Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan

Kamis, 25 Mei 2017

Seorang Wanita Kubu Raya Ditemukan Tergantung, Kedua Tangannya Terlihat Berdarah

KUBU RAYA - Seorang mayat wanita ditemukan tergantung pada sebuah rumah di Jalan Parit Tengkorak, Dusun Parit Baru Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya, Rabu (24/05/2017) malam.
Saat tergantung yang diketahui menggunakan seutas tali bewarna biru, mayat wanita tersebut menggunakan pakaian bewarna hitam dan celana jeans bewarna biru.
Kedua tangan mayat tersebut juga tampak berdarah, selain itu tidak jauh didepan mayat juga ada sebuah meja yang terciprat darah dan ember dibawahnya.
Sampai dengan berita ini diturunkan, belum diketahui identitas dari mayat wanita berkulit putih dan berambut pendek ini.
Sumber:
http://pontianak.tribunnews.com/2017/05/25/breaking-news-seorang-wanita-ditemukan-tergantung-kedua-tangannya-terlihat-berdarah

Rabu, 17 Mei 2017

BREAKING NEWS: Rumah Terbakar, Tak Ada yang Bisa Diselamatkan, Aliadi Shock Berat

Muhammad Aliadi (39) yang merupakan pemilik rumah yang terbakar di Dusun Pesayangan, Desa Raja, Kecamatan Ngabang pada Selasa (16/5/2017) sekitar pukul 22.00 WIB, terlihat shock atas bencana yang menimpanya.
Rumah milik Muhammad Aliadi (39) yang berada di RT 08/RW 04, Dusun Pesayangan, Desa Raja, Kecamatan Ngabang dilahap sijago merah,  Selasa (16/5/2017) sekitar pukul 20.00 WIB.
Belum diketahui pasti apa penyebab dari kebakaran tersebut. Hanya keterangan yang didapat, api muncul dari kamar belakang yang terdapat kabel listrik terbakar.
Saat kejadian, rumah tersebut hanya ada mertua dari pemilik rumah yang sudah berusia 85 Tahun. Kemudian anak pemilik rumah kelas enam SD dan sepupunya yang duduk di kelas 1 SMP.
Oleh pihak keluarga yang mengetahui kejadian tersebut, api baru bisa dipadamkan sekitar pukul 01.30 WIB dengan cara manual. Karena untuk ke lokasi, mobil pemadam tidak bisa masuk.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun barang-barang hanya sedikit yang dapat diselamatkan. Kerugian materi juga belum bisa ditaksir, namun untuk bangunan diperkirakan hangus sekitar 70 persen
Ditemui di rumah keluarganya, wajah Aliadi terlihat sedih dan sesekali menundukkan kepalanya.
"Saya baru tadi siang pulang dari Singkawang, karena baru tadi pagi di kasi tau sama abang saya," ujarnya kepada Tribun dengan nada sedih.
Diceritakan Aliadi, awalnya tidak ada firasat akan terjadi kebakaran tersebut. Hanya pada malam itu dirinya sudah mulai gelisah.
Karena anak paling tua bernama Susi (12) sendiri di rumah, hanya ditemani mertua dan anak abangnya.
"Saya baru berangkat ke Singkawang, istri saya ke Pontianak dengan dua anak saya. Jadi malam itu sekitar jam 8 saya telepon anak saya, tapi hp nya ndak aktif. Lalu saya telepon abang saya, minta dia cek rumah dan memastikan apakah anak saya sudah tidur," ceritanya.
Dijelaskannnya lagi, anak paling besar memang ditinggal di rumah. Karena masih kelas enam SD dan lagi ujian.
"Hp anak saya tidak aktif katanya ngedrop, karena mati lampu. Itu jak informasi yang saya dapat setelah telfon abang saya," terangnya.
Atas kejadian itu Aliadi merasa terpukul, dan belum tau langkah apa yang akan diambil.
"Kain habis semua, tidak ada yang bisa diselamatkan. Ndak tau saya mau ngapain masih binggung. Tidur jak masih ndak tau juga mau tidur di mana," ucapnya lirih.

Sumber:
http://pontianak.tribunnews.com/2017/05/17/breaking-news-rumah-aliadi-hangus-terbakar

Senin, 15 Mei 2017

Motor ikut Dikubur Saat Pemiliknya Wafat, Karena Saking Cintanya?

