Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan

Kamis, 25 Mei 2017

Seorang Wanita Kubu Raya Ditemukan Tergantung, Kedua Tangannya Terlihat Berdarah

KUBU RAYA - Seorang mayat wanita ditemukan tergantung pada sebuah rumah di Jalan Parit Tengkorak, Dusun Parit Baru Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya, Rabu (24/05/2017) malam.
Saat tergantung yang diketahui menggunakan seutas tali bewarna biru, mayat wanita tersebut menggunakan pakaian bewarna hitam dan celana jeans bewarna biru.
Kedua tangan mayat tersebut juga tampak berdarah, selain itu tidak jauh didepan mayat juga ada sebuah meja yang terciprat darah dan ember dibawahnya.
Sampai dengan berita ini diturunkan, belum diketahui identitas dari mayat wanita berkulit putih dan berambut pendek ini.
Sumber:
http://pontianak.tribunnews.com/2017/05/25/breaking-news-seorang-wanita-ditemukan-tergantung-kedua-tangannya-terlihat-berdarah

Rabu, 17 Mei 2017

BREAKING NEWS: Rumah Terbakar, Tak Ada yang Bisa Diselamatkan, Aliadi Shock Berat

Muhammad Aliadi (39) yang merupakan pemilik rumah yang terbakar di Dusun Pesayangan, Desa Raja, Kecamatan Ngabang pada Selasa (16/5/2017) sekitar pukul 22.00 WIB, terlihat shock atas bencana yang menimpanya.
Rumah milik Muhammad Aliadi (39) yang berada di RT 08/RW 04, Dusun Pesayangan, Desa Raja, Kecamatan Ngabang dilahap sijago merah,  Selasa (16/5/2017) sekitar pukul 20.00 WIB.
Belum diketahui pasti apa penyebab dari kebakaran tersebut. Hanya keterangan yang didapat, api muncul dari kamar belakang yang terdapat kabel listrik terbakar.
Saat kejadian, rumah tersebut hanya ada mertua dari pemilik rumah yang sudah berusia 85 Tahun. Kemudian anak pemilik rumah kelas enam SD dan sepupunya yang duduk di kelas 1 SMP.
Oleh pihak keluarga yang mengetahui kejadian tersebut, api baru bisa dipadamkan sekitar pukul 01.30 WIB dengan cara manual. Karena untuk ke lokasi, mobil pemadam tidak bisa masuk.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun barang-barang hanya sedikit yang dapat diselamatkan. Kerugian materi juga belum bisa ditaksir, namun untuk bangunan diperkirakan hangus sekitar 70 persen
Ditemui di rumah keluarganya, wajah Aliadi terlihat sedih dan sesekali menundukkan kepalanya.
"Saya baru tadi siang pulang dari Singkawang, karena baru tadi pagi di kasi tau sama abang saya," ujarnya kepada Tribun dengan nada sedih.
Diceritakan Aliadi, awalnya tidak ada firasat akan terjadi kebakaran tersebut. Hanya pada malam itu dirinya sudah mulai gelisah.
Karena anak paling tua bernama Susi (12) sendiri di rumah, hanya ditemani mertua dan anak abangnya.
"Saya baru berangkat ke Singkawang, istri saya ke Pontianak dengan dua anak saya. Jadi malam itu sekitar jam 8 saya telepon anak saya, tapi hp nya ndak aktif. Lalu saya telepon abang saya, minta dia cek rumah dan memastikan apakah anak saya sudah tidur," ceritanya.
Dijelaskannnya lagi, anak paling besar memang ditinggal di rumah. Karena masih kelas enam SD dan lagi ujian.
"Hp anak saya tidak aktif katanya ngedrop, karena mati lampu. Itu jak informasi yang saya dapat setelah telfon abang saya," terangnya.
Atas kejadian itu Aliadi merasa terpukul, dan belum tau langkah apa yang akan diambil.
"Kain habis semua, tidak ada yang bisa diselamatkan. Ndak tau saya mau ngapain masih binggung. Tidur jak masih ndak tau juga mau tidur di mana," ucapnya lirih.

Sumber:
http://pontianak.tribunnews.com/2017/05/17/breaking-news-rumah-aliadi-hangus-terbakar

Senin, 15 Mei 2017

Motor ikut Dikubur Saat Pemiliknya Wafat, Karena Saking Cintanya?

Sering terjadi dan terlihat ya, Otolovers. Peristiwa bagaimana pemilik kendaraan bermotor yang saking mencintai kendaraan miliknya, apapun dilakukan. Mulai dari memandikan 3 hari sekali atau 3 kali sehari, memodifikasi aneh-aneh, hingga diajak tidur.
Tapi mungkin manifestasi kecintaan yang hakiki tak akan bisa menandingi attitude dari orang yang satu ini Otolovers. Adalah pemilik akun facebook Global Pictures yang mengunggah beberapa foto dan video prosesi pemakaman di Kamboja.
Lebih tepatnya, proses pemakaman tersebut terjadi di desa Poknhai, Ou ya dav district, provinsi Ratanakiri, Kamboja. Yang unik adalah bahwa mendiang yang meninggal dimasukkan ke dalam liang lahat, tak cuma dengan peti matinya tapi juga dengan motornya sekalian.
Tak cukup jelas mengapa motornya ikut-ikutan dimasukkan ke dalam liang kubur, namun mungkin bisa jadi karena saking sayangnya si pemilik motor dengan si kuda besi. Sampai di liang lahat sebelum dikuburkan-pun keluarga juga masih sempat menangisi kepergiannya sambil menggeber-geber motornya. Apakah mungkin di alam sana almarhum mau narik jadi ojek online?

