Tampilkan postingan dengan label Kejahatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kejahatan. Tampilkan semua postingan

Senin, 14 November 2016

Ini3 Hal yang harus di perhatikan pada zaman sekarang.

Hal yang harus di perhatikan pada zaman sekarang

kalian sudah mengetahui bahwa zaman semakin kesini semakin maju baik dari ekonomi, politik, budaya, maupun sosial khususnya teknologi. Tentunya semakin maju suatu zaman dimana akan lebih banyak dampak-dampak yang akan terjadi. Dibawah ini adalah hal-hal yang harus kamu perhatikan pada zaman sekarang

1. Banyaknya penipuan
Tidak menutup kemungkinan bahwa teknologi berkembang sangat pesat, kalian bisa lihat baik dari kendaran, handphone atau yang lainnya. Mau tidak mau kalian harus mengikuti zaman apapun tantangannya supaya tidak tertinggal oleh zaman, tetapi tahukah kalian dibalik itu pasti ada dampak yang harus kalian perhatikan seperti dengan berkembangnya teknologi semakin banyak penipuan yang terjadi pada media teknologi. Jadi waspadalah jangan sampai tertipun muslihat oleh rayuan orang yang terjadi pada teknologi.

2. Kejahatan Dimana-mana
Kejahatan mungkin bisa dibilang umum tetapi pada zaman sekarang kejahatan semakin merajalela, kalian bisa lihat pertikaian suatu negara, saling memfitnah, saling menghujan di media sosial khususnya.

3. Ras, suku, agama, dan adat istiadat
Pada zaman sekarang banyak orang yang saling menghujan, saling menghina, saling memfitnah apalagi semuanya menyangkut ras, suku, agama dan yang lainnya sangat bahaya sekali pada zaman sekarang, perlu kalian ketahui pada zaman dahulu ada yang saling menghina, membedakan, maupun menghujat semua itu terjadi pada zaman dulu tetapi apakah zaman sekarang akan terjadi lagi? berharap pasti tidak!

Dari semuanya akhirnya kita harus mengetahui bahwa ego, gengsi atau yang lainnya akan mempengaruhi pada zaman sekarang, ingin menang sendiri atau mempentingkan diri sendiri tentunya tidak baik kita harus saling menyayangi dan mengasihi.

Terimakasi sudah membaca artikel ajmut.blogspot.com, jangan lupa like, comment dan share. Semoga bermanfaat.

Baca artikel sebelumnya
http://ajmut.blogspot.co.id/2016/11/kritik-vs-haters.html

Selasa, 03 Mei 2016

Tragis! Kisah Yuyun Gadis SMP 14 Tahun Meninggal Akibat diperkaos 14 Pemuda Biadab #NyalaUntukYuyun - Pontianak Informasi




 Kasus Yuyun (14), pelajar putri SMP asal Desa Padang Ulak Tanding, Kecamatan Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, mendapat simpati di kalangan pengguna media sosial, Senin (2/5/2016). Yuyun merupakan korban perkaosan yang dilakukan 14 pemuda dan kemudian dibunuh pada pertengahan April 2016 usai pulang sekolah.

Sebagai wujud keprihatinan dan perlawanan atas aksi kekerasan, netizens membuat hastag #NyalaUntukYuyun di Twitter. Hastag tersebut malam ini menjadi trending topics untuk zona Indonesia.

Netizens umumnya menghujat kelakuan belasan pemuda yang merenggut nyawa Yuyun.

"Begidik dengan kekejaman para pelaku..beri hukuman setimpal dan seberat-beratnya #nyalauntukyuyun," tulis salah satu pengguna Twitter, @susyyulianti5.

Netizen lainnya mengatakan kasus ini benar-benar biadab. Dia mendoakan keluarga Yuyun untuk tabah.

"Duka yg tak bsa dibendung dg kbiadaban yg trjdi,smg Klg yg ditggalkn dberi ktabahan& ktenangan disisi-Nya mngiringimu #NyalaUntukYuyun," tulis pemilik akun @AhmedTsar.

