Tampilkan postingan dengan label Relationship. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Relationship. Tampilkan semua postingan

Rabu, 04 Mei 2016

Pria Ini Menikah HANYA Setengah Jam Lalu Ceraikan Istrinya, Alasannya Sungguh Mengharukan.. - Pontianak Informasi




Menjadi fotografer pernikahan bukan berarti selalu menyaksikan momen bahagia para mempelai dan keluarga. Tapi, ada kalanya juru foto itu menyaksikan. Bahkan, mengabadikan momen-momen sedih yang seharusnya menjadi hari bahagia itu.

Simak saja pengalaman fotografer pernikahan asal Malaysia ini. Juru foto itu mengunggah kisah perkawinan yang menyedihkan melalui akun Facebook Boii Amani Hashim. Kisah suami yang menceraikan istrinya, setengah jam setelah akad nikah.

Dalam pernikahan itu, sang pengantin pria telah sepakat memberi mas kawin senilai RM 22.222,22 atau sekitar Rp 75 juta. Agak mahal memang. Tapi sang lelaki sudah setuju.

Akad nikah pun dilakukan. Dalam sekali lafal, pernikahan itu menjadi sah. Dan di pesta itu bingkisan mas kawin sudah berpindah tangan, dari keluarga pengantin pria ke keluarga pengantin perempuan.

Namun beberapa saat kemudian terdengar keributan dari keluarga pengantin perempuan. �Duit hantaran kurang seribu,� kata keluarga perempuan mempermasalahkan mas kawin dari pengantin lelaki.

Mendengar keributan itu, pengantin permepuan pun bangkit dari duduknya. Dengan nada suara tinggi, dia bertanya kepada lelaki yang baru saja menikahinya, mengapa kurang seribu. Dan pekikan itu disahut keluarganya yang turut mempertanyakan kekurangan mas kawin.
�Sudah tahu tak punya cukup uang, tetapi kenapa sangat gatal ingin menikah,� tanya keluarga pengantin perempuan.

Mendengar cercaan itu, sang pengantin
lelaki bereaksi. Meski matanya berkaca-kaca, dia tetap berusaha tersenyum. Lantas dia mengambil mikrofon dan berkata, �Baru saja jadi istri tak sampai setengah jam sudah seperti ini.�
�Sengaja saya kurangi seribu karena ingin melihat orang ini seperti apa. Ini saya bawa uang kekurangannya itu,� kata pengantin lelaki itu sambil mengambil gepokan uang dari tas.
�Tak apa-apa lah,� kata dia, �semua yang ada di sini menjadi saksi saya. Saya ceraikan kamu dengan talak tiga. Assalamu�alaikum.� Lelaki itu meletakkan mic, bersalaman, dan lantas pulang.

Kisah ini diunggah, karena di negeri jiran itu tengah hangat masalah perkawinan yang batal karena kurangnya mas kawin dari pengantin laki-laki. Beberapa waktu lalu, pernikahan yang dilangsungkan di masjid itu berubah menjadi kericuhan.

Bagi banyak orang, pernikahan menjadi hari bahagia. Namun tidak untuk pasangan di Malaysia ini. Mereka bercerai hanya setengah jam setelah akad nikah.

Kisah itu berawal dari kurangnya mas kawin. Pengantik lelaki memang sengaja mengurangi uang hantaran sebesar RM 1.000. Dia ingin melihat tipe seperti apa keluarga dan wanita yang dinikahi itu.

Ya benar saja, setelah menerima seserahan, keluarga mempelai wanita ribut, menghujat pengantin lelaki. Menagih kekurangan uang hantaran. Mempelai wanita pun tak kalah galak. Dengan suara tinggi dia bertanya kepada lelaki yang baru saja menikahinya.

Watak asli sang perempuan dan keluarganya tampak sudah. Sang pengantin laki-laki sangat sedih dibuatnya. Dengan mata berkaca-kaca, pengantin lelaki menyambar mikrofon. Dan di depan para undangan dia mulai bicara.
�Baru saja jadi istri tak sampai setengah jam sudah seperti ini,� tutur pengantin lelaki, sebagaimana ditulis fotografer yang mengunggah kisah ini ke akun Facebook Boii Amani Hashim.
�Sengaja saya kurangi seribu karena ingin melihat orang ini seperti apa. Ini saya bawa uang kekurangannya itu,� tambah pengantin itu. Tak hanya mengeluarkan kata-kata. Pengantin itu juga mengeluarkan uang kekurangan hantaran itu dari dalam tas.
�Tak apa-apa lah,� kata dia sambil terus menahan air mata, �semua yang ada di sini menjadi saksi saya. Saya ceraikan kamu dengan talak tiga. Assalamu�alaikum.� Lelaki itu meletakkan mic, bersalaman, dan lantas pulang.

