Tampilkan postingan dengan label Politik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Politik. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 16 Juli 2016

Ahok akan Bangkitkan Jurus Ali Sadikin yang terlupakan ini | Pontianak Informasi


NKRI NEWS � Pemprov DKI Jakarta memang selalu saja direpotkandengan banyaknya pendatang baru setelah Lebaran. Bahkan diketahui untuk kondisi seperti ini sudah terjadi sejak Jakarta dipimpin oleh Ali Sadikin di tahun 1960an silam.
Bahkan, Ali sempat mengeluarkan kebijakan untuk setiap pendatang wajib memberikan uang jaminan kepada Pemprov DKI Jakarta. Pada saat pendatang tersebut terlantar karena tak punya pekerjaan dan tempat tinggal, uang itu bakal dipergunakan untuk mengembalikan warga pendatang itu ke tempat asalnya.
Tetapi, kebijakan tersebut hanya seperti angin lalu saja karena sekarang kebijakan tersebut sudah seperti dilupakan begitu saja.
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Jakarta, Edison Sianturimengatakan kalau sebenarnya wacana untuk membangkitkan kebijakan uang jaminan tersebut kembali akan diberlakukan guna mengantisipasi lonjakan arus urbanisasi pada era Ahok tahun ini.
�Kebijakan penerapan uang jaminan itu baru wacana saja,� jelasnya.
Edison juga menjelaskan kalau salah satu dari penyebab belum diterapkannya kembali kebijakan pembatasan kedatangan urbanisasi karena memang belum memiliki dasar hukum yang tepat untuk dapat menerapkan kebijakan itu.
Sumber : Hatree.me


Merasa Tudingan Jonan Yang Sebut �Tolol� Ditujukan Kepadanya, Fahri Hamzah Marah! | Pontianak Informasi



Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menilai Menteri Perhubungan Ignasius Jonan tidak tahu kalau dalam kosakata Bahasa Indonesia ada kata �maaf�. Kata �maaf� tersebut menurut Fahri adalah ucapan yang paling pas ketika ada di antara kebijakan atau tindakan pejabat yang mengakibatkan rakyat sengsara.
�Mungkin dia tidak tahu di dalam Bahasa Indonesia itu ada kosakata �maaf� dan itu yang paling tepat diucapkan ketika ada tindakan atau kebijakan pejabat yang berakibat menyengsarakan rakyat,� kata Fahri, di Gedung DPR, Senayan Jakarta, Jumat (15/7).
Selain itu, anggota DPR dari daerah pemilihan Nusa Tenggara Barat (NTB) itu juga mengkritisi pernyataan Menteri Jonan yang menuding para pengkritiknya sebagai orang tolol lantaran meminta dia mundur karena pintu keluar tol Brebes Timur macet total menjelang Idul Fitri.
�Enak saja dia bilang yang kritik tolol. Itu tidak boleh ditolerir. Ini kan era keterbukaan. Siapa pun tidak ada lagi yang untouchables,� tegasnya.
Tapi Fahri tidak tegas menjawab ketika wartawan menanyakan Jonan layak di reshuffle? �Pak Jokowi mau tarok siapa yang jadi Menteri Perhubungan, silakan. Yang penting rakyat tambah sejahtera dan tahun depan tidak ada lagi orang yang megap-megap di pintu tol Brexit,� pintanya. (jpnn.com)

Senin, 13 Juni 2016

Pengakuan Fahrurrozi Ishaq: Jadi Gubernur Tandingan Ahok, Karena Dipaksa | Pontianak Informasi



NKRI NEWS, JAKARTA -- Fahrurrozi Ishaq, Gubernur tandingan Ahok yang dilantik oleh Front Pembela Islam (FPI) dan Gerakan Masyarakat Jakarta (GMJ), Senin (1/12) lalu, mengatakan dirinya tak pernah berniat menjadi seorang gubernur. Bang Ozi -begitu ia akrab disapa- mengaku dipaksa oleh umat untuk menjadi pemimpin Jakarta versinya.

�Suara itu keluar ketika kami sedang berkumpul di Bundaran HI. Saya sudah menolak dicalonkan tapi dikejar terus,� katanya kepada CNN Indonesia usai jumpa pers di kantor Gubernur Tandingan, di bilangan Jakarta Timur, Rabu (3/12). 

Setelah disuarakan, kata Bang Rozi, Presidium Penyelamat Jakarta (PPJ) kemudian bersidang. �Semua memilih saya, sulit untuk mengelak,� katanya. �Akhirnya saya terima juga menjadi Gubernur Jakarta.� 

Ide pencalonannya menutut Rozi datang dari mulut Imam Besar FPI, Rizieq Shihab. Menurut banyak orang, katanya, dirinya merupakan sosok perekat umat. �Pilihannya waktu itu cuma saya doang," katanya.

Front Pembela Islam (FPI) dan Gerakan Masyarakat Jakarta (GMJ), Senin (1/12) lalu, melantik Fahrurrozi Ishaq sebagai Gubernur Masyarakat Jakarta. Hal ini mereka lakukan sebagai simbol penolakan mereka terhadap Basuki Tjahaja Purnama. Basuki sebelumnya telah dilantik Presiden Joko Widodo menjadi Gubernur DKI Jakarta, 19 November 2014.