Pengguna akun @Fria_Osmalik menambahan pemerkaos dan pembunuh Yuyun sudah pasti akan kena azab.

"Gaada yang bisa lepas dari hukum Allah, mereka bakal dapet hukuman yang setimpal. Aamiin ya Allah, sedih liat beritanya #NyalaUntukYuyun," tulisnya.

Bentuk keprihatinan dan perlawanan lainnya ditunjukkan sebagian pengguna Twitter dengan membuat meme.

Salah satu meme bertuliskan: saya bersama Yuyun #NyalaUntukYuyun.

Tak hanya di media sosial, solidaritas untuk Yuyun juga akan dinyatakan dalam bentuk konferensi pers. Konferensi pers akan dilaksanakan besok, Selasa (3/5/2016) pukul 10.00 WIB-12.00 WIB di gedung YLBHI lantai tiga, Jalan Diponegoro, nomor 74, Jakarta Pusat.

Tidak kurang dari 20 organisasi telah menyatakan dukungannya untuk konferensi pers besok.

Yuyun ditemukan tak bernyawa pada Senin (4/4/2016) atau setelah beberapa hari hilang. Ketika ditemukan warga, dia dalam kondisi nyaris bug1l. Tangan dan kakinya ditali.

Beberapa hari kemudian, anggota Kepolisian Resor Rejang Lebong, Bengkulu, berhasil menangkap 12 tersangka. (suara.com)

Hal serupa juga dituliskan oleh Debritha Armala Dewi-Darma dan mendapatkan ribuan share dari pengguna facebook.

Yuyun, anak SMP 14 tahun diperkaos 14 laki-laki di perjalanan pulang sekolah hanya karena mereka mabuk dan ingin. 14 laki-laki ini hanya terancam hukuman 15 tahun penjara, and they'll be released from jail in their 30s.

Bila kamu merasakan perih yang kami rasakan, artinya kamu masih manusia yang masih punya nurani. Apa yang terjadi pada Yuyun bisa terjadi pada semua perempuan. Jangan biarkan berita ini tenggelam. Say it loud and clear: s3xu4l violence must end right now!

http://harianrakyatbengkulu.com/ver3/2016/04/11/12-pembunuh-siswi-smp-diringkus/
(Berita tentang visum Yuyun sangat disturbing, tapi tolong dibaca. Ada di paragraf akhir)

Bila mendapatkan perhatian publik dan media, aparat penegak hukum juga akan lebih memperhatikan kasus ini. Semoga kematian Yuyun tidak sia-sia.

#YuyunAdalahKita

Mungkin nggak banyak yang bisa kita lakukan buat Yuyun. Tapi dengan membantu massive expose, semoga kasus ini tidak berlalu begitu saja. Semoga tidak ada lagi kejadian serupa. (facebook.com)



sumber : sepercikhikmah

Begini Kronologi Dan Video Polisi Tembak Bule Prancis Amokrane Hingga Tewas - Pontianak Informasi



 Amokrane Sebet ditembak mati polisi di bagian dada dan kepalanya. Amok, pria berbadan gempal itu menyimpan sejumlah catatan buruk pada warga di sekitaran Jalan Pantai Berawa, Tibubeneng, Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali.

Hal ini terkuak usai polisi melakukan pendalaman yang menemukan bukti izin tinggal pelaku yang habis September 2015 lalu.
"Selain izin tinggal yang sudah habis September tahun lalu, juga diketahui ketika berkunjung ke restoran tidak pernah membayar," kata Kapolda Bali, Irjen Pol Sugen Priyanto, Senin (2/5/2016).
Dari informasi yang dihimpun, kejadian ini terjadi sekitar pukul 11.00 Wita. ? Amok sendiri nekat melakukan perlawanan terhadap polisi yang hendak menjemput paksa dirinya.