Ya, pidato lelaki itu mengakhiri tali pernikahan itu, yang masih berumur setengah jam. Di saat para undangan belum beranjak, mereka menyaksikan akad sekaligus perceraian.

Semoga Bermanfaat Sahabat, Silahkan Share dan Komentar Yah :)






Sumber: dream.co.id

Istri Itu Tulang Rusuk, Jangan Jadikan Tulang Punggung, Mereka Pendamping Bukan Pembantu! - Pontianak Informasi



 Di Subuh yang dingin...ku dapati Ibu sudah sibuk memasak di dapur.

"Ibu masak apa? Bisa ku bantu?"

"Ini masak gurame goreng. Sama sambal tomat kesukaan Bapak" sahutnya.

"Alhamdulillah.. mantab pasti.. Eh Bu.. calon istriku kayaknya dia tidak bisa masak loh..."

"Iya terus kenapa..?" Sahut Ibu.

"Ya tidak kenapa-kenapa sih Bu.. hanya cerita saja, biar Ibu tak kecewa, hehehe"

"Apa kamu pikir bahwa memasak, mencuci, menyapu, mengurus rumah dan lain lain itu kewajiban Wanita?"

Aku menatap Ibu dengan tak paham.

Lalu beliau melanjutkan, "Ketahuilah Nak, itu semua adalah kewajiban Lelaki. Kewajiban kamu nanti kalau sudah beristri." katanya sambil menyentil hidungku.

"Lho, bukankah Ibu setiap hari melakukannya?"

"Kewajiban Istri adalah taat dan mencari ridho Suami." kata Ibu.

"Karena Bapakmu mungkin tidak bisa mengurusi rumah, maka Ibu bantu mengurusi semuanya. Bukan atas nama kewajiban, tetapi sebagai wujud cinta dan juga wujud Istri yang mencari ridho Suaminya"

Saya makin bingung Bu.

"Baik, anandaku sayang. Ini ilmu buat kamu yang mau menikah."

Beliau berbalik menatap mataku.

"Menurutmu, pengertian nafkah itu seperti apa? Bukankah kewajiban Lelaki untuk menafkahi Istri? Baik itu sandang, pangan, dan papan?" tanya Ibu.

"Iya tentu saja Bu.."

"Pakaian yang bersih adalah nafkah. Sehingga mencuci adalah kewajiban Suami. Makanan adalah nafkah. Maka kalau masih berupa beras, itu masih setengah nafkah. Karena belum bisa di makan. Sehingga memasak adalah kewajiban Suami. Lalu menyiapkan rumah tinggal adalah kewajiban Suami. Sehingga kebersihan rumah adalah kewajiban Suami."

Mataku membelalak mendengar uraian Bundaku yang cerdas dan kebanggaanku ini.

"Waaaaah.. sampai segitunya bu..? Lalu jika itu semua kewajiban Suami. Kenapa Ibu tetap melakukan itu semuanya tanpa menuntut Bapak sekalipun?"

"Karena Ibu juga seorang Istri yang mencari ridho dari Suaminya. Ibu juga mencari pahala agar selamat di akhirat sana. Karena Ibu mencintai Ayahmu, mana mungkin Ibu tega menyuruh Ayahmu melakukan semuanya. Jika Ayahmu berpunya mungkin pembantu bisa jadi solusi. Tapi jika belum ada, ini adalah ladang pahala untuk Ibu."

Aku hanya diam terpesona

"Pernah dengar cerita Fatimah yang meminta pembantu kepada Ayahandanya, Nabi, karena tangannya lebam menumbuk tepung? Tapi Nabi tidak memberinya. Atau pernah dengar juga saat Umar bin Khatab diomeli Istrinya? Umar diam saja karena beliau tahu betul bahwa wanita kecintaannya sudah melakukan tugas macam-macam yang sebenarnya itu bukanlah tugas si Istri."

"Iya Buu..."

Aku mulai paham,

"Jadi Laki-Laki selama ini salah sangka ya Bu, seharusnya setiap Lelaki berterimakasih pada Istrinya. Lebih sayang dan lebih menghormati jerih payah Istri."

Ibuku tersenyum.

"Eh. Pertanyaanku lagi Bu, kenapa Ibu tetap mau melakukan semuanya padahal itu bukan kewajiban Ibu?"

