dan hikmah 10 hari kedua Bulan Ramadan. Nabi Muhammad SAW menginformasikan di 10 hari kedua Ramadan, supaya kita mengejar ampunan (maghfirah) Allah SWT.  Maghfirah itu diberikan khusus di waktu tersebut demi keselamatan orang yang berpuasa dari dosa-dosa yang telah dilakukannya sebagai bentuk kasih sayang Allah. Maka, sungguh merugi  kepada mereka yang hingga memasuki sisa waktu terakhir di 10 hari kedua Ramadan, tidak memiliki keinginan kuat menyambut tawaran ampunan Allah. Merugi jika kita tetap asyik dalam kehidupan dunia yang penuh tipu daya. Seyogyanya kita harus khawatir terhadap siksaan Allah kelak di akhirat. Bahkan di saat kita masih di dunia pun, kita telah merasakan ketersiksaan dengan merasakan hidup yang resah dan gelisah jauh dari Allah.

Tanpa disadari, kita masih salah dalam meletakkan diri. Mestinya kita harus sadari bahwa kebahagiaan itu terdapat dari Allah semata. Jika jauh dari Allah, otomatis akan jauh dari kebahagiaan. Sebaliknya, jika kita dekat Allah, maka hidup akan bahagia. Dan, yang perlu ditekankan bahwa  yang membuat kita jauh dari Allah adalah, akibat dosa-dosa yang kita lakukan selama ini.  Alquran menghendaki kita senantiasa berusaha memperoleh ampunan Allah.

Di dalam Surah Ali `Imran: 133 dijelaskan,  "..dan bersegeralah kamu menuju ampunan (maghfiroh) Tuhanmu."  Namun, bagaimana caranya kita terbebas dari dosa yang telah kita lakukan? Bukankah kita sendiri yang telah menyadari bahwa dengan adanya kesalahan berbuat dosa akan membuat hidup menjadi tidak tenteram?

Mungkin inilah kaitannya kenapa di Bulan Ramadan, Allah begitu sayang kepada hamba-Nya yang berpuasa untuk memberikan ampunan. Karena seorang yang berpuasa, tentunya dituntut menjalankan ibadah puasa murni untuk mencapai ridho Allah. Di dalam hadist yang masyhur dinyatakan bahwa, "Puasa itu hanyalah untuk-Ku (Allah), maka Aku-lah yang akan membalas ibadah puasanya." Di saat menjalankan ibadah puasa itulah sebaiknya kita memohon ampun (istighfar) dengan sungguh-sungguh atas kesalahan yang telah kita lakukan, supaya Allah mengampuni dosa-dosa kita. Rasulullah SAW bersabda, "Ikutilah segera perbuatan dosamu dengan perbuatan baik, niscaya perbuatan baik akan menghapus perbuatan dosamu. Bergaullah dengan manusia dengan akhlak yang mulia."

Yang perlu digarisbawahi, makna menghapus di sini tidak dengan serta merta dapat menghilangkan dosa tanpa bekas. Catatan dosa tak akan pernah dihapus oleh malaikat pencatat amal. Karena malaikat Raqib dan Atid memerlukan catatan amal sebagai laporan sejarah perjalanan hidup kita. Kemudian, kepada Allah catatan amal itu dilaporkan saat yaumul mizan (hari penimbangan amal), sehingga sampai saat ini, catatan dosa masih tetap utuh. Permintaan istighfar kita dimasukkan dalam bagian catatan amal shalih (kebaikan). Dengan kata lain, apabila bobot amal shalihnya (kebaikan ) melebihi kadar keburukannyanya, maka sang pendosa akan dihapuskan dari dosa-dosa dan kesalahan-kesalahan yang telah dilakukannya (mendapatkan maghfiroh).