Dalam waktu dekat ini Fahrurrozi akan membuka posko di seluruh titik rawan banjir di Jakarta.

Rozi menambahkan, pelantikan Ahok yang berlangsung di Istana Negara beberapa waktu lalu adalah pelanggaran hukum, atau inkonstitusional. Sebaliknya, dia mengklaim pelantikannya gubernur tandingan di depan Gedung DPRD konstitusional karena dipilih dan ditunjuk oleh rakyat.
(CNN Indonesia)



Jumat, 10 Juni 2016

Inilah Berita Dari Koran The New York Times Yang Buat Pembenci Ahok Kelabakan | Pontianak Informasi



NKRI NEWS ~ Harian The New York Times edisi 5 Juni 2016 mengulas sosok Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Harian dengan oplah nomor dua terbesar di Amerika Serikat (AS) itu menyebut Ahok sebagai sosok yang mengguncang sistem perpolitikan Indonesia yang dikendalikan oleh kaum elite partai.

Sistem perpolitikan yang terguncang itu, kata harian tersebut, adalah sistem yang dikuasai keluarga dinasti politik, para mantan jenderal, atau para pebisnis kaya.

Dikatakan bahwa politisi di daerah "disandera" oleh kepentingan politisi nasional. Dalam sistem semacam itu, walau unggul dalam survei, para calon kepala daerah kadang-kadang tidak dapat berbuat banyak. Partai politik umumnya meminta "mahar" untuk pencalonan dan mensyaratkan untuk membiayai sendiri kampanye politik.

New York Times menyebut Ahok sebagai sosok political outsider karena latar belakangnya sebagai minoritas dari sisi etnis dan keyakinan agamanya. Status outsider itu semakin kuat dengan keputusannya berpolitik melalui jalur independen.

Sejak menjabat November 2014, Ahok disebut tidak menunggu lama untuk "menyikat" birokrat yang tidak kompeten dan memberantas korupsi yang merajalela. Harian itu menulis, target baru mantan Bupati Belitung Timur itu adalah mengguncang sistem politik nasional yang dikuasai kelompok oligarki.

New York Times kemudian mengutip Charlotte Setijadi, periset di program Ilmu Indonesia di Institut Studi Asia Tenggara-Yusof Ishak yang berbasis di Singapura. Charlotte mengatakan, "Basuki (Ahok) menampilkan dirinya sebagai sosok alternatif melawan sistem politik yang memuakkan banyak rakyat Indonesia."

"Keberaniannya itu akan menolong dia meraup suara pada Pilkada  DKI," lanjut Charlotte.

Laporan itu menyatakan, Ahok memilihjalur independen demi menghindari bernasib sama seperti Presiden Joko Widodo yang terkadang mendapatkan kesulitan dari partai politik pendukungnya sendiri, yaitu Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P). Ahok disebut menolak tawaran dukungan dari PDI-P untuk maju sebagai calon gubernur Jakarta.

Laporan itu juga mengutip bakal calon gubernur DKI dari Partai Gerindra, Sandiaga Uno, yang mengatakan keputusan Ahok maju melalui jalur independen seharusnya membangunkan elite politik.

"Jika parpol tidak mendapatkan kandidat yang tepat yang didukung rakyat, parpol akan menghadapi calon independen yang didukung rakyat. Parpol perlu mempersiapkan strategi untuk menarik calon dengan kemampuan terbaik," tutur Sandiaga dalam laporan itu.

Fenomena "Teman Ahok" juga tak luput dari laporan New York Times. Gerakan itu dinilai telah sangat banyak membantu Ahok untuk memerangi sistem politik yang telah berakar urat.

Teman Ahok dilaporkan menjual t-shirt, merchandise, dan stiker untuk menjalankan biaya operasionalnya. The New York Times menambahkan, baik Ahok maupun Teman Ahok telah menyatakan secara terpisah bahwa mereka tidak berkolaborasi dan baru bertemu secara pribadi sebanyak tiga kali.

Harian itu melanjutkan, walau tidak sedikit yang menentang, gaya kepemimpinan Ahok yang sangat blakblakan memenangkan hati banyak warga Jakarta, terutama para pemilih muda dan kaum kelas menengah ke bawah.

Golongan masyarakat ini terpikat dengan sejumlah kebijakan-kebijakan Ahok, seperti percepatan pembangunan infrastruktur seperti MRT dan program Kartu Jakarta Pintar dan Kartu Jakarta Sehat yang menolong banyak masyarakat miskin.

Pada Pilkada DKI 2012, etnisitas dan agama Ahok menjadi salah satu isu yang digunakan lawan politiknya. Kali ini dengan mengutip sebuah survei, The New York Times menulis bahwa hampir dua pertiga warga Jakarta tidak merasa isu SARA akan diangkat pada Pilkada 15 Februari 2017
Sumber : Rakyat.win




Kamis, 09 Juni 2016

Rencana Besar Ahok yang bikin Dunia Tercengang soal Jakarta | Pontianak Informasi



NKRI NEWS - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama memiliki konsep pembayaran serba cashless atau mengurangi transaksi tunai, yang ingin dia terapkan di Jakarta.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah mempersiapkan sebuah kartu bernama JakartaOne yang nantinya menjadi kartu wajib warga Jakarta.