"Menikah bukan hanya soal menuntut hak kita, Nak. Istri menuntut Suami, atau sebaliknya. Tapi banyak hal lain. Menurunkan ego. Menjaga keharmonisan. Mau sama mengalah. Kerja sama. Kasih sayang. Cinta. Dan Persahabatan. Menikah itu perlombaan untuk berusaha melakukan yang terbaik satu sama lain. Yang Wanita sebaik mungkin membantu Suaminya. Yang Lelaki sebaik mungkin membantu Istrinya. Toh impiannya rumah tangga sampai Surga"

"MasyaAllah.... eeh kalo calon istriku tahu hal ini lalu dia jadi malas ngapa-ngapain, gimana Bu?"

"Wanita beragama yang baik tentu tahu bahwa ia harus mencari keridhoan Suaminya. Sehingga tidak mungkin setega itu. Sedang Lelaki beragama yang baik tentu juga tahu bahwa Istrinya telah banyak membantu. Sehingga tidak ada cara lain selain lebih mencintainya."

Subhanallah...

Semoga yang mengucapkan 'Aamiin' diberikan jodoh yang baik oleh Allah SWT, sehingga mampu membentuk keluarga yang sakinah, mawadah dan warahmah, serta kelak dimasukkan ke dalam surga yang terindah. Aamiin.. [redaksi9]

sumber : gotopublik

Senin, 02 Mei 2016

Waspada Dan Berhati-Hati...!!! Jika Bertemu Orang Ini, Menipu Dengan Gendam (Mantra) Korban Sudah Banyak, Bantu Share Ya! - Pontianak Informasi



 Seorang netizen bernama Lilik Purwanti memposting informasi suami-istri yang menipu dengan cara kendam, foto tersebut sudah dibagikan sebanyak 15 ribu kali. Berikut apa yang di sampaikan Lilik :

Untuk teman2 se indonesia, mohon berhati hati, apabila ketemu kedua orang ini, Suami istri ini seorang penipu dengan menggunakan mantra (kendam) dulu domisili jombang jatim, skrg pindah daerah telungagung jatim n berpindah2 rumah

Tolong teman2 share, untuk kemanusiaan

Nama aslinya
Noerhasannah dan Geger Sunyono
Tetapi selalu mengenalkan diri dgn nama lain

Orang ini datang ke rumah tidak pandang bulu, kaya atau menengah, diiming-imingi berbagai bisnis serta dapat laba bulanan besar, pinjam kendaraan terus di jual ke luar pulau, yang didatangi hanya bilang 'iya' tidak bisa nolak, korban banyak sekali, sekarang dalam pencarian polisi.

Korban banyak sekali, bahkan tukang jualan rujak jg ditipu.

Minggu, 01 Mei 2016

WASPADALAH bagi yang punya Anak Kecil...Atau Anda Akan Menyesal, Tolong Bantu Share.. - Pontianak Informasi



 " Waspada-lah Untuk Yang Punya Anak Kecil..!! "



Biasakan untuk selalu mencabut charger-an HP dari sumber listrik setelah selesai isi baterei HP.

Anak kecil dalam gambar ini wafat kesetrum setelah memasukkan kabel charger HP yang masih terhubung dengan sumber listrik kedalam mulutnya, sungguh miris dan kasihan.

Share berita ini ke rekan2 anda, agar kita semua lebih ber-hati2.
1 Share dari anda membantu menyelamatkan nyawa...

sumber : liputan96

Rabu, 27 April 2016

Beruntung Sekali. Gadis berusia 18 tahun menikah dengan gurunya berusia 52 tahun - Pontianak Informasi



 Belakangan ini pengguna media sosial diramaikan dengan kisah seorang gadis cantik berusia 18 tahun, yang menikah dengan seorang pria berusia 52 tahun dan sudah beristri pula.

Wajar saja jika foto-foto pernikahan pasangan pengantin yang tidak disebutkan namanya ini menyebar dengan cepat di berbagai media sosial. Terutama di kalangan masyarakat Malaysia, foto menjadi perbincangan menarik. Pasalnya pria yang menikahi gadis cantik jelita tersebut, dikabarkan salah seorang guru di sebuah SMA di Baling, Malaysia. Tempat dimana gadis ini sekolah.

"Gadis yang dinikahi ini merupakan teman baik anaknya," kata seorang pengunggah Moh Hisam, kepada media lokal My Newshub yang dikutip brilio.net, Rabu (11/11).

