Tampilkan postingan dengan label Islami. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Islami. Tampilkan semua postingan

Jumat, 26 Mei 2017

WAJIB BACA!!! Banyak yang belum tau Inilah Doa Berbuka Puasa yang Benar dan Shahih.

Pertanyaan:

Assalamualaiku, Ustadz
1. Dari Ibnu Abbas, ia berkata : “Nabi shallalllahu ‘alaihi wa sallam apabila berbuka (puasa) beliau mengucapkan: Allahumma Laka Shumna wa ala Rizqika Aftharna, Allahumma Taqabbal Minna Innaka Antas Samiul ‘Alim.” (artinya: Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa dan atas rezeki dari-Mu kami berbuka. Ya Allah! Terimalah amal-amal kami, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui). (Riwayat Daruqutni di kitab Sunan-nya, Ibnu Sunni di kitabnya ‘Amal Yaum wa- Lailah No. 473. Thabrani di kitabnya Mu’jamul Kabir).

2. Dari Anas, ia berkata, “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam apabila berbuka beliau mengucapkan, ‘Bismillah, Allahumma Laka Shumtu Wa Alla Rezekika Aftartu.” (artinya: Dengan nama Allah, Ya Allah karena-Mu aku berbuka puasa dan atas rezeki dari-Mu aku berbuka). (Riwayat Thabrani di kitabnya Mu’jam Shogir, Hal. 189 dan Mu’jam Auwshath).
3. Dari Muadz bin Zuhrah, bahwasanya telah sampai kepadanya, sesungguhnya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam apabila berbuka (puasa) beliau mengucapkan: Allahumma Laka Sumtu wa ‘Alaa Rizqika Aftartu.” (Riwayat Abu Dawud No. 2358, Baihaqi 4:239, Ibnu Abi Syaibah dan Ibnu Suni)
Apakah ketiga doa berbuka di atas berasal dari hadis dhaif?
Jika dhaif, doa yang berdasarkan hadis yang paling kuat apa?
Dari: Sila
Jawaban:
Wa’alaikumussalam

Doa berbuka yang benar:

ذَهَبَ الظَّمَـأُ، وابْــتَلَّتِ العُرُوقُ، وثَــبَتَ الأَجْرُ إِن شَاءَ اللهُ
Dzahaba-zh Zama’u, Wabtalati-l ‘Uruuqu wa Tsabata-l Ajru, Insyaa Allah
“Telah hilang dahaga, urat-urat telah basah, dan telah diraih pahala, insya Allah.”

Hadis Selengkapnya

Dari Ibnu Umar radhiallahu ‘anhuma, beliau mengatakan:
كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، إِذَا أَفْطَرَ قَالَ: «ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ… »
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, apabila beliau berbuka, beliau membaca: “Dzahaba-zh Zama’u, Wabtalati-l ‘Uruuqu…” (HR. Abu Daud 2357, Ad-Daruquthni dalam sunannya 2279, Al-Bazzar dalam Al-Musnad 5395, dan Al-Baihaqi dalam As-Shugra 1390. Hadis ini dinilai hasan oleh Al-Albani).

Kapan Doa Ini Diucapkan?

