Tampilkan postingan dengan label BERITA DAERAH. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BERITA DAERAH. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 22 April 2017

Astaghfirullah!! Laki-laki Di Nias ini berani Menghina Nabi Muhammad

Mulutmu adalah harimaumu. Pepatah ini patut disematkan kepada Natalius Telaumbanua di Silima Banua. Pemuda asal Nias Utara, Sumatera Utara itu ditangkap polisi lantaran telah menista agama Islam, dengan menghina Nabi Muhammad SAW di akun Facebook milik kerabatnya, Hendri Agustinus Telaumbanua.

Lewat akun Facebook milik Hendri yang diketahui sudah tidak terpakai sejak Februari lalu, Natalius memposting konten hate speech yang menghina Nabi Muhammad SAW di grup Facebook "Debat Islam vs Kristen Mencari Kebenaran".

Dipimpin Kepala Subdit Cyber Crime Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri, Kombes Pol Himawan Bayu Aji, pelaku tanpa perlawanan diamankan di rumahnya di Silima Banua RT 03/RW 05, Kelurahan Silima Banua, Kecamatan Tuhemberua, Kabupaten Nias Utara, Sumatera Utara, Kamis malam (20/4).

"Tersangka dikenakan pasal 28 ayat 2 UU ITE terkait penyebaran kebencian berbasis SARA di dunia maya," kata Direktur Tindak Pidana Cyber Serse Kriminal Bareskrim Polri, Kombes Pol Fadil Imron melalui siaran elektronik, Jumat (21/4).

Selain mengamankan tersangka, polisi juga menyita barang bukti berupa satu buah handphone merek Advan S4T. Selanjutnya tersangka dibawa ke rutan Polda Metro Jaya untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut.

Hingga saat ini, pemerintah melalui pihak Siber Reserse Kriminal Polri terus melakukan pelacakan terhadap sejumlah akun media sosial yang tergolong melakukan hate speech untuk segera dilakukan penindakan sesuai ketentuan hukum yang berlaku sebagai dasar dan upaya penegakkan etika dalam beraktifitas di dunia maya. [ipk]

Sumber:
http://www.rmoljakarta.com/read/2017/04/21/46205/Penghina-Nabi-Muhammad-Diringkus-Di-Nias-

Selasa, 28 Maret 2017

BREAKING NEWS: Sambaran Petir Diduga Bermula dari Perangkat Radio di Pondok

MEMPAWAH - Tiga orang warga Desa Sambora, Kecamatan Toho, Kabupaten Mempawah dikabarkan tewas tersambar petir saat berteduh di sawah mereka, di Desa Salatiga, Kecamatan Mandor, Kabupaten Landak, Minggu (26/3/2017).
Kabar duka tersebut dibenarkan Kades Sambora, Efendi,  Senin (27/3/2017).
"Benar itu, tiga warga meninggal tersambar petir. Mereka satu keluarga semua, kejadiannya di pondok sawah di Desa Salatiga Kecamatan Mandor," ujar Efendi.
Menurut dia, tak berapa lama tiba-tiba terjadi petir yang menyambar pondok di tempat mereka berteduh.
Seketika 3 anggota keluarga yang terdiri dari Slamet, dan putrinya Melodi serta tetangga mereka Wiji tewas di tempat.
"Dolin juga sempat pingsan, dan dibawa kerumah sakit Mempawah, tapi tadi sudah dibawa pulang," katanya.
Ketiga  korban meninggal lainnya sudah dikebumikan Senin pagi.  "Tadi sudah dikebumikan, sebelumnya mereka dishalatkan di Mesjid terdekat," tambahnya.
Efendi menuturkan diduga penyebab sambaran petir adalah perangkat radio yang terdapat di pondok mereka saat kejadian.
"Infonya seperti itu, ada radio di pondok di sawah itu," ujarnya.

Sumer:
http://pontianak.tribunnews.com/2017/03/27/breaking-news-sambaran-petir-diduga-perangkat-radio-di-pondok