Sumber:
https://www.otosia.com/berita/motor-ikut-dikubur-saat-pemiliknya-wafat-karena-saking-cintanya.html

Kawasaki Ninja Murah Disuguhkan dengan Promo DP

Gambar Kawasaki misterius yang beredari di laman media sosial juga situs jejaring resmi mereka terjawab sudah. Kawasaki rupanya sedang mengadakan promo "DP Bisa Punya Ninja" untuk Ninja termurah mereka, Ninja 250SL
Dalam hal ini, PT Kawasaki Motor Indonesia memberlakukan DP terjangkau untuk setiap pembelian Ninja 250SL di semua kota di Indonesia dimulai dari tanggal 8 Mei 2017 dan didukung oleh leasing Adira, WOM, dan OTO.
“Program ini kami berikan kepada seluruh orang yang mengidam-idamkan Ninja, sehingga tahun ini bisa mendapatkan Ninja 250SL idaman, dan menjadi bagian dari keluarga Ninja," ujar Michael C. Tanadhi selaku Deputy Head, Sales & Promotion PT Kawasaki Motor Indonesia.
Konsumen, menurut Kawasaki, dapat membayarkan cicilan dengan tenor selama 3 tahun. Untuk detail mengenai jumlah DP dan cicilan, info tersebut bisa langsung didapatkan di dealer-dealer resmi Kawasaki.
"Pokoknya kita menggunakan prinsip “Ada, Bisa, Boleh”. Ada DP terjangkau, Bisa cepat prosesnya, Boleh bawa pulang Ninja-nya,” ucap Michael.

Sumber:
https://www.otosia.com/berita/kawasaki-ninja-murah-disuguhkan-dengan-promo-dp.html

Kamis, 04 Mei 2017

Mahasiswi Cantik Pontianak dan Teman Prianya Disiram Air Keras di Jalanan Pontianak, Menghebohkan netizen Ternyata Pelakunya...

PONTIANAK - Widya Suprapti dan teman prianya Damara Ramadhan menjadi korban penyerangan seorang pria pengendara kendaraan roda dua jenis Matic, Rabu (3/5/2017) sekitar pukul 20.30 WIB.
Pelaku menodongkan senjata tajam dan meyiramkan air keras, saat keduanya tengah berboncengan melintas di Jalan Imam Bonjol, Pontianak Tenggara, Kalimantan Barat (Kalbar). 
Keduanya pun harus menjalani perawatan medis di RSUD dr Soedarso. Pantauan Tribunpontianak.co.id, di ruang IGD RSUD dr Soedarso, kedua korban terbaring lemah di ranjang berbeda dalam ruangan yang sama. Infus terpasang di tangan masing-masing korban.
Damara berbaring terpaksa posisi miring ke kiri, lantaran bagian leher, punggung sebelah kanan hingga siku tangan kanannya, melepuh akibat air keras.
Sedangkan Widya, terbaring di ranjang lainnya dalam kondisi wajah sisi kanan. Punggung hingga tangan kanan mahasiswi di satu perguruan tinggi di Pontianak ini juga melepuh.
Luka kedua korban pun telah diolesi salep berwarna putih.
Damara masih enggan berbicara lebih jauh. Ia tampak masih syok atas kejadian yang terjadi.
"Nanti saja, saya masih belum bisa ngomong, masih pusing," katanya.

Sumber:
http://pontianak.tribunnews.com/2017/05/04/breaking-news-mahasiswi-cantik-dan-teman-prianya-disiram-air-keras-di-jalanan-pontianak

Senin, 01 Mei 2017

Innalillahi, Tukang Becak Meninggal Saat Sujud Sholat Ashar

Ketika dalam posisi sujud, tukang becak ini tidak bangun dan diketahui sudah meninggal.
Tidak ada yang bisa memprediksi kematian seseorang. Entah saat dalam perjalanan, dalam keadaan sakit, ataupun sedang sholat. Beruntunglah orang-orang yang meninggal dalam keadaan khusnul khotimah.
Seperti yang terjadi pada seorang kakek bernama Mustafa (61 tahun). Dia meningal dunia ketika sedang menjalankan ibadah Sholat Ashar berjamaah di Masjid Baitusshalihin Ulee Kareng, Banda Aceh.
Hal ini diketahui jemaah yang mulai curiga karena Mustafa tidak kunjung bangun dari sujudnya. Karena curiga, seorang jemaah langsung memanggil Imam Masjid Baitusshalihin. Ketika ingin dibangunkan, tubuh Kakek Mustafa langsung terjatuh.

(Foto: Facebook Azwir Nazar)
Berdasarkan penjelasan dari pihak kepolisian, Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol T Saladin SH bersama Kapolsek Ulee Kareng AKP Immarsal, almarhum Mustafa adalah seorang tukang becak barang.
" Beliau sering menerima jasa pengangkutan barang, mulai semen serta barang-barang lainnya," ucap AKP Immarsal, Selasa (26/07/2016) seperti yang dilansir IndoZone.