"Saya kepengin pokoknya yang enggak punya kartu ini bakal susah saja hidup di Jakarta," ujar Ahok, sapaan Basuki, beberapa waktu lalu.

Kartu JakartaOne yang masih disiapkan ini nantinya akan menjadi model pembayaran segala transaksi di Jakarta, misalnya untuk naik bus transjakarta.
Ahok memiliki tujuan dengan menerapkan sistem ini untuk perjalanan bus transjakarta meski kini sudah diterapkan.

Menurut Ahok, dengan menggunakan kartu, Pemprov DKI bisa memantau perjalanan warga Jakarta. Pemprov DKI bisa mengetahui dari halte mana seorang warga naik dan halte mana warga itu keluar setiap harinya.

Jika rute yang dilewati warga tersebut juga banyak dilalui oleh orang lain, PT Transportasi Jakarta bisa saja membuat trayek baru sehingga orang tidak perlu transit lagi.

"Kalau kamu bantu menempelkan itu ke pintu, saya bisa bikin jurusan baru enggak? Berapa orang yang lewat, jam berapa, balik lagi jam berapa, sehingga saya bisa siapkan satu bus baru yang langsung saja, enggak usah turun orangnya biar tidak capek," ujar Ahok.

Hal yang sama juga berlaku untuk pembelian beras. Saat ada operasi pasar yang menjual beras murah, bukan tidak mungkin beras tersebut diborong oleh oknum pedagang untuk dijual kembali.

Akhirnya, rakyat miskin tetap membeli beras dengan harga mahal.

Jika nanti pembayaran bisa dilakukan dengan JakartaOne, Pemprov DKI bisa mengetahui siapa pembelinya.

"Coba kalau dengan kartu, kamu beli saya tahu siapa. Saya sekarang kenapa enggak bisa lakukan operasi pasar setiap hari, saya takut yang belinya pedagang nanti," ujar Ahok.

Hal ini sudah mulai diterapkan Ahok dengan menggunakan Kartu Jakarta Pintar. Pemilik KJP berhak membeli daging seharga Rp 35.000 untuk satu kilogram.

Daging tersebut bisa dibeli setiap bulan agar pelajar di Jakarta dapat memenuhi kebutuhan gizinya.

Dengan menggunakan KJP, daging subsidi itu akan tepat sasaran karena dibeli langsung oleh warga yang membutuhkan.

Ahok mengatakan, pembayaran cahsless akan membuat Pemprov DKI bisa melayani warga Jakarta dengan lebih baik. Selain itu, anggaran yang digunakan akan lebih tepat sasaran.

Ahok sendiri berharap kartu tersebut sudah bisa diluncurkan bulan depan.

"Supaya saya bisa berikan servis lebih baik, pelayanan lebih baik, itu sih konsepnya," ujar Ahok. (Kompas)


Ramai Soal Jilbab Amalia, ini Penjelasan Teman Ahok dan Suami Amelia | Pontianak Informasi



NKRI NEWS, Jakarta - Panasnya suasana menuju Pilgub DKI 2017 sudah terasa di media sosial. Pendiri Teman Ahok, Amalia Ayuningtyas, ramai dibicarakan soal hijabnya.

Di sejumlah postingan di media sosial, baik Twitter maupun Facebook, Amalia ramai dibahas terkait jilbab yang dikenakannya. Amalia disebut mengenakan jilbab hanya untuk kampanye Ahok di Pilgub DKI 2017.

Postingan itu diiringi unggahan foto seorang wanita berkacamata yang mirip Amalia, tak mengenakan hijab di Singapura. Wanita itu disebut sebagai Amalia sebelum mendirikan Teman Ahok.

Teman Ahok memberi penjelasan soal tudingan terhadap Amalia di situsnya. Di situs itu, Amalia juga memberi pernyataan bahwa tudingan soal hijab itu fitnah. Berikut penggalan penjelasan situs Teman Ahok:

Informasi fitnah tersebut disebarkan pertama kali oleh akun Facebook milik "Zeng Wei Jian" dan dengan cepat menyebar di kalangan tertentu. Akun tersebut memakai wacana 'Silent Attack on Islamic Akidah'. Bahkan belakangan, akun yang sama juga mengarahkan isu bahwa Amalia merupakan putri dari politisi PDI Perjuangan Ribka Tjiptaning, meski disebutkan bahwa hal tersebut dalam konfirmasi. 

"Hal ini juga fitnah. Saya anak dari keluarga sederhana yang tak berpolitik sama sekali," kata Amalia.

Teman Ahok menjelaskan bahwa wanita tak berhijab yang fotonya disebar bukanlah Amalia Ayuningtyas. Teman Ahok menegaskan Amalia sudah mengenakan jilbab sejak SMA.

"Itu bukan Amalia. Amalia itu belum pernah ke Singapura, pertama kali yang kemarin itu dan langsung dipulangkan oleh imigrasi sana. Tapi pengunggah foto itu, yang akun Zeng Wei Jian juga sudah meminta maaf. Dia mengakui itu bukan Amalia. Ada juga akun yang mengaku orang di foto itu, dia marah-marah karena dikaitkan dengan Amalia. Ya tahu sendiri kan kalau di media sosial jadi liar," kata Koordinator Teman Ahok Aditya Yogi Prabowo saat dihubungi detikcom, Rabu (8/6/2016).