Selanjutnya, yang perlu diketahui,  menurut Imam Al Ghozali, makna istighfar bukan sekadar berarti "Maha Pengampunan Dosa." Karena, makna aslinya adalah Maha Menutupi. Dengan nama-Nya, Allah akan menutupi hal-hal yang buruk dalam diri kita dengan sesuatu yang baik, sehingga kita akan terlihat indah karena diselimuti istighfar yang kita mohonkan kepada Allah. "Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampunan atas dosa-dosa mereka. Dan, siapa lagi yang mengampuni dosa selain Allah? Dan, mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui." Mereka itu balasannya ialah ampunan dari Tuhan mereka dan surga-surga yang di dalamnya mengalir sungai-sungai, sedang mereka kekal di dalamnya. Dan, itulah sebaik-baiknya pahala bagi orang-orang yang beramal." (QS. Ali `Imron: 135-136).

sumber : Tribunnews. ramadhan

Kamis, 09 Juni 2016

Keutamaan Mengkhatamkan Al-Quran Di Bulan Ramadhan - PI


Bulan Ramadhan adalah bulan yang mulia dan banyak berkahnya. Setiap muslim pasti sering mendengar bahwa bulan Ramadhan adalah bulannya Al-Quran. Karena memang sangat banyak sekali dalil yang menunjukkan hal ini.  Allah Ta�ala berfirman,

?????? ????????? ??????? ??????? ????? ???????????? ????? ?????????? ???????????? ???? ???????? ??????????????
(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al-Qur�an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang batil)� QS. (Al Baqarah : 185)
Sedangkan keutamaan membaca Al-Quran sangat banyak dijelaskan, salah satunya adalah Sabda Rasulullah Shallallahu �alaihi wa salam,
???? ?????? ??????? ???? ??????? ??????? ?????? ???? ???????? ????????????? ???????? ???????????? ??? ??????? ??? ????? ???????? ?????? ?????? ??????? ?????? ??????? ??????
Siapa yang membaca satu huruf dari Al Quran maka baginya satu kebaikan dengan bacaan tersebut, satu kebaikan dilipatkan menjadi 10 kebaikan semisalnya dan aku tidak mengatakan �alif lam mim� satu huruf akan tetapi Alif satu huruf, Laam satu huruf dan Miim satu huruf� ( HR. Tirmidzi dan dishahihkan di dalam kitab Shahih Al Jami�, no. 6469)
Begitu juga Sabda beliau,
???? ?????? ????????? ????? ??? ???????? ?????? ???? ??????? ????????
Siapa yang membaca 100 ayat pada suatu malam dituliskan baginya pahala shalat sepanjang malam� ( HR. Ahmad dan dishahihkan di dalam kitab Shahih Al Jami�, no. 6468)

Keutamaan mengkhatamkan Al-Quran di Bulan Ramadhan

Hal Ini dicontohkan langsung oleh Nabi Shallallahu �alaihi wa salam. Dari Abu Hurairahradhiallahu �anhu,
?? ????? ??? ?????? ????? ?????????? ?????? ??????? ???????? ????????? ?????????? ????? ????? ??????? ? ?????? ???????? ??????????? ??? ???????? ??????? ?????? ???
Dahulu Jibril mendatangi dan mengajarkan Al-Qur�an kepada Nabi shalallahu �alayhi wa sallam setiap tahun sekali (pada bulan ramadhan). Pada tahun wafatnya Rasulullah shalallahu �alayi wasallam Jibril mendatangi dan mengajarkan Al-Qur�an kepada beliau sebanyak dua kali (untuk mengokohkan dan memantapkannya)� ( HR. Bukhari no. 4614)
Ibnu Atsir rahimahullah menjelaskan,
?? ??? ?????? ???? ?? ??? ?? ??????
�yaitu mempelajari (mudarasah) semua ayat Al-Quran yang turun� ( Al-Jami� fi Gharib Hadits,4/64).