Sumber:
https://www.dream.co.id/your-story/innalillahi-tukang-becak-meninggal-saat-solat-ashar-160729m.html

Minggu, 30 April 2017

Kisah NYATA : Akibat Menendang Ibu Kandung Hingga Menangis, Gadis Ini Langsung Kejang Dan Melolong Seperti Anjing No.3 Sangat Mengejutkan

Sesungguhnya salah satu adzab yang disegerakan sejak di dunia adalah durhaka atau menyakiti orangtua, terutama ibu. Hal ini pun nampak jelas terjadi di sebuah desa Kecamatan Air Hitam Kabupaten Sarolangun Provinsi Jambi dimana seorang anak durhaka secara tiba-tiba kesurupan dan kejang-kejang. Tak hanya itu saja, gadis itu juga mendadak melolong seperti anjing.

Diketahui bahwa kejadian tersebut terjadi pada tanggal 28 November 2016. Saat itu sang ibu yang berusia 50 tahun dan merupakan seorang petani baru saja pulang dari sawah sekitar pukul 18.00 WIB.

Ketika masuk ke dalam rumahnya yang sederhana dan terbuat dari kayu, ibu itu melihat tumpukan piring kotor yang masih belum dicuci. Padahal saat itu di rumah ada anaknya yang perempuan. Alhasil ibu itu kemudian meminta anaknya untuk mencuci piring-piring tersebut.

Bukannya menuruti perintah orangtuanya, anak yang berusia 20 tahun itu justru memarahi ibunya. Bahkan ia pun dengan tega menendang tubuh ibunya yang sudah renta dan keletihan setelah bekerja. Terang saja, ibu itu langsung menangis mendapatkan perlakuan dari anaknya yang durhaka.
Lantaran telah memasuki waktu maghrib, ibu yang malang itu kemudian mengambil air wudhu untuk melaksanakan shalat maghrib. Bukannya meminta maaf, si anak justru mengulangi perlakuan serupa kepada ibunya yang tidak berdaya. Meski demikian, ibunya tetap sabar dan melanjutkan untuk shalat maghrib.

Usai shalat, secara mendadak anaknya kejang-kejang dan seperti kesurupan. Tubuhnya pun kaku dan mengeluarkan suara yang mirip dengan lolongan anjing. Warga yang mendengar kegaduhan itu kemudian berdatangan guna memberikan pertolongan.

Setelah mengetahui asal muasal kejadian tersebut, sejumlah warga pun meminta agar sang ibu mau memaafkan anaknya. Lantaran iba, ibu itu akhirnya mau memaafkan sehingga anaknya bisa pulih seperti semula.

“Memang ada kejadian itu, tapi tidak berubah menjadi anjing, hanya kejang-kejang dan mengeluarkan suara mirip anjing,” ucap seorang warga, seperti yang dikutip dari Tribun.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Suryadi selaku Camat Air Hitam pada hari Jumat (2/12/2016) bahwa peristiwa tersebut terjadi di wilayahnya.

“Staff saya sudah saya perintahkan turun ke lokasi setelah dapat kabar itu. Memang benar ada kejadian tersebut,” tuturnya.

Suryadi juga berharap agar kejadian itu bisa menjadi pelajaran bagi yang lain sehingga tidak terulang kembali.

“Kejadian ini kita ambil hikmahnya saja. Harapan saya tidak terulang kembali kejadian seperti itu,” lanjutnya.

Harapan yang sama juga disampaikan oleh ulama setempat agar anak-anak tidak mendurhakai orangtuanya.

“Ini bukti nyata bahwa murka ibu juga merupakan murka Allah. maka jangan sekali-kali melawan orangtua. Mudah-mudahan ini jadi pelajaran bagi kita semua,” ungkapnya.

Sumber:
https://bagiselalu25.blogspot.com/2017/02/kisah-nyata-akibat-menendang-ibu.html#

Kamis, 27 April 2017

Sedih! Anak Umur 11 Tahun Ini 'Terpaksa' Meregang Nyawa Setelah disiksa, Penyebabnya Bikin Elus Dada

Malang benar nasib anak laki-laki berusia 11 tahun ini.
Kakinya harus diamputasi akibat siksaan yang diterima.
Selain itu, pihak rumah sakit juga menjadwalkan amputasi untuk bagian tangannya.
Nggak ingin umatnya yang penghafal Al qur'an makin tersiksa, Allah bekehendak lain.

Innalillahiwainnailaihirojiun, Sang ayah mengukuhkan kematian putranya, Rabu (26/4/2017) pada The Star.
Dikabarkan seorang santri di Malaysia kedua kakinya harus diamputasi akibat dipukuli oleh staf sekolah.
Bocah ini sebelumnya mengalami koma, setelah diduga mengalami penyiksaan.
Dugaannya, bocah itu dipukuli dengan pipa air oleh seorang asisten pengasuh di sebuah madrasah swasta di Kota Tinggi, Negara Bagian Johor.

Menanggapi kasus ini, kepolisian setempat mengatakan, korban bersama 14 teman sekelasnya dipukuli dengan selang air (24/4/2017), karena membuat gaduh di aula sekolah.
Catatan harian korban menyebutkan, jika seorang siswa membuat kesalahan di sekolah swasta itu, maka seluruh santri akan dihukum.
Mereka rela mendapat giliran pertama untuk dipukuli, agar bisa tidur cepat karena harus bangun pukul tiga pagi untuk shalat subuh.
"Ya Allah, bukakan hati orangtua saya supaya mereka mengizinkan saya pindah ke sekolah lain.Karena saya tidak betah di sini," demikian bunyi catatan harian yang dikutip surat kabar Malay Mail.