Sering terjadi dan terlihat ya, Otolovers. Peristiwa bagaimana pemilik kendaraan bermotor yang saking mencintai kendaraan miliknya, apapun dilakukan. Mulai dari memandikan 3 hari sekali atau 3 kali sehari, memodifikasi aneh-aneh, hingga diajak tidur.
Tapi mungkin manifestasi kecintaan yang hakiki tak akan bisa menandingi attitude dari orang yang satu ini Otolovers. Adalah pemilik akun facebook Global Pictures yang mengunggah beberapa foto dan video prosesi pemakaman di Kamboja.
Lebih tepatnya, proses pemakaman tersebut terjadi di desa Poknhai, Ou ya dav district, provinsi Ratanakiri, Kamboja. Yang unik adalah bahwa mendiang yang meninggal dimasukkan ke dalam liang lahat, tak cuma dengan peti matinya tapi juga dengan motornya sekalian.
Tak cukup jelas mengapa motornya ikut-ikutan dimasukkan ke dalam liang kubur, namun mungkin bisa jadi karena saking sayangnya si pemilik motor dengan si kuda besi. Sampai di liang lahat sebelum dikuburkan-pun keluarga juga masih sempat menangisi kepergiannya sambil menggeber-geber motornya. Apakah mungkin di alam sana almarhum mau narik jadi ojek online?

Sumber:
https://www.otosia.com/berita/motor-ikut-dikubur-saat-pemiliknya-wafat-karena-saking-cintanya.html

Kawasaki Ninja Murah Disuguhkan dengan Promo DP

Gambar Kawasaki misterius yang beredari di laman media sosial juga situs jejaring resmi mereka terjawab sudah. Kawasaki rupanya sedang mengadakan promo "DP Bisa Punya Ninja" untuk Ninja termurah mereka, Ninja 250SL
Dalam hal ini, PT Kawasaki Motor Indonesia memberlakukan DP terjangkau untuk setiap pembelian Ninja 250SL di semua kota di Indonesia dimulai dari tanggal 8 Mei 2017 dan didukung oleh leasing Adira, WOM, dan OTO.
“Program ini kami berikan kepada seluruh orang yang mengidam-idamkan Ninja, sehingga tahun ini bisa mendapatkan Ninja 250SL idaman, dan menjadi bagian dari keluarga Ninja," ujar Michael C. Tanadhi selaku Deputy Head, Sales & Promotion PT Kawasaki Motor Indonesia.
Konsumen, menurut Kawasaki, dapat membayarkan cicilan dengan tenor selama 3 tahun. Untuk detail mengenai jumlah DP dan cicilan, info tersebut bisa langsung didapatkan di dealer-dealer resmi Kawasaki.
"Pokoknya kita menggunakan prinsip “Ada, Bisa, Boleh”. Ada DP terjangkau, Bisa cepat prosesnya, Boleh bawa pulang Ninja-nya,” ucap Michael.

Sumber:
https://www.otosia.com/berita/kawasaki-ninja-murah-disuguhkan-dengan-promo-dp.html

Kamis, 04 Mei 2017

Mahasiswi Cantik Pontianak dan Teman Prianya Disiram Air Keras di Jalanan Pontianak, Menghebohkan netizen Ternyata Pelakunya...

PONTIANAK - Widya Suprapti dan teman prianya Damara Ramadhan menjadi korban penyerangan seorang pria pengendara kendaraan roda dua jenis Matic, Rabu (3/5/2017) sekitar pukul 20.30 WIB.
Pelaku menodongkan senjata tajam dan meyiramkan air keras, saat keduanya tengah berboncengan melintas di Jalan Imam Bonjol, Pontianak Tenggara, Kalimantan Barat (Kalbar). 
Keduanya pun harus menjalani perawatan medis di RSUD dr Soedarso. Pantauan Tribunpontianak.co.id, di ruang IGD RSUD dr Soedarso, kedua korban terbaring lemah di ranjang berbeda dalam ruangan yang sama. Infus terpasang di tangan masing-masing korban.
Damara berbaring terpaksa posisi miring ke kiri, lantaran bagian leher, punggung sebelah kanan hingga siku tangan kanannya, melepuh akibat air keras.
Sedangkan Widya, terbaring di ranjang lainnya dalam kondisi wajah sisi kanan. Punggung hingga tangan kanan mahasiswi di satu perguruan tinggi di Pontianak ini juga melepuh.
Luka kedua korban pun telah diolesi salep berwarna putih.
Damara masih enggan berbicara lebih jauh. Ia tampak masih syok atas kejadian yang terjadi.
"Nanti saja, saya masih belum bisa ngomong, masih pusing," katanya.

Sumber:
http://pontianak.tribunnews.com/2017/05/04/breaking-news-mahasiswi-cantik-dan-teman-prianya-disiram-air-keras-di-jalanan-pontianak

Senin, 01 Mei 2017

Innalillahi, Tukang Becak Meninggal Saat Sujud Sholat Ashar

Ketika dalam posisi sujud, tukang becak ini tidak bangun dan diketahui sudah meninggal.
Tidak ada yang bisa memprediksi kematian seseorang. Entah saat dalam perjalanan, dalam keadaan sakit, ataupun sedang sholat. Beruntunglah orang-orang yang meninggal dalam keadaan khusnul khotimah.
Seperti yang terjadi pada seorang kakek bernama Mustafa (61 tahun). Dia meningal dunia ketika sedang menjalankan ibadah Sholat Ashar berjamaah di Masjid Baitusshalihin Ulee Kareng, Banda Aceh.
Hal ini diketahui jemaah yang mulai curiga karena Mustafa tidak kunjung bangun dari sujudnya. Karena curiga, seorang jemaah langsung memanggil Imam Masjid Baitusshalihin. Ketika ingin dibangunkan, tubuh Kakek Mustafa langsung terjatuh.

