Tampilkan postingan dengan label BERITA DAERAH. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BERITA DAERAH. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 22 April 2017

Astaghfirullah!! Laki-laki Di Nias ini berani Menghina Nabi Muhammad

Mulutmu adalah harimaumu. Pepatah ini patut disematkan kepada Natalius Telaumbanua di Silima Banua. Pemuda asal Nias Utara, Sumatera Utara itu ditangkap polisi lantaran telah menista agama Islam, dengan menghina Nabi Muhammad SAW di akun Facebook milik kerabatnya, Hendri Agustinus Telaumbanua.

Lewat akun Facebook milik Hendri yang diketahui sudah tidak terpakai sejak Februari lalu, Natalius memposting konten hate speech yang menghina Nabi Muhammad SAW di grup Facebook "Debat Islam vs Kristen Mencari Kebenaran".

Dipimpin Kepala Subdit Cyber Crime Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri, Kombes Pol Himawan Bayu Aji, pelaku tanpa perlawanan diamankan di rumahnya di Silima Banua RT 03/RW 05, Kelurahan Silima Banua, Kecamatan Tuhemberua, Kabupaten Nias Utara, Sumatera Utara, Kamis malam (20/4).

"Tersangka dikenakan pasal 28 ayat 2 UU ITE terkait penyebaran kebencian berbasis SARA di dunia maya," kata Direktur Tindak Pidana Cyber Serse Kriminal Bareskrim Polri, Kombes Pol Fadil Imron melalui siaran elektronik, Jumat (21/4).

Selain mengamankan tersangka, polisi juga menyita barang bukti berupa satu buah handphone merek Advan S4T. Selanjutnya tersangka dibawa ke rutan Polda Metro Jaya untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut.

Hingga saat ini, pemerintah melalui pihak Siber Reserse Kriminal Polri terus melakukan pelacakan terhadap sejumlah akun media sosial yang tergolong melakukan hate speech untuk segera dilakukan penindakan sesuai ketentuan hukum yang berlaku sebagai dasar dan upaya penegakkan etika dalam beraktifitas di dunia maya. [ipk]

Sumber:
http://www.rmoljakarta.com/read/2017/04/21/46205/Penghina-Nabi-Muhammad-Diringkus-Di-Nias-

Selasa, 28 Maret 2017

BREAKING NEWS: Sambaran Petir Diduga Bermula dari Perangkat Radio di Pondok

MEMPAWAH - Tiga orang warga Desa Sambora, Kecamatan Toho, Kabupaten Mempawah dikabarkan tewas tersambar petir saat berteduh di sawah mereka, di Desa Salatiga, Kecamatan Mandor, Kabupaten Landak, Minggu (26/3/2017).
Kabar duka tersebut dibenarkan Kades Sambora, Efendi,  Senin (27/3/2017).
"Benar itu, tiga warga meninggal tersambar petir. Mereka satu keluarga semua, kejadiannya di pondok sawah di Desa Salatiga Kecamatan Mandor," ujar Efendi.
Menurut dia, tak berapa lama tiba-tiba terjadi petir yang menyambar pondok di tempat mereka berteduh.
Seketika 3 anggota keluarga yang terdiri dari Slamet, dan putrinya Melodi serta tetangga mereka Wiji tewas di tempat.
"Dolin juga sempat pingsan, dan dibawa kerumah sakit Mempawah, tapi tadi sudah dibawa pulang," katanya.
Ketiga  korban meninggal lainnya sudah dikebumikan Senin pagi.  "Tadi sudah dikebumikan, sebelumnya mereka dishalatkan di Mesjid terdekat," tambahnya.
Efendi menuturkan diduga penyebab sambaran petir adalah perangkat radio yang terdapat di pondok mereka saat kejadian.
"Infonya seperti itu, ada radio di pondok di sawah itu," ujarnya.

Sumer:
http://pontianak.tribunnews.com/2017/03/27/breaking-news-sambaran-petir-diduga-perangkat-radio-di-pondok

BREAKING NEWS: Sekeluarga Tewas Disambar Petir di KalBar

MEMPAWAH  - Tiga  warga Desa Sambora, Kecamatan Toho, Kabupaten Mempawah dikabarkan tewas disambar petir saat berteduh di kawasan sawah mereka di Desa Salatiga, Kecamatan Mandor, Kabupaten Landak, Minggu (26/3/2017).
"Benar, tiga warga Desa Sambora meninggal disambar petir. Ketiganya satu keluarga, kejadiannya di pondok sawah di Desa Salatiga, Kecamatan Mandor, Landak," kata Kepala Desa (Kades) Sambora, Efendi,  Senin (27/3/2017).
Ia mengatakan kejadian tersebut berlangsung singkat, satu keluarga tersebut melakukan aktivitas seperti biasa di sawah.
Tak lama kemudian tiba-tiba hujan. Mereka di antaranya 5 anggota keluarga Slamet dan istrinya dan anaknya yang masih kecil, kemudian Dolin yang merupakan mertua Slamet dan istrinya serta tetangga mereka satu orang berteduh ke dalam pondok di sawah bernama Wiji.
"Mereka berenam ke sawah, karena di sawah itu ada pondok, maka mereka berteduh di situ," katanya.
Sumber:
http://pontianak.tribunnews.com/2017/03/27/breaking-news-tiga-warga-sambora-meninggal-disambar-petir

