Tampilkan postingan dengan label SURIAH. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SURIAH. Tampilkan semua postingan

Kamis, 06 April 2017

SUNGGUH KEJAM! Rekaman Detik-detik Serangan Gas Beracun di Suriah

Setidaknya ada 58 orang, termasuk 11 anak, yang terbunuh akibat bom gas beracun di kota Suriah.
Pihak Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) akan melakukan penyelidikan atas serangan yang dikategorikan sebagai kejahatan perang ini.
Observatorium Suriah untuk hak asasi manusia mengatakan bahwa serangan di Khan Sheikhoun, Provinsi Idlib menyebabkan banyak orang kesulitan bernafas atau pingsan, dan beberapa diantaranya mengeluarkan busa dari mulut mereka.
Dilansir dari Aljazeera.com, Rabu (5/4/2017), penduduk setempat mengatakan bahwa serangan tersebut berawal ketika mereka mendengar suara pesawat di langit yang kemudian diikuti serangkaian ledakan.
Setelah itu orang-orang dengan cepat mulai menunjukkan gejalanya. Kementerian Pertahanan Rusia menyangkal bahwa pihaknya yang bertanggungjawab atas serangan ini.
Ini merupakan serangan kimia paling mematikan di Suriah sejak gas sarin membunuh ratusan penduduk di Ghouta pada Agustus 2013.
Negara barat mengatakan bahwa pemerintah Suriah bertanggung jawab untuk penyerangan yang terjadi pada 2013 tersebut.
Pemerintah Suriah berulang kali telah menyangkal tuduhan tersebut.
Selengkapnya tonton video di atas. (*)

Sumber:http://video.tribunnews.com/view/22599/mengerikan-rekaman-detik-detik-serangan-gas-beracun-di-suriah

Jumat, 17 Juni 2016

Berita Gembira: Antar Pendukung Assad Saling Bantai, Puluhan Milisi Syiah Tewas! | Pontianak Informasi


Tentara Assad bentrok dengan teroris Hezbollah Syi'ah, Puluhan dilaporkan tewas!

Bentrokan "sesama pro-Assad" pecah pada hari Rabu (15/6), melibatkan tembakan artileri berat, Mortir dan senapan mesin di wilayah utara Aleppo, tepatnya di Talat Almayasat dan Alburej. Saling bantai sesama kawan itu menewaskan puluhan orang dari kedua belah pihak.

Menurut aktivis media pro oposisi, Orient News, Abul Majd, penyebab bentrokan berdarah sesama pendukung Assad ini adalah gencatan senjata yang diumumkan Rusia selama 2 hari di Aleppo, dimana militan teroris Hezbollah menolak gencatan senjata, namun pihak rezim Assad menyetujuinya.

Menurut Sham Network, bentrokan di sepanjang jalan menuju pusat Aleppo hingga ke Mayer - Nubl - Zahra - Afrin, berlangasung sejak Rabu pagi dan terus berlanjut hingga malam hari.

Aktivis juga melaporkan tentara rezim Assad dalam pertempuran itu memberikan koordinat posisi teroris Hezbollah untuk dibom pesawat Rusia sehingga menewaskan dan melukai puluhan militan Syi'ah impor itu.

Bentrokan serupa juga dilaporkan pecah antara milisi Syi'ah Irak Harakah Aj-Jubana dan teroris Hezbollah di satu sisi melawan tentara rezim Assad di sisi lain.

Pertempuran lain terjadi di kota Al-Hader yang mereka kuasai bersama. Suara senapan mesin berat dan mortir terdengar di kota itu hingga tulisan ini diturunkan.

Sumber: Orient News (Penerjemah: Fathi Nasrullah)


Senin, 13 Juni 2016

DEA: Syiah Hizbullat Menjadi Pemasok Besar Kokain Untuk Membiayai Perang Suriah | Pontianak Informasi


Operasi keuangan terorisme Hizbullat yang berkembang di Amerika Latin terbongkar setelah Badan Anti Narkoba pemerintah AS, Drug Enforcement Administration (DEA), membongkar jaringan kelompok militan Lebanon yang didukung Iran untuk kartel narkoba di wilayah tersebut, anggota parlemen AS menyatakan pada hari Rabu.