Jodoh memang selalu menjadi teka-teki yang sulit ditebak. Lihat saja foto-foto pernikahan mereka ini:

1. Di Pelaminan



2. Teman Baik Anaknya



3. Berfoto bersama



4. pasangan beda umur



sumber : artisbintang

SUBHANALLAH!!!Balita Ini Mampu Bicara Setelah Tenggelam dan Mati Suri Membuat Orang Tuanya Terkejut| Tolong Bantu Sebarkan.. - Pontianak Informasi



 Seorang balita warga Seattle AS berusia 2 tahun yang belum bisa berbicara, beberapa hari lalu ditemukan tenggelam dalam sebuah waduk di dekat rumahnya. Namun setelah nyawanya diselamatkan, ia bahkan mampu memanggil ibumya, seakan berubah menjadi orang yang berbeda.

Balita tersebut bernama Catalina Ackers mengambil kesempatan pada saat orang tuanya sedang sibuk pindah rumah menyelinap keluar untuk bermain. Tetapi terpeleset jatuh ke dalam waduk yang penuh air. Saat kakaknya yang berusia 12 tahun berhasil menemukan Catalina, terlihat ia sudah mengapung tak bergerak dengan wajah menghadap ke bawah air.

Tetangga Catalina bernama Steven Schwab mendengar tangisan kakaknya, segera berlari menuju waduk untuk mengetahui apa yang terjadi. Ia juga yang menarik Catalina dari dalam air dan melakukan pernapasan bantuan (CPR), tetapi mata dan mulut Catalina tetap tertutup.

Seorang petugas polisi segera ke lokasi setelah menerima laporan, ia kemudian mengambil alih tugas CPR sampai air yang menutupi saluran pernapasan dan tenggorokan berhasil keluar melalui batuk Catalina. Setelah itu ia dilarikan ke rumah sakit untuk perawatan lebih intensif. Catalina akhirnya hidup kembali dan matanya mulai berbinar.

Catalina yang sebelumnya didiagnosis dokter memiliki gangguan keterlambatan perkembangan, hanya mampu berkomunikasi dengan orang lain dengan menggunakkan pergerakan tangan dan lamban dalam berekspresi juga canggung. Tetapi sejak siuman dari tenggelam, ucapan pertama yang keluar dari mulutnya adalah memanggil �Mummy� dengan kata yang jelas.

Dengan perasaan heran ibunya mengatakan bahwa meskipun penampilan jasmaninya tidak berbeda seperti sebelumnya, tetapi dia seolah telah berubah menjadi orang lain.

�Betul-betul luar biasa, anak saya jadi sudah mampu berbicara,� katanya.

Catalina diperbolehkan keluar rumah sakit satu hari lebih awal. Ia kemudian dibawa untuk menemui tetangganya Schwab dan polisi yang memberikan CPR untuk mengucapkann terima kasih atas bantuan penyelamatan mereka.

Di waktu lalu juga pernah terjadi kejadian yang abnormal setelah sebuah peristiwa kecelakaan tragis 4 tahun silam di mana pria Australian bernama Ben McMahon itu akhirnya berubah jadi fasih berbahasa Mandarin walau sebelumnya tidak pernah belajar, tetapi ia sudah tidak bisa berbahasa Inggris setelah mengalami kecelakaan mobil yang serius. Orang-orang pun dibuat terkejut dengan kejadian itu.

Senin, 25 April 2016

TOLONG BANTU SEBARKAN!!! Pendidikan Tinggiku Untuk Kamu dan Anak Kita Nanti, Bukan Menyombongkan Diri Padamu - Pontianak Informasi



 Ada banyak sekali laki-laki yang salah paham terhadap peran dan tugas wanita dalam keluarga. Mereka berpikir untuk apa seorang wanita harus berpendidikan tinggi, karena pada akhirnya tugas mereka hanya bersolek untuk suami, memasak dan melahirkan serta mengurus anak. Padahal lebih dari itu, mengurus seorang anak membutuhkan tenaga ekstra, tidak hanya mengguras tenaga tapi juga pikiran. Walaupun tidak ada sekolah yang secara langsung mengajarkan bagaimana caranya menjadi seorang ibu dan istri yang baik. Tapi lewat pendidikanlah pikiran wanita akan lebih terbuka dan terasah lebih kreatif dalam mendidik anak-anak mereka.

Aku yang Nantinya Mengurus Mereka Seharian Penuh

Dalam berumah tangga, seorang ibu yang akan lebih bertanggung jawab pada perkembangan dan pertumbuhan anak. Suami biasanya akan terlalu sibuk dengan mencari nafkah dan mengurus pekerjaan diluar rumah, sehingga hampir seluruh kejadian dalam rumah ibu yang akan mengurusnya. Sehingga dalam melakukan tugasnya, seorang ibu haru wanita berpendidikan. Jika tidak, ibu akan kebingungan ketika sang anak menanyakan tugas sekolahnya. Jadi, seorang ibu juga dituntut tidak hanya mengurus tapi membantu anak ketika menemukan masalah.