Jumat, 24 Maret 2017

LAGI DAN LAGI!!! Sorang Polisi Hancur Hatinya Setelah Mendobrak Suatu Kamar di Hotel, Ternyata di Dalamnya Anunya Sendiri.... KLIkkkk

MEDAN - Seorang polisi di Polresta Tebing Tinggi, Sumatera Utara, menangkap basah istrinya sedang berselingkuh dengan pria lain di sebuah kamar hotel di Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, Senin (21/11/2016) malam.
Dengan mengenakan pakaian dinas lengkap, polisi berinisial SB itu menggedor sebuah kamar di Hotel Grand Family, Kecamatan Perbaungan, Serdang Begadai. Karena tidak sabar menunggu, dia mendobrak pintu dan menemukan istrinya, BB, sedang berduaan dengan pria lain.
Pria tersebut diduga merupakan warga Pematang Siantar yang mengaku sebagai pengusaha di Batam. Keduanya tidak berkutik saat digiring ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UUPA) Polres Serdang Begadai.
SB mengikuti mereka seraya menutup baju dinasnya dengan jaket hitam. Dia mondar-mandir di sekitar ruang UPPA. Ia menolak berkomentar ketika wartawan bertanya kepadanya.
Nainggolan, salah seorang pekerja hotel, membenarkan ada pria menggerebek kamar nomor 5.
Namun, ia tidak tahu bahwa pria yang mendobrak pintu itu adalah seorang polisi.
"Aku juga kurang tahu kapan kakak itu check in," kata Nainggolan.
Kepala Polres Serdang Bedagai AKBP Eko S enggan berkomentar lebih jauh tentang kasus ini.
"Kasusnya masih kami selidiki," kata Eko, Selasa (22/11/2016).
Sumber:
http://surabaya.tribunnews.com/2016/11/23/hancur-hati-polisi-ini-setelah-mendobrak-kamar-hotel-dia-menemukan-istrinya-sedang-selingkuh

Sabtu, 18 Maret 2017

Jokowi Akan Bangun Pelabuhan Kijing, Anggarannya Mencapai Rp 5 Triliun

MEMPAWAH - Keseriusan pembangunan terminal pelabuhan internasional Kijing di Kecamatan Sungai Kunyit Kabupaten Mempawah beberapa waktu lalu ditandai dengan kunjungan Tim Finalisasi Peraturan Presiden (Perpres) Pembangunan Terminal Laut Kijing.

Mereka terdiri dari Kementerian Koordinator Perekonomian, Staf Ahli Bidang Hukum dan Reformasi Birokrasi Perhubungan, Kementerian BUMN, Kemen PUPR, ATR/BPN, Deputi Bidang Hukum dan Perundang-Undangan Sesneg, Direktur Teknik dan Manajemen Resiko PT Pelindo II/IPC, dan para Dewan KEK telah berkunjung pada Januari lalu.

Direktur Teknik dan Manajemen Resiko PT Pelindo II/IPC, Dani Rusli Utama mengatakan, pembangunan Pelabuhan Internasional Kijing sudah menjadi prioritas dan ditargetkan selesai 2019 mendatang. "Kami akan membangun tiga terminal di Pelabuhan Internasional Kijing. Untuk tahap utama, kami akan membangun terminal peti kemas,"ujarnya. Hal ini lantaran kondisi pelabuhan Dwikora Pontianak sudah tidak mampu dikembangkan lagi akibat keterbatasan lahan.

"Maka pembangunan Pelabuhan Kijing menjadi skala prioritas untuk mengantisipasi pertumbuhan ekonomi yang semakin maju,"tambahnya. Sehingga pembangunan Pelabuhan Internasional Kijing sangat penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Barat. Maka ia menatakan untuk tahap awal akan membutuhkan seluas 50-100 hektare lahan. Kemudian akan dilanjutkan proses pembangunan tahap dua yang di perkirakan berlangsung selama 5-6 tahun kedepan.

"Kita antisipasi jangan sampai perekonomian Kalbar berkembang, sementara pelabuhannya macet,"tukasnya. Dani mengungkapkan untuk anggaran pembangunan Pelabuhan Internasional Kijing tidak bersumber dari APBN maupun APBD. Melainkan dana internal perusahaan dibantu pinjaman bank.