Foto Amelia Ayuningthias di Singapura sekitar 3 tahun lalu (ist)

Muncul juga sosok Agung Gumilar, yang mengaku sebagai suami dari perempuan tak berhijab yang fotonya disebar di media sosial. Agung menjelaskan wanita itu adalah istrinya yang bernama Amelia Ayuningthias. Ejaan nama dan wajah antara Amalia dan Amelia memang mirip.

"Itu bukan sosok Amalia Ayuningtyas aktivis Teman Ahok. Itu foto istri saya," kata Agung saat dihubungi detikcom, Rabu (8/6/2016).

Foto pernikahan Agung Gumilar dan Amelia Ayuningthias (ist.)

Agung menjelaskan foto itu diambil sekitar 3 tahun lalu, saat Amelia berlibur ke Singapura, saat mereka belum menikah. Agung menunjukkan foto-foto Amelia lainnya dan foto pernikahannya, sebagai bukti dia suami Amelia. Dia mengatakan foto di Singapura yang ramai tersebar di media sosial memang disimpan di akun Facebook Amelia Ayuningthias.

"Tapi sebenarnya sudah diprivate, jadi orang tertentu aja yang bisa lihat foto itu. Saya juga nggak tahu gimana bisa tersebar," ujar Agung.

Agung berharap isu soal Amalia dan Amelia diluruskan. Dia berharap istrinya tak diikut-ikutkan urusan politik Pilkada DKI 2017.

"Mohon diluruskan. Jangan sampai nama baik istri saya tercemar," ujarnya. 
(Detik.com)


Sabtu, 04 Juni 2016

Beredar, Sampul Buku Tahlilan Kematian Habiburokhman yang Janji Terjun Dari Monas | Pontianak Informasi



Foto sampul buku tahlilan Politikus Partai Gerindra Habiburokhman beredar luar di media sosial.
Dalam foto tersebut, Ketua Bidang Advokasi DPP Gerindra itu dikabarkan meninggal sebelum Pilkada DKI.
Seperti yang diketahui, Habiburokhman didesak segera terjun dari Monas setelah relawan Teman Ahok, Senin (10/04/2016), mengklaim sudah memenuhi jumlah minimum Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang disyaratkan KPUD DKI bagi pasangan calon perseorangan untuk bisa berkompetisi pada Pilkada DKI 2017.
Sejak saat tersebut, tak henti-hentinya pendukung Ahok dan Habiburokhman melakukan �perang� komentar di media sosial, terutama Twitter.Terbaru, Habiburokhman menuding jika Teman Ahok berbohong soal jumlah KTP.
Pria yang berprofesi sebagai pengacara ini menegaskan hal tersebut menyusul sinyal dari Ahok bahwa dia bakal menerima jika ada partai yang meminang dirinya untuk maju sebagai calon gubernur Jakarta.

�Akhirnya yang benar ya Habiburokhman Si Tampan dan Cerdas, klaim KTP cuma gertak wkwkwkwk,� kicau Habiburokhman via akun Twitter, Rabu (01/05/2016).
Sebelumnya, melalui akun Twitter, politikus Gerindra itu bersumpah akan terjun dari atas Monas jika calon petahana Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dapat mengumpulkan KTP untk maju dalam Pilkada secara independen.
�Benar saya menulis dengan sadar dan ikhlas,� tuturnya saat dikonfirmasi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. kejoora.com