Kepala sekolah menolak memberikan keterangan terkait dugaan pemukulan itu.
Alasannya polisi tengah mengadakan penyelidikan.
Asisten pengasuh yang dituduh memukuli telah ditangkap.
Polisi telah memeriksa rekaman CCTV yang menunjukkan dugaan penyiksaan.
Kasus ini menggemparkan Malaysia dan sejumlah orangtua menyerukan agar pengawasan sekolah-sekolah agama swasta dapat diperketat.
Federasi Asosiasi Lembaga Tahfiz Al-Quran Nasional -organisasi payung untuk berbagai pesantren, madrasah dan sekolah agama, pun bersuara.
Mereka mengatakan telah melihat rekaman CCTV yang menunjukkan bahwa anak laki-laki itu sedang dipukuli pada telapak kakinya.
Namun ketua organisasi tersebut, Mohd Zahid Mahmood, mengatakan kepada wartawan, masyarakat tidak perlu terburu-buru mengambil kesimpulan.
Dia mengimbau warga menunggu hasil penyelidikan pihak berwenang.(*)

Setelah Kedua Kakinya Diamputasi, Seorang Santri yang Dianiaya di Staf Madrasah ini Tewas


Seorang santri di Malaysia yang kedua kakinya diamputasi akibat dipukuli oleh staf sekolah, dilaporkan meninggal dunia.
Sebelumnya anak laki-laki berusia 11 tahun itu mengalami koma, setelah diduga mengalami penyiksaan.
Dugaannya, bocah itu dipukuli dengan pipa air oleh seorang asisten pengasuh di sebuah madrasah swasta di Kota Tinggi, Negara Bagian Johor.
Sang ayah mengukuhkan kematian putranta, Rabu (26/4/2017).
Pada saat itu anggota keluarga sedang menggelar doa untuk memohon kesembuhan.
Demikian dikatakan sang ayah seperti dilaporkan surat kabar The Star.
Sebelum mengembuskan nafas terakhir, bocah ini telah dijadwalkan menjalani amputasi tangan.
Menanggapi kasus ini, kepolisian setempat mengatakan, korban bersama 14 teman sekelasnya dipukuli dengan selang air pada tanggal 24 Maret, karena membuat gaduh di aula sekolah.
Catatan harian korban menyebut, jika seorang siswa membuat kesalahan di sekolah swasta itu, maka seluruh santri akan dihukum.
Dikatakan, mereka rela mendapat giliran pertama untuk dipukuli agar bisa tidur cepat karena harus bangun pukul tiga pagi untuk shalat subuh.
"Ya Allah, bukakan hati orangtua saya supaya mereka mengizinkan saya pindah ke sekolah lain karena saya tidak betah di sini," demikian bunyi catatan harian yang dikutip surat kabar Malay Mail.
Kepala sekolah menolak memberikan keterangan terkait dugaan pemukulan itu dengan alasan polisi tengah mengadakan penyelidikan.
Asisten pengasuh yang dituduh memukuli telah ditangkap dan polisi telah memeriksa rekaman CCTV yang menunjukkan dugaan penyiksaan.
Kasus ini menggemparkan Malaysia dan sejumlah orangtua menyerukan agar pengawasan sekolah-sekolah agama swasta dapat diperketat.
Federasi Asosiasi Lembaga Tahfiz Al-Quran Nasional -organisasi payung untuk berbagai pesantren, madrasah dan sekolah agama, pun bersuara.
Mereka mengatakan telah melihat rekaman CCTV yang menunjukkan bahwa anak laki-laki itu sedang dipukuli pada telapak kakinya.
Namun ketua organisasi tersebut, Mohd Zahid Mahmood, mengatakan kepada wartawan, masyarakat tidak perlu terburu-buru mengambil kesimpulan.
Dia mengimbau warga menunggu hasil penyelidikan pihak berwenang.

Link : http://www.tribunnews.com/internasional/2017/04/27/bocah-penghafal-alquran-tewas-usai-2-kakinya-diamputasi-gara-gara-dipukuli-staf-sekolah?page=all

Rabu, 26 April 2017

Kabar Duka Dini Hari Tadi, Andika Meninggal Dunia Akibat Kecelakaan Maut

Warga seputaran Jalan Gajah Mada, Kelurahan Babura, Kecamatan Medan Petisah, mendadak heboh atas tewasnya salah seorang pria tua yang ditabrak lari mobil Toyota Inova warna Silver BK 1170 ZD, Kamis (26/4/2017).Pantauan wartawan dilokasi kejadian, pria tua yang sehari-hari mengemis itu tewas dengan kondisi mengenaskan, badan terlihat, kepala pecah dan otak terbuarai.









Menurut informasi yang dihimpun, korban bernama Andika Mulyono (60) Warga Pondok Kelapa Helvetia ditabrak mulai dari Jalan Sei Batanghari tepatnya di depan SPBU, saat berjalan kaki dipinggir jalan, seketika mobil inova yang belum diketahui pengemudinya melaju dengan kencang menuju arah Jalan Gajah Mada‎ hingga korban terseret.“Dia (korban) ‎sudah terseret dari SPBU Jalan Sei batang hari sana sampek kemari, mobilnya yang menabrak tadi kencang, sudah dikejar ngak mau berhenti sempat juga dilempari warga tapi kencang kali, jadi gak dapat,”ungkap Pardede yang menyaksikan pada saat kejadian.