Keseluruhan, total dana pembangunan pelabuhan tersebut diperkirakan mencapai Rp 5 Triliun."Masalah anggaran, kita gunakan sesuai kebutuhan dan penyerapan di lapangan. Dari perkiraan total Rp 5 Triliun, kemungkinan tahap pertama akan menghabiskan Rp 1-2 Triliun,"jelasnya. Kemudian untuk selanjutnya, akan disesuaikan dengan kebutuhan

Sumber:
http://pontianak.tribunnews.com/2017/03/17/anggaran-pembangunan-pelabuhan-kijing-hingga-rp-5-triliun

Jumat, 27 Januari 2017

Guru TK Cantik di Kayong Utara ini Ternyata Seorang Model

KAYONG UTARA - Tidak hanya mengajar di Taman Kanak Kanak (TK), Meri Amanda juga mengisi kesehariannya dengan memberikan les pada anak-anak di lingkungannya.
Ia menjadikan rumahnya sebagai tempat anak-anak tersebut menimba ilmu.
"Selain mengajar saya juga menerima les buat anak-anak yang ingin diajarkan membaca dan menulis. Mereka bisa datang ke rumah saya untuk kes private," ujar Meri, Kamis (27/1/2017).
Memiliki paras cantik dan masih lajang dara ini kerap menerima tawaran dari berbagai produk kecantikan untuk menjadi endorse produknya tersebut.
Bahkan tawaran tersebut tidak hanya datang dari Kalbar saja.
"Banyak juga produk kecantikan yang meminta saya untuk menjadi endorse produknya, banyak dari luar Kalimantan juga," ungkapnya.
Dara yang hobi dengan makanan berbahan baku ayam ini juga gemar dengan fotographi.
Dengan paras yang menawan ia kerap menjadi model yang memikat.
"Selain itu saya juga sesekali mengikuti kegiatan foto untuk mengisi waktu luang saya," tuturnya
Sumber:
http://pontianak.tribunnews.com/2017/01/26/guru-cantik-tk-di-kayong-utara-ini-ternyata-seorang-model

Selasa, 24 Januari 2017

Breaking News: Mobil Anggota DPRD Landak Tabrakan dengan Sepeda Motor

LANDAK - Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi, kali ini kecelakaan tabrakan terjadi antara satu unit mobil jenis Toyota Rush dengan satu unit sepeda motor jenis supra x 125 di KM 9 Desa Amboyo Inti Kecamatan Ngabang, Senin (23/1/2017) sore.
Berdasarkan informasi yang didapat, mobil toyota rush yang mengalami kecelakaan tersebut milik anggota DPRD Landak asal Desa Sebadu Kecamatan Mandor. Sedangkan pengendara sepeda motor diketahu sebagai warga Kota Ngabang
"Iya kemarin ada kecelakaan, yang pake mobil itu anggota DPRD Landak dari Partai Nasdem. Kalau yang pakai motor itu, kayaknya warga Kota Ngabang," ujar warga yang kebetulan melintas di lokasi kecelakaan saat itu, Simon, Selasa (24/1/2017) pagi.
Dikatakan Simon, akibat kecelakaan tersebut memang tidak ada menelan korban jiwa. "Pengedara motor hanya luka-luka lecet saja sedikit, pengemudi mobil juga tidak apa-apa dan aman. Hanya sepeda motor hancur, dan mobil ada kerusakan di bemper depan," katanya.
Sedangkan untuk kronologis kejadian,  Simon yang tinggal di Kota Ngabang ini tidak mengetahui secara persis. "Saya hanya kebetulan lewat. Tapi sepertinya sepeda motor dari arah Pontianak menuju Ngabang, kalau mobil dari arah Ngabang ke Pontianak," terangnya.
Setelah kejadian itu, anggota kepolisian langsung turun ke lokasi kecelakaan. "Mobil sore itu menunggu evakuasi dari mobil derek Dinas Kebersihan. Sepertinya mereka yang kecelakan juga langsung dibawa ke Sat Lantas Polres Landak," tambahnya.
Sumber:
http://pontianak.tribunnews.com/2017/01/24/mobil-anggota-dprd-landak-tabrakan-dengan-sepeda-motor