Kamis, 02 Juni 2016

MARI KITA CERDAS, SIAPA DALANG YANG TERIAK-TERIAK TENTANG KOMUNIS DAN CHINA | Pontianak Informasi



MARI KITA CERDAS
Cerdas itu ada batasnya,
tapi dungu tak kenal batas
( Albert Einstein )
Tujuan ponpes Al-facebooki ini sejak didirikan setahun yang lalu, tak lain tak bukan hanya ingin para Santri pembaca disini menjadi cerdas, cerdas, cerdas, tidak ada tujuan lain selain itu.
Ulasan kali ini akan membedah alasan kenapa sejak era Jokowi, isu "CINA & PKI" begitu gaduh ditabuh oleh kelompok tertentu, yang selain menciptakan sentimen Anti Pemerintah, juga rentan konflik horisontal.
JASMERAH!
"Jangan Sekali-Sekali Melupakan Sejarah!"
..ini wejangan dari Bapak Proklamator RI Ir.Sukarno. Karena memang hanya melalui sejarah kita bisa memahami apa yang sebenarnya terjadi saat ini. Apa latar belakang & siapa mastermind (dalang) dibalik isu "CINA & PKI" ini.
AMERIKA DANAI AGRESI MILITER BELANDA
Pasca Perang Dunia 2, Amerika Serikat memberikan bantuan ekonomi (hutang) kepada negara-negara Eropa korban penjajahan Nazi Jerman, yang dinamakan MARSHALL PLAN. Dalam Klausul Marshall Plan untuk Belanda, tertulis Belanda boleh alokasikan pinjaman untuk kolonisasi Hindia Belanda (Indonesia).
Washington juga memberikan restu kepada militer Belanda untuk menggunakan peralatan tempur AS dalam status �Pinjaman�. Pada 30 November 1946, militer Belanda dapat pinjaman 118 unit pesawat tipe B-25, P-40 dan P-51, 45 unit tank Stuart, 459 Jeep militer, 170 unit artileri,
..termasuk juga truk-truk militer & persenjataan infantri eks Perang Pasifik. Militer Belanda juga diberikan akses ke 65.000 ton suplai logistik. Selain itu, AS berikan tambahan pinjaman 26 juta Dollar untuk keperluan di Hindia Belanda.
FAKTA:
Amerika CUKONG Agresi Militer Belanda '46-'49
SUMBER: Buku American Visions of the Netherlands East Indies (Indonesia): US Foreign Policy and Indonesian Nationalism 1920-1949 (Amsterdam University Press) by Frances Gouda
AMERIKA KUASAI INDONESIA LEWAT SUHARTO
Pada Juli 2001, Pemerintah Amerika Serikat menerbitkan sebuah dokumen yang berjudul FRUS (Foreign Relations of the United States), sebuah Rekapan komunikasi politik AS dengan negara-negara Asia Tenggara medio 1960-an
Pada dokumen FRUS volume 26, "Role of CIA in the Coup 30 September 1965" oleh George Lardner Jr, disebutkan Washington berikan dana sebesar 1.000.000 Dollar kepada seorang Petinggi TNI AD (yang tak disebutkan namanya) untuk lakukan Operasi kode "GESTAPU" (Gerakan September Tiga Puluh).
Lalu pada 2 Desember 1965, dinas intelijen AS CIA melalui Duta Besar AS untuk Indonesia Marshall Green, memberikan Suharto daftar seluruh loyalis Sukarno yang "diduga PKI", yang menyebabkan pembantaian massal terkejam dalam sejarah menyaingi Holokos Nazi terhadap yahudi, diperkirakan jutaan jiwa melayang.
Pada 15 April 1966, berdasarkan Kawat Diplomatik Kedutaan AS-RI ke Washington DC, Marshall Green melaporkan keterlibatan CIA dalam GESTAPU yang dinyatakan "minimal" tidak terlibat langsung, hanya memantau.
Pada 17 maret 1967, MPRS menyelenggarakan Sidang Istimewa, menerbitkan TAP MPRS yang melengserkan Presiden Soekarno & secara resmi serahkan kepemimpinan kepada Soeharto sebagai PJS (Pejabat Presiden).
AGENDA PERTAMA Soeharto sebagai Pjs.Presiden RI adalah memaksa Sukarno menanda-tangani UU PMA 1967, yang menggelar "Karpet Merah" kepada korporasi AS diantaranya Stanvac, Vico yang sekarang dikenal dengan Chevron, Exxon, Mobil, juga tentunya FREEPORT, untuk menguasai kekayaan alam Indonesia.
SUMBER
FRUS (Foreign Relations of the United States) Volume 26: Role of CIA in the COUP of 30 September 1965", George Lardner Jr
JOKOWI YANG ANTI MAINSTREAM
Warisan Suharto ini diteruskan dengan apik sampai masa SBY. Baru pada masa pemerintahan Jokowi, RI berani tempuh kebijakan yang bisa dibilang menantang supremasi & hegemoni kekuasaan "Uncle Sam" di Indonesia.
Amerika Serikat yang selalu mendapat prioritas utama "jalur khusus" dalam penunjukan Kuasa Blok Migas, perpanjangan kontrak Freeport, dan berbagai kebijakan lain, kini TIDAK LAGI. Tidak lagi ada perlakuan spesial untuk Paman Sam.
Jokowi tak segan-segan membawa bisnisnya ke RRC, investor saingan utama AS. Tak hanya itu Jokowi juga melakukan deal Migas dengan Iran yang 4 tahun diembargo ekonomi oleh AS, yang juga "arch enemy" (musuh ideologi) Arab Saudi, sekutu no.1 Amerika di TimTeng yang notabene punya lobi kuat di NKRI.
Inilah sejatinya latar belakang penyebab isu "CINA & PKI" begitu santer sejak masa Pilpres, digendang oleh sayap media PKS, media-media WAHABI, lalu estafet dilanjutkan saat ini oleh Kivlan Zein & FPI.
Semua kegaduhan ini tanpa disadari mereka sedang membela kepentingan Blok Barat (Amerika) yang mulai dirongrong oleh pengaruh Blok Timur (RRC) di bumi NKRI.
Kenapa? Karena cerdas ada batasnya,
tapi dungu tak mengenal batas.
Ustad Abu Janda al-Boliwudi



Reaksi Netizen Kala Ahok Digosipkan Ditawar Jadi Walikota New York | Pontianak Informasi