Korban dikenal warga sebagai pengemis yang sering ‎melintas di Jalan Sei batang hari hingga Jalan Gajah Mada Medan. “Dia memang sering lewat dari sini, dia tiap hari mengemis. Pake topi sama bawa tas. klo keluarganya ngak tau dimana,” ujarnya.


Warga yang melihat kejadian itu langsung memadati lokasi untuk melihat langsung mayat korban yang terletak di tengah jalan, sehingga menimbulkan kemacetan.
Petugas yang mendapat informasi langsung turun ke lokasi kejadian, setelah sekitar 30 menit dilokasi, mobil RS Bhayangkara Medan tiba dilokasi dan membawa jenazah korban ke RS Bhayangkara Medan‎.
Kapolsek Medan Baru, Kompol Ronni Bonic saat dikonfirmasi membenarkan atas kejadian tersebut.
“Korban sudah dibawa ke RS Bhyangkara Medan. Dan masih dalam pemeriksaan,”kata Ronni Bonic.(LM-01).

Sumber : liputanmedan.com

Senin, 24 April 2017

Ternyata ini Penyebab Jupe Sakit Kanker, Jupe pun Menyesal Telah Melakukannya...jupe : wanita tolong baca ini ya

Julia Perez termasuk artis yang menjaga penampilan dengan melakukan perawatan sedot lemak. Namun, setelah mengalami sakit kanker serviks stadium 4, dia menyesal telah melakukan sedot lemak. Itu tak lain lantaran berat badannya terus turun.


Melalui akun Instagram juliaperrezz, pelantun Belah Duren ini memperlihatkan foto tubuhnya yang terus menyusut. Foto itu diambil di tempat tidur. Hanya saja Jupe posisinya duduk dan memperlihatkan bagian belakang tubuhnya.
“mamita Kurus krempeng 45 kilo …guys lagi di foto neh mau di pajang biar paham kalo kurus kerempes ngak cihuy.. bagusan montok .. ngak mau lagi sedot2 lemak.. nyesel…,” kata Jupe.
“dan apalagi kanker servik stadium 4 kaki kiri membekkak karena kanker yg meradang di sekitar slankangan.. sekarang lagi berjuang untuk kempes biar kita kembali bersama keluarga..dear all profesor yg paham akan kanker servik knp kanker kaki saya ngak bisa kempes2…,” tambah dia.
Namun, di tengah kondisi itu, Jupe berusaha semangat, optimistis dan berjuang melawan penyakitnya itu. Pada foto itu, pedangdut Indonesia ini juga menjelaskan ada selang yang berada di bawah punggung kirinya atau disebut epidural.
“ini perjuangan ku perjuangan mu mana? Oh kalo ada yg nanya itu selang apa di di bawah pungung kiri saya itu epidural… jadi setiap satu jam.. saya dapet suntikan anti nyeri… secara otomatis..obat2 nya menyeseuai kan…dan kalo ada serangan.. baru dokter2 dateng kasih.. suntikan extra untuk menghilangkan rasa sakit yg luar biasa… jadi manusia selang sementara..,” beber dia.
Jupe pun mengakui jika saat di foto, dirinya yang terlihat cerita dengan senyuman mengembang ini nyatanya tidak dalam keadaan sehat. Justru tengah mengalami sakit, terusama bagian kakinya.
“oh ya di foto ini lagi kesakitan… karena biasa kaki aku lagi kumat.. tapi tetep focus foto.. yg keren koko rio.. hempas kan rasa sakit ini dengan kebahagiaan.. ayo foto cekrek cekrekk… bagus kan… aduh susah mandi.. tetep mandi.. hrs paksa.. diri ini ke level yg extra kuat.. focuskan diri ini untuk kemenangan..bravo yuli,” papar Jupe.

Ngakak!! Suami Ketahuan Punya Istri Lain Saat Rekam e-KTP, Begini Ceritanya..

Sekitar 36.000 warga di Kota Bekasi memiliki identitas ganda.  Mayoritas motif mereka ingin memperoleh legalitas administrasi dalam berpoligami. Kasus ini terungkap saat mereka hendak melakukan perekaman kartu tanda penduduk (KTP) elektronik atau e-KTP di kantor instansi setempat.


"Berdasarkan pendataan kami sampai pertengahan bulan April 2017 ini, ada 36.000 warga yang memiliki identitas ganda," kata Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bekasi, Erwin Effendi pada Kamis (20/4).

Erwin mengatakan, motif mereka untuk memiliki identitas ganda bermacam-macam.

Ada yang ingin memiliki legalitas administrasi pada istri kedua dan ada juga yang ingin jaminan kesehatan dari pemerintah daerah asalnya tetap terjamin.

Pada umumnya, kata dia, kesehatan seseorang telah dijamin pemerintah daerah asalnya.

Ketika dia pindah domisili, maka fasilitas kesehatan itu secara otomatis akan gugur.

Karena itu, mereka tetap mempertahankan domisili lamanya, meski nyatanya mereka telah pindah tempat tinggal.

"Mayoritas yang memiliki identitas ganda adalah kaum pria," ungkap Erwin.