Umumnya doa terkait perbuatan tertentu, dibaca sebelum melakukan perbuatan tersebut. Doa makan, dibaca sebelum makan, doa masuk kamar mandi, dibaca sebelum masuk kamar mandi, dst. Nah, apakah ketentuan ini juga berlaku untuk doa di atas?
Dilihat dari arti doa di atas, dzahir menunjukkan bahwa doa ini dibaca setelah orang yang berpuasa itu berbuka. Syiakh Ibnu Utsaimin menegaskan:
لكن ورد دعاء عن النبي صلى الله عليه وسلم لو صح فإنه يكون بعد الإفطار وهو : ” ذهب الظمأ وابتلت العروق وثبت الأجر إن شاء الله ”  فهذا لا يكون إلا بعد الفطر
“Hanya saja, terdapat doa dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, jika doa ini shahih, bahwa doa ini dibaca setelah berbuka. Yaitu doa: Dzahaba-zh Zama’u, Wabtalati-l ‘Uruuqu…dst. doa ini tidak dibaca kecuali setelah selesai berbuka.” (Al-Liqa As-Syahri, no. 8, dinukil dari Islamqa.com)
Keterangan yang sama juga disampaikan dalam Fatawa Syabakah Islamiyah, no. 7428.
Karena itu, urutan yang tepat untuk doa ketika berbuka adalah:
1. Membaca basmalah sebelum makan kurma atau minum (berbuka).
2. Mulai berbuka
3. Membaca doa berbuka: Dzahaba-zh Zama’u, Wabtalati-l ‘Uruuqu…dst.

Anjuran Memperbanyak Doa Ketika Berbuka Puasa

Dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
ثَلَاثٌ لَا تُرَدُّ دَعْوَتُهُمْ: الْإِمَامُ الْعَادِلُ، وَالصَّائِمُ حَتَّى يُفْطِرَ، وَدَعْوَةُ الْمَظْلُومِ يَرْفَعُهَا اللَّهُ فَوْقَ السَّحَابِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ
Ada tiga orang yang doanya tidak ditolak: Pemimpin yang adil, orang yang berpuasa sampai dia berbuka, dan doa orang yang didzalimi, Allah angkat di atas awan pada hari kiamat.”
(HR. At-Tirmidzi 2526, Thabrani dalam Al-Ausath 7111. Syaikh Aqil bin Muhamad Al-Maqthiri mengatakan: Hadis ini statusnya hasan berdasarkan gabungan semua jalurnya. Hadis ini juga dinilai hasan oleh Al-Hafidz Ibnu Hajar dalam Talkhis Al-Habir, 2:96).
Hadis di atas menunjukkan anjuran bagi orang yang sedang puasa untuk memperbanyak berdoa sebelum dia berbuka. Sebagian ulama menegaskan bahwa hadis ini tidak ada hubungannya dengan berdoa ketika berbuka. Karena teks hadis ini bersifat umum, bahwa orang yang sedang berpuasa memiliki pelluang dikabulkan doanya di setiap waktu dan setiap kesempatan, sebelum dia berbuka. (I’lamul Anam bi Ahkam As-Shiyam, Hal. 76).
Akan tetapi disebutkan dalam sunan Tirmidzi, redaksi yang serupa dinyatakan:
وَالصَّائِمُ حِينَ يُفْطِرُ
Orang yang berpuasa ketika berbuka.” (Sunan At-Tirmidzi 2526).
Makna tersirat dari hadis menunjukkan bahwa anjuran memperbanyak doa itu terakait dengan kegiatan berbuka. Allahu a’lam.
Keterangan ini juga dikuatkan dengan riwayat dari Abdullah bin Amr bin Ash radhiallahu ‘anhuma, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
إن للصائم عند فطره لدعوة ما ترد
Sesungguhnya orang yang berpuasa memiliki doa yang tidak akan ditolak ketika berbuka.” (HR. Ibnu Majah 1753, Al-Hakim 1/422, Ibnu Sunni 128, dan At-Thayalisi 299 dari dua jalur. Al-Bushiri mengatakan (2/81): ‘Sanad hadis ini shahih, perawinya tsiqqah’. Demikian keterangan dari Shifat Shaum Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, Hal. 67 – 68).
Kemudian, doa-doa kebaikan ini selayaknya dibaca sebelum memulai berbuka. Karena ketika belum berbuka, seseorang masih dalam kondisi puasa, dan bahkan di puncak puasa, sehingga dia lebih dekat dengan Allah Ta’ala. Sementara ketika dia (Dari Fatwa Islam, no. 14103).

Doa Apa yang Bisa Dibaca Ketika Hendak Berbuka?