BREAKING NEWS: Sekeluarga Tewas Disambar Petir di KalBar

MEMPAWAH  - Tiga  warga Desa Sambora, Kecamatan Toho, Kabupaten Mempawah dikabarkan tewas disambar petir saat berteduh di kawasan sawah mereka di Desa Salatiga, Kecamatan Mandor, Kabupaten Landak, Minggu (26/3/2017).
"Benar, tiga warga Desa Sambora meninggal disambar petir. Ketiganya satu keluarga, kejadiannya di pondok sawah di Desa Salatiga, Kecamatan Mandor, Landak," kata Kepala Desa (Kades) Sambora, Efendi,  Senin (27/3/2017).
Ia mengatakan kejadian tersebut berlangsung singkat, satu keluarga tersebut melakukan aktivitas seperti biasa di sawah.
Tak lama kemudian tiba-tiba hujan. Mereka di antaranya 5 anggota keluarga Slamet dan istrinya dan anaknya yang masih kecil, kemudian Dolin yang merupakan mertua Slamet dan istrinya serta tetangga mereka satu orang berteduh ke dalam pondok di sawah bernama Wiji.
"Mereka berenam ke sawah, karena di sawah itu ada pondok, maka mereka berteduh di situ," katanya.
Sumber:
http://pontianak.tribunnews.com/2017/03/27/breaking-news-tiga-warga-sambora-meninggal-disambar-petir

Jumat, 24 Maret 2017

LAGI DAN LAGI!!! Sorang Polisi Hancur Hatinya Setelah Mendobrak Suatu Kamar di Hotel, Ternyata di Dalamnya Anunya Sendiri.... KLIkkkk

MEDAN - Seorang polisi di Polresta Tebing Tinggi, Sumatera Utara, menangkap basah istrinya sedang berselingkuh dengan pria lain di sebuah kamar hotel di Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, Senin (21/11/2016) malam.
Dengan mengenakan pakaian dinas lengkap, polisi berinisial SB itu menggedor sebuah kamar di Hotel Grand Family, Kecamatan Perbaungan, Serdang Begadai. Karena tidak sabar menunggu, dia mendobrak pintu dan menemukan istrinya, BB, sedang berduaan dengan pria lain.
Pria tersebut diduga merupakan warga Pematang Siantar yang mengaku sebagai pengusaha di Batam. Keduanya tidak berkutik saat digiring ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UUPA) Polres Serdang Begadai.
SB mengikuti mereka seraya menutup baju dinasnya dengan jaket hitam. Dia mondar-mandir di sekitar ruang UPPA. Ia menolak berkomentar ketika wartawan bertanya kepadanya.
Nainggolan, salah seorang pekerja hotel, membenarkan ada pria menggerebek kamar nomor 5.
Namun, ia tidak tahu bahwa pria yang mendobrak pintu itu adalah seorang polisi.
"Aku juga kurang tahu kapan kakak itu check in," kata Nainggolan.
Kepala Polres Serdang Bedagai AKBP Eko S enggan berkomentar lebih jauh tentang kasus ini.
"Kasusnya masih kami selidiki," kata Eko, Selasa (22/11/2016).
Sumber:
http://surabaya.tribunnews.com/2016/11/23/hancur-hati-polisi-ini-setelah-mendobrak-kamar-hotel-dia-menemukan-istrinya-sedang-selingkuh

Sabtu, 18 Maret 2017

Jokowi Akan Bangun Pelabuhan Kijing, Anggarannya Mencapai Rp 5 Triliun

MEMPAWAH - Keseriusan pembangunan terminal pelabuhan internasional Kijing di Kecamatan Sungai Kunyit Kabupaten Mempawah beberapa waktu lalu ditandai dengan kunjungan Tim Finalisasi Peraturan Presiden (Perpres) Pembangunan Terminal Laut Kijing.

Mereka terdiri dari Kementerian Koordinator Perekonomian, Staf Ahli Bidang Hukum dan Reformasi Birokrasi Perhubungan, Kementerian BUMN, Kemen PUPR, ATR/BPN, Deputi Bidang Hukum dan Perundang-Undangan Sesneg, Direktur Teknik dan Manajemen Resiko PT Pelindo II/IPC, dan para Dewan KEK telah berkunjung pada Januari lalu.

Direktur Teknik dan Manajemen Resiko PT Pelindo II/IPC, Dani Rusli Utama mengatakan, pembangunan Pelabuhan Internasional Kijing sudah menjadi prioritas dan ditargetkan selesai 2019 mendatang. "Kami akan membangun tiga terminal di Pelabuhan Internasional Kijing. Untuk tahap utama, kami akan membangun terminal peti kemas,"ujarnya. Hal ini lantaran kondisi pelabuhan Dwikora Pontianak sudah tidak mampu dikembangkan lagi akibat keterbatasan lahan.

"Maka pembangunan Pelabuhan Kijing menjadi skala prioritas untuk mengantisipasi pertumbuhan ekonomi yang semakin maju,"tambahnya. Sehingga pembangunan Pelabuhan Internasional Kijing sangat penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Barat. Maka ia menatakan untuk tahap awal akan membutuhkan seluas 50-100 hektare lahan. Kemudian akan dilanjutkan proses pembangunan tahap dua yang di perkirakan berlangsung selama 5-6 tahun kedepan.