Menurut Erwin, warga yang memiliki identitas ganda biasanya telah merekam e-KTP di instansi terkait.

Maka dari itu, secara otomatis identitasnya akan terkunci saat mereka mencoba melakukan perekaman di daerah lainnya.

"Untuk mencetak e-KTP, warga harus memiliki satu domisili saja. Kalau lebih, tidak akan bisa dicetak," katanya.

Erwin bercerita, pada September 2016 lalu sepasang suami-istri cekcok di kantornya di Jalan Ir Juanda, Bekasi Timur.

Pasangan itu ribut karena sang suami rupanya telah menikah dengan perempuan lain di DKI Jakarta.

Hal itu terungkap, saat tangan sang suami dipindai menggunakan mesin pemindai sidik jari di kantornya.

"Rupanya si pria ini sudah melakukan perekaman e-KTP di daerah asalnya di Jakarta. Saat coba merekam di Kota Bekasi, dia akhirnya terungkap telah menikah dengan wanita lain," jelas Erwin.

"Kasus seperti ini sudah sering terjadi dan biasanya karena 'kenakalan' si pria untuk poligami tanpa izin istri pertama," tambahnya.

Berdasarkan catatannya, jumlah warga Kota Bekasi berkisar 2.402.465 jiwa.

Sebanyak 1.778.265 jiwa merupakan warga wajib e-KTP.

Dari jumlah tersebut, tercatat ada 1.436.431 orang yang KTP miliknya dicetak.

Sementara wajib e-KTP yang belum melakukan perekaman berjumlah 173.638 orang.

Kepala Bidang Pendaftaran Penduduk pada Disdukcapil Kota Bekasi, Nardi menambahkan, warga banyak yang tidak mengetahui bahwa identitas ganda merupakan perbuatan menyalahi aturan.

Mereka datang ke instansi terkait bahwa hampir setahun lamanya, e-KTP miliknya belum dicetak.

Namun, saat dilakukan penunggalan data oleh Kementerian Dalam Negeri, data mereka telah terkunci karena telah merekam di dua tempat yang berbeda.

"Mereka harus mencabut berkas dulu di salah satu daerah, baru setelah itu e-KTP mereka akan dicetak," jelasnya.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri

VIDEO!! Lelaki ini Disuruh Naik Panggung, Setelah Salaman Membuat Pria Ini Merem Melek

Ekspresi seorang pria berkacamata di atas panggung ini membuat penonton heboh.
Tampak dari sebuah video yang beredar seorang pria tengah berada di atas panggung bersama wanita cantik dan seksi.
Pria tersebut awalnya hanya diajak bersalaman dengan wanita yang mengenakan pakaian ketat itu.
Tampak jelas pria itu malu-malu saat diajak bersalaman.
Ketika telapak tangan si pria itu mulai memegang tangan wanita berambut panjang, pria tersebut mulai menunjukan ekspresi wajahnya.
Ketika itu alunan musik yang ngebeat mulai terdengar dari atas panggung.
Wanita itu pun langsung menggerakkan pinggulnya dan berjoget di depan pria itu.
Tampak wania itu berjoget mengikuti irama musik yang terdengar.
Pun pria itu turut menari-nari mencoba mengikuti gerakan si wanita itu.
Kejadian itu membuat para penonton heboh.
Selang beberapa saat, wanita itu kemudian meminta pria berkaos basket merah duduk di atas kursi.
Saat itu alunan musik berubah semakin ngebeat.
Wanita itu pun mulai menari-nari seolah sedang menggoda pria itu.
Tampak pria itu terlihat sedikit canggung saat duduk sambil melihat wanita itu menari-nari di hadapannya.
Sesekali pria itu tersenyum, apalagi ketika beberapa wanita lain menghampirinya.
Wanita-wanita itu tampak silih bergantian menari di depan pria itu.
Tak ayal, pria tersebut hanya bisa tersipu malu.
Tidak diketahui secara pasti lokasi diambilnya video tersebut.
Namun video tersebut cukup membuat banyak netizen tertawa setelah melihatnya.
Video yang diposting 'Raja Ngakak' pada akun Instagramnya itu pun kini telah ditonton sebanyak lebih dari 90 ribu netizen sejak dua jam yang lalu.
Simak videonya di atas! (*)

http://video.tribunnews.com/view/23905/lelaki-disuruh-naik-panggung-kejadian-setelah-salaman-membuat-pria-ini-merem-melek

Galeri Foto Kenangan Natasya Rossdiana Semasa Hidup, Menyayat Hati! Doakan Masuk Surga, AMIN..!