Sabtu, 21 Januari 2017

MEMPAWAH NEWS: Santri Tewas Kesetrum Saat Cari Ikan

MEMPAWAH - Seorang santri asal Desa Korek, Sungai Ambawang  Kubu Raya, Syafiudin(16)  meregang nyawa lantaran kesetrum saat mencari ikan dibelakang kolam pondok pesantren Ummul Quro di Sungai Purun Kecil Kecamatan Sungai Pinyuh, Mempawah, Jumat (20/1/2017).
Hal tersebut dibenarkan oleh Kapolres Mempawah AKBP Dedi Agustono S.Ik melalui Kapolsek Sungai Pinyuh Kompol Agus Dwi Cahyono setelah menerima laporan adanya santri yang tewas kesetrum ini dari pengurus pesantren Ummul Quro.
"Benar, kita mendapatkan laporan dari pengurus pesantren Ummul Quro telah terjadi peristiwa santri terkena setrum yang mengakibatkan meninggal dunia," ujarnya, Jumat (20/1/2017).
"Sebelumnya santri tersebut baru selesai melaksanakan kurve , setelah selesai santri tersebut pergi menyetrum ikan dengan menyambungkan ke terminal mesin air,"ujar Kapolsek Sungai Pinyuh Kompol Agus Dwi Cahyono, Jumat (20/1/2017)
Namun entah bagaimana, akhirnya bagian tubuhnya mengenai aliran listrik hingga membuatnya seketika kejang-kejang. Peristiwa yang terjadi  sekitar pukul 07.00 wib diketahui oleh rekannya Husni dan Agus yang juga santri.
"Ia kemudian terkena setrum aliran listrik di sumur atau kolam di belakang pesantren," ujarnya.
Atas kejadian tersebut korban kejang kejang bahkan hingga terjatuh kedalam kolam tersebut.
Kemudian keduanya bersama pengurus pesantren tersebut sempat membawa ke Puskesmas sungai Purun Kecil, namun nyawa santri asal Sungai Ambawang tidak tertolong lagi.
Mendapatkan laporan tersebut, aparat kepolisian kemudian segera mendatangi TKP dan mengamankan barang bukti berapa alat setrum ikan.
Ketika keluarga korban mengetahui peristiwa tersebut lanhung menjemput jenazah Syaifudin. Keluarga korban pasrah dan menerima kejadian tersebut sebagai musibah.
"Atas peristiwa tersebut pihak keluarga di wakili Abang kandung korban Mahmudi (36) menjelaskan bahwa dari pihak keluarga tidak akan menuntun pihak pesantren Ummul Quro baik pidana maupun perdata,"ujar Kapolsek Sungai Pinyuh Kompol Agus Dwi Cahyono.
Sumber:
http://pontianak.tribunnews.com/2017/01/20/breaking-news-santri-tewas-kesetrum-saat-cari-ikan
http://pontianak.tribunnews.com/2017/01/20/breaking-news-sebelum-tewas-syafiduin-kejang-kejang-dan-jatuh-ke-kolam
http://pontianak.tribunnews.com/2017/01/20/breaking-news-syafiudin-sempat-dibawa-ke-puskesmas

Jumat, 20 Januari 2017

BREAKING NEWS: Warga Hajar Terduga Penusukan Terhadap Usman

KUBU RAYA - Komandan Yonkav 12/BC Mayor Kav Jami'an mengatakan tiga tersangka yang diduga melakukan penusukan terhadap Usman (49), warga Gang Mawar ini sempat jadi bulan-bulanan warga setempat.
"Anggota kita hanya mengamankan, karena para terduga penusukan ini di hajar massa. Apa lagi yang ketangkap itu masih remaja bawah umur, tapi bawa senjata tajam, kayaknya remaja putus sekolah,"kata Jami'am,  Kamis (19/1/2017).
Dijelaskan Jami'an, hingga kini belum kita ketahui motif penusukan terhadap seorang warga di dalam gang dekat asrama itu.
"Sudah kita serahkan ke aparat kepolisian untuk proses selanjutnya, kita hanya amankan pelaku, berikut barang bukti sajam dan sepeda motor," tukas Jami'an.
Sumber:
http://pontianak.tribunnews.com/2017/01/19/breaking-news-warga-hajar-terduga-penusukan-terhadap-usman