"Kita antisipasi jangan sampai perekonomian Kalbar berkembang, sementara pelabuhannya macet,"tukasnya. Dani mengungkapkan untuk anggaran pembangunan Pelabuhan Internasional Kijing tidak bersumber dari APBN maupun APBD. Melainkan dana internal perusahaan dibantu pinjaman bank.

Keseluruhan, total dana pembangunan pelabuhan tersebut diperkirakan mencapai Rp 5 Triliun."Masalah anggaran, kita gunakan sesuai kebutuhan dan penyerapan di lapangan. Dari perkiraan total Rp 5 Triliun, kemungkinan tahap pertama akan menghabiskan Rp 1-2 Triliun,"jelasnya. Kemudian untuk selanjutnya, akan disesuaikan dengan kebutuhan

Sumber:
http://pontianak.tribunnews.com/2017/03/17/anggaran-pembangunan-pelabuhan-kijing-hingga-rp-5-triliun

Jumat, 27 Januari 2017

Guru TK Cantik di Kayong Utara ini Ternyata Seorang Model

KAYONG UTARA - Tidak hanya mengajar di Taman Kanak Kanak (TK), Meri Amanda juga mengisi kesehariannya dengan memberikan les pada anak-anak di lingkungannya.
Ia menjadikan rumahnya sebagai tempat anak-anak tersebut menimba ilmu.
"Selain mengajar saya juga menerima les buat anak-anak yang ingin diajarkan membaca dan menulis. Mereka bisa datang ke rumah saya untuk kes private," ujar Meri, Kamis (27/1/2017).
Memiliki paras cantik dan masih lajang dara ini kerap menerima tawaran dari berbagai produk kecantikan untuk menjadi endorse produknya tersebut.
Bahkan tawaran tersebut tidak hanya datang dari Kalbar saja.
"Banyak juga produk kecantikan yang meminta saya untuk menjadi endorse produknya, banyak dari luar Kalimantan juga," ungkapnya.
Dara yang hobi dengan makanan berbahan baku ayam ini juga gemar dengan fotographi.
Dengan paras yang menawan ia kerap menjadi model yang memikat.
"Selain itu saya juga sesekali mengikuti kegiatan foto untuk mengisi waktu luang saya," tuturnya
Sumber:
http://pontianak.tribunnews.com/2017/01/26/guru-cantik-tk-di-kayong-utara-ini-ternyata-seorang-model

Selasa, 24 Januari 2017

Breaking News: Mobil Anggota DPRD Landak Tabrakan dengan Sepeda Motor

LANDAK - Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi, kali ini kecelakaan tabrakan terjadi antara satu unit mobil jenis Toyota Rush dengan satu unit sepeda motor jenis supra x 125 di KM 9 Desa Amboyo Inti Kecamatan Ngabang, Senin (23/1/2017) sore.
Berdasarkan informasi yang didapat, mobil toyota rush yang mengalami kecelakaan tersebut milik anggota DPRD Landak asal Desa Sebadu Kecamatan Mandor. Sedangkan pengendara sepeda motor diketahu sebagai warga Kota Ngabang
"Iya kemarin ada kecelakaan, yang pake mobil itu anggota DPRD Landak dari Partai Nasdem. Kalau yang pakai motor itu, kayaknya warga Kota Ngabang," ujar warga yang kebetulan melintas di lokasi kecelakaan saat itu, Simon, Selasa (24/1/2017) pagi.
Dikatakan Simon, akibat kecelakaan tersebut memang tidak ada menelan korban jiwa. "Pengedara motor hanya luka-luka lecet saja sedikit, pengemudi mobil juga tidak apa-apa dan aman. Hanya sepeda motor hancur, dan mobil ada kerusakan di bemper depan," katanya.
Sedangkan untuk kronologis kejadian,  Simon yang tinggal di Kota Ngabang ini tidak mengetahui secara persis. "Saya hanya kebetulan lewat. Tapi sepertinya sepeda motor dari arah Pontianak menuju Ngabang, kalau mobil dari arah Ngabang ke Pontianak," terangnya.
Setelah kejadian itu, anggota kepolisian langsung turun ke lokasi kecelakaan. "Mobil sore itu menunggu evakuasi dari mobil derek Dinas Kebersihan. Sepertinya mereka yang kecelakan juga langsung dibawa ke Sat Lantas Polres Landak," tambahnya.
Sumber:
http://pontianak.tribunnews.com/2017/01/24/mobil-anggota-dprd-landak-tabrakan-dengan-sepeda-motor