NKRI NEWS -- Ada-ada saja fenomena kreatifitas yang ditelorkan pecinta seorang sosok bakal calon (Balon) Gubernur DKI Jakarta menjelang pesta demokrasi Pancasila paling prestesius di Ibukota Metropolitan DKI Jakarta.
Sebuah status yang di posting oleh Dennis Chen lima jam yang lalu pada Rabu (1/6/2016) tengah malam di Grup DUKUNG AHOK GUBERNUR DKI ( DAG � DKI ) DUNIA mendapat respons sangat luar biasa dari Netizen.
Hingga artikel ini di tulis pada Kamis (2/6/2016) sekira pukul 04.30, status tersebut telah mendulang like sebanyak 193, 40 kali di bagikan, dan 49 komentar.
Status yang di rilis oleh Hatree.co tanpa membubuhkan sumber artikelnya itu sebagaimana tertera pada foto artikel di atas.
Beginilah 36 reaksi dari Netizen terhadap status dari Dennis Chen tersebut:
1.  Ismi Farida: wawwwww supper amazing
2.  Nur Hayati: amazing��.tp jng p ahok jkt me.butuhkan seorang ahok
3.  Tommy Wijaya: Hoax koq diposting..
4.  Abdul Chamid: GAK HERAN LAH
5.  Irawan Saputra: Ahok kagak bisa dibeli,,,,,
6.  Santoso Ibrahim: Gak lucu
7.  Adji Qois Segoro: Woy.!! sumbernya donk.!! Biar enak di kosumsi..
8.  Cin Huat: Jangan bayar hutang ditambah bonuspun nga bisa�.. Pak Ahok ibarat Pusaka Negara nga tak ternilai��
9.   Heri Kunio: Hutang amrik ke cina saja belum sanggup lunasi. Mau bayarin kita pula�??
10. Gozali Lie: Tuker aja ama lulung, topik ato usril juga boleh�masih ready stok�
11. Nur Hayati: iya kali tp kalau lulung ke suriah aj biar nggk ngaco mulu
12. Shandy: Link berita y mana???
13. Ficca Power Fly: Mudah2an komen saya ada yg baca dr pihaknya Pak ahok dan team,dgn ini sy tdk setuju dan merasa sedih ,secara jjr saya tdk pernah ketemu langsung dengan beliau ttp sy bisa merasakan dampak nya utk JAKARTA TERCINTA,Pak AhokMASIH SANGAT DIBUTUHKAN jadi GUBERNUR kami bahkan jadi NEXT PRESIDEN,Jbu PakAhok
14. Tina Ruma Horbo: Inibenar ap lucon kalaubenar jangan maubangun aka negri sendiri
15. ??: apa sebrharga segitunya ahok sama buk susi yg katanya prnah ditawarin sampe 5t
16. Emy Fullblues: Jangan Indonesia sendiri membutuhkan!.
17. Fafa Adinda Ningrat: Waduhhhhhhhhhhhhhh piye kui Bp ahokkkkkk
18. Joni Chang: harusnya dengan seperti ini semua pejabat berlomba menunjukan kinerja dan menanamkan rasa malu untuk koruptor, bukan malah memusuhi Ahok
19. Geadyez Cieaniex: Please don�t go! we all need you mr, ahok.
20. Emmo Si Megapro: berita kampretttt
21. Kevin Cheng: Mudah� berita ini benar.seperti mantan menteri keuangan sri muliany
22. Syarifudin Bahar: Hebat pak Ahok���
23. Santony: Sampai luar negeri pun tau kemampuan ahok sebagai seorg pemimpin yg berani,jujur,tegas,amanah,pintar
24. Solichin Liem Nukeri: Orang luar saja punya respect sama pak Ahok masak orang kita malah banyak yang benci dia�.itu mah orang2 saraf and sinting��!!!
25. Jendwasti Adisaputro: Wahhh ini baru�.
26. Hendrik Guliwang: Luatr biaca
27. Chang Ahui: Hai kalian kaum� yg menolak Pak ahok buka mata batin kalian jgn ampe org pintar, peduli, tegas dibeli ama negara AS�Spt Pak habibie jg dibl ama negara lain krn kita org Indonesia tdk bs memakai org pintar alhasil negara lain yg mndptkn kenikmatan n maju n kita Indonesia msh dibodohi ama sampah� pejabat yg korup yg kt junjung tinggi..Terakhir Indonesia tdk akan maju n dilht rendah ama negara lain
28. Nickson Franky Panggabean: kalau yg ini bisa nggaj di tukar sama utang negara laku nggak ya ?
29. Yus Marinda: Hahaaaa tingkat RT aja gak laku tampang SetanNya Koropsi
30. Irene Malonda Tambuwun: Yaaa �jelas ngga rela�!!! Ahok itu pemberian Tuhan yang terindah untuk Indonesia
31. Elisabeth Sriningsih: pasti Ahok gak bakalan mau�tukar aja ama ahmad dani
32. Yus Marinda: Tukar ama Yusril aja kan Prof
33. Danny Arfan Liestiatmaja: Kalo yg dipilih Amrik ketua fpi gw setuju banget��.
34. Elsa Jisel: A hok the best.Memang luar biasa anak Tuhan yg 1ni????
35. Rkm Widodo: Mencengangkan� tercengang karena memikirkan HOAK atau bukan.
36. Agus Gunawan: Wooouw  ( HATREE.CO )

Baca juga : 