Selasa, 17 Januari 2017

Detik-detik Dona Berkendara Bugil di Supadio Direkam! Lihat Videonya

Jagat maya kembali digegerkan dengan sebuah video seorang wanita bernama Rusniati alias Dona.
Yang membuatnya viral adalah wanita asal Sukabumi ini menaiki motor tanpa busana.
Peristiwa tersebut terjadi, Minggu (15/1/2017) siang.
Dona berkendara tanpa busana di seputaran Jalan Ahmad Yani II menuju Area Bandara Internasional Supadio Pontianak.
Ulah aneh wanita ini pun direkam seseorang menggunakan kamera ponsel dari dalam mobil yang melaju searah. 
"Sayang..dekatkanlah sana! Dekatkan lagi! Sayang dekatkan sayang!! napa begitu..gila kah apa?," kata seorang wanita dalam mobil tersebut. 
Beberapa waktu kemudian, pihak Polsek Kesatuan Pelaksana Pengaman Pelabuhan Udara (KP3U) Bandara Internasional Supadio langsung mengamankan Dona.
Petugas sempat mendapat kesulitan ketika mananyai wanita kelahiran Jawa Barat ini.
Kepala Polsek KP3U Bandara Internasional Supadio, AKP Fira Meydar membenarkan adanya seorang wanita yang diamankan ke Mapolsek.
"Sekitar pukul 13.00 WIB tadi dia diamankan anggota KP3U dan membawanya ke Mapolsek," ujar Fira.
Ketika diberikan pertanyaan oleh petugas, wanita ini memberi tanggapan yang tak disangka.
Usut punya usut, ternyata Dona menderita suatu kondisi yang membuatnya merasa ketakutan selama dua bulan terakhir.
Fira juga mengatakan bahwa wanita ini ketika menjawab pertanyaan cenderung tidak nyambung.
"Kemarin saat kita mintai keterangan, orangnya agak hilang. Komunikasi tidak nyambung saat ditanya," ujar Fira, dikutip dari Tribun Pontianak.
Awalnya wanita ini mengenakan pakaian, namun di jalan pakaian tersebut dilepas.
Hal tersebut sontak membuat pengguna jalan lain merekam aksinya.
Motor yang digunakan wanita ini adalah merek Yamaha Soul dengan nomor Polisi KB 5925.
Zulbrito, Kepala Divisi Pengamanan Bandara Internasional Bandara, mengatakan beberapa hal terkait wanita yang melakukan aksi nekat ini.
Menurut dugaannya, wanita ini menderita gangguan psikis.
"Kemungkinannya memang mengalami gangguan psikis, kasihan memang. Namun pihak polsek sudah mengupayakan terbaik," tutur Zulbrito.
Sumber:
http://pontianak.tribunnews.com/2017/01/17/detik-detik-dona-berkendara-bugil-di-supadio-direkam-sayang-dekatkan-sayang

Minggu, 08 Januari 2017

BREAKING NEWS: Gudang Toko Bangunan Doa Bunda Terbakar

PONTIANAK - Kebakaran menghanguskan gudang toko bangunan Doa Bunda jl Danau Sentarum Pontianak, Minggu (8/1/2017) pukul 14.45 WIB.
Tak hanya menganguskan bangunan gudang, api juga menghanguskan satu mobil pikap bernomor polisi KB 8416 AA.
Selain satu unit mobil, kamar dua lantai yang berdindingkan papan dan kayu yang berada di dalam gudang tersebut turut ludes. Kebakaran diduga berasal dari arus pendek‎ listrik.
Berdasarkan keterangan di lapangan, Gudang Toko Bangunan Doa Bunda ini milik bapak Safario yang berdomisili di jalan Suwingyo Pontianak Kota, namun saat terbakar gudang tersebut dalam keadaan tertutup.
Wahyudid anak pemilik Gudang Toko Bangunan tersebut membenarkan saat ini orangtuanya sedang berada di luar kota, dan tempat usaha milik orangtuanya ini sedang tutup.
"Bapak lagi luar kota, lagi ke Sambas, yang jaga ada si Ari,"ujar Remaja yang sedang mengenyam pendidikan di SPN Pontianak.
Sumber:
http://pontianak.tribunnews.com/2017/01/08/breaking-news-gudang-toko-bangunan-doa-bunda-terbakar

Laka Maut di Wajok Beredar di Facebook Hari Ini

PONTIANAK - Akun Facebook, Damanhuri Pembina Muallaf, mengunggah beberapa poto kecelakaan yang terjadi di Wajok
Ia juga memberikan keterangan bersamaan dengan poto yang diunggahnya di Facebook tersebut.
"Innalillahi wa inna illaihi rojiun, telah terjadi kecelakaan pagi hari ini tgl 8 januari 2017, pukul 06.15 wib, di Wajok Hilir depan pergudangan. Segera para keluarga korban menghubungi n dtg kepolisian wajok," tulisannya.
Beberapa saat setelah diposting, sudah banyak komentar dari netizen lainnya.
Lestari, "Innalillahi wainnalilahi rojiun...smg husnul khotimah".
Ade Akil, "Innalillaahi wainna ilayhi roji'un... Semoga alm husnul khotimah... Aamiin yra.
Uray Sri Murniasih, "Innalillah...smg kluarga yg d tggalkan di beri kesabaran".
Sumber:
http://pontianak.tribunnews.com/2017/01/08/laka-maut-di-wajok-beredar-di-media-sosial-facebook