Hendaknya shalat Tarawih mengkhatamkan Al-Quran di bulan Ramadhan

Praktek shalat tawarih dengan target mengkhatamkan Al-Quran selama bulan Ramadhan adalah perbuatan yang sangat baik. Satu malam shalat tarawih yang di baca satu juz. Syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahullah berkata,
????? ?? ???? ?? ??? ?? ????? ?????? ????? ?? ?????? ??? ??????? ?? ????? ??? ?? ??? ????????? ??? ?? ??? ????? ??? ?? ???? ??????? ????? ??? ?????? ???? ???? ???? ??? ??? ????? ?? ???? ??? ??????? ???? ?? ??? ??? ????? ?? ???? ???? ?????? ???? ???? ??? ??? ????? ??? ???? ??? ????? ?? ??????? ??? ????? ?????? ??????????? ?? ???? ??? ?????? ???? ?? ?????? ??????
�dipahami dari (hadits) tersebut, bahwa Imam membaca Al-Quran seluruhnya (sampai khatam) bersama jamaah pada Bulan Ramadhan termasuk dalam mudarasah ini (yaitu mudarasah Nabi Shallallahu �alaihi wa salam bersama malaikat Jibril alaihissalam). Oleh karena itu Imam Ahmad rahimahullah suka terhadap Imam yang mengkhatamkan Al-Quran. Ini merupakan amal para salaf yaitu mendengarkan Al-Quran seluruhnya.
Akan tetapi hal ini bukan kewajiban, agar supaya bersegera dan tidak membaca secara perlahan-lahan. Ia tidak mencari kekhusyu�an dan tuma�ninah. Bahkan mencari hal ini (khusyu� dan tuma�ninah) lebih utama daripada perhatian terhadap mengkhatamkan� (Majmu� Fatawa bin Baz 15/324, Asy Syamilah)
Dan mengkhatamkan Al-Quran selama bulan Ramadhan bukanlah kewajiban, syaikh Al-�Utsaimin rahimahullah berkata,
??? ?????? ?? ????? ?????? ??? ???? ???? ? ???? ????? ??????? ?? ????? ?? ???? ?? ????? ??????
�Mengkhatamkan Al-Quran di bulan Ramadhan bagi orang yang berpuasa bukanlah perkara yang wajib. Akan tetapi sebaiknya seseorang memperbanyak membaca Al-Quran di bulan Ramadhan� (Majmu� Fatawa wa Rasail 20/516)
Penyusun: dr. Raehanul Bahraen

Artikel www.muslim.or.id

15 KEUTAMAAN MEMBACA AL-QURAN, SEMOGA MENJADI INSPIRASI DAN MOTIVASI KITA BERAMAL - PI


Bulan Ramadhan adalah bulan Alquran, maka dari itu hendaknya seorang muslim memberikan porsi perhatian yang lebih terhadap Alquran di bulan ini. Mengenai keutamaan membaca Alquran Allah Subhaanahu wa Ta�aala berfirman:

�Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah dan mendirikan shalat dan menafkahkan sebagian dari rezeki yang Kami berikan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi, Agar Allah menyempurnakan kepada mereka pahala mereka dan menambah kepada mereka dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri.� (QS. Faathir: 29-30)
Syaikh Ibnu �Utsaimin menjelaskan bahwa membaca kitab Allah ada dua macam:
Pertama, membaca hukmiyyah, yakni membenarkan berita-berita yang ada dan melaksanakan hukumnya dengan menjalankan perintahnya dan menjauhi larangannya.
Kedua, membaca lafzhiyyah, yakni membaca lafaznya. Telah datang nash-nash yang cukup banyak menerangkan tentang keutamaannya, baik membaca secara umum isi Alquran, surat tertentu maupun ayat tertentu (lih. Majaalis Syahri Ramadhan, tentang Fadhlu tilaawatil Qur�aan).