Mufti Wahabi Keluarkan Fatwa Haram Bunuh Orang Zionis Israel





Rabu, 25 Mei 2016

BELAJAR MEMAHAMI NIAT BAIK SEORANG JOKOWI | Pontianak Informasi



Tuduhan keji itu dikemas dalam berbagai macam diksi. Kita semua ingat dan tentu susah melupakan. Pembohong, pencitraan, kodok, kafir, keturunan China, keturunan PKI, dan banyak lagi kata buruk yang tak sudah-sudah dialamatkan kepada sosok Jokowi selama putaran Pilpres 2014 lalu. 
Akan tetapi apa yang terjadi kemudian? Jokowi terpilih sebagai Presiden. Seorang tukang kayu yang direndahkan terpilih untuk memimpin 200 juta lebih rakyat Indonesia. 
Lalu, apakah usai sudah hujatan terhadap Presiden Jokowi? Tidak. Hujatan semakin keras. Bahkan ada anak muda yang begitu berani meng-upload meme Jokowi dan Megawati sedang melakukan perbuatan tak patut.  Ini benar benar puncak penghinaan lewat dunia maya. Tetapi apa yang kemudian terjadi? Anak muda itu dibebaskan dari hukuman penjara dan bahkan mendapatkan santunan dari Ibu negara untuk modal usaha. Di dunia maya begitu keras menghujat dan menyudutkan Jokowi terus berlangsung.
Jatuhkah Jokowi? Tidak! Sama sekali tidak.
Hujatan dihadapinya tidak dengan hujatan atau curhat di depan publik tetapi dengan kerja keras. Lemahnya dukungan dari partai pendukung dihadapinya dengan sikap konsisten atas agendanya dan tak gentar mengahadapi risiko ketika harus berhadapan dengan mafia yang sebagian besar didukung elit politik. Jokowi melaju tak terbendung. Mengapa dia bisa melewati itu semua ? Dari kesederhanaan sikap dan perbuatannya , tidak sulit baginya untuk mengajarkan hal yang konstruktif kepada siapa saja agar emosi tetap terjaga secara positip, mengundang orang untuk mengambil langkah keyakinan melalui sepatah kata tentang apa yang mungkin , menciptakan sebuah inspirasi kolektif. 
Analis Investasi
Semua itu tercermin dari caranya berpikir (way of thinking), merasakan (feeling) dan kemampuannya memfungsikan semua potensi positip (functioning), sebuah cara hidup (the way of life) dan cara menjadi (way of being) yang transformatif. Hal tersebut melebur dalam hati dan jiwa seiring keteladanannya untuk cinta dan kasih sayang.
Seorang teman analis investasi  dalam suatu pertemuan mengatakan bahwa apapun yang diungkap di sosmed tidak akan membuat seorang pria jatuh reputasinya kecuali dua hal. Pertama, dia melakukan tindak kriminal atau korup; dan kedua, skandal percintaan yang merugikan dan merendahkan wanita. Siapapun dia bahkan walau dia ustadz atau pendeta, rahib yang sering tampil di mimbar dan dikenal santun, namun bila dia terkena tindak kriminal atau korup maka hancurlah reputasinya. Walau dia berjuang sekeras membela dirinya maka dia tetap pecundang.
Begitu pula bila dia melakukan skandal percintaan yang sehigga merugikan dan merendahkan wanita atau istrinya maka hancurlah reputasinya. Sehebat apapun masalalunya orang akan melupakannya dan menjadikannya alas kaki. Dunia sosmed sangat kejam menghukum seseorang. Hanya dua kesalahan itu saja hukum sosmed bekerja efektif membuat seorang pria hancur berkeping keping. Padahal bukan tidak mungkin Tuhan telah mengampuninya, namun sosmed tidak peduli itu.
Akan tetapi selagi pria tidak melakukan dua hal itu maka apapun celoteh tak senonoh terhadapnya tidak akan merusak reputasinya. Bahkan dia semakin terkenal dan semakin mendapat simpati. Semakin di-bully semakin orang ramai tahu bahwa yang mem-bully itu bukanlah siapa-siapa dan mengomentarinya hanya menjatuhkan kelas dan merendahkan intelektualitas. 
Aura Positif
Itu sebabnya Jokowi tidak mau menuntut orang yang menghina dan bergunjing serta berceloteh tak santun terhadapnya. Dia hadapi dengan senyuman sambil berkata "aku ra pa-pa". Karena Jokowi bukan Bill Clinton yang terlibat skandal sex dengan sekretarisnya dengan kisah blowjob. Karena Jokowi bukan tokoh yang terlibat korup bersama istri keduanya. Jokowi hanyalah pria sederhana yang setia kepada istrinya dan menjaga kehormatan keluarganya dengan melarang mereka kaya dengan kekuasaannya.
Berlalunya waktu, tanpa disadari aura positifnya mampu mempengaruhi sebagian besar elit politik. Orang orang baik dari partai maupun tokoh masyarakat, tokoh agama semakin banyak merapat ke Jokowi. Kelompok partai yang memilih berseberangan politik mulai memilih untuk bergabung dengan kubu Jokowi. Ibu Megawati pun tampil di depan publik ketika pelantikan menteri usai reshuffle. Ibu Megawati  kembali berada di samping Jokowi setelah sekian bulan bersedia dan berjarak. Kini parlemen berada di bawah kendalinya untuk memastikan dia terus melaju dengan agenda niat baiknya, untuk negeri yang dia cintai. Tidak ada dendam.Tidak ada kebanggaan atas semua itu. Semua dirangkul dan diajak untuk melangkah bersama demi perjuangan membela NKRI.
Nah, apa yang dapat kamu pelajari dari sosok Jokowi? Ingatla lah, ketika Anda berjuang untuk kebaikan, maka akan terjadi proses benturan antara dirimu dengan orang orang sekitarmu. Walau kadang menyakitkan, terluka, teruslah melangkah. Jangan pernah surut langkahmu hanya karena orang-orang menghujatmu, memfitnahmu, merendahkanmu. Yakinlah lukamu tak akan lama sampai orang buruk laku tersingkir dengan sendirinya dan tergantikan oleh orang-orang yang tulus mencintaimu , untuk setia di belakangmu dengan obsesimu.
Mengapa? Karena, ketahuilah, niat baik yang ikhlas karena Tuhan tak lain Tuhan sendirilah yang akan menjagamu dari niat buruk orang lain. Anda akan selalu baik-baik saja. (beritametro.co.id)
Oleh: Erizeli Jely Bandaro
(Pemerhati sosial, Praktisi dan Konsultan Bisnis)