Tangkis Serangan Senjata Tajam, Yogi Alami Luka di Kaki

PONTIANAK - Keributan yang melibatkan dua kelompok pemuda di depan Gang Aden I, Jalan Tanjungpura, Pontianak, Sabtu (7/1/2016) sekitar pukul 22.40 WIB, melukai seorang pemuda bernama Muhammad Yogi Fahlevi (23) di bagian celah jari kaki.
Menurut saudaranya, Muhammad Fahrizal (22) mengungkapkan, adiknya tersebut mengalami luka setelah berusaha menangkis serangan pelaku yang mengayunkan sebilah senjata tajam berukuran panjang.
"Ndak tahu pasti itu senjata apa, seperti samurai atau pedang atau mandau, ndak tahu juga, yang pasti ukurannya panjang. Luka abang saya di sela jari kaki kanannya, dia nangkis pedang. Pelakunya ini ndak kenal sama sekali, sebelumnya juga ndak pernah ada masalah sama pelaku, tiba-tiba nyerang, ramai orang-orangnya dia itu," jelas Fahrizal, Sabtu (7/1/2017).
Menurut kisahnya, sebelumnya memang terjadi cekcok mulut antar pemuda di kawasan tersebut. Tak lama, sekelompok pemuda tersebut kembali lagi datang dan tiba-tiba menyerang orang yang berada di kawasan tersebut.
"Awalnya orang lain kelahi di depan Gang Aden I, abang saya berusaha melerai, karena bapak saya jualan di situ, jualan warung kopi. Jadi saat datang yang keduanya (kejadian kedua), abang lagi mau antar air. Dengar ribut-ribut lagi, dia datang lagi mau melerai lagi. Cuma tiba-tiba abang diserang mereka. Ramai mereka, rata-rata mereka bawa senjata. Saat itu saya masih d rumah, saya keluar gang abang saya sudah di bawa ke rumah sakit," terangnya.

Dua Kelompok Pemuda Berkelahi di Tanjungpura

PONTIANAK - Dua kelompok pemuda terlibat perkelahian di depan Gang Aden I, Jalan Tanjungpura, Pontianak, Sabtu (7/1/2016) sekitar pukul 22.40 WIB. Menurut kesaksian seorang warga, Yudha, ada dua kelompok pemuda terlibat keributan dan menyebabkan korban luka.
"Kejadian malam ini yang kedua kalinya. Sebelumnya ada perkelahian terlebih dahulu, cekcok, lalu datang lagi kelompok lain, jadi dua kali ributnya," ungkapnya.
Keributan di kawasan tersebut, bukan hanya kali ini saja. Sejumlah warga mengatakan di kawasan tersebut kerap terjadi keributan.
Sumber:
http://pontianak.tribunnews.com/2017/01/08/breaking-news-dua-kelompok-pemuda-berkelahi-di-tanjungpura

Kamis, 05 Januari 2017

BREAKING NEWS: Pesawat Wings Air Tergelincir di Bandara Ketapang

KETAPANG – Pesawat Wings Air rute Pangkalan Bun-Ketapang tergelincir di Bandara Rahadi Oesman Ketapang, Kamis (5/1/2017). Sehingga mengakibatkan peswat tersebut keluar taxiway. Diketahui, pesawat itu keluar jalur usai mendarat saat menuju tempat parkir pesawat atau apron.
Kemudian, rodanya bagian belakang sebelah kanan keluar dari jalur. Kejadian tersebut mengakibatkan badan pesawat miring ke kanan dan para petugas terlihat sibuk untuk membenahinya.
Pesawat Wings Air Angkut 30 Penumpang dan 5 Awak


Diketahui, pesawat itu keluar jalur usai mendarat saat menuju tempat parkir pesawat atau apron. Kemudian, rodanya bagian belakang sebelah kanan keluar dari jalur. Kejadian tersebut mengakibatkan badan pesawat miring ke kanan dan para petugas terlihat sibuk untuk membenahinya. Pesawat dengan nomor penerbangan IW 1372 registrasi PK WFP itu dikomandoi Capt Gamal Rahmat.
Sebenarnya pada pukul 12.30 WIB telah mendarat dengan sempurna sebelum tergelincir. Terhadap kejadian ini 30 penumpang dan lima awak pesawat dalam pesawat ketika kejadian semuanya selamat.
Video Evakuasi Pesawat Wings Air Tergelincir

Sumber:
http://pontianak.tribunnews.com/2017/01/05/breaking-news-pesawat-wings-air-tergelincir-di-bandara-ketapang
http://pontianak.tribunnews.com/2017/01/05/breaking-news-pesawat-wings-air-angkut-30-penumpang-dan-5-awak
http://pontianak.tribunnews.com/2017/01/05/video-evakuasi-pesawat-wings-air-tergelincir