Natasya Rossdiana, pernah mengunggah foto dirinya, ketika masih balita hingga ia menjadi presenter televisi. Meskipun kini presenter televisi tersebut telah meninggal dunia, akibat mengalami kecelakaan maut di jalan Buncit Raya, Mampang, Jakarta Selatan, Sabtu (22/4/2017).
Kecelakaan tersebut berlangsung pada pukul 02.00 WIB dini hari.
Natasya Rossdiana mengalami kecelakaan, saat ia dan temannya yang bernama Natasya Gabril mengendarai sebuah mobil Avanza, dan menabrak keras bagian belakang truk Fuso Hapcrane.
Saat itu truk Fuso Hapcrane sedang berhenti di jalur kanan. Truk yang bernomor plat B 9079 tersebut tengah menurunkan separotor benton pembatas jalur bus way.
Kecelakaan tersebut mengakibatkan Natasya Gabril meninggal di tempat. Sementara, Natasha Rossdiana yang kritis sempat dilarikan ke rumah sakit Siloam Duren Tiga, namun nyawanya tak tertolong.
“Sekarang saya di Rumah Sakit Dharmais tempat jenazah disemayamkan” ujar teman korban, Kanugrahan.
Kanugrahan juga membeberkan soal karier Natasya Rossdiana.
“Sebelum jadi news anchor di Jak TV, almarhumah sempat jadi asred di media online kami. Kami sangat kehilangan,” sambungnya.
Terkait pekerjaannya di televisi swasta, Kanugrahan mengatakan bahwa Natasya Rossdiana baru saja resign karena akan menikah.
Kanugrahan juga menceritakan soal rencana Natasya Rossdiana yang akan menikah bulan depan dan akan tinggal di Yunani bersama suaminya.
“Baru sekitar tiga minggu lalu resign karena akan menikah dengan calon suami di Yunani,” ujarnya.
Sebelumnya, di media sosial Facebook, Natasya Rossdiana kerap mengunggah foto saat dirinya masih balita hingga ia menjadi presenter televisi.
1. Inilah wajah Natasha Rossdiana ketika kecil
2. Foto Natasha Rossdiana bersama ibunya, Mirawati Rahardjo
3. Foto Natasha Rossdiana bersama sang kakak
4. Foto Natasya Rossdiana saat merayakan hari Kartini pada tahun 1998
5. Foto Natasha Rossdiana saat masih anak-anak
6. Foto saat Natasha Rossdiana usai menyelesaikan sidang tugas akhir kuliah
7. Foto saat Natasha Rossdiana usai wisuda
8. Foto saat Natasha Rossdiana saat dewasa
9. Foto Natasha Rossdiana saat bekerja di stasiun televisi swasta
10. Foto Natasha Rossdiana yang terakhir di unggah di akun Facebooknya
(Tribun)

Viral! Mantan Wakil Walikota Ini Melamar Gadis Bangsawan Beda Usia 45 Tahun, Maharnya Rp 1,4 Miliar

Mantan Wakil Wali (Wawali) Kota Parepare, Tajuddin Kammisi (70) menikahi gadis bangsawan Bone, Andi Fitri (25) dengan uang panaik Rp 150 juta ditambah 200 gram emas.
Ijab qabul Tajuddin Kammisi dengan Andi Fitri dilangsungkan di kediaman mempelai wanita di Dusun Tanah Tengah, Desa Liliriawang, Kecamatan Bengo, Bone, Sabtu (22/4/2017).
“Hari ini acara ijab qabulnya, pestanya bulan depan, kalau uang panaiknya Rp 150 juta ditambah 200 gram emas,” tutur Cunding, Sabtu (22/4/2017) malam.
“Namun jika ditotal semua pemberian mempelai pria bisa jadi sampai Rp 1,4 miliar atau lebih,” ujar Cunding.
Hal itu dikarenakan Tajuddin Kammisi, pria yang ditaksir berusia 70 tahun juga memberikan mahar Andi Fitri sebuah mobil Honda dan satu unit rumah.
“Kalau maharnya mobil Honda merk baru itu sekitar Rp 600 juta ditambah rumah tipe 45 di Makassar harganya sekitar Rp 700 juta,” ujarnya.
Gadis bangsawan Bone, Andi Fitri(25) yang dinikahi mantan Wakil Wali Kota Parepare Tajuddin Kammisi, di Dusun Tanah Tengah, Desa Liliriawang, Kecamatan Bengo, Sabtu (23/4/2017).
Andi Fitri bukan gadis sembarang di Desa itu. Ia merupakan gadis keturunan bangsawan Bone, putri Andi Tansi dan Hj Andi Nadi. “Andi Fitri memang keturunan bangsawan di sini, usianya 25 tahun,” tutur Cunding.
Sumber:
http://pontianak.tribunnews.com/2017/04/23/pria-70-tahun-lamar-gadis-bangsawan-beda-usia-45-tahun-maharnya-rp-14-miliar

Sabtu, 22 April 2017

Astaghfirullah!! Laki-laki Di Nias ini berani Menghina Nabi Muhammad

Mulutmu adalah harimaumu. Pepatah ini patut disematkan kepada Natalius Telaumbanua di Silima Banua. Pemuda asal Nias Utara, Sumatera Utara itu ditangkap polisi lantaran telah menista agama Islam, dengan menghina Nabi Muhammad SAW di akun Facebook milik kerabatnya, Hendri Agustinus Telaumbanua.

Lewat akun Facebook milik Hendri yang diketahui sudah tidak terpakai sejak Februari lalu, Natalius memposting konten hate speech yang menghina Nabi Muhammad SAW di grup Facebook "Debat Islam vs Kristen Mencari Kebenaran".

Dipimpin Kepala Subdit Cyber Crime Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri, Kombes Pol Himawan Bayu Aji, pelaku tanpa perlawanan diamankan di rumahnya di Silima Banua RT 03/RW 05, Kelurahan Silima Banua, Kecamatan Tuhemberua, Kabupaten Nias Utara, Sumatera Utara, Kamis malam (20/4).