Minggu, 22 Mei 2016

MAAFKAN PAKDE JOKOWI, PAK PRABOWO | Pontianak Informasi



NKRI NEWS � Maaf pak Prabowo, Jokowi terlalu perkasa buat bapak. Ternyata �kekuatan besar� yang dulu bapak banggakan itu rontok seperti rambut Donal Trump dalam waktu cukup 1,5 tahun saja. Waktu yang sangat sebentar mengingat betapa dulu dengan perkasanya bapak dan koalisi menghadang dengan menguasai parlemen.

Apa yang bisa dipelajari dari peristiwa ini, pak?

Bahwa kita tidak boleh meremehkan lawan kita hanya dengan melihat fisiknya saja. Jokowi memang tidak seganteng dan segagah bapak. Ia kurus, kerempeng dan sering diejek tidak punya kharisma. Jokowi bukan seperti bapak yang mantan pasukan elit negara. Ia hanya pengusaha meubel yang datang dari kalangan biasa.
Tapi Jokowi lebih jago mengatur pasukan daripada bapak yang seharusnya punya kemampuan segudang. Bapak terbukti salah dalam menerapkan strategi gelar kekuatan, karena kehancuran parah bukan ketika kita tarung berhadap2an, tetapi ketika musuh mampu menyusup dan menghancurkan dari dalam. Bapak harus akui itu dan menaruh rasa hormat padanya tanpa perlu merasa malu.
Lihat bagaimana Jokowi membelah satu persatu kekuatan koalisi yang bapak rancang ?
Hampir semua mempunyai pola yang sama. Tarik keluar dulu partai2 pendukung, lemahkan dengan membelah mereka menjadi dua bagian, paksa mereka melakukan musyawarah internal dan singkirkan orang2 yang tidak setujuan, dukung para oportunis yang gila kekuasaan. Maka kerusakan hebat pun tidak bisa dihindarkan.

Jangan menangis, pak Prabowo�

Kelemahan terbesar bapak adalah bapak tidak mempunyai jenderal2 ahli strategi seperti Wiranto, Hendropriyono dan Luhut Panjaitan. Bapak hanya punya trio Kwik Kwek dan Kwak yang perlahan disingkirkan dari jabatan pengaman. Beda kelas, pak� Tim bapak kayaknya dulu cuman jadi Menwa, itupun cadangan.
Jadi, bagaimana rasanya sekarang sendirian sesudah hiruk pikuk penjilatan sudah selesai, pak Prabowo ? Bagaimana rasanya ditinggal teman saat kita sedang membutuhkan ? Sakit kan pak�. Sakittttt� Disini, pak� disiniii�. *tunjuk2 dada sambil pantat mundur ke belakang*

Sudahlah, pak Prabowo..

Jika sudah tidak kuat lambaikan tangan ke kamera dan tim kami akan menjemput bapak. Tidak perlu maju lagi pilpres mendatang, karena masa keemasan bapak sudah lewat. Pertama tahun 2009 dan kedua 2014 barusan.
2019 lebih baik duduk di barisan yang sejalan untuk membangun negara. Sadarilah koalisi bapak sudah habis, yang ada tinggal kenangan rekaman tv-one waktu bapak dan sohib berat sujud syukur kemenangan atas hasil survey yang sesuai pesanan. Berikan Jokowi dukungan dan bapak akan mendapatkan pundak untuk bersandar.
Selamat malam, pak Prabowo�.

Pak mantan pernah berkata dengan sangat bijak, �Orang sendirian itu pertanda dia tidak punya teman..� Saya tidak tahu seberapa bijak perkataan ini, karena menurut saya artinya pun tidak ada.

Ngopi dulu pak Prabowo�.

Ketahuilah, kegagalan itu adalah keberhasilan yang tidak kunjung datang�
DENNYSIREGAR.COM )