Seorang Perempuan Meninggal Kecelakaan di Jalan Panglima Aim

PONTIANAK - Telah terjadi sebuah kecelakaan di Jalan Panglima Aim, yang melibatkan sebuah mobil pick up dengan sebuah sepeda motor pada Rabu (4/1/2016).
Dalam kecelakaan tersebut menewaskan seorang wanita pengendara sepeda motor beat.
Saksi Lihat Korban Terseret Pickup
Menurut seorang saksi yang tidak menyebutkan namanya dan saat ditanya oleh Tribun Pontianak, bahwa korban adalah kecelakaan adalah bernama Novi yang merupakan pekerja di sebuah toko di dekat simpang Panglima Aim dan Ya M Sabran.
Bahkan saksi ini menuturkan bahwa motor yang dikendarai Novi diseret sekitar 600 meter oleh mobil tersebut.
Suprianto Syok Karyawannya Kecelakaan
Suprianto Kasmin pemilik toko dimana korban Novi bekerja merasa syok setelah mengetahui kalau karyawannya tewas kecelakaan saat pulang dari kerja.
"Saya awalnya tidak tahu siapa korban laka itu, setelah melihat foto baru tahu kalau itu karyawan saya," ucap Suprianto, Rabu (4/1/2017).

Disebutkannya juga bahwa toko miliknya biasanya tutup di jam 9 malam dan saat kejadian Novi telah disuruh pulang terlebih dahulu.
Namun ia juga tidak mengetahui kalau Novi ternyata menunggu didepan dan kejadian juga pukul 21.30 malam.
Disampaikannya jiga bahwa Novi telah bekerja lebih dari tiga tahun di toko miliknya yang bernama Asia Mitra Usaha.
"Novi itu sudah tiga tahun lebih bekerja di toko saya, dan Ia juga karyawan kesayangan saya," pungkas Suprianto.
Korban Warga Ambawang
Ketua RT1 RW 2, Ya A Rani menuturkan bahwa ia juga sempat kaget dengan kejadian lakalantas yang terjadi di Jalan Panglima Aim tersebut.
Dimana korbannya adalah Novi yang merupakan warga Sungai Ambawang dan bekerja di sebuah toko, Asia Mitra Usaha di lokasi tersebut. "Saya awalnya tidak menyangka kalau yang menjadi korban itu Novi, karena sorenya saya masih belanja disana dan Alm ini yang melayani saya. Saya saat itu membeli paracetamol," ujarnya, Rabu (4/1/2017).
Dijelaskannya ia mengetahui kalau yang menjadi korban adalah Novi, ketika melihat foto dari pihak polisi. "Setelah melihat poto itulah saya mengenal kalau korban itu Novi warga sungai Ambawang. Dia bekerja sebagai karyawan toko barang kelontong. Karyawan Asia Mitra Usaha," ujarnya.
Menurut ketua RT tersebut, bahwa kendaraan ya g menabrak Alm Novi adalah buronan kepolisian dan saat itu juga sedang dikejar oleh pihak polisi.
"Sempat dengar suara tembakan dari polisi, mungkin polisi menyuruhnya berhenti, tapi dia tidak mau berhenti dan terus membawa mobilnya dengan laju dan menyeret Novi sekitar 600 meter," pungkasnya.
Sumber:
http://pontianak.tribunnews.com/2017/01/05/seorang-perempuan-meninggal-kecelakaan-di-jalan-panglima-aim

Rabu, 04 Januari 2017

Terjadi Tabrakan, Seorang Anggota Polisi Dilarikan ke Rumah Sakit

KUBU RAYA - Insiden tabrakan terjadi antar sepeda motor di Jalan Arteri Supadio tak jauh dari Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Pontianak, Rabu (4/1/2017) sekitar pukul 11.00WIB.
Seorang pengendara, yang diketahui seorang anggota Polisi dilarikan ke Rumah Sakit Dr Muhammad Sutomo TNI AU,  untuk mendapatkan perawatan lantaran tak sadarkan diri.
Syamsul seorang pengendara kaget bukan kepalang saat tabrakan tersebut terjadi secara tiba-tiba, antara pengendara sepeda motor supra dengan pengendara sepeda motor KB 5678 AL yang dikendarai seorang anggota  Polisi.
 Keduanya kata Syamsul berada satu jalur, dari arah Pontianak menuju arah Bandara Supadio.
Diduga saat di lokasi tabrakan pengendara KB 5678 AL, yang dikendarai angota polisi kaget dan tidak bisa mengendalikan kendaraanya, saat tiba-tiba pengendara sepeda motor Honda Supra, dari jalur arah Pontianak, menyeberang melalui penyeberangan tikus, atau jalan tikus, disekitar jalan tersebut.
Akibatnya pengendara KB 5678 AL menabrak  pengendara sepeda motor Supra tersebut, serta menghantam sebuah pohon.
"Korban anggota Polisi, tadi pingsan antara sadar dengan tidak. Luka kepala tidak karena pakai helm, cuma celana robek," ujar Samsul.
Samsul kemudian melakukan pertolongan kepada korban tersebut dibantu warga sekitar. Keduanya usai benturan dalan kondisi terjatuh. Sementara pengendara sepeda motor Supra mengalami luka di bagian kepala.
 "Saya dibelakang posisinya. Kaget suara tabrakanya keras,"ungkapnya.
 Insiden itu sempat mengundang keramaian disekitar lokasi dak sempat menimbulkan kemacetan.
Sumber:
http://pontianak.tribunnews.com/2017/01/04/tabrakan-seorang-anggota-polisi-dilarikan-ke-rumah-sakit