Amok keluar dari rumahnya di Jalan Pantai Berawa membawa sebilah pisau. Selanjutnya menyerang polisi yang sedang menjalankan tugasnya. Seorang anggota polisi, Anak Agung Putu Sudi (39) meregang nyawa setelah mendapat 8 tusukan dalam aksi bengis Amokrane

Tusukan itu menghujam anggota polisi di bagian leher, dada hingga mengenai jantung. Tusukan juga ada di bagian paha.
?"Kurang lebih dua tahun pelaku tinggal di Bali. ?Dan selama itu, sering sekali membuat keonaran seperti tidak membayar di restoran dan mengatai warga dengan kata-kata, �I Kill You, F*ck You� dan kata-kata kasar lainnya," ungkap Sugeng.
Sugeng mengaku, sebelum penangkapan pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak Konsulat Jendral Perancis. Pihaknya, ingin menemui baik-baik pelaku.

Yang kabarnya juga dalam surat panggilan oleh Polsek Kuta Utara pernah disobeknya.
"Nah itu dia, pelaku membawa pisau, menyerang polisi hingga anggota kami meninggal. Tadi juga kami sempat memberikan tembakan peringatan. Pelaku yang membawa pisau itu menusuk anggota kami di beberapa bagian tubuh. Karena tembakan peringatan tidak dihiraukan, maka kami tembak dengan peluru tajam," tukasnya. (*)


sumber : tribunnews

Senin, 02 Mei 2016

Waspada Dan Berhati-Hati...!!! Jika Bertemu Orang Ini, Menipu Dengan Gendam (Mantra) Korban Sudah Banyak, Bantu Share Ya! - Pontianak Informasi



 Seorang netizen bernama Lilik Purwanti memposting informasi suami-istri yang menipu dengan cara kendam, foto tersebut sudah dibagikan sebanyak 15 ribu kali. Berikut apa yang di sampaikan Lilik :

Untuk teman2 se indonesia, mohon berhati hati, apabila ketemu kedua orang ini, Suami istri ini seorang penipu dengan menggunakan mantra (kendam) dulu domisili jombang jatim, skrg pindah daerah telungagung jatim n berpindah2 rumah

Tolong teman2 share, untuk kemanusiaan

Nama aslinya
Noerhasannah dan Geger Sunyono
Tetapi selalu mengenalkan diri dgn nama lain

Orang ini datang ke rumah tidak pandang bulu, kaya atau menengah, diiming-imingi berbagai bisnis serta dapat laba bulanan besar, pinjam kendaraan terus di jual ke luar pulau, yang didatangi hanya bilang 'iya' tidak bisa nolak, korban banyak sekali, sekarang dalam pencarian polisi.

Korban banyak sekali, bahkan tukang jualan rujak jg ditipu.

TERBARU!! Ternyata Pengakuan Polisi Soal "Kasus Pedangdut Zaskia Gotik" Belum Selesai - Pontianak Informasi



 Kasus penghinaan lambang negara yakni Pancasila oleh pedangdut Zaskia Gotik masih berlanjut di kepolisian. Pemeriksaan saksi masih berlangsung hingga kini.

Kanit I Cybercrime Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kompol Nico Setiawan mengatakan, pihaknya saat ini masih fokus memeriksa saksi ahli bahasa.
�Masih pemeriksaan saksi ahli, butuh waktu karena kesibukan mereka cukup sibuk,� ujar dia saat dikonfirmasi melalui pesan elektronik, Minggu (1/5/2016).
Namun dia memastikan, penyidik tidak akan menghentikan kasus ini. �Iya ini masih berlanjut, tapi perlu waktu memang,� sambung dia.

Diketahui penghinaan itu terjadi ketika Zaskia tengah mengisi salah satu acara di stasiun televisi swasta pada Selasa (15/3).

Saat diberi pertanyaan Denny Cagur, mengenai tanggal berapa Hari Proklamasi Indonesia? Dan pertanyaan kedua soal lambang sila Kelima Pancasila? Zaskia malah menjawab pertanyaan pertama �setelah adzan subuh, tanggal 32 Agustus, lalu jawaban kedua �bebek nungging�. Padahal rekannya yang ikut, Julia Perez dan Ayu Ting Ting menjawab dengan serius dan benar.