Anda bisa membaca doa apapun yang Anda inginkan. Baik terkait kehidupan dunia maupun akhirat. Karena waktu menjelang berbuka adalah waktu yang mustajab.
Kemudian, disebutkan dalam riwayat Ibnu Majah, bahwa ketika berbuka, sahabat Abdullah bin Amr bin Ash radhiallahu ‘anhu, membaca doa tertentu.
Dari Ibnu Abi Mulaikah (salah seorang tabiin), beliau menceritakan: Aku mendengar Abdullah bin Amr ketika berbuka membaca doa:
اللهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ بِرَحْمَتِكَ الَّتِي وَسِعَتْ كُلَّ شَيْءٍ أَنْ تَغْفِرَ لِي
Allahumma Inni As-Aluka bi Rahmatika Al-Latii Wasi’at Kulla Syai-in An Taghfira Lii
“Ya Allah, aku memohon kepada-Mu dengan rahmat-Mu yang meliputi segala sesuatu, agar Engkau mengampuniku.” (Sunan Ibnu Majah, 1/557 dan Al-Baihaqi dalam Syu’abul Iman, 3621)

Doa Berbuka yang Tidak Benar

Terdapat satu doa berbuka yang tersebar di masyarakat, namun doa bersumber dari hadis yang lemah. Kita sering mendengar beberapa masyarakat membaca doa berbuka berikut:
اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ
Allahumma laka shumtu wa bika aamantu wa ‘ala rezekika afthortu
“Ya Allah, kepada-Mu aku berpuasa dan kepada-Mu aku berbuka.”
Status Sanad Hadis
Doa dengan redaksi ini diriwayatkan Abu Daud dalam Sunan-nya no. 2358 secara mursal (tidak ada perawi sahabat di atas tabi’in), dari Mu’adz bin Zuhrah. Sementara Mu’adz bin Zuhrah adalah seorang tabi’in, sehingga hadis ini mursal. Dalam ilmu hadis, hadis mursal merupakan hadis dhaif karena sanad yang terputus.
Doa di atas dinilai dhaif oleh Al-Albani, sebagaimana keterangan beliau di Dhaif Sunan Abu Daud 510 dan Irwaul Gholil, 4:38.
Hadis semacam ini juga dikeluarkan oleh Ath-Thobroni dari Anas bin Malik. Namun sanadnya terdapat perowi dhaif yaitu Daud bin Az-Zibriqon, di adalah seorang perowi matruk. Al-Hafidz ibnu Hajar mengatakan:
وَإِسْنَادُهُ ضَعِيفٌ فِيهِ دَاوُد بْنُ الزِّبْرِقَانِ ، وَهُوَ مَتْرُوكٌ
“Sanad hadis ini dhaif, karena di sana ada Daud bin Az-Zibriqon, dan dia perawi matruk.” (At-Talkhis Al-Habir, 3:54).
Ada juga yang ditambahi dengan lafadz:
بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ
Dengan rahmat-Mu, wahai Dzat Yang paling welas asih
Namun sekali lagi, tambahan ini juga tidak memiliki dasar dalam syariat. Karena itu, sebaiknya tidak dilantunkan sebagai doa berbuka.
Ringkasnya, bahwa doa terkait bebuka ada dua:
a. Doa menjelang berbuka. Doa ini dibaca sebelum anda mulai berbuka. Doa ini bebas, anda bisa membaca doa apapun, untuk kebaikan dunia dan akhirat Anda.
b. Doa setelah berbuka. Ada doa khusus yang diajarkan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, sebagaimana dinyatakan dalam riwayat dari Ibnu Umar. Lafadz doanya adalah
ذَهَبَ الظَّمَـأُ، وابْــتَلَّتِ العُرُوقُ، وثَــبَتَ الأَجْرُ إِن شَاءَ اللهُ
Dzahaba-zh Zama’u, Wabtalati-l ‘Uruuqu wa Tsabata-l Ajru, Insyaa Allah
Sebagai muslim yang baik, selayaknya kita cukupkan doa setelah berbuka dengan doa yang shahih ini, dan tidak memberi tambahan dengan redaksi yang lain.
Allahu a’lam
Dijawab oleh Ustadz Ammi Nur Baits (Dewan Pembina KonsultasiSyariah.com)


Sumber: https://konsultasisyariah.com

Selasa, 09 Mei 2017

Naudzubillah..Inilah 4 Jenis Lelaki Yang Di Tarik Oleh Wanita Ke Neraka!!!