Jumat, 30 Desember 2016

Pisau Patah di Leher Alim, Berikut Kronologinya

PONTIANAK - Korban penusukan di Jalan Siam Gajahmada, Alim diketahui mendapatkan dua luka tusuk di bagian leher. Hal diungkapkan oleh seorang saksi mata yang enggan disebutkan namanya. "Tersangka menusuk korban dua kali," katanya, Jumat (30/12/2016).
Menurutnya, korban saat itu menggunakan sepeda motor dan ditabrak tersangka menggunakan mobil jenis avanza dari belakang hingga terjatuh. Saat korban terjatuh, tersangka langsung menusuk leher sebanyak dua kali. "Namun tusukan kedua pisau yang di gunakan tersangka sudah patah di dalam leher korban," tuturnya.
Melihat peristiwa ini, saksi mata ini kemudian berteriak. Sontak warga sekitar kemudian mengejar tersangka. Tersangka sempat melakukan perlawanan dan menendang satu di antara warga yang melakukan pengejaran. Setelah itu, tersangka melarikan diri masuk ke dalam rumahnya yang berada tak jauh dari lokasi kejadian.
Sebelum sampai ke dalam rumah, warga yang mengejar sempat menghadiahi tersangka bogem mentah. Namun aksi warga terhenti lantaran keluarga tersangka menariknya masuk ke dalam rumah serta mengunci pintu. Sehingga warga tidak bisa meringkusnya. Tak berselang lama, anggota kepolisian datang dan meringkus tersangka di dalam rumahnya dan langsung dibawa ke Mapolresta Pontianak.
Sumber:
http://pontianak.tribunnews.com/2016/12/30/breaking-news-pisau-patah-di-leher-akim-berikut-kronologinya

Leher Alim Ditusuk Pengendara di Jalan Siam

PONTIANAK - Alim (41) Warga Gang Gajahmada 14 mengalami luka tusukan di bagian leher, Jumat (30/12/2016).
Peristiwa tersebut terjadi saat Akim tengah melintas di Jalan Siam Gajahmada. Teman korban, Anton mengaku tidak mengetahui secara persis peristiwa ini. Ia hanya mendengar cerita dari warga sekitar yang melihat kejadian penusukan ini.
"Terjadi secara tiba-tiba ketika dia sedang mengendarai sepeda motor. Di tabrak seseorang dari belakang dan langsung di tusuk di bagian leher," katanya. Mendapat tusukan, korban langsung tidak sadarkan diri dan langsung dibawa ke UGD RS Kharitas Bhakti Jalan Siam Gajah Mada Pontinak.
Berdasarkan informasi, tersangka yang melakukan penusukan sudah diamankan di Mapolresta Pontianak.
Melihat kejadian tersebut warga sekitar langsung mengejar tersangka. Namun menurut Anton, korban dan tersangka awalnya merupakan teman biasa ngobrol dan ngopi. Belum di ketahui penyebab dan motif penusukan yang terjadi di Jalan Siam Gajah Mada Pontianak ini.
Sumber:
http://pontianak.tribunnews.com/2016/12/30/breaking-news-leher-akim-ditusuk-pengendara-di-jalan-siam
http://pontianak.tribunnews.com/2016/12/30/breaking-news-warga-di-jalan-siam-kejar-tersangka-penusukan

Kamis, 29 Desember 2016

Inilah Identitas Perempuan Korban Pembunuhan di Benua Mas

PONTIANAK - Korban yang di temukan tak bernyawa di Hotel Benua Mas diketahui bernama Sumirawati lahir tanggal 2 November 1995 yakni warga Jl Pelabuhan Rakyat Gang Karya Tani II Jalur 2 Jeruju Pontianak Barat.
Saat usai di lakukan visum oleh tim medis dan identifikasi dari biddokes Polda Kalbar, pada Selasa (28/12/2016) malam di RS Bhayangkara Polda Kalbar. Namun suasana histeris saat anggota Polsek Pontianak Utara datang membawa pihak keluarga.
Pak I Matong Ayah kandung dan saudara kandung korban langsung shock ‎saat diminta mengenali jasad korban. ‎Pada jasad korban, tampak sejumlah beberapa luka lebam pada wajah, leher dan pada tangan yang di duga kuat korban penganiayaan.
Sumber:
http://pontianak.tribunnews.com/2016/12/29/breaking-news-inilah-identitas-perempuan-korban-pembunuhan-di-benua-mas