(Foto: Facebook Azwir Nazar)
Berdasarkan penjelasan dari pihak kepolisian, Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol T Saladin SH bersama Kapolsek Ulee Kareng AKP Immarsal, almarhum Mustafa adalah seorang tukang becak barang.
" Beliau sering menerima jasa pengangkutan barang, mulai semen serta barang-barang lainnya," ucap AKP Immarsal, Selasa (26/07/2016) seperti yang dilansir IndoZone.

Sumber:
https://www.dream.co.id/your-story/innalillahi-tukang-becak-meninggal-saat-solat-ashar-160729m.html

Minggu, 30 April 2017

Kisah NYATA : Akibat Menendang Ibu Kandung Hingga Menangis, Gadis Ini Langsung Kejang Dan Melolong Seperti Anjing No.3 Sangat Mengejutkan

Sesungguhnya salah satu adzab yang disegerakan sejak di dunia adalah durhaka atau menyakiti orangtua, terutama ibu. Hal ini pun nampak jelas terjadi di sebuah desa Kecamatan Air Hitam Kabupaten Sarolangun Provinsi Jambi dimana seorang anak durhaka secara tiba-tiba kesurupan dan kejang-kejang. Tak hanya itu saja, gadis itu juga mendadak melolong seperti anjing.

Diketahui bahwa kejadian tersebut terjadi pada tanggal 28 November 2016. Saat itu sang ibu yang berusia 50 tahun dan merupakan seorang petani baru saja pulang dari sawah sekitar pukul 18.00 WIB.

Ketika masuk ke dalam rumahnya yang sederhana dan terbuat dari kayu, ibu itu melihat tumpukan piring kotor yang masih belum dicuci. Padahal saat itu di rumah ada anaknya yang perempuan. Alhasil ibu itu kemudian meminta anaknya untuk mencuci piring-piring tersebut.

Bukannya menuruti perintah orangtuanya, anak yang berusia 20 tahun itu justru memarahi ibunya. Bahkan ia pun dengan tega menendang tubuh ibunya yang sudah renta dan keletihan setelah bekerja. Terang saja, ibu itu langsung menangis mendapatkan perlakuan dari anaknya yang durhaka.
Lantaran telah memasuki waktu maghrib, ibu yang malang itu kemudian mengambil air wudhu untuk melaksanakan shalat maghrib. Bukannya meminta maaf, si anak justru mengulangi perlakuan serupa kepada ibunya yang tidak berdaya. Meski demikian, ibunya tetap sabar dan melanjutkan untuk shalat maghrib.

Usai shalat, secara mendadak anaknya kejang-kejang dan seperti kesurupan. Tubuhnya pun kaku dan mengeluarkan suara yang mirip dengan lolongan anjing. Warga yang mendengar kegaduhan itu kemudian berdatangan guna memberikan pertolongan.

Setelah mengetahui asal muasal kejadian tersebut, sejumlah warga pun meminta agar sang ibu mau memaafkan anaknya. Lantaran iba, ibu itu akhirnya mau memaafkan sehingga anaknya bisa pulih seperti semula.

“Memang ada kejadian itu, tapi tidak berubah menjadi anjing, hanya kejang-kejang dan mengeluarkan suara mirip anjing,” ucap seorang warga, seperti yang dikutip dari Tribun.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Suryadi selaku Camat Air Hitam pada hari Jumat (2/12/2016) bahwa peristiwa tersebut terjadi di wilayahnya.

“Staff saya sudah saya perintahkan turun ke lokasi setelah dapat kabar itu. Memang benar ada kejadian tersebut,” tuturnya.

Suryadi juga berharap agar kejadian itu bisa menjadi pelajaran bagi yang lain sehingga tidak terulang kembali.

“Kejadian ini kita ambil hikmahnya saja. Harapan saya tidak terulang kembali kejadian seperti itu,” lanjutnya.

Harapan yang sama juga disampaikan oleh ulama setempat agar anak-anak tidak mendurhakai orangtuanya.

“Ini bukti nyata bahwa murka ibu juga merupakan murka Allah. maka jangan sekali-kali melawan orangtua. Mudah-mudahan ini jadi pelajaran bagi kita semua,” ungkapnya.

Sumber:
https://bagiselalu25.blogspot.com/2017/02/kisah-nyata-akibat-menendang-ibu.html#