Keluarga merupakan permata paling berharga, sebab dalam keluarga kasih sayang, cinta, serta kebersamaan dapat diperoleh. Keluarga juga dapat dijadikan tempat berlindung ketika diantara anggota keluarga menghadapi masalah.

Dalam sebuah keluarga, seorang laki-laki merupakan seorang pemimpin atau imam di dalam sebuah keluarganya. Maka dari itu orang laki-laki wajib mengingatkan, membimbing, serta menuntun keluarganya ke jalan yang benar yaitu jalan yang Allah ridhai.



Semua kaum laki-laki mengemban amanah yang sangat berat, seperti kita tahu bahwa di akhirat kelak setiap pemimpin akan dimintai pertanggung jawabannya di pengadilan Allah Swt kelak. Dalam memimpin sebuah keluarga tentu saja bukan perkara yang gampang, sebab ada banyak halangan serta rintangan yang harus dihadapi. Seperti pada zaman sekarang ini, ada banyak sekali keluarga yang jarang berkomunikasi satu sama lain, atau mungkin jarang bertemu dikarenakan kesibukannya dengan pekerjaan masing-masing.

Bila sudah seperti itu, Tidak hanya untuk saling mengingatkan, bahkan untuk bertemu saja sangat sulit. Hal inilah yang diakhirat kelak dapat menjerumuskan seorang lelaki kedalam neraka.

Kelak di akhirat, ada 4 golongan laki-laki yang ditarik ke dalam neraka oleh wanita. Hal itu disebabkan laki-laki tersebut tidak memberikan hak-hak wanita serta tidak menjaga amanah yang dia emban.

Dan berikut inilah golongan laki-laki yang bisa ditarik wanita kedalam neraka.

Yang Pertama Ialah Ayahnya

Seorang ayah mempunyai kewajiban untuk mendidik anak-anaknya agar menjadi seseorang yang baik. Jika seorang ayah mempunyai anak perempuan, namun ia mengabaikan anak perempuannya itu dengan tidak memberikan pendidikan agama seperti sholat, mengaji dan sebagainya. Dan dia juga membiarkan anak perempuannya yang tidak menutup auratnya, maka sang ayah akan ditarik ke neraka oleh anaknya itu sebab ia tidak menjaga amanahnya dengan benar.



HALAMAN
1 2

Luar Biasa Dahsyatnya..!!! Harus Baca 3 Doa Ini Ketika Sujud Terakhir Dalam Shalat



2. Mintalah agar kita diberikan kesempatan Taubat sebelum wafat
٢اللهم ارزقني توبتا نصوحا قبل الموت

Allahummarzuqni taubatan nasuha qoblal maut

Artinya: " Ya Allah berilah aku rezeki taubat nasuha (atau sebenar-benarnya taubat) sebelum wafat "

3. Mintalah agar hati kita ditetapkan di atas Agamanya.

٣اللهم يا مقلب القلوب ثبت قلبي على دينك
Allahumma yaa muqollibal quluub tsabbit qolbi 'ala diinika

Artinya: " Ya Allah wahai sang pembolak balik hati, tetapkanlah hatiku pada agama-MU "

Sahabat medianda jika kau sebarkan perkataan ini, dan kau berniat baik denganya, maka semoga menjadikan mudah urusan urusanmu di dunia dan akhirat.

Lakukanlah kebaikan walau sekecil apapun itu, sebab tidaklah kau ketahui amal kebaikan apakah yang dapat menghantarkanmu ke Surga Allah.