Jika Kamu Membutuhkan Bantuanku, Aku Akan Membantu Dengan Ilmuku

Banyak wanita sekarang ini yang bekerja dengan alasan ingin membantu suami mencari tambahan nafkah keluarga. Disisi lain, seorang wanita dituntut untuk tetap bisa menunaikan kewajiban utamanya yaitu mengurus anak. Sekali pun harus bekerja, seharusnya wanita memilih pekerjaan yang tidak jauh dari anaknya kelak. Dan dengan ilmu yang sudah dia miliki dia akan memanfaatkannya untuk mendapatkan pekerjaan yang berpenghasilan lumayan, tanpa perlu meninggalkan jauh anak-anaknya.

Dibalik Kesuksesan Seorang Pria, Pasti Ada Wanita Hebat Dibelakangnya

Sebuah ungkapan yang menyatakan bahwa dibalik pria sukses, pasti ada wanita hebat dibelakangnya. Dan wanita itu adalah istri dari pria tersebut. Seorang ibu yang berpendidikan tinggi akan lebih terarah, sementara dari segi kemampuan, mental dan pemikiran juga lebih siap menghadapi pahitnya biduk rumah tangga.

Wanita Berpendidikan Lebih Dewasa dengan Pemikiran Terbuka

Berbeda dengan wanita pada umumnya, wanita berpendidikan tingi lebih dewasa dan mempunyai pemikiran yang terbuka. Dalam membangun rumah tangga pasti akan banyak hambatan dan pertengkaran di dalamnya. Wanita yang cerdas akan mampu meredam pertengkarang tersebut dan lebih mengutamakan komitmen yang dari awal sudah dibangun. Dia tidak akan mudah jatuh hanya karena masalah sepele, apalagi jika dalam hubungan itu sudah ada anak, maka wanita yang cerdas akan berpikir ulang untuk langsung menyelesaikan masalah sepele itu dengan perceraian. Karena dia sadar betul bahwa anak-anaknya hanya akan jadi korban dan menderita.
Menjadi Inspirasi dan Panutan Bagi Anak-anaknya

Anak mana yang tidak akan bangga memiliki orang tua yang cerdas, berpikir terbuka, dan tidak terkungkung oleh rasa takut yang berlebihan. Anak akan terinspirasi oleh sikap orang tuanya (khususnya ibu), bahkan akan berusaha untuk menjadi sama atau bahkan lebih dari orang tuanya. Jadi dengan sendirinya karakter anak akan terbentuk menjadi seorang yang dewasa dan berpendirian teguh. Karena orang tuanya memperlihatkan hal tersebut pada mereka. Anak cendrung meniru kebiasaan orang tuanya.

Wanita Berpendidikan Tahu Cara Terbaik Mengurus Anaknya

Seorang wanita cerdas tidak akan membiarkan dirinya terlalu banyak diurusi oleh orang lain, bukan egois tapi dia tidak ingin menambah kesibukan suaminya yang setiap hari sudah sibuk bekerja. Selain itu, dia akan lebih mengutamakan kepentingan anaknya. Karena memang prioritas utama seorang ibu adalah anak-anaknya. Dia juga punya cara sendiri dalam mendidik anak-anaknya untuk menjadi pribadi yang terampil, sholeh, kreatif dan tidak terlalu memanjakan anak. Tapi juga memberikan kasih sayang yang tak terhingga.

Wanita Berpendidikan Tidak Akan Menyombongkan Dirinya Dihadapan Suami

Pernikahan bukanlah kompetisi antara suami dan istri dalam mencari nafkah atau memperkaya diri, tapi menyatukan 2 insan yang berbeda karakter dan sifat menjadi satu yang utuh. Jadi, bukan untuk menyombongkan diri didepan suami. Tujuan wanita menuntut ilmu hingga ke jenjang yang paling tinggi hanya untuk membahagiakan suami dan bekal mengurus anak-anaknya nanti.

Sehebat-hebatnya wanita cerdas mereka mengetahui bahwa suami adalah imam mereka dan segala perintahnya merupakan kewajiban. Seorang wanita cerdas dan berpendidikan tinggi akan lebih tawadhu� kepada suami yang derajatnya lebih tinggi dan tidak akan berani membantah suami (selagi suami tidak menyruhnya untuk hal-hal keburukan).

Sumber : duapah | blogkumpulaninformasi