"Tersangka dikenakan pasal 28 ayat 2 UU ITE terkait penyebaran kebencian berbasis SARA di dunia maya," kata Direktur Tindak Pidana Cyber Serse Kriminal Bareskrim Polri, Kombes Pol Fadil Imron melalui siaran elektronik, Jumat (21/4).

Selain mengamankan tersangka, polisi juga menyita barang bukti berupa satu buah handphone merek Advan S4T. Selanjutnya tersangka dibawa ke rutan Polda Metro Jaya untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut.

Hingga saat ini, pemerintah melalui pihak Siber Reserse Kriminal Polri terus melakukan pelacakan terhadap sejumlah akun media sosial yang tergolong melakukan hate speech untuk segera dilakukan penindakan sesuai ketentuan hukum yang berlaku sebagai dasar dan upaya penegakkan etika dalam beraktifitas di dunia maya. [ipk]

Sumber:
http://www.rmoljakarta.com/read/2017/04/21/46205/Penghina-Nabi-Muhammad-Diringkus-Di-Nias-

Polisi Tangkap Dua Tersangka Pencurian di Pontianak Timur, Ternyata Malingnya adalah....

PONTIANAK - Polisi dari Polsek Pontianak Timur berhasil mengamankan dua pemuda yang kuat diduga sebagai pelaku tindak pidana pencurian, yang melakukan aksi pencurian di sebuah toko di Jalan Swadaya RT 003/ RW 007, Kelurahan Tambelan Sampit, Pontianak Timur, Senin (10/4/2017) sekitar pukul 21.00 WIB.
Kapolsek Pontianak Timur, Kompol Abdul Hafidz mengungkapkan, penangkapan kedua tersangka AM (15) dan AP (18) berdasarkan laporan kepolisian yang diterima pihaknya dari korban.
"Korban atas nama Fitriadi Agustomo (36), pemilik toko di Jalan Swadaya, Kelurahan Tambelan Sampit, Pontianak Timur. Yang pertama kali diamankan adalah tersangka AM, tersangka ini masih anak dibawah umur. Barang bukti yang turut diamankan dari tersangka, yakni satu unit sepeda motor Yamaha Mio GT warna putih," ungkapnya, Jumat (21/4/2017).




Sepeda motor yang digunakan kedua tersangka sebagai sarana saat melakukan aksi pencurian setelah diamankan ke Mapolsek Pontianak Timur
Sepeda motor yang digunakan kedua tersangka sebagai sarana saat melakukan aksi pencurian setelah diamankan ke Mapolsek Pontianak Timur.

Kapolsek menguraikan kronologis aksi pencurian yang dilakukan kedua tersangka. Pada Senin (10/4) sekitar pukul 21.00 WIB, kedua tersangka sedang mengendarai sepeda motor Yamaha Mio GT warna putih.
Saat melintas di depan toko korban, kedua tersangka melihat toko milik korban dalam keadaan sepi, tak ada satu pun yang menjaga toko tersebut.
"Melihat kondisi toko yang kosong tanpa dijaga, kedua tersangka kemudian menghentikan sepeda motor yang dikendarai di depan toko tersebut. Tersangka AP langsung turun dan masuk ke dalam toko tersebut, sedangkan tersangka AM menunggu di atas sepeda motor," jelas Kapolsek.
Toko yang terlihat sepi, ternyata ada yang menjaga. Pemilik toko memergoki tersangka AP, namun tersangka AP berhasil melarikan diri, sementara tersangka AM tak sempat memacu kendaraannya untuk melarikan diri.
"Tanpa sepengetahuan tersangka AP, pemilik toko yakni Fitriadi (pelapor), memergokinya saat tengah melakukan pencurian. Namun, saat itu tersangka AP berhasil melarikan diri. Sedangkan tersangka AM, saat akan melarikan diri dapat ditangkap oleh pelapor (korban) dan langsung diamankan pelapor. Menurut keterangan pelapor, uang miliknya sebesar Rp 800 ribu dibawa kabur tersangka AP," terang Kompol Abdul Hafidz.
Atas aksi pencurian di toko miliknya tersebut, korban kemudian membawa tersangka AM ke Mapolsek Pontianak Timur, sekaligus membuat laporan kepolisian.
Setelah menerima laporan kepolisian dari korban, personel Polsek Pontianak Timur terus memburu tersangka AP yang sempat melarikan diri.
Pada Rabu (12/4), personel Polsek Pontianak Timur mendapatkan informasi dari masyarakat, bahwa tersangka AP sedang berada di Gang Daur Kencana, Jalan Tanjung Raya 1, Kelurahan Dalam Bugis, Pontianak Timur.
"Mendapatkan informasi tersebut, anggota Polsek Pontianak Timur langsung mengejar tersangka di Gang Daur Kencana, Jalan Tanjung Raya 1, dan berhasil menemukan tersangka AP. Tersangka AP langsung dibekuk dan diamankan, beserta barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp 400 ribu. Dan langsung dibawa ke Mapolsek Pontianak Timur guna proses lebih lanjut," sambung Kapolsek.
Saat diinterogasi, kedua tersangka yang merupakan warga Pontianak Timur ini, mengakui perbuatannya. Keduanya kini mendekam di sel tahanan Polsek Pontianak Timur untuk mempertanggungjawabkan aksi pencuriannya.
Sumber:
http://pontianak.tribunnews.com/2017/04/21/polisi-tangkap-dua-tersangka-pencurian-di-pontianak-timur