Semoga bermanfaat. Aamiin


Sumber:Islamdunia2

HALAMAN
1 2

Luar Biasa Dahsyatnya..!!! Harus Baca 3 Doa Ini Ketika Sujud Terakhir Dalam Shalat

PONTIANAK INFORMASI - Hai sahabat PI Setiap umat muslim tentu setiap hari melakukan aktifitas yang satu ini yakni berdoa, seperti setiap setelah melakukan shalat 5 waktu, namun ternyata banyak umat muslim yang kurang mengetahui bahwa ada doa yang manfaatnya luar biasa bila diterapkan, yakni doa tersebut doa ketika sujud terkahir dalam shalat.



Berikut ini adalah beberapa bacaan doa yang perlu anda ketahui pada saat sujud terakhir dalam shalat anda :



1. Mintalah diwafatkan dalam keadaan khusnul khotimah



 ١اللهم إني أسألك حسن الخاتمة

Allahumma inni as'aluka husnal khotimah

Artinya : " Ya Allah akumeminta kepada-MU husnul khotimah "



HALAMAN
1 2

Minggu, 07 Mei 2017

Astagfirullah! Beginilah 3 Cara Setan Menelanjangi Wanita, No. 1 Sudah Banyak Terlihat!

Setan merupakan musuh nyata bagi manusia yang akan selalu menggoda dalam kesesatan. Mereka akan melakukan berbagai macam cara untuk menjerumuskan sebanyak-banyaknya manusia sebagai temannya di neraka pada hari kiamat kelak.
Dalam perannya menggoda manusia, setan memiliki banyak strategi dan siasat jitu. Salah satunya dengan menggunakan kaum hawa. Hal inilah yang kemudian menyebabkan seorang wanita dikatakan sebagai fitnah terbesar di dunia.
Terlebih lagi bila wanita itu tidak mampu menjaga dirinya, maka tanpa disadarinya ia telah dikuasai setan dan ditelanjangi olehnya. Akibatnya tidak ada lagi rasa malu pada diri wanita tersebut, terutama kepada Allah SWT. Lalu bagaimanakah cara setan menelanjangi wanita ? Inilah ulasan selengkapnya.
Ada beberapa tahapan yang akan dilewati setan untuk menelanjangi wanita. Diantaranya adalah :

1. Menghilangkan definisi dan makna hijab
Tahap pertama setan dalam menelanjangi wanita adalah dengan menghilangkan definisi dan makna hijab. Pada tahap ini setan akan membisikkan kepada kaum wanita bahwa pakaian apapun termasuk hijab tidak memiliki kaitan apapun dengan agama. Melainkan hanyalah sekedar pakaian atau gaya hiasan bagi para wanita.