Mantan kepala operasi DEA Michael Braun mengatakan Hizbullat �Mengirimkan [beberapa] ton kokain� dari Amerika Selatan ke Eropa dan telah mengembangkan �skema pencucian uang yang paling canggih atau skema yang belum pernah kami saksikan.�

Badan ini mengumumkan pada bulan Februari bahwa mereka telah menangkap beberapa anggota sindikat Hizbullat yang dituduh bekerja dengan kartel narkoba utama Kolombia untuk lalu lintas pengiriman obat terlarang ke Eropa dan mencuci uang melalui Lebanon. Operasi penangkapan dilakukan dengan latar belakang meningkatnya kekhawatiran di Washington tentang kerjasama penyelundupan antara kelompok-kelompok teroris Timur Tengah dan belahan bumi barat.

Menambah kekhawatiran tentang ancaman keamanan dari Amerika Tengah dan Selatan, laporan intelijen juga telah melacak bagaimana penyelundup berhasil memasukkan imigran ilegal dari Timur dan Asia Selatan langsung ke depan pintu AS � termasuk membantu satu warga Afghanistan yang disebut oleh pihak berwenang AS menjadi bagian dari plot serangan di Amerika Utara.

Petugas imigrasi mengidentifikasi setidaknya selusin pria Timur Tengah diselundupkan ke belahan bumi Barat oleh jaringan yang berbasis di Brasil -yang menghubungkan mereka dengan Meksiko yang mengirim mereka ke perbatasan AS, menurut ulasan dokumen internal pemerintah bulan ini oleh The Washington Times.

Kekhawatiran tentang kegiatan Hizbullat di Amerika Latin telah melonjak menyusul pengumuman DEA pada bulan Februari tentang kelompok yang disebut Komponen Urusan Bisnis, atau BAC, yang telah menjalin hubungan bisnis dengan kartel obat Amerika Selatan seperti Oficina de Envigado yang berbasis di Kolombia, sebuah sindikat kejahatan yang bertanggung jawab untuk memasok sejumlah besar kokain ke pasar obat Eropa dan Amerika Serikat.

DEA mengatakan beberapa sindikat BAC yang berbasis Eropa ini telah ditangkap atas tuduhan perdagangan narkoba dan pencucian uang dari Amerika Selatan untuk membeli senjata dan membiayai kegiatan militer kelompok milisi Syiah di Suriah. Badan ini menggambarkan sebuah jaringan yang rumit dari kurir uang yang mengumpulkan dan mengangkut jutaan euro atas hasil penjualan narkoba dari Eropa ke Timur Tengah.

�Mata uang tersebut kemudian dibayar di Kolombia untuk pengedar narkoba,� katanya, menambahkan bahwa �sebagian besar dari hasil narkoba diketahui transit melalui Lebanon, dan persentase yang signifikan dari hasil ini menguntungkan organisasi teroris, yaitu Hizbullat.�

DEA mengatakan tujuh negara, termasuk Perancis, Jerman, Italia dan Belgia terlibat dalam investigasi yang sedang berlangsung. Tapi rincian tentang berapa tersangka yang telah ditangkap atau di mana mereka ditahan tidak disebutkan.

Para pejabat mengatakan penangkapan yang paling signifikan adalah Muhamad Noureddine, yang menurut DEA adalah tokoh pencuci uang Lebanon untuk Hizbullat. Seminggu sebelum pengumuman, Departemen Keuangan AS telah mengenakan sanksi pembekuan rekening di AS yang berhubungan dengan Noureddine serta Hamdi Zaher El Dine, tersangka pencucian uang lainnya.

Sumber: Middle East Update