Lantaran perkataan tersebut, Zaskia Gotik menjadi sasaran makian netizen. Pengguna dunia maya menyebut dirinya telah melecehkan negara dan Pancasila.

sumber : ardina

AKHIRNYA Jelas Sudah!! Racun Sianida di Kopi Mirna Terungkap, Mencengangkan! - Pontianak Informasi



 Penyidik kepolisian Polda Metro Jaya diklaim sudah menemukan alat bukti racun sianida yang menewaskan Wayan Mirna Salihin di Kafe Olivier Grand Indonesia.

Klaim tersebut disampaikan Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Hubungan Masyarakat Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, Waluyo Yahya.

Menurut dia, hal itu terlihat dari berkas perkara penyidik polisi yang kini sedang diperiksa jaksa peneliti.

�Sudah ada benang merahnya sekarang. Sudah ada alat bukti yang mengarah ke sana (Jessica membawa Sianida),� kata Waluyo ketika dihubungi Warta Kota, Jumat (29/4).

Menurut Waluyo, alat bukti baru yang diserahkan penyidik polisi berbarengan dengan penyerahan berkas perkara hasil perbaikan, di antaranya ada sebuah surat.

Namun, saat ditanya apakah alat bukti surat itu diduga terkait pembelian racun Sianida yang dibawa Jessica, Waluyo enggan menerangkannya.

Tapi dia mengatakan bahwa kini segalanya makin jelas dan berkas perkara itu kemungkinan besar akan diterima atau dinyatakan P-21.

�Minggu depan kepastiannya,� kata Waluyo.

Sebelumnya, polisi menyerahkan berkas perkara perbaikan pada dua pekan lalu dan kini masih diperiksa jaksa peneliti. (ote)

Celana Dalam 

Misteri pembunuhan Wayan Mirna Salihin (27) yang ditemukan tewas karena minum es kopi vietnam di Kafe Olivier di Mal Grand Indonesia, Jakarta Pusat, pelan-pelan mulai terungkap.

Polisi menduga pelaku menyembunyikan racun sianida di celana dalam.

Penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya kini sedang mencari celana dalam yang saat kejadian dipakai pelaku.

Namun, siapa penyimpan dan penuang racun sianida itu ke es kopi Mirna, belum diungkap polisi.

Sumber Warta Kota menduga, kematian Mirna melibatkan pelaku yang memiliki hubungan khusus dengan korban.

Berdasarkan informasi yang berkembang di kalangan wartawan, kematian Mirna karena didasari rasa cemburu pelaku terhadap korban yang menikah dengan orang lain.

Sumber itu menyebutkan, indikasi korban dibunuh pelaku yang cemburu disebutkan bahwa sebelum menemui ajalnya, Mirna sering mendapat teror melalui pesan singkat (SMS) maupun telepon.

Sabtu, 30 April 2016

Paderi Ini Cuba Bakar Al-Quran Dihadapan Pengikutnya, Namun dengan kuasa ALLAH dia masuk islam. Tolong di Share... - Pontianak Informasi



 Ya, tersebut judul yang bakal kami kongsikan pada anda semuanya tentang satu peristiwa, di mana seseorang paderi yang cuba membakar senaskah Al Quran dihadapan beberapa ratus 'pengikutnya'.

Tetapi Allhamdulillah, paderi ini tidak berhasil membakar naskah Al Quran itu jadi sudah memeluk Islam. Paderi yang berasal dari pada Nigeria ini mengambil keputusan untuk memeluk islam selepas usaha membakar Al Quran itu tidak berhasil.

Pada awalnya paderi Froos sudah melemparkan Al Quran itu sampai jatuh ke tanah. Tidak cuma itu
saja, paderi itu menyiramkan bensin serta berupaya untuk memusnahkan kitabsuci umat islam itu.

Dengan kuasa Allah s. w. t. mendadak ke-2 tangan paderi Froos tersambar api serta terbakar. Selepas peristiwa itu, paderi itu selalu memeluk Islam serta di ikuti oleh sebagian paderi yang lain. Mereka juga mengambil keputusan untuk mengundurkan diri dari pada organisai Kependetaan Gereja.

Saat ini mereka sudah menebarkan Agama Islam dengan berdakwah di semua Nigeria serta negara yang paling dekat.

sumber : lliputan96