Sehingga para wanita yang telah terpengaruh dengan hasutan setan, dengan mudahnya melepaskan hijab dan pakaian muslimah, lalu beralih menjadi pakaian yang serba terbuka. Sementara bagi kaum hawa yang bisa bertahan dengan prinsip hijabnya, maka setan pun akan beralih menggunakan strategi yang lebih halus. Dalam hal ini juga ada berbagai tahapan, diantaranya adalah
a. Membuka bagian tangan
Pada tahap ini setan akan membisikkan kepada wanita untuk meningkatkan model pakaiannya yaitu dengan membuka bagian hasta antara siku hingga telapak tangan. Setan akan berbisik, "Ah, tidak mengapa kan masih pakai jilbab dan baju tetap panjang." Sehingga apabila wanita itu terjebak, maka ia akan mengikuti bisikan setan tersebut dengan memakai pakaian yang menampakkan tangannya.
b. Membuka leher dan dada
Setelah terbiasa menggunakan pakaian yang menampakkan tangan, maka setan kembali membisikkan hal yang lebih baru lagi. Setan akan berbisik, "Saat ini menampakkan tangan merupakan hal yang biasa, sehingga perlu peningkatan yang lebih maju lagi yaitu angkatlah ujung jilbabmu yang menjulur kebawah itu, lalu lilitkan ke leher."
Sehingga ketika wanita mulai terpengaruh, maka ia akan menuruti nasehat tersebut. Bahkan dalam hal ini tanpa disadarinya, ternyata ada dua hal yang mulai terbuka dari diri wanita itu yaitu leher bagian bawah  dan dada bagian atas.
c. Mempersempit ukuran pakaian
Setelah berhasil membisiki para wanita untuk menampakkan leher dan dadanya, setan kemudian membisiki untuk mempersempit ukuran pakaian yang dikenakan. Mereka akan membisiki, "Pakaianmu hanya itu-itu saja, tidak berselera." Maka si wanita akan berpikir, "Benarkah seperti itu?" Setan kembali membisiki, "Banyak kain yang lebih bagus, lebih tipis, engkau bisa membentuknya menjadi agak ketat agar indah dipandang mata."
Sehingga tergodalah si wanita, lalu dicarinya lah mode pakaian yang ketat dan kain yang tipis bahkan transparan.  Para wanita yang tergoda itu akan berpikir, "Tidak masalah, potongan kainnya kan tetap panjang hanya saja bahan dan modenya yang sedikit berbeda, agar lebih terlihat feminim."
Alhasil pakaian tersebut membudaya dikalangan wanita muslimah yang semakin hari semakin ketat dan transparan. Maka inilah sesungguhnya yang disebut Rasulullah SAW sebagai wanita yang berpakaian tapi telanjang.
d. Celana ketat
Setelah menggunakan pakaian yang transparan dan ketat, kemudian setan kembali membisiki menawarkan ide baru, "Rok seperti ini membuat susah berjalan ataupun duduk, bagaimana kalau dibelah sedikit keatas ? Sehingga engkau bisa lebih santai, lincah dan energik." Maka dicobalah ide setan tersebut dan ternyata benar bahwa rok yang dibelah berganti menjadi celana panjang yang ketat membuat lebih leluasa terutama saat akan duduk.
Demikianlah tahapan awal setan merusak kaum wanita. Pada tahap ini pakaian yang dikenakan masih tetap utuh dan panjang, hanya saja mode, corak, potongan dan bahannya berbeda dengan pakaian muslimah sesungguhnya. Maka setan kembali beraksi untuk tahap selanjutnya.