Keutamaan Membaca Alquran

Berikut ini akan kami sebutkan keutamaan membaca Alquran:
1. Sebaik-baik manusia adalah orang yang belajar Alquran dan mengajarkannya.
Rasulullah shallallahu �alaihi wa sallam bersabda:
?????????? ???? ????????? ?????????? ??????????
Sebaik-baik kamu adalah orang yang belajar Alquran dan mengajarkannya.� (HR. Bukhari)
Hal itu dikarenakan Alquran adalah firman Allah Rabbul �aalamin. Alquran merupakan ilmu yang paling utama dan paling mulia, oleh karena itu orang yang mempelajari dan mengajarkannya adalah orang yang terbaik di sisi Allah Ta�ala.
2. Alquran adalah sebaik-baik ucapan
Allah �Azza wa Jalla berfirman:
�Allah telah menurunkan perkataan yang paling baik (yaitu) Al Quran.� (QS. Az Zumar: 23)
Rasulullah shallallahu �alaihi wa sallam bersabda:
� ?????? ?????? ??????? ?????? ?????????? ??????? ??????? ???????? ???????? ????? ????????? ??????? ????????? ?????????????? ??????? ???????? ????????? �
Amma ba�du, sesungguhnya sebaik-baik ucapan adalah kitab Allah, sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Muhammad, seburuk-buruk urusan adalah perbuatan yang diada-adakan (dalam agama) dan semua bid�ah adalah sesat.� (HR. Muslim)
Imam Syafi�i dan ulama lainnya berpendapat bahwa membaca Alquran merupakan dzikr yang paling utama.
3. Orang yang mahir membaca Alquran akan bersama para malaikat
Rasulullah shallallahu �alaihi wa sallam bersabda:
?????????? ???????????? ???? ??????????? ?????????? ??????????? ????????? ???????? ?????????? ?????????????? ????? ?????? ???????? ?????? ???? ?????????
Orang yang lancar membaca Alquran akan bersama malaikat utusan yang mulia lagi berbakti, sedangkan orang yang membaca Alquran dengan tersendat-sendat lagi berat, maka ia akan mendapatkan dua pahala.� (HR. Muslim)
Orang yang tersendat-sendat dalam membaca Alquran mendapatkan dua pahala adalah hasil dari membaca Alquran dan karena telah bersusah payah untuknya.
4.  Orang yang membaca Alquran diibaratkan seperti buah utrujjah yang luarnya wangi dan dalamnya manis.
Rasulullah shallallahu �alaihi wa sallam bersabda,
?????? ??????????? ??????? ???????? ?????????? ???????? ?????????????? ???????? ??????? ??????????? ??????? ???????? ??????????? ??????? ??? ???????? ?????????? ???????? ??????????? ??? ????? ????? ??????????? ?????? ???????? ???????????? ??????? ???????? ?????????? ?????? ?????????????? ???????? ??????? ??????????? ????? ???????? ???????????? ??????? ??? ???????? ?????????? ???????? ????????????? ?????? ????? ????? ??????????? ????? (???????)
Perumpamaan orang mukmin yang membaca Alquran adalah seperti buah utrujjah; aromanya wangi dan rasanya enak. Orang mukmin yang tidak membaca Alquran adalah seperti buah kurma; tidak ada wanginya, tetapi rasanya manis. Orang munafik yang membaca Alquran adalah seperti tumbuhan raihaanah (kemangi); aromanya wangi tetapi rasanya pahit, sedangkan orang munafik yang tidak membaca Alquran adalah seperti tumbuhan hanzhalah; tidak ada wanginya dan rasanya pahit.� (HR. Bukhari-Muslim)
5.  Alquran akan memberi syafaat kepada pembacanya
Rasulullah shallallahu �alaihi wa sallam bersabda:
????????? ?????????? ????????? ??????? ?????? ???????????? ???????? ?????????????
�Bacalah Alquran, karena ia akan datang pada hari kiamat memberikan syafaat kepada pembacanya.� (HR. Muslim)
6. Membaca satu atau dua ayat Alquran lebih baik daripada memperoleh satu atau dua ekor onta yang besar
Rasulullah shallallahu �alaihi wa sallam pernah bersabda kepada para sahabat:
� ????????? ??????? ???? ???????? ????? ?????? ????? ????????? ???? ????? ?????????? ?????????? ?????? ????????????? ????????????? ??? ?????? ?????? ????? ?????? ?????? � . ????????? ??? ??????? ??????? ??????? ?????? . ????? � ??????? ??????? ?????????? ????? ??????????? ?????????? ???? ???????? ????????? ???? ??????? ??????? ????? ??????? ?????? ???? ???? ??????????? ????????? ?????? ???? ???? ??????? ?????????? ?????? ???? ???? ???????? ?????? ?????????????? ???? ???????? � .
Siapakah di antara kalian yang suka berangkat pagi setiap hari ke Bathhan atau �Aqiq dan pulangnya membawa dua onta yang besar punuknya tanpa melakukan dosa dan memutuskan tali silaturrahim?� Para sahabat menjawab, �Wahai Rasulullah, kami suka hal itu.� Beliau bersabda: �Tidak adakah salah seorang di antara kamu yang pergi ke masjid, lalu ia belajar atau membaca dua ayat Alquran? Yang sesungguhnya hal itu lebih baik daripada memperoleh dua ekor onta, tiga ayat lebih baik daripada tiga ekor onta, empat ayat lebih baik daripada empat ekor onta dan (jika lebih) sesuai jumlah itu dari beberapa ekor onta.� (HR. Muslim)
7. Rahmat dan ketentraman akan turun ketika berkumpul membaca Alquran
Rasulullah shallallahu �alaihi wa sallam bersabda:
??? ????????? ?????? ??? ?????? ???? ???????? ????? ?????????? ??????? ????? ??????????????????? ?????????? ?????? ???????? ?????????? ????????????? ?????????????? ??????????? ????????????? ?????????????? ???????????? ????? ???????? ????????
Tidaklah berkumpul sebuah kaum di salah satu rumah Allah, mereka membaca kitab Allah dan mempelajarinya, kecuali akan turun ketentraman kepada mereka, diliputi oleh rahmat, dikelilingi oleh para malaikat dan Allah akan menyebut mereka ke hadapan makhluk di sisi-Nya.� (HR. Muslim)
8. Karena kemuliaan Alquran, tidak pantas bagi yang telah menghapalnya mengatakan �Saya lupa ayat ini dan itu�, tetapi hendaknya mengatakan �Ayat ini telah terlupakan.�
Rasulullah shallallahu �alaihi wa sallam bersabda:
?? ????? ??????? ??????? ??? ?????? ?????? ?? ?? ???????
Janganlah salah seorang di antara kamu berkata: �Saya lupa ayat ini dan ini�, bahkan ayat itu telah dilupakan.� (HR. Muslim)
Syaikh Ibnu �Utsaimin berkata, �Hal itu karena ucapan �saya lupa� terkesan adanya sikap tidak peduli dengan ayat Alquran yang dihapalnya sehingga ia pun melupakannya.�
9. Membaca satu huruf Alquran akan memperoleh sepuluh kebaikan
Rasulullah shallallahu �alaihi wa sallam bersabda:
???? ?????? ??????? ???? ??????? ??????? ?????? ???? ???????? ????????????? ???????? ???????????? ??? ??????? ??? ?????? ???????? ?????? ?????? ??????? ?????? ??????? ??????
Barangsiapa yang membaca satu huruf dari kitab Allah, maka ia akan mendapatkan satu kebaikan dengan huruf itu, dan satu kebaikan akan dilipatgandakan menjadi sepuluh. Aku tidaklah mengatakan Alif Laam Miim itu satu huruf, tetapi alif satu huruf, lam satu huruf dan Mim satu huruf.� (HR. Tirmidzi)
10. Alquran merupakan tali Allah
Ali bin Abi Thalib berkata, �Alquran adalah Kitabullah, di dalamnya terdapat berita generasi sebelum kalian, berita yang akan terjadi setelah kalian dan sebagai hukum di antara kalian. Alquran adalah keputusan yang serius bukan main-main, barangsiapa meninggalkannya dengan sombong pasti dibinasakan Allah, barangsiapa mencari petunjuk kepada selainnya pasti disesatkan Allah. Dialah tali Allah yang kokoh,  peringatan yang bijaksana dan jalan yang lurus. Dengan Alquran hawa nafsu tidak akan menyeleweng dan lisan tidak akan rancu. Paraulama tidak akan merasa cukup (dalam membacanya dan mempelajarinya), Alquran tidak akan usang karena banyak pengulangan, dan tidak akan habis keajaibannya. Dialah Alquran, di mana jin tidak berhenti mendengarnya sehingga mereka mengatakan; �Sungguh kami mendengar Alquran yang penuh keajaiban, menunjukkan ke jalan lurus, maka kami beriman kepadanya�. Barangsiapa yang berkata dengannya pasti benar, barangsiapa beramal dengannya pasti diberi pahala, barangsiapa berhukum dengannya pastilah adil, dan barangsiapa mengajak kepadanya pastilah ditunjuki ke jalan yang lurus.�
11. Pembaca Alquran akan ditinggikan derajatnya
Rasulullah shallallahu �alaihi wa sallam bersabda:
??????? ????????? ?????????? ??????? ????????? ????????? ????? ?????? ????????? ??? ?????????? ??????? ???????????? ?????? ????? ????? ???????? ?????
Akan dikatakan kepada pembaca Alquran �Bacalah dan naiklah (ke derajat yang tinggi), serta tartilkanlah sebagaimana kamu mentartilkannya ketika di dunia, karena kedudukanmu pada akhir ayat yang kamu baca.� (Hasan shahih, HR. Tirmidzi)
12. Dengan Alquran, Allah meninggikan suatu kaum dan dengannya pula Allah merendahkan suatu kaum
Rasulullah shallallahu �alaihi wa sallam bersabda:
????? ??????? ???????? ??????? ?????????? ?????????? ???????? ???? ????????
Sesungguhnya Allah meninggikan suatu kaum karena Alquran ini dan merendahkan juga karenanya.� (HR. Muslim)
Yakni bagi orang yang mempelajari Alquran dan mengamalkan isinya, maka Allah akan meninggikannya. Sebaliknya, bagi orang yang mengetahuinya, namun malah mengingkarinya, maka Allah akan merendahkannya.
13. Orang yang membaca Alquran secara terang-terangan seperti bersedekah secara terang-terangan
Rasulullah shallallahu �alaihi wa sallam bersabda:
??????????? ???????????? ???????????? ????????????? ?? ?????????? ???????????? ???????????? ?????????????
Orang yang membaca Alquran terang-terangan seperti orang yang bersedekah terang-terangan, dan orang yang membaca Alquran secara tersembunyi seperti orang yang bersedekah secara sembunyi.� (HR. Abu Dawud, Tirmidzi dan Nasa�i, lihat Shahihul Jaami�: 3105)
Oleh karena itu, bagi orang yang khawatir riya� lebih utama membacanya secara sembunyi. Namun jika tidak khawatir, maka lebih utama secara terang-terangan.
14. Para penghapal Alquran dimuliakan oleh Islam
Di antara bentuk pemuliaan Islam kepada mereka adalah:
  • Mereka lebih berhak diangkat menjadi imam
Rasulullah shallallahu �alaihi wa sallam bersabda: �Hendaknya yang mengimami suatu kaum itu orang yang paling banyak (hapalan) terhadap Kitab Allah Ta�ala (Alquran). Jika mereka sama dalam hapalan, maka yang lebih mengetahui tentang sunah. Jika mereka sama dalam pengetahuannya tentang sunah, maka yang paling terdepan hijrahnya. Jika mereka sama dalam hijrahnya, maka yang paling terdepan masuk Islamnya �dalam riwayat lain disebutkan �Paling tua umurnya�-, janganlah seorang mengimami orang lain dalam wilayah kekuasaannya, dan janganlah ia duduk di tempat istimewa yang ada di rumah orang lain kecuali dengan izinnya.� (HR. Muslim)
  • Mereka lebih didahulukan dimasukkan ke dalam liang lahad, jika banyak orang yang meninggal
Pada saat perang Uhud banyak para sahabat Nabi shallallahu �alaihi wa sallam yang gugur, maka Rasulullah shallallahu �alaihi wa sallam memerintahkan agar yang lebih didahulukan dimasukkan ke liang lahad adalah para penghapal Alquran.
  • Berhak mendapatkan penghormatan di masyarakat
Oleh karena itu, di zaman Umar bin Khaththab radhiallahu �anhu, para penghapal Alquran duduk di majlis musyawarahnya.
  • Berhak diangkat menjadi pimpinan safar
Imam Tirmidzi meriwayatkan �dan dia menghasankannya- bahwa Rasulullah shallallahu �alaihi wa sallam pernah mengirim utusan beberapa orang, lalu beliau meminta masing-masing untuk membacakan Alquran, maka mereka pun membacakan Alquran. Ketika itu ada anak muda yang ternyata lebih banyak hapalannya, maka Rasulullah shallallahu �alaihi wa sallam berkata kepadanya: �Surat apa saja yang kamu hapal, wahai fulan?� Ia menjawab: �Saya hapal surat ini, itu dan surat Al Baqarah.� Beliau berkata: �Apakah kamu hapal surat Al Baqarah?� Ia menjawab: �Ya.� Maka Beliau bersabda: �Berangkatlah, kamulah ketuanya.�
Ketika itu ada seorang yang terkemuka di antara mereka berkata: �Demi Allah, tidak ada yang menghalangiku untuk mempelajari suratAl Baqarah selain karena khawatir tidak sanggup mengamalkannya.� Maka Rasulullah shallallahu �alaihi wa sallam bersabda:
??????????? ??????????? ????????????? ??????? ?????? ?????????? ?????? ??????????? ?????????? ??????? ???? ???????? ??????? ????????? ??????? ???????? ???????? ??? ????? ???????? ?????? ??????????? ?????????? ?????? ??? ???????? ???????? ??????? ???????? ????? ??????
Pelajarilah Alquran dan bacalah, karena perumpamaan Alquran bagi orang yang mempelajarinya kemudian membacanya seperti kantong yang penuh dengan minyak wangi, dimana wanginya semerbak ke setiap tempat, dan perumpamaan orang yang mempelajarinya kemudian tidur (tidak mengamalkannya) padahal Alquran ada di hatinya seperti kantong yang berisi minyak wangi namun terikat.�
15. Tanda cinta kepada Allah adalah mencintai Alquran
Ibnu Mas�ud berkata, �Barangsiapa yang ingin dicintai Allah dan Rasul-Nya, maka perhatikanlah: �Jika ia mencintai Alquran, berarti ia mencintai Allah dan Rasul-Nya.� (HR. Thabraniy dengan isnad, di mana para perawinya tsiqah)
Utsman bin �Affan berkata, �Kalau sekiranya hati kita bersih, tentu tidak akan kenyang (membaca) kitabullah.�

SUMBER : Marwan bin Musa.... https://konsultasisyariah.com

Senin, 06 Juni 2016

SEMOGA MENJADI INSPRIRASI DAN MOTIVASI DALAM BERIBADAH KITA, INI LAH FAZILAH SHALAT MALAM MULAI MALAM 1 SAMPAI MALAM 30 RAMADHAN - PI


Dari Abu Hurairah, Rasulllah shallahu'laihi wa salam bersabda :
�Setiap amalan kebaikan yang dilakukan oleh manusia akan dilipatgandakan dengan sepuluh kebaikan yang semisal hingga tujuh ratus kali lipat. Allah Ta�ala berfirman (yang artinya), �Kecuali amalan puasa. Amalan puasa tersebut adalah untuk-Ku. Aku sendiri yang akan membalasnya. Disebabkan dia telah meninggalkan syahwat dan makanan karena-Ku. Bagi orang yang berpuasa akan mendapatkan dua kebahagiaan yaitu kebahagiaan ketika dia berbuka dan kebahagiaan ketika berjumpa dengan Rabbnya. Sungguh bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada bau minyak kasturi.�� (HR. Muslim no. 1151)
 Keutamaan Sholat Tarawih
Di antara kelebihan Ramadhan itu ialah terdapat di dalamnya perintah berpuasa sebagai salah satu Rukun Islam. Ayat Al Quran pertama diturunkan pada bulan ini, malam 17 Ramadhan. Terdapat satu malam yang melebihi 1000 bulan pahalanya apabila beribadah pada malam tersebut dikenali sebagai Malam Lailatul Qadar. Malam-malam Ramadhan juga diserikan dengan sembahyang Tarawih dan Tadarus Al Quran.
Ketika ditanya oleh Sayidina Ali kwh apakah pahala atau kelebihan mendirikan Sholat Tarawih pada setiap malam di sepanjang Bulan Ramadhan, Rasulullah SAW menjawab:

�Orang-orang Mukmin yang menunaikan sembahyang Tarawih pada malam bulan Ramadhan, akan mendapat kelebihan seperti berikut :
Fadhilah Shalat Tarawih Malam ke 1 :
Dosanya dihapuskan seperti ia baru dilahirkan oleh ibunya.
Fadhilah Shalat Tarawih Malam ke 2 :
Diampunkan dosanya, juga dosa-dosa kedua ibu bapaknya, jika keduanya itu Muslim.
Fadhilah Shalat Tarawih Malam ke 3 :
Dipanggil oleh malaikat dari bawah Arasy dengan seruan �Beramallah, kerana Allah telah mengampunkan dosamu yang telah lalu.�

Fadhilah Shalat Tarawih Malam ke 4 :

Diberi pahala yang sama dengan pahala orang-orang yang membaca Kitab Taurat, Injil, Zabur dan Al Quran.

Fadhilah Shalat Tarawih Malam ke 5 :
Diberi pahala umpama orang yang bersembahyang di Masjidil Haram
di Makkah, Masjid Nabawi di Madinah dan Masjidil Aqsa di Palestin.

Fadhilah Shalat Tarawih Malam ke 6 :
Diberi pahala umpama orang yang bertawaf di Baitullah; batu-batu dan pasir-pasir turut memohon ampun untuknya.

Fadhilah Shalat Tarawih Malam ke 7 :

Seperti orang yang hidup sezaman dengan Nabi Allah Musa, yang membantunya mengalahkan Firaun dan Hamman.
Fadhilah Shalat Tarawih Malam ke 8 :
Diberi Allah segala apa yang pernah dikurniakan-Nya kepada Nabi Ibrahim a.s.

Fadhilah Shalat Tarawih Malam ke 9 :
Pahala menyembah Allah baginya seperti Rasulullah SAW dan nabi-nabi menyembah Allah.
Fadhilah Shalat Tarawih Malam ke 10 :
Dikurniakan Allah kebaikan di dunia dan Akhirat
Fadhilah Shalat Tarawih Malam ke 11 :
Keluar dari dunia seperti mana dia dilahirkan bersih dari segala dosa.

Fadhilah Shalat Tarawih Malam ke 12 :
Di Hari Qiamat wajahnya bercahaya dan bersinar umpama bulan purnama.

Fadhilah Shalat Tarawih Malam ke 13 :
Di Hari Qiamat keadaannya aman dari segala kejahatan dan keburukan

Fadhilah Shalat Tarawih Malam ke 14 :
Malaikat akan menjadi saksi (atas sembahyang Tarawihnya itu) di Hari Qiamat ia dibebaskan Allah dari segala kemudaratan.

Fadhilah Shalat Tarawih Malam ke 15 :
Semua malaikat yang memikul Arasy dan Kursi berselawat dan meminta ampun untuknya.

Fadhilah Shalat Tarawih Malam ke 16 :
Dituliskan baginya lepas dari Neraka dan dimasukkan ke dalam Syurga.

Fadhilah Shalat Tarawih Malam ke 17 :
Diberikan pahala sebanyak pahala para Nabi.

Fadhilah Shalat Tarawih Malam ke 18 :
Malaikat berseru: �Wahai hamba Allah! Bahwasanya telah ridha Allah kepadamu dan kedua ibu bapakmu.�

Fadhilah Shalat Tarawih Malam ke 19 :
Diangkat derajatnya ke dalam Syurga Firdaus.

Fadhilah Shalat Tarawih Malam ke 20 :
Diberikan pahala para syuhada dan solehin.

Fadhilah Shalat Tarawih Malam ke 21 :
Dibuatkan untuknya istana dari nur di dalam Syurga.

Fadhilah Shalat Tarawih Malam ke 22 :
Di Hari Qiamat, ia akan diamankan dari segala dukacita dan kerisauan.

Fadhilah Shalat Tarawih Malam ke 23 :
Dibangunkan untuknya sebuah bandar di dalam Syurga.

Fadhilah Shalat Tarawih Malam ke 24 :
Dibuka peluang baginya berdoa sebanyak 24 kali yang akan dimakbul oleh Allah.

Fadhilah Shalat Tarawih Malam ke 25 :
Diselamatkan dari siksa kubur.

Fadhilah Shalat Tarawih Malam ke 26 :
Dianugerah pahala ibadah baginya selama 40 tahun.

Fadhilah Shalat Tarawih Malam ke 27 :

Dapat melintas titian Sirat di Akhirat kelak, kelajuannya seperti kilat.

Fadhilah Shalat Tarawih Malam ke 28 :
Dianugerahkan baginya 1,000 derajat di Akhirat.

Fadhilah Shalat Tarawih Malam ke 29 :
Dikurniakan pahala 1,000 ibadah haji yang mabrur.

Fadhilah Shalat Tarawih Malam ke 30 :
 Diseru oleh Allah dengan seruan, �Wahai hamba-Ku! Makanlah buah-buahan
Syurga dan mandilah dengan air Salsabil (sebatang sungai yang mengalir
dalam Syurga) serta minumlah dari Telaga Kautsar. Akulah Tuhanmu
dan engkau adalah hamba-Ku.�


Sumber : https://muslihlagi.wordpress.com