Senin, 01 Mei 2017

40 Hari Sebelum Kematian Menjemput, Seseorang Akan Mengalami Tanda-­tanda Ini

Kematian adalah sesuatu yang pasti menimpa siapapun manusia di dunia, yang mukminnya ataupun yang munafik atau yang kafirnya, ulamanya ataupun kaum awamnya, lelaki ataupun perempuannya, yang mudanya ataupun yang tuanya, kaum kayaknya ataupun miskinnya, golongan pejabat ataupun rakyat jelatanya dan selainnya, niscaya mereka semuanya akan mengalami kematian. Hal yang tidak diketahui anyalah saat datangnya, karena itu merupakan rahasia Allah SWT.
Tetapi, walaupun kematian tidak diketahui datangnya kapan, sebelum kematian itu datang akan ada tanda­tanda yang mungkin dapat kita ketahui. Hanya saja biasanya seseorang tidak bisa menyadarinya.Ada beberapa tanda, lebih spesifik 40 hari sebelum kematian menjemput, seseorang akan mengalami tanda-­tanda seperti dibawah ini :
1. 40 hari menuju kematian
Tanda-­tanda kematian ini juga nampak setelah masuk saat asar, bagian pusat dari badan kita akan berdenyut. Itu pertanda kalau daun yang tertulis nama kita dari pohon yang terdapat di Arshy Allah swt. Telah gugur.Lalu malaikat maut mengambil daun itu dan segera membuat persiapan diantaranya mulai mengawasi kita setiap saat. Serta sesekali malaikat maut menampakkan kepada orang yang akan dicabut nyawanya dalam wujud manusia, dan seketika itu juga orang itu akan terasa terkejud dan bingung melihat malaikat maut.Walaupun malaikat maut wujudnya hanya satu namun atas izin Allah swt, Dia dapat mencabut nyawa seseorang dalam waktu yang bersamaan.
2. 7 hari ketika kematian akan datang Tanda ini nampak setelah masuk waktu asar,
Tanda­-tanda kematian ini hanya diberikan Allah swt Pada orang yang diuji Allah dengan Sakit, biasanya orang yang tengah sakit tidak berselera makan, tiba­-tiba ingin makan. Ini adalah isyarat dari Allah bahwa kematian memang benar­-benar telah dekat.
3. 3 hari, kematian diambang pintu
Pada suatu saat akan merasa denyutan di tengah dahi kita, yaitu pada dahi kanan serta dahi kiri. Bila tanda-­tanda kematian ini bisa dirasakan, jadi sebaiknya berpuasalah kita setelah itu. Agar perut kita tidak mengandung banyak najis, dan ini akan memudahkan orang lain utk memandikan jasad kita.Kemudian juga mata hitam kita tidak bersinar lagi, dan untuk orang yg sakit, hidungnya perlahan akan masuk ke dalam, ini bisa terlihat jelas kalau diliat dari segi badan kita. Telinga akan layu dan berangsur­-angsur masuk ke dalam. Tapak kaki tegak berangsur­-angsur lurus ke depan dan sulit untuk ditegakkan lagi.
4. Sehari sebelum kematian
Tanda­-tanda kematian ini juga terjadi setelah saat ashar, kita akan merasakan denyutan di sisi ubun­-ubun, ini berarti kita telah tidak sempat lagi lihat waktu ashar di esok harinya.
5. Tanda terakhir, Kematian Menghampirimu.!
Kita akan merasakan sejuk di bagian pusat, lalu turun ke pinggang dan selalu naik ke sisi halkum.Pada masa ini hendaknya kita sering beristighfar memohon ampun pada Allah, serta sering-sering membaca syahadat. Menata hati, memfokuskan fikiran kita hanya pada satu arah yakni Allah swt.

http://www.catatancerdas.com/berita/40-hari-sebelum-kematian-menjemput-seseorang-akan-mengalami-tanda-tanda-ini.html

Innalillahi, Tukang Becak Meninggal Saat Sujud Sholat Ashar

Ketika dalam posisi sujud, tukang becak ini tidak bangun dan diketahui sudah meninggal.
Tidak ada yang bisa memprediksi kematian seseorang. Entah saat dalam perjalanan, dalam keadaan sakit, ataupun sedang sholat. Beruntunglah orang-orang yang meninggal dalam keadaan khusnul khotimah.
Seperti yang terjadi pada seorang kakek bernama Mustafa (61 tahun). Dia meningal dunia ketika sedang menjalankan ibadah Sholat Ashar berjamaah di Masjid Baitusshalihin Ulee Kareng, Banda Aceh.
Hal ini diketahui jemaah yang mulai curiga karena Mustafa tidak kunjung bangun dari sujudnya. Karena curiga, seorang jemaah langsung memanggil Imam Masjid Baitusshalihin. Ketika ingin dibangunkan, tubuh Kakek Mustafa langsung terjatuh.

(Foto: Facebook Azwir Nazar)
Berdasarkan penjelasan dari pihak kepolisian, Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol T Saladin SH bersama Kapolsek Ulee Kareng AKP Immarsal, almarhum Mustafa adalah seorang tukang becak barang.
" Beliau sering menerima jasa pengangkutan barang, mulai semen serta barang-barang lainnya," ucap AKP Immarsal, Selasa (26/07/2016) seperti yang dilansir IndoZone.

Sumber:
https://www.dream.co.id/your-story/innalillahi-tukang-becak-meninggal-saat-solat-